Cinta yang tulus

Cinta diantara kebencian. Apa yang akan terjadi? Mana yang akan lebih berkuasa.

🌸🌸🌸🌸

Degup jantung Ratna begitu kencang. Apa yang di pikirkan oleh Ratna, gadis polos yang baru pertama kali berada didalam kamar laki-laki. Ratna duduk di tepi ranjang, tangannya berkeringat. Masa iya aku tidur satu ranjang sama Mas Rehan?.

Pertama kali melihat Rehan, Ratna sudah jatuh cinta. Mungkin ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama. Ratna tersenyum geli, menertawakan betapa konyolnya dirinya sendiri.

"Ngapain kamu disini?" Suara menggelegar dari arah pintu membuyarkan lamunan manis Ratna.

"Mas--Mas Rehan?" ucap Ratna yang mendadak gagap.

"Ngapain kamu di kamar aku?" tanya kembali Rehan.

"Apaaa?" Ratna yang terpesona pada Rehan, membuatnya tak bisa mencerna perkataan Rehan.

"Kamu tuli?" ujar Rehan. Rehan menghampiri Ratna dan menarik kasar dari ranjangnya.

"Aku tanya sekali lagi, ngapain kamu di kamar aku. Sudah jelas?" tanya Rehan penuh penekanan.

"Mamah Donita nyuruh aku tidur di sini," jawab Ratna dengan rasa gugupnya.

"APA....!" teriak Rehan, memekikkan telinga Ratna.

Rehan langsung keluar dan menghampiri Donita dan Gunawan yang sedang berada di ruang tengah.

"Mah, Pah. Apa-apaan sih. Ngapain nyuruh anak kampung itu tidur dikamar Rehan ada kamar tamu kan?" tanya Rehan kesal kepada Donita dan Gunawan.

"Loh dia kan Istri kamu sekarang. Wajar dong kalian tidur satu kamar." jelas Donita.

"Dan satu lagi. Mama peringati kami, jangan di bobol dulu, dia masih sekolah." lanjut Donita.

"Apaan sih, Mah. Rehan gak napsu liat dia." ketus Rehan.

Rehan kembali ke kamarnya, rasanya malas melihat Ratna di dalam kamarnya. Rehan berjalan ke kamar mandi melewati Ratna. Beberapa menit kemudian Rehan keluar dari kamar mandi dan sudah memakai pakaian santai.

"Kamu boleh tidur disini, tapi jangan di kasur. Terserah kamu mau tidur dimana, di sofa apa di lantai." ucap ketus Rehan.

Ratna menghela nafasnya, seketika nyalinya menjadi ciut. Dia tahu kalau Rehan tidak mungkin menyukai gadis seperti dirinya. Melihat Rehan yang tampan, pasti banyak gadis-gadis cantik di luaran sana yang memuja Rehan. Lebih tepatnya memuja harta orangtuanya. Ratna akhirnya memilih untuk tidur di lantai ber- alas karpet.

Keesokan paginya Ratna terbangun karena mendengar suara adzan. Ratna berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri lalu menjalankan sholat Subuh. Ratna melihat Rehan masih tertidur dengan sangat pulas. Ratna memutuskan untuk keluar dan membantu untuk menyiapkan sarapan.

Ratna melihat lampu dapur sudah menyala, ternyata sudah ada yang sedang menyiapkan sarapan.

"Pagi Mbak." sapa Ratna sopan kepada dua pekerja di rumah mertuanya.

"Pagi juga, mbak." sapa salah satu dari dua asisten rumah tangga itu.

Kedua pembantu itu sudah tahu kalau Ratna di jodohkan dengan Rehan. Salah satu dari mereka tak menyukai Ratna. Apa sih bagusnya Ratna, pikirnya.

Ratna membantu Sari dan Mia, pembantu di rumah mertuanya. Sari sudah berumur 28 tahun, dia seorang janda beranak 1. Sedangkan Mia berumur 21 tahun, tiga tahun lebih tua dari Ratna. Ketiganya menyiapkan meja makan dan juga nasi goreng. Setelah semuanya siap, Ratna kembali ke kamar untuk mengganti pakaiannya dengan seragam sekolah.

Ratna masuk ke kamar dan mendapati suaminya sudah tak ada di atas ranjang. Ratna mendengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi, dia sedang mandi rupanya.

Ratna segera mengenakan seragam sekolahnya, lalu menguncir rambutnya di belakang, seperti ekor kuda. Bertepatan dengan itu, pintu kamar mandi terbuka. Rehan menyumbulkan kepalanya, Ratna melihat rambut Rehan yang basah dan itu terlihat keren dimata Ratna. Ratna terus memandang wajah Rehan dari cermin dihadapannya.

"Ngapain bengong aja, cepat keluar. Aku mau ganti baju," suruh Rehan kasar.

Ratna terlonjak kaget, dengan segera keluar dari kamar itu, setelah mengambil tasnya di atas sofa di sudut kamar. Ratna berjalan menuruni anak tangga. Dia melihat semua orang sudah berkumpul di meja makan.

"Pagi Ratna." sapa Donita.

"Pagi Tante, eh Mamah." jawab Ratna malu-malu.

"Pagi Ratna." Kini giliran Gunawan yang menyapa Ratna.

"Pagi, Pah." Pandangan Ratna kemudian ber alih pada Reivan. "Pagi Kak Reivan."

"Hmmmm." jawab Reivan datar. "Kalo di rumah kamu gak usah panggil aku Kakak. Sekarang kamu kakak ipar aku." jelas Reivan.

Ratna hanya menanggapi perkataan Reivan dengan senyuman. Bagaiman bisa, Ratna sudah terbiasa memanggil Reivan dengan sebutan Kakak.

Rehan berlari kecil sambil menuruni anak tangga. Langkahnya sedikit terburu-buru, sesekali Rehan juga melihat jam yang melingkar di pergelangan tangan kanannya.

"Mah, Pah. Rehan berangkat dulu, yah."

"Gak sarapan dulu."

"Gak, Mah. Rehan takut telat sampai kampusnya."

Meski Rehan nampak sangat kasar namun masalah pendidikan dia sangat disiplin.

"Rehan," panggil Donita yang langsung menghentikan langkah Rehan. "Ratna berangkat bareng kamu yah."

Rehan mendengus kesal, kenapa mamahnya selalu saja menyuruh dirinya melakukan hal yang tak dia sukai. "Mah, kalo Rehan nganterin dia ke sekolah, Rehan bisa telat ke kampus. Dan lagian kenapa gak bareng sama Reivan saja. Mereka satu sekolah kan."

Setelah mengatakan itu, Rehan langsung bergegas keluar rumah dan masuk kedalam mobilnya. Sedang didalam rumah Donita menggelengkan kepalanya.

"Ratna, maafin Rehan ya." ucap Donita.

"Tidak apa-apa, Mah. Mas Rehan mungkin lagi buru-buru." ujar Ratna.

"Ya sudah, kamu berangkat bareng Reivan saja." suruh Gunawan.

Ratna melirik kearah Reivan, sebenarnya Ratna merasa tak enak jika harus merepotkan semua orang. Dan bagaimana kalau teman-temannya di sekolah bertanya, bagaimana bisa aku berangkat dan pulang sekolah bareng dengan Reivan setiap hari.

-

-

-

Waktu seolah berputar dengan sangat cepat. Ratna sudah naik ke kelas 3 dan juga sudah menjadi istri Rehan selama 5 bulan. Selama itu pula, Rehan belum bisa menerima Ratna sepenuhnya. Rehan masih saja acuh dan sedikit kasar pada Ratna.

Ratna sedikit kecewa, rasa tulusnya belum terbalaskan. Meski kecewa, Ratna tak menyerah untuk terus memberi perhatian pada laki-laki yang sudah menjadi suaminya. Seperti malam itu, Ratna mendengar Rehan membuka pintu kamarnya. Rehan merasa sangat lapar. Ratna mendengar Rehan memanggul Mia untuk membuatkan makanan untuknya.

Ini sudah tengah malam pasti Mia sudah tidur. Ratna mengikuti Rehan dan memperhatikannya dari lantai atas. Ratna tersenyum lalu berjalan menghampiri Rehan.

"Mas Rehan ngapain tengah malam di dapur." tanya Ratna dengan penuh kelembutan.

"Aku lapar. Kamu gak masak apa?"

"Masak kok. Tapi sudah aku masukin kulkas."

Rehan masih gengsi untuk berhadapan dengan Ratna. Namun kali ini Rehan terpaksa harus menurunkan gengsinya demi cacing yang sudah menabuh genderang di dalam perutnya. Ratna sedang memanaskan makanannya dan Rehan terus memperhatikan tubuh Ratna dari belakang. Rehan baru menyadari tubuh Ratna yang semampai, dan juga nampak padat, ternyata kalau di perhatikan, tubuh bagian belakang Ratna sangat menggoda bagi Rehan.

Ratna meletakan nasi, beberapa lauk dan juga sop ayam di meja makan di hadapan Rehan. Rehan mulai menyendok makanan di hadapannya, bisa terlihat jelas, Rehan sangat kelaparan.

"Pelan-pelan, Mas Rehan. Itu masih panas." ujar Ratna merasa sangat senang.

"Aku udah laper banget."

Ratna tersenyum, ini baru pertama kalinya Rehan bersikap padanya lebih baik dari biasanya.

Terpopuler

Comments

Hasnah Rias Pengantin

Hasnah Rias Pengantin

nyimak aja thoooorrr

2021-04-12

0

Yani Basith

Yani Basith

kelamaan flashbacknya .. ini kan cerita anaknya ..

2021-02-22

2

3 semprul

3 semprul

semangat ratna.....😁

2021-02-10

0

lihat semua
Episodes
1 Perkenalan tokoh
2 Lamaran
3 Pertemuan awal
4 Kebimbangan
5 Cinta yang tulus
6 Malam pertama
7 Cemburu
8 Penghianatan
9 Hadirnya malaikat kecil
10 Berpisah
11 Kembalinya Monica
12 Kejutan
13 Perebutan anak dan harta
14 Anakku lebih berharga
15 Awal baru
16 Sahabat baru
17 Pesona Egi Pramuja
18 Kenakalan Monica
19 Ketulusan Angga
20 Kasih sayang yang tulus
21 Cinta tak bisa dipaksa
22 Nyatakan cinta
23 Bahagiamu menjadi bahagiaku
24 Jangan memaksa
25 Because I love you
26 Rasa kagum
27 Surprise untuk Panji
28 Surprise untuk Panji 2
29 Jadian
30 Kekhawatiran Alena
31 Rahasia Panji
32 Ingin dicintai bukan dikasihani
33 Love
34 Kekhwatiran Monica
35 Hal yang tidak terduga
36 Penghiantan Talita
37 Cinta yang lain
38 Rasa Yang Tertinggal
39 Cinta dan Kesedihan
40 Bertahan
41 Maaf Aku Harus Pergi
42 Kehancuran Egi
43 Bocil
44 Kedekatan Egi dan Monica
45 Luka Di Hati
46 Masuk Rumah Sakit
47 Mencoba Melupakan
48 Move on
49 Merindukanmu
50 Sedikit Rasa
51 Melangkah Maju
52 Kebersamaan Monica dan Egi
53 Mulai Nyaman
54 Antara Kau dan Dia
55 Lamaran Untuk Monica
56 Resmi Menikah
57 Semanis Rasa Obat
58 Berusaha Menerima
59 Mulai terbiasa
60 Mulai cemburu
61 Misi Egi
62 Akan Selalu Menunggu
63 Terbiasa Bersama
64 Kembalinya Panji
65 Kebimbangan Monica
66 Harus Memilih
67 Kekecewaan Egi
68 Kesalahpahaman
69 Maaf
70 Ketulusan Hati
71 Satu Hati
72 Pesta Mewah
73 Malam Pertama
74 Kehidupan Baru
75 Panggil Aku 'Sayang'
76 Cinta Apa Adanya
77 Cinta Apa adanya 2
78 Q- Time
79 Harapan Besar
80 Story Panji
81 Story Panji 2
82 Story Panji 3
83 Story Panji 4
84 Kabar Bahagia
85 Nyidam
86 Panji dan Sheila
87 Kecemburuan Talita
88 Talita VS Monica
89 Mimpi Buruk
90 Waspada Pelakor
91 Waspada pelakor 2
92 Waspada pelakor 3
93 Pertahanan
94 Kejutan Untuk Egi
95 Hormon Ibu hamil
96 I Love You Forever
97 Suamiku Yang Manis
98 Iblis Berwajah Malaikat
99 Istriku Yang Manja
100 Kecemburuan Egi
101 Tidak Bisa Marah
102 Trust Me
103 Telepon Tengah Malam
104 Kenyataan Pahit
105 Luka Di Hati
106 Kekecewaan Egi
107 Pertengkaran Egi dan Monica
108 Permintaan Maaf Dari Sheila
109 Maaf dan Memaafkan
110 Mencoba Saling Memahami
111 Selamat Jalan, Sahabat
112 Bagian Lain Panji
113 Pemakaman Panji
114 Tetaplah Hidup bersamaku
115 Indahnya Kebersamaan
116 Kabar Rehan
117 Kebaikan Egi
118 Ketulusan Egi
119 Hari Yang Cerah
120 Perasaan Yang Berbeda
121 Perasaan Yang Berbeda
122 Persahabatan
123 Sejuta Kebahagiaan
124 Sejuta Kebahagiaan 2
125 Kasih Sayang Ratna
126 Makhluk Berbahaya
127 Cinta Egi Untuk Monica
128 Sebuah Harapan
129 Siang Yang Panas
130 Bertemu Talita
131 Perdebatan Egi dan Monica
132 Perselingkuhan Diki dan Niken
133 Kemarahan Egi
134 Tujuh Bulanan
135 Hal Yang Tidak terduga
136 Konferensi Pers
137 Balas Dendam
138 Egi VS Diki
139 Kegelisahan Egi
140 Kecelakaan
141 Kecemasan Monica
142 Perencanaan Pembunuhan
143 Sebuah Penantian
144 Penculikan Monica
145 Menemukan Diki
146 Monica VS Niken
147 Penuh Harap
148 Menemukan Monica
149 Masalah Selesai
150 Akhir Sebuah Penantian
151 Akhir Yang Bahagia
152 Happy Anniversary
153 Kebahagiaan Akhir Tahun
154 Happy New Year (End)
155 Ucapan Terima kasih
156 Exrta Part 1
157 Exrta Part 2
158 Extra Part 3
159 Extra Part 4
160 Extra Part Diki dan Talita
161 Exrta Part Diki dan Talita
162 Extra Part Diki dan Talita
163 Extra Part Diki dan Talita
164 Exrta Part Diki dan Talita
165 Extra Part Diki dan Talita
166 Extra Part Diki dan Talita
167 Ekstra Part Diki dan Talita
168 Extra Part 5
169 Extra Part 6
170 Extra Part 7
171 Exrta Part 8
172 Extra Part 9
173 Extra Part 10
174 Extra Part 11
175 Extra Part 12
176 Extra Part 13
177 Extra Part 14
178 Exrta Part 15
179 Exrta Part 16
180 Extra Part 17 (Lamaran Untuk Sheila)
181 Exrta Part 18
182 Extra Part 19
183 Exrta Part 20
184 Evelyn Melidia Putri Pramuja
185 Kasih Sayang Keluarga
186 Triple E
187 Sisi lain Evano.
188 Kebersamaan Monica dan Triple E
189 Persahabatan Evano dan Pasha
190 Sakit Hati Evano
191 Menuju Kehidupan Baru
192 Maura Larasati Wirawan
193 Antara Cinta dan Sahabat
194 Hasrat Terlarang
195 Penyesalan Evano
196 Pencarian
197 Menemukannya
198 Violetta Putri Anjani
199 Perasaan Aneh
200 Kekecewaan Egi dan Monica
201 Sebuah pertanggungjawaban
202 Calon Menantu
203 Restu Egi dan Monica
204 Satu Hati
205 Mencoba Saling Mengenal
206 Tidak Pernah Terbayangkan
207 Kecemburuan Evelyn
208 Pertunangan Evano dan Violetta
209 Malam Perpisahan
210 Sebuah Janji
211 Evelyn Vs Violetta
212 Violetta Vs Maura
213 Aku Mencintaimu
214 Memastikan Sesuatu
215 Satu Kesempatan Untuk Evelyn
216 Kesepakatan Evelyn dan Violetta
217 Kegilaan Maura
218 Trust Me
219 Sakit Hati Evelyn
220 Perasaan Pasha
221 Curhatan Sahabat
222 Ucapan Maaf Pasha
223 Berakhir Untuk Memulai
224 Gaun Pengantin Yang Robek
225 Ingin Selalu Bersamamu
226 Putih Berlumur Merah
227 Permohonan Maaf Author
228 Curhatan Dua Perempuan
229 Gara-gara Gaun Yang Sobek
230 Menjauhlah Dari Ku
231 Aku Percaya Padamu
232 Pingitan
233 Hari Pernikahan
234 Mengejar Cinta Evelyn
235 Mengejar Cinta Evelyn 2
236 Mengejar Cinta Evelyn 3
237 Ungkapan Rasa Cinta Pasha
238 Akhir Dari Penantian
239 Malam Kedua
240 Awal Baru
241 Hal Tidak Terduga
242 Mengejutkan
243 Orang Dari Masa Lalu
244 Cemas
245 Kebingungan
246 Kabar Gembira Di tengah Kecemasan
247 Fase Ngidam
248 Kejutan Besar
249 Penyekapan Violetta.
250 Kegilaan Dion
251 Rencana Evano
252 Kemarahan Evano
253 Penyesalan Violetta.
254 Pemintaan Maaf Egi dan Diki
255 Permintaan Maaf Violetta
256 Kebahagiaan Bersama
257 Extra Part
258 Extra Part Evelyn dan Pasha
259 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
260 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
261 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
262 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
263 Selamat Hari Raya Idhul Fitri
264 Eksta Part Evelyn dan Pasha
265 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
266 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
267 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
268 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
269 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
270 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
271 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
272 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
273 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
274 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
275 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
276 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
277 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
278 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
279 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
280 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
281 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
282 Ekstra Part (End)
283 Promosi
284 Selamat hari raya Idhul Adha
285 Promosi
286 Bab 286
287 Bab 287
288 Bab 288
289 Bab 289
290 Bab 290
291 Bab 4
292 Bab 8
293 Bab 9
294 Bab 10
295 Bab 11
296 Bab 12
297 Bab 13
298 Bab 14
299 Bab 15
300 Bab 16
301 Happy new year
302 Pengumuman
303 Promosi Karya
Episodes

Updated 303 Episodes

1
Perkenalan tokoh
2
Lamaran
3
Pertemuan awal
4
Kebimbangan
5
Cinta yang tulus
6
Malam pertama
7
Cemburu
8
Penghianatan
9
Hadirnya malaikat kecil
10
Berpisah
11
Kembalinya Monica
12
Kejutan
13
Perebutan anak dan harta
14
Anakku lebih berharga
15
Awal baru
16
Sahabat baru
17
Pesona Egi Pramuja
18
Kenakalan Monica
19
Ketulusan Angga
20
Kasih sayang yang tulus
21
Cinta tak bisa dipaksa
22
Nyatakan cinta
23
Bahagiamu menjadi bahagiaku
24
Jangan memaksa
25
Because I love you
26
Rasa kagum
27
Surprise untuk Panji
28
Surprise untuk Panji 2
29
Jadian
30
Kekhawatiran Alena
31
Rahasia Panji
32
Ingin dicintai bukan dikasihani
33
Love
34
Kekhwatiran Monica
35
Hal yang tidak terduga
36
Penghiantan Talita
37
Cinta yang lain
38
Rasa Yang Tertinggal
39
Cinta dan Kesedihan
40
Bertahan
41
Maaf Aku Harus Pergi
42
Kehancuran Egi
43
Bocil
44
Kedekatan Egi dan Monica
45
Luka Di Hati
46
Masuk Rumah Sakit
47
Mencoba Melupakan
48
Move on
49
Merindukanmu
50
Sedikit Rasa
51
Melangkah Maju
52
Kebersamaan Monica dan Egi
53
Mulai Nyaman
54
Antara Kau dan Dia
55
Lamaran Untuk Monica
56
Resmi Menikah
57
Semanis Rasa Obat
58
Berusaha Menerima
59
Mulai terbiasa
60
Mulai cemburu
61
Misi Egi
62
Akan Selalu Menunggu
63
Terbiasa Bersama
64
Kembalinya Panji
65
Kebimbangan Monica
66
Harus Memilih
67
Kekecewaan Egi
68
Kesalahpahaman
69
Maaf
70
Ketulusan Hati
71
Satu Hati
72
Pesta Mewah
73
Malam Pertama
74
Kehidupan Baru
75
Panggil Aku 'Sayang'
76
Cinta Apa Adanya
77
Cinta Apa adanya 2
78
Q- Time
79
Harapan Besar
80
Story Panji
81
Story Panji 2
82
Story Panji 3
83
Story Panji 4
84
Kabar Bahagia
85
Nyidam
86
Panji dan Sheila
87
Kecemburuan Talita
88
Talita VS Monica
89
Mimpi Buruk
90
Waspada Pelakor
91
Waspada pelakor 2
92
Waspada pelakor 3
93
Pertahanan
94
Kejutan Untuk Egi
95
Hormon Ibu hamil
96
I Love You Forever
97
Suamiku Yang Manis
98
Iblis Berwajah Malaikat
99
Istriku Yang Manja
100
Kecemburuan Egi
101
Tidak Bisa Marah
102
Trust Me
103
Telepon Tengah Malam
104
Kenyataan Pahit
105
Luka Di Hati
106
Kekecewaan Egi
107
Pertengkaran Egi dan Monica
108
Permintaan Maaf Dari Sheila
109
Maaf dan Memaafkan
110
Mencoba Saling Memahami
111
Selamat Jalan, Sahabat
112
Bagian Lain Panji
113
Pemakaman Panji
114
Tetaplah Hidup bersamaku
115
Indahnya Kebersamaan
116
Kabar Rehan
117
Kebaikan Egi
118
Ketulusan Egi
119
Hari Yang Cerah
120
Perasaan Yang Berbeda
121
Perasaan Yang Berbeda
122
Persahabatan
123
Sejuta Kebahagiaan
124
Sejuta Kebahagiaan 2
125
Kasih Sayang Ratna
126
Makhluk Berbahaya
127
Cinta Egi Untuk Monica
128
Sebuah Harapan
129
Siang Yang Panas
130
Bertemu Talita
131
Perdebatan Egi dan Monica
132
Perselingkuhan Diki dan Niken
133
Kemarahan Egi
134
Tujuh Bulanan
135
Hal Yang Tidak terduga
136
Konferensi Pers
137
Balas Dendam
138
Egi VS Diki
139
Kegelisahan Egi
140
Kecelakaan
141
Kecemasan Monica
142
Perencanaan Pembunuhan
143
Sebuah Penantian
144
Penculikan Monica
145
Menemukan Diki
146
Monica VS Niken
147
Penuh Harap
148
Menemukan Monica
149
Masalah Selesai
150
Akhir Sebuah Penantian
151
Akhir Yang Bahagia
152
Happy Anniversary
153
Kebahagiaan Akhir Tahun
154
Happy New Year (End)
155
Ucapan Terima kasih
156
Exrta Part 1
157
Exrta Part 2
158
Extra Part 3
159
Extra Part 4
160
Extra Part Diki dan Talita
161
Exrta Part Diki dan Talita
162
Extra Part Diki dan Talita
163
Extra Part Diki dan Talita
164
Exrta Part Diki dan Talita
165
Extra Part Diki dan Talita
166
Extra Part Diki dan Talita
167
Ekstra Part Diki dan Talita
168
Extra Part 5
169
Extra Part 6
170
Extra Part 7
171
Exrta Part 8
172
Extra Part 9
173
Extra Part 10
174
Extra Part 11
175
Extra Part 12
176
Extra Part 13
177
Extra Part 14
178
Exrta Part 15
179
Exrta Part 16
180
Extra Part 17 (Lamaran Untuk Sheila)
181
Exrta Part 18
182
Extra Part 19
183
Exrta Part 20
184
Evelyn Melidia Putri Pramuja
185
Kasih Sayang Keluarga
186
Triple E
187
Sisi lain Evano.
188
Kebersamaan Monica dan Triple E
189
Persahabatan Evano dan Pasha
190
Sakit Hati Evano
191
Menuju Kehidupan Baru
192
Maura Larasati Wirawan
193
Antara Cinta dan Sahabat
194
Hasrat Terlarang
195
Penyesalan Evano
196
Pencarian
197
Menemukannya
198
Violetta Putri Anjani
199
Perasaan Aneh
200
Kekecewaan Egi dan Monica
201
Sebuah pertanggungjawaban
202
Calon Menantu
203
Restu Egi dan Monica
204
Satu Hati
205
Mencoba Saling Mengenal
206
Tidak Pernah Terbayangkan
207
Kecemburuan Evelyn
208
Pertunangan Evano dan Violetta
209
Malam Perpisahan
210
Sebuah Janji
211
Evelyn Vs Violetta
212
Violetta Vs Maura
213
Aku Mencintaimu
214
Memastikan Sesuatu
215
Satu Kesempatan Untuk Evelyn
216
Kesepakatan Evelyn dan Violetta
217
Kegilaan Maura
218
Trust Me
219
Sakit Hati Evelyn
220
Perasaan Pasha
221
Curhatan Sahabat
222
Ucapan Maaf Pasha
223
Berakhir Untuk Memulai
224
Gaun Pengantin Yang Robek
225
Ingin Selalu Bersamamu
226
Putih Berlumur Merah
227
Permohonan Maaf Author
228
Curhatan Dua Perempuan
229
Gara-gara Gaun Yang Sobek
230
Menjauhlah Dari Ku
231
Aku Percaya Padamu
232
Pingitan
233
Hari Pernikahan
234
Mengejar Cinta Evelyn
235
Mengejar Cinta Evelyn 2
236
Mengejar Cinta Evelyn 3
237
Ungkapan Rasa Cinta Pasha
238
Akhir Dari Penantian
239
Malam Kedua
240
Awal Baru
241
Hal Tidak Terduga
242
Mengejutkan
243
Orang Dari Masa Lalu
244
Cemas
245
Kebingungan
246
Kabar Gembira Di tengah Kecemasan
247
Fase Ngidam
248
Kejutan Besar
249
Penyekapan Violetta.
250
Kegilaan Dion
251
Rencana Evano
252
Kemarahan Evano
253
Penyesalan Violetta.
254
Pemintaan Maaf Egi dan Diki
255
Permintaan Maaf Violetta
256
Kebahagiaan Bersama
257
Extra Part
258
Extra Part Evelyn dan Pasha
259
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
260
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
261
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
262
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
263
Selamat Hari Raya Idhul Fitri
264
Eksta Part Evelyn dan Pasha
265
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
266
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
267
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
268
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
269
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
270
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
271
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
272
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
273
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
274
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
275
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
276
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
277
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
278
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
279
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
280
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
281
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
282
Ekstra Part (End)
283
Promosi
284
Selamat hari raya Idhul Adha
285
Promosi
286
Bab 286
287
Bab 287
288
Bab 288
289
Bab 289
290
Bab 290
291
Bab 4
292
Bab 8
293
Bab 9
294
Bab 10
295
Bab 11
296
Bab 12
297
Bab 13
298
Bab 14
299
Bab 15
300
Bab 16
301
Happy new year
302
Pengumuman
303
Promosi Karya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!