Kasih sayang yang tulus

Jika kita mencintai seseorang katakan saja. Jangan pikirkan dia mau terima atau tidak, karena cinta yang tulus ibarat kata kita memberi dengan ikhlas. Dan jika kita memberi dengan ikhlas tidak akan mengharapkan sebuah balasan.

❤️❤️❤️❤️

Gelak tawa Noval terdengar nyaring di telinga Panji, kalau saja Panji tak menutup telinganya bisa dipastikan dirinya akan mengalami masalah pendengaran di telinganya.

Noval tergelak karena mendengar Panji mendadak mengatakan dirinya suka pada Monica di kelas dan lucunya Panji menarik kembali ucapnya.

"Berhenti ketawa gak, gue sumpel mulut Lo pake mangkok bakso baru tahu rasa," ancam

Panji pada Noval.

"Gue gak nahan lihat muka Lo, pas bilang aku suka sama kamu ke Monica." Noval benar-benar tergelak sambil memegangi perutnya.

"Lo jagoan di sekolah, giliran nyatain perasaan sama cewek lo kaya kesiksa banget." Imbuh Noval. Untung saja, saat ini mereka cuma berdua jadi Panji hanya mendengar gelak tawa Noval.

Panji mengingat saat pagi tanpa terasa kata-kata itu meluncur lurus dari mulutnya. Bisa-bisanya dirinya mengatakan kalau dirinya menyukai Monica, itu memang benar adanya, tetapi tidak dengan cara seperti itu.

"Udah deh, cepetan kalau suka ya katakan suka, dari pada Monica diembat duluan sama yang lain," ujar Noval memberi semangat pada Panji.

-

-

-

Jam pelajaran telah usai dan seperti janjinya, Angga menjemput Monica. Angga dengan penampilan nya yang tak kalah dengan anak muda membuat ia menjadi pusat perhatian seluruh siswi di sekolah itu.

Dari kejauhan Monica melihat ayah tirinya berdiri di samping mobil dengan memasukan kedua tangan di saku celananya. Monica melambaikan tangan ke arah Angga dan di balas olehnya.

"Ayah, beneran jemput Monica?"

"Iya dong, kan Ayah sudah janji sama kakak"

Panji, Ranti, Noval dan teman-temannya datang menghampiri Monica dan Angga. Semua memperkenalkan diri kepada Angga. Angga menyambut mereka dengan sangat ramah. Angga memberi tatapan khusus pada Panji.

"Oh jadi ini yang namanya Panji?" Angga bertanya pada Panji seusai menjabat tangannya. Panji pun membalas dengan senyuman ramahnya.

"Bener Om Reivan, Panji ganteng loh kak," goda Angga kepada Monica.

"Ayaaaah...!" Monica mencubit perut Angga, membuatnya terkikik geli. "Om Rey ngomong apa aja sama Ayah," lanjut Monica

"Banyak"

Panji dan teman-temannya melihat Monica dan Angga sangat akrab. Monica terlihat sangat manja pada Angga.

"Ya sudah ayo pulang," ajak Angga.

"Semuanya, Om pamit dulu. Kapan-kapan main ke rumah Om ya," suruh Angga.

"Baik, Om Angga," jawab mereka serempak.

"Om Angga," panggil Noval. "Panji gak diajak sekalian." Selorohnya.

Panji langsung membekap mulut Noval dengan tangannya. "Maaf Om, gak usah dengerin Noval, mulutnya emang kaya ember bocor."

"Ayo, kalian ikut saja. Main ke rumahku," ajak Monica.

"Ah, tidak-tidak. Kita ada acara sehabis ini." ucap Miranti terburu-buru.

"Ya sudah kami permisi." Miranti menyeret teman-temannya lalu melambaikan tangan ke arah Monica.

Masih dengan membekap Noval, Panji langsung menyeretnya pergi dari parkiran sekolah.

"Permisi, Om," pamit Panji pada Angga.

Angga tersenyum melihat ulah anak muda di hadapannya. Angga membukakan pintu mobil untuk Monica.

"Silahkan masuk, Tuan putri," ucap Angga.

"Terima kasih, Ayahanda," balas Monica.

Angga menutup pintu mobil kembali, Ia berjalan memutar, lalu masuk ke dalam mobil dan duduk di bangku kemudi.

"Kak Monica...!"Monica terkejut saat ada yang melingkarkan tangan ke lehernya.

"Gembroot..." ucap Monica girang, Rangga pun pasrah pipinya menjadi sasaran gemas kakaknya.

Angga tertawa melihat anak-anaknya saling menyayangi meski mereka saudara tiri.

"Sudah siap?" tanya Angga pada kedua anaknya.

"Kita mau kemana, yah?" tanya Monica.

"Kita jalan-jalan, ini kan hari spesial Kakak."

Monica tertawa bahagia kalau memeluk Angga, ayah tirinya. "Makasih Ayah. Ayah Angga yang terbaik."

"Sama-sama sayang." ucap Angga mengusap rambut Monica dan Rangga.

"Bunda gak ikut?" tanya Monica.

Angga langsung diam, dia terlihat memikirkan jawaban apa yang akan berikan pada Monica.

"Kenapa?" tanya Monica dengan alis terangkat sebelah.

"Bunda ada pesanan kue banyak, jadi Bunda tidak bisa ikut," jelas Angga.

Raut wajah Monica berubah suram dan terlihat kecewa karena bundanya tidak bisa ikut dengannya. Angga yang melihat wajah kecewa anaknya langsung menghiburnya.

"Jangan sedih, Bunda nanti nyusul kok." Monica mengangguk lalu tersenyum penuh paksaan.

Angga langsung melajukan mobilnya menuju pusat perbelanjaan. Angga sengaja meluangkan waktunya untuk Monica dan Rangga.

Angga memarkirkan mobilnya di parkiran bawah tanah pusat perbelanjaan tersebut. Ketiganya keluar dari mobil bersama-sama. Monica. Monica dengan manjanya mengandeng tangan ayah tirinya itu. Begitu juga dengan Rangga, yang tak kalah manjanya dari kakaknya.

"Kakak sama Ade, boleh beli apa saja yang kalian mau," ujar Angga.

"Horee!!!" Monica dan Rangga bertos ria.

Ketiganya sedang berada di butik di salah satu mall terbesar di Jakarta Selatan. Monica memilih merek baju ternama. Angga juga meminta Monica untuk membeli dress untuk acara makan malam keluarga, untuk merayakan hari ulang tahunnya.

Mata Monica menangkap dua sosok yang dia sangat dia kenal, Rehan dan Winda, ayah dan ibu tirinya. Wajah Monica berubah sendu melihat ayah kandungnya sendiri tak memperhatikannya, bahkan mungkin lupa hari ulang tahunnya seperti tahun-tahun sebelumnya.

Angga memperhatikan wajah Monica. Angga juga mengikuti arah pandang anak tirinya itu. Angga mengerti kenapa Monica berubah muram. Angga menghampiri Monica, "Kakak, gak mau kesana?"

Monica menggelengkan kepalanya lesu, ia masih ada sedikit rasa takut pada ayah dan ibu tirinya. Angga menggenggam tangan Monica erat. Angga menarik tangan Monica untuk menghampiri Rehan bersama-sama. Angga tahu meski Rehan pernah melakukan kesalahan besar terhadap Monica, tetapi tetap Rehan adalah ayah kandung Monica.

"Apa kabar, Rehan?" tanya Angga.

Rehan dan Winda langsung menoleh ke arah Angga. Monica langsung bersembunyi di balik punggung kekar Angga saat Rehan melihat kearahnya.

"Oh, jadi ada Tuan Angga Pratama!" ucap Rehan dengan nada menyindir.

Angga tersenyum tipis menanggapi ucapan Rehan yang dia tahu adal sindiran didalamnya.

"Anda tidak bertanya, apa yang sedang kami lakukan disini, Tuan Rehan Alandra," balas Angga. Rehan tersenyum sinis kepada Angga. Cih.....

"Anda, tidak merindukan anak kandung Anda, Tuan Rehan?" Angga masih belum mendapat jawaban dari Rehan, malah Rehan terkesan acuh pada pertanyaan yang keluar dari mulut Angga. "tapi sepertinya Monica merindukanmu, Rehan."

Rehan langsung menoleh ke arah Angga. Monica mengintip dari balik pundak Angga. Rehan mencoba tersenyum kepada Monica, lalu mengulurkan tangannya kepada Monica.

Monica nampak ragu untuk menyambut tangan Rehan. Namun setelah Angga meyakinkan Monica, ia mau menyambut uluran tangan Rehan.

Monica perlahan keluar dari balik punggung Angga. Monica berjalan menghampiri Rehan.

Rehan memberikan senyum tulusnya pada Monica.

"Benar, Monica kangen sama papah?" Monica mengangguk. Rehan langsung membawa Monica ke pelukannya.

Winda melihat pemandangan itu langsung menampakkan wajah tak suka. Dia tak mau Rehan dekat dengan anak kandungnya. Dia juga tak mau kalau kasih sayang Rehan terbagi. Karena kini Winda sedang mengandung setelah melakukan program hamil tabung.

Winda segera menarik suaminya dari Monica, lalu meminta pulang. Rehan tak bisa menolak keinginan Winda yang sedang mengandung anaknya.

"Maaf Monica, papah pulang dulu. Kamu baik-baik sama mamah kamu. Lain kali kita ketemu lagi." Rehan mengecup kening Monica.

"Rehan, kamu tidak ingin mengucapkan selamat ulang tahun untuk Monica,?" ujar Angga saat Rehan akan melangkah pergi.

Rehan terbelalak, ia sungguh tak ingat, atau bahkan tak tahu tanggal kelahiran Monica.

"Maaf Monica, Papah lupa."

"Selamat ulang tahun ya," ucap Rehan pada Monica. Monica pun menganggukkan kepalanya dan tersenyum manis.

Winda yang sudah sangat kesal langsung menarik Rehan secara paksa, dan Rehan pasrah dengan kelakuan Winda.

Monica juga meminta kepada Angga untuk pulang, Monica bilang dia sangat lelah.

"Sayang, kamu lupa kita ada acara makan malam keluarga?" tanya Angga.

"Boleh tida, kalau Monica tidak ikut?" tanya Monica lirih.

"Kakak..! Dinner ini untuk perayaan ulang tahun Kakak loh, masa dibatalin. Ayah udah siapin semuanya," ucap Angga dengan wajah sedihnya.

Monica melihat wajah sedih ayah dan adik tirinya. Monica merasa begitu egois jika menolaknya. Monica pun akhirnya tersenyum dan menganggukkan kepalanya.

"Iya deh, Monica ikut."

Angga dan Rangga pun kembali sumringah. Angga juga menyuruh untuk semua berganti baju dan tak lupa mampir ke salah satu salon kecantikan di moll itu untuk menunjang penampilan mereka.

Semua sudah beres dan sudah siap untuk acara makan malam keluarga mereka. Ketiganya berjalan menuju mobil di parkiran bawah tanah. Angga berjalan lebih dulu untuk memasukkan belanjaan anak-anaknya. Sedangkan Monica berjalan menggandeng adik gendutnya, Rangga.

Tanpa Monica sadari, ada mobil yang sedang melaju kearahnya. Mobil itu berhenti tepat di hadapan Monica dan Rangga. Dua orang keluar dari mobil itu dan langsung menarik tangan Monica dan membawanya masuk kedalam mobil. Rangga terkejut dan segera berteriak. Angga yang mendengar teriakan Rangga langsung berlari menghampiri Angga.

"Ayah, kakak Monica diculik." Rangga menangis memeluk Angga.

*Mohon dukungannya

Like

Rate

Vote

Favorit

Mampir juga ke karyaku yang lain

❤️Raja bertemu Ratu

Terima kasih banyak*

Terpopuler

Comments

Ratna0789

Ratna0789

Wah wah Winda bikin ulah kayaknya...🙄

2022-01-03

0

Astri

Astri

kok ayah kandungx monic ky tkut ama istrix.. dlu ajha sm ratna suka slingkuh.. apa skr dia udah gak suka slingkuh yah slama sm winda.. hebat banget si winda it

2021-03-07

0

Bundanya Robby

Bundanya Robby

haduh kenapa ada penculikan nya Thor...

2021-02-18

0

lihat semua
Episodes
1 Perkenalan tokoh
2 Lamaran
3 Pertemuan awal
4 Kebimbangan
5 Cinta yang tulus
6 Malam pertama
7 Cemburu
8 Penghianatan
9 Hadirnya malaikat kecil
10 Berpisah
11 Kembalinya Monica
12 Kejutan
13 Perebutan anak dan harta
14 Anakku lebih berharga
15 Awal baru
16 Sahabat baru
17 Pesona Egi Pramuja
18 Kenakalan Monica
19 Ketulusan Angga
20 Kasih sayang yang tulus
21 Cinta tak bisa dipaksa
22 Nyatakan cinta
23 Bahagiamu menjadi bahagiaku
24 Jangan memaksa
25 Because I love you
26 Rasa kagum
27 Surprise untuk Panji
28 Surprise untuk Panji 2
29 Jadian
30 Kekhawatiran Alena
31 Rahasia Panji
32 Ingin dicintai bukan dikasihani
33 Love
34 Kekhwatiran Monica
35 Hal yang tidak terduga
36 Penghiantan Talita
37 Cinta yang lain
38 Rasa Yang Tertinggal
39 Cinta dan Kesedihan
40 Bertahan
41 Maaf Aku Harus Pergi
42 Kehancuran Egi
43 Bocil
44 Kedekatan Egi dan Monica
45 Luka Di Hati
46 Masuk Rumah Sakit
47 Mencoba Melupakan
48 Move on
49 Merindukanmu
50 Sedikit Rasa
51 Melangkah Maju
52 Kebersamaan Monica dan Egi
53 Mulai Nyaman
54 Antara Kau dan Dia
55 Lamaran Untuk Monica
56 Resmi Menikah
57 Semanis Rasa Obat
58 Berusaha Menerima
59 Mulai terbiasa
60 Mulai cemburu
61 Misi Egi
62 Akan Selalu Menunggu
63 Terbiasa Bersama
64 Kembalinya Panji
65 Kebimbangan Monica
66 Harus Memilih
67 Kekecewaan Egi
68 Kesalahpahaman
69 Maaf
70 Ketulusan Hati
71 Satu Hati
72 Pesta Mewah
73 Malam Pertama
74 Kehidupan Baru
75 Panggil Aku 'Sayang'
76 Cinta Apa Adanya
77 Cinta Apa adanya 2
78 Q- Time
79 Harapan Besar
80 Story Panji
81 Story Panji 2
82 Story Panji 3
83 Story Panji 4
84 Kabar Bahagia
85 Nyidam
86 Panji dan Sheila
87 Kecemburuan Talita
88 Talita VS Monica
89 Mimpi Buruk
90 Waspada Pelakor
91 Waspada pelakor 2
92 Waspada pelakor 3
93 Pertahanan
94 Kejutan Untuk Egi
95 Hormon Ibu hamil
96 I Love You Forever
97 Suamiku Yang Manis
98 Iblis Berwajah Malaikat
99 Istriku Yang Manja
100 Kecemburuan Egi
101 Tidak Bisa Marah
102 Trust Me
103 Telepon Tengah Malam
104 Kenyataan Pahit
105 Luka Di Hati
106 Kekecewaan Egi
107 Pertengkaran Egi dan Monica
108 Permintaan Maaf Dari Sheila
109 Maaf dan Memaafkan
110 Mencoba Saling Memahami
111 Selamat Jalan, Sahabat
112 Bagian Lain Panji
113 Pemakaman Panji
114 Tetaplah Hidup bersamaku
115 Indahnya Kebersamaan
116 Kabar Rehan
117 Kebaikan Egi
118 Ketulusan Egi
119 Hari Yang Cerah
120 Perasaan Yang Berbeda
121 Perasaan Yang Berbeda
122 Persahabatan
123 Sejuta Kebahagiaan
124 Sejuta Kebahagiaan 2
125 Kasih Sayang Ratna
126 Makhluk Berbahaya
127 Cinta Egi Untuk Monica
128 Sebuah Harapan
129 Siang Yang Panas
130 Bertemu Talita
131 Perdebatan Egi dan Monica
132 Perselingkuhan Diki dan Niken
133 Kemarahan Egi
134 Tujuh Bulanan
135 Hal Yang Tidak terduga
136 Konferensi Pers
137 Balas Dendam
138 Egi VS Diki
139 Kegelisahan Egi
140 Kecelakaan
141 Kecemasan Monica
142 Perencanaan Pembunuhan
143 Sebuah Penantian
144 Penculikan Monica
145 Menemukan Diki
146 Monica VS Niken
147 Penuh Harap
148 Menemukan Monica
149 Masalah Selesai
150 Akhir Sebuah Penantian
151 Akhir Yang Bahagia
152 Happy Anniversary
153 Kebahagiaan Akhir Tahun
154 Happy New Year (End)
155 Ucapan Terima kasih
156 Exrta Part 1
157 Exrta Part 2
158 Extra Part 3
159 Extra Part 4
160 Extra Part Diki dan Talita
161 Exrta Part Diki dan Talita
162 Extra Part Diki dan Talita
163 Extra Part Diki dan Talita
164 Exrta Part Diki dan Talita
165 Extra Part Diki dan Talita
166 Extra Part Diki dan Talita
167 Ekstra Part Diki dan Talita
168 Extra Part 5
169 Extra Part 6
170 Extra Part 7
171 Exrta Part 8
172 Extra Part 9
173 Extra Part 10
174 Extra Part 11
175 Extra Part 12
176 Extra Part 13
177 Extra Part 14
178 Exrta Part 15
179 Exrta Part 16
180 Extra Part 17 (Lamaran Untuk Sheila)
181 Exrta Part 18
182 Extra Part 19
183 Exrta Part 20
184 Evelyn Melidia Putri Pramuja
185 Kasih Sayang Keluarga
186 Triple E
187 Sisi lain Evano.
188 Kebersamaan Monica dan Triple E
189 Persahabatan Evano dan Pasha
190 Sakit Hati Evano
191 Menuju Kehidupan Baru
192 Maura Larasati Wirawan
193 Antara Cinta dan Sahabat
194 Hasrat Terlarang
195 Penyesalan Evano
196 Pencarian
197 Menemukannya
198 Violetta Putri Anjani
199 Perasaan Aneh
200 Kekecewaan Egi dan Monica
201 Sebuah pertanggungjawaban
202 Calon Menantu
203 Restu Egi dan Monica
204 Satu Hati
205 Mencoba Saling Mengenal
206 Tidak Pernah Terbayangkan
207 Kecemburuan Evelyn
208 Pertunangan Evano dan Violetta
209 Malam Perpisahan
210 Sebuah Janji
211 Evelyn Vs Violetta
212 Violetta Vs Maura
213 Aku Mencintaimu
214 Memastikan Sesuatu
215 Satu Kesempatan Untuk Evelyn
216 Kesepakatan Evelyn dan Violetta
217 Kegilaan Maura
218 Trust Me
219 Sakit Hati Evelyn
220 Perasaan Pasha
221 Curhatan Sahabat
222 Ucapan Maaf Pasha
223 Berakhir Untuk Memulai
224 Gaun Pengantin Yang Robek
225 Ingin Selalu Bersamamu
226 Putih Berlumur Merah
227 Permohonan Maaf Author
228 Curhatan Dua Perempuan
229 Gara-gara Gaun Yang Sobek
230 Menjauhlah Dari Ku
231 Aku Percaya Padamu
232 Pingitan
233 Hari Pernikahan
234 Mengejar Cinta Evelyn
235 Mengejar Cinta Evelyn 2
236 Mengejar Cinta Evelyn 3
237 Ungkapan Rasa Cinta Pasha
238 Akhir Dari Penantian
239 Malam Kedua
240 Awal Baru
241 Hal Tidak Terduga
242 Mengejutkan
243 Orang Dari Masa Lalu
244 Cemas
245 Kebingungan
246 Kabar Gembira Di tengah Kecemasan
247 Fase Ngidam
248 Kejutan Besar
249 Penyekapan Violetta.
250 Kegilaan Dion
251 Rencana Evano
252 Kemarahan Evano
253 Penyesalan Violetta.
254 Pemintaan Maaf Egi dan Diki
255 Permintaan Maaf Violetta
256 Kebahagiaan Bersama
257 Extra Part
258 Extra Part Evelyn dan Pasha
259 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
260 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
261 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
262 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
263 Selamat Hari Raya Idhul Fitri
264 Eksta Part Evelyn dan Pasha
265 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
266 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
267 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
268 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
269 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
270 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
271 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
272 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
273 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
274 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
275 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
276 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
277 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
278 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
279 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
280 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
281 Ekstra Part Evelyn dan Pasha
282 Ekstra Part (End)
283 Promosi
284 Selamat hari raya Idhul Adha
285 Promosi
286 Bab 286
287 Bab 287
288 Bab 288
289 Bab 289
290 Bab 290
291 Bab 4
292 Bab 8
293 Bab 9
294 Bab 10
295 Bab 11
296 Bab 12
297 Bab 13
298 Bab 14
299 Bab 15
300 Bab 16
301 Happy new year
302 Pengumuman
303 Promosi Karya
Episodes

Updated 303 Episodes

1
Perkenalan tokoh
2
Lamaran
3
Pertemuan awal
4
Kebimbangan
5
Cinta yang tulus
6
Malam pertama
7
Cemburu
8
Penghianatan
9
Hadirnya malaikat kecil
10
Berpisah
11
Kembalinya Monica
12
Kejutan
13
Perebutan anak dan harta
14
Anakku lebih berharga
15
Awal baru
16
Sahabat baru
17
Pesona Egi Pramuja
18
Kenakalan Monica
19
Ketulusan Angga
20
Kasih sayang yang tulus
21
Cinta tak bisa dipaksa
22
Nyatakan cinta
23
Bahagiamu menjadi bahagiaku
24
Jangan memaksa
25
Because I love you
26
Rasa kagum
27
Surprise untuk Panji
28
Surprise untuk Panji 2
29
Jadian
30
Kekhawatiran Alena
31
Rahasia Panji
32
Ingin dicintai bukan dikasihani
33
Love
34
Kekhwatiran Monica
35
Hal yang tidak terduga
36
Penghiantan Talita
37
Cinta yang lain
38
Rasa Yang Tertinggal
39
Cinta dan Kesedihan
40
Bertahan
41
Maaf Aku Harus Pergi
42
Kehancuran Egi
43
Bocil
44
Kedekatan Egi dan Monica
45
Luka Di Hati
46
Masuk Rumah Sakit
47
Mencoba Melupakan
48
Move on
49
Merindukanmu
50
Sedikit Rasa
51
Melangkah Maju
52
Kebersamaan Monica dan Egi
53
Mulai Nyaman
54
Antara Kau dan Dia
55
Lamaran Untuk Monica
56
Resmi Menikah
57
Semanis Rasa Obat
58
Berusaha Menerima
59
Mulai terbiasa
60
Mulai cemburu
61
Misi Egi
62
Akan Selalu Menunggu
63
Terbiasa Bersama
64
Kembalinya Panji
65
Kebimbangan Monica
66
Harus Memilih
67
Kekecewaan Egi
68
Kesalahpahaman
69
Maaf
70
Ketulusan Hati
71
Satu Hati
72
Pesta Mewah
73
Malam Pertama
74
Kehidupan Baru
75
Panggil Aku 'Sayang'
76
Cinta Apa Adanya
77
Cinta Apa adanya 2
78
Q- Time
79
Harapan Besar
80
Story Panji
81
Story Panji 2
82
Story Panji 3
83
Story Panji 4
84
Kabar Bahagia
85
Nyidam
86
Panji dan Sheila
87
Kecemburuan Talita
88
Talita VS Monica
89
Mimpi Buruk
90
Waspada Pelakor
91
Waspada pelakor 2
92
Waspada pelakor 3
93
Pertahanan
94
Kejutan Untuk Egi
95
Hormon Ibu hamil
96
I Love You Forever
97
Suamiku Yang Manis
98
Iblis Berwajah Malaikat
99
Istriku Yang Manja
100
Kecemburuan Egi
101
Tidak Bisa Marah
102
Trust Me
103
Telepon Tengah Malam
104
Kenyataan Pahit
105
Luka Di Hati
106
Kekecewaan Egi
107
Pertengkaran Egi dan Monica
108
Permintaan Maaf Dari Sheila
109
Maaf dan Memaafkan
110
Mencoba Saling Memahami
111
Selamat Jalan, Sahabat
112
Bagian Lain Panji
113
Pemakaman Panji
114
Tetaplah Hidup bersamaku
115
Indahnya Kebersamaan
116
Kabar Rehan
117
Kebaikan Egi
118
Ketulusan Egi
119
Hari Yang Cerah
120
Perasaan Yang Berbeda
121
Perasaan Yang Berbeda
122
Persahabatan
123
Sejuta Kebahagiaan
124
Sejuta Kebahagiaan 2
125
Kasih Sayang Ratna
126
Makhluk Berbahaya
127
Cinta Egi Untuk Monica
128
Sebuah Harapan
129
Siang Yang Panas
130
Bertemu Talita
131
Perdebatan Egi dan Monica
132
Perselingkuhan Diki dan Niken
133
Kemarahan Egi
134
Tujuh Bulanan
135
Hal Yang Tidak terduga
136
Konferensi Pers
137
Balas Dendam
138
Egi VS Diki
139
Kegelisahan Egi
140
Kecelakaan
141
Kecemasan Monica
142
Perencanaan Pembunuhan
143
Sebuah Penantian
144
Penculikan Monica
145
Menemukan Diki
146
Monica VS Niken
147
Penuh Harap
148
Menemukan Monica
149
Masalah Selesai
150
Akhir Sebuah Penantian
151
Akhir Yang Bahagia
152
Happy Anniversary
153
Kebahagiaan Akhir Tahun
154
Happy New Year (End)
155
Ucapan Terima kasih
156
Exrta Part 1
157
Exrta Part 2
158
Extra Part 3
159
Extra Part 4
160
Extra Part Diki dan Talita
161
Exrta Part Diki dan Talita
162
Extra Part Diki dan Talita
163
Extra Part Diki dan Talita
164
Exrta Part Diki dan Talita
165
Extra Part Diki dan Talita
166
Extra Part Diki dan Talita
167
Ekstra Part Diki dan Talita
168
Extra Part 5
169
Extra Part 6
170
Extra Part 7
171
Exrta Part 8
172
Extra Part 9
173
Extra Part 10
174
Extra Part 11
175
Extra Part 12
176
Extra Part 13
177
Extra Part 14
178
Exrta Part 15
179
Exrta Part 16
180
Extra Part 17 (Lamaran Untuk Sheila)
181
Exrta Part 18
182
Extra Part 19
183
Exrta Part 20
184
Evelyn Melidia Putri Pramuja
185
Kasih Sayang Keluarga
186
Triple E
187
Sisi lain Evano.
188
Kebersamaan Monica dan Triple E
189
Persahabatan Evano dan Pasha
190
Sakit Hati Evano
191
Menuju Kehidupan Baru
192
Maura Larasati Wirawan
193
Antara Cinta dan Sahabat
194
Hasrat Terlarang
195
Penyesalan Evano
196
Pencarian
197
Menemukannya
198
Violetta Putri Anjani
199
Perasaan Aneh
200
Kekecewaan Egi dan Monica
201
Sebuah pertanggungjawaban
202
Calon Menantu
203
Restu Egi dan Monica
204
Satu Hati
205
Mencoba Saling Mengenal
206
Tidak Pernah Terbayangkan
207
Kecemburuan Evelyn
208
Pertunangan Evano dan Violetta
209
Malam Perpisahan
210
Sebuah Janji
211
Evelyn Vs Violetta
212
Violetta Vs Maura
213
Aku Mencintaimu
214
Memastikan Sesuatu
215
Satu Kesempatan Untuk Evelyn
216
Kesepakatan Evelyn dan Violetta
217
Kegilaan Maura
218
Trust Me
219
Sakit Hati Evelyn
220
Perasaan Pasha
221
Curhatan Sahabat
222
Ucapan Maaf Pasha
223
Berakhir Untuk Memulai
224
Gaun Pengantin Yang Robek
225
Ingin Selalu Bersamamu
226
Putih Berlumur Merah
227
Permohonan Maaf Author
228
Curhatan Dua Perempuan
229
Gara-gara Gaun Yang Sobek
230
Menjauhlah Dari Ku
231
Aku Percaya Padamu
232
Pingitan
233
Hari Pernikahan
234
Mengejar Cinta Evelyn
235
Mengejar Cinta Evelyn 2
236
Mengejar Cinta Evelyn 3
237
Ungkapan Rasa Cinta Pasha
238
Akhir Dari Penantian
239
Malam Kedua
240
Awal Baru
241
Hal Tidak Terduga
242
Mengejutkan
243
Orang Dari Masa Lalu
244
Cemas
245
Kebingungan
246
Kabar Gembira Di tengah Kecemasan
247
Fase Ngidam
248
Kejutan Besar
249
Penyekapan Violetta.
250
Kegilaan Dion
251
Rencana Evano
252
Kemarahan Evano
253
Penyesalan Violetta.
254
Pemintaan Maaf Egi dan Diki
255
Permintaan Maaf Violetta
256
Kebahagiaan Bersama
257
Extra Part
258
Extra Part Evelyn dan Pasha
259
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
260
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
261
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
262
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
263
Selamat Hari Raya Idhul Fitri
264
Eksta Part Evelyn dan Pasha
265
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
266
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
267
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
268
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
269
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
270
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
271
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
272
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
273
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
274
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
275
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
276
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
277
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
278
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
279
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
280
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
281
Ekstra Part Evelyn dan Pasha
282
Ekstra Part (End)
283
Promosi
284
Selamat hari raya Idhul Adha
285
Promosi
286
Bab 286
287
Bab 287
288
Bab 288
289
Bab 289
290
Bab 290
291
Bab 4
292
Bab 8
293
Bab 9
294
Bab 10
295
Bab 11
296
Bab 12
297
Bab 13
298
Bab 14
299
Bab 15
300
Bab 16
301
Happy new year
302
Pengumuman
303
Promosi Karya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!