Andre menghempas tubuhnya diranjang dengan kasar. rasa nyeri dibebarapa bagian tubuhnya membuatnya begitu sangat menderita.
kecelakaan yang tidak pernah diduganya membuat Ia harus berjalan tertatih. kedua orangtuanya sangat jarang berada dirumah. mereka lebih sibuk dengan urusan bisnisnya, sehingga lupa akan tanggungjawab terhadap mendidik anaknya dengan akhlak.
kedua orangtuanya mengira, jika uang dan harta dapat memberikan jaminan kebahagiaan, namun dengan uang itupula mereka menjerumuskan anaknya dalam lembah dosa.
Andre mengambil kotak obat di laci nakasnya. menyiramkan alkohol pada luka yang dideritanya.
"aaaggghh.." seketika Ia meringis menahan sakit, sembari merapatkan giginya, matanya setengah terpejam, menyesapi rasa sakit yang menjalar disekujur tubuhnya.
"sialan..!!" ucap Andre mengumpat, sembari membuang botol alcohol antinseptic dengan kasar.
Andre mencoba mengingat sosok pria tampan yang menyerangnya tanpa aba-aba.
"siapa pria..?!.."
"mengapa Ia menyerangku..? seolah-olah Ia memiliki masalah denganku..?"
Andre mencoba mengingat dengan siapa Ia pernah membuat keributan. namun Ia tidak pernah mengenali pria itu. bertemu dengannya saja baru kali ini.
Andre teringat akan uangnya yang berada didalam koper yang terletak didalam mobil.
Ia bergegas untuk mengambilnya. Ia menuruni anak tangga dengan tetatih-tatih. saat sedang tertatih, tiba-tiba, [wuuuussh..] Ia melihat sekelebat bayangan hitam melintas.
"siapa itu..?" ucap Andre dengan perasaan yang tak dapat diartikan. wajahnya memucat, Ia bersikap waspada. memandang kesegala arah.
setelah memastikan tak ada sesiapapun, Ia berjalan dengan terus mengawasi setiap sudut ruangan. terasa sepi dan lengang.
[gruuuduuk..gruuduuk..] suara berisik dari dalam lemari hias jati.
[degh..degh] deguban jantung Andre yang tak beraturan. Ia mencoba memberanikan diri menghampiri lemari hias jati itu dengan perlahan. setelah sampai, dengan gerakan yang sangat hati-hati, antara takut dan penasaran, Andre mencoba membukanya, dan "haaah.."
seekor tikus putih berlari mencicit dari dalam lemari tersebut.
Andre yang semula terkejut, menarik nafas lega. Ia lalu bergegas ke garasi mobil, untuk mengambil tas berisi uang yang berjumlah milyaran itu.
kini Ia telah sampai digarasi, suasana begitu sepi, tak ada sesiapa disana, semua orang telah terbuai dengan mimpinya.
Andre membuka pintu mobil bagian depan. mobil itu terlihat sangat ringsek dibagian depan sisi kiri. beruntung Andre masih selamat dan tidak terjepit badan mobil.
[wuuuussh...] desiran angin menyapa bagian tengkuknya. seketika Ia merasakan hawa dingin yang teramat sangat.
Andre menyapu tengkuknya, Ia merasakan bulu kuduknya meremang. lalu Ia masuk kedalam mobil, dan dengan bersusah payah, akhirnya Ia meraih tas berisi uang milyaran yang di dapatnya dari menjual barang haram bejenis shabu.
saat Ia baru saja keluar dari badan mobil, Ia mendengar suara derap kaki melangkah dari arah belakang.
dengan cepat Ia memutar tubuhnya, melihat siapa yang sedang berjalan kearahnya sembari tetap memegang tas berisi uang tersebut.
"haah.." Andre tersentak dengan apa yang dilihatnya. seorang pemuda yang sangat tampan berdiri tepat dihadapannya. menatap dengan tatapan dingin. sorot mata yang tajam, membuat siapa saja akan tunduk padanya.
"siapa kau..?!!"
"mengapa kau terus mengikuti..?!"
"apa masalah padamuku..?!" Andre mencecar pemuda misterius itu dengan segala pertanyaan.
namun yang ditanya hanya diam tanpa ada jawaban sedikitpun. Ia berjalan mendekati Andre, semakin dekat dan.. [ssssssttth..] hanya dengan jentikan jemari telunjuknya, tas berisi uang milyaran itu telah berpindah tangan pada pemuda tampan nan misterius.
Andre terperangah menatap bingung. Ia masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Pemuda itu memiliki kekuatan energi yang tak dapat dimiliki oleh manusia biasa.
belum sempat hilang rasa penasaran Andre, lalu pemuda tampan itu menghilang dengan tiba-tiba membawa kabur bersama uang yang dimilikinya.
"haaah.." Andre menyadari tasnya yang juga raib. "siaal..!!" Andre meninju angin dengan kasar.
"siapa dia sebenarnya..?"
"mengapa terus mengikutiku..?" Andre berguman dengan kesal. Ia mengacak rambutnya yang tak gatal.
****
dikesunyian malam yang semakin mencekam, beberapa tunawisma yang tertidur meringkuk melawan dinginnya udara malam, tanpa selimut.yang mampu menghalau kedinginan tubuhnya yang seolah membeku.
perut-perut kosong yang terus bernyanyi meminta untuk diisi sesuap nasi. tubuh-tubuh kurus dan kumal, tempat tinggal yang kumuh dan tak layak dengan dinding karung bekas, sebagai tempat berteduh yang paling nyaman.
ditengah kegundahan hati anak manusia, akan kerasnya melawan kehidupan, seorang pemuda tampan berjalan mengjampiri mereka. meletakan beberapa lembar uang disisi mereka, setelah mengjabiskan uang didalam tas mereka, lalu pemuda itu menghilang raib tanpa jejak.
****
keesokan paginya, para tunawisma terbangun dengan mata terperangah, dimana mereka menemukan lembaran uang ratusan ribu tepat disisi mereka.
tak ingin diketahui oleh yang lainnya, mereka menutup mulut mereka satu sama lainnya. seolah-olah tidak terjadi apa-apa.
hati mereka teramat senang, karena hari ini dapat memakan makanan impian mereka, bahkan sebagian dari mereka ada yang berniat pulang kampung untuk menjenguk keluarganya, dan membuka usaha dikampung halamannya.
****
Siang berganti malam. Andre mendatangi club malam yang menjadi langganannya. tidak seperti biasanya, Ia terlihat sangat tidak bersemangat. Ia masih merasa bingung dengan kejadian yang terus menimpanya beberapa hari ini.
suara dentuman musik dj berbaur dengan hingar bingar segala ulah anak manusia. minuman-minuman berakohol dan barang-barang haram narkotika menjadi hal yang biasa ditempat ini.
Andre duduk disebuah diruangan, menjauh sedikit dari orang-orang yang sedang asyik menari bersama dentuman musik Dj yang dipandu oleh wanita cantik dan sexy.
Andre duduk disofa dengan sedikit rasa malas, dan sisa luka ditubuhnya.
"hei bro..! kenapa melamun ..?? dah keq orang ditinggal bini saja.."ucap Boby dengan nada menggoda.
"Bini..?" Andre berguman lirih dalam hatinya. bayangannya jauh menerawang ke beberapa bulan yang lalu. saat Ia dan beberapa rekannya datang kesebuah desa.
mereka tersesat karena melakkan pelarian dari kejaran para aparat kepolisian. mereka menjadi buronan kelas kakap, hingga akhirnya membawa mereka kesebuah desa terpencil.
untuk mendapatkan simpati para warga, mereka mengaku adalah anak kuliahan yang sedang melakukan kegiatan KKN didesa itu.
warga desa yang terlalu polos, membuat mereka warga percaya dan diterima dengan suka rela dan ketulusan.
disana pula Andre mengenal seorang gadis cantik nan rupawan. dengan segala tipu daya dan keahliannya dalam menaklukan hati wanita, membuat gadis polos itu berhasil dikelabuinya.
Andre berhasil merenggut kesucian sang gadis, menitipkan benih haram dirahim gadis itu, serta seribu janji yang Ia bawa pergi bersama.
Andre telah menggoreskan luka yang teramat dalam, dipalung hati seorang gadis yang dengan tulus mencintainya.
"Dina..." ucapnya lirih.
"bagaimana nasib gadis itu sekarang..?" entah mengapa perasaanya kini berkecamuk.
bayangan wajah cantik gadis desa nan polos itu, kini hadir dalam ingatannya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 254 Episodes
Comments
Hielmeera🍒⃞⃟🦅
jangan kau kira babay ngepet ya dre. wk wk wk
2022-12-31
0
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🥑⃟🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌
aqu jg mau Bromo uang nya utk modal hidup wkwkwk
2022-12-04
2
Anna Malik
udah nikah dia bang.. ente telat ente
2022-11-08
3