Andre mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. pemuda ini ingin menemui seorang pembeli yang sudah memesan barangnya Via online.
pertemuan mereka dilakukan dimalam hari, dengan lokasi yang sudah ditentukan.
memasuki sebuah lokasi yang sangat sepi, Andre mencoba mencari dengan panduan aplikasi.
setelah menemukan lokasi yang dituju. sebuah sungai dipinggiran kota.
Andre menghentikan laju mobilnya, lalu menepi ditepi jalan. Andre melihat seseorang telah menunggunya disana. seorang pria berbadan tegap dan tinggi.
Andre turun dari mobilnya. berjalan menghampiri pria tersebut. namun Andre merasa curiga. diamana pria itu tak bergeming.
Andre berjalan dengan sangat hati-hati. Ia berhenti dan menyulut sebatang rokok.menghisapnya dengan sangat dalam lalu menghembuskan asapnya dengan kasar.
mereka berkomonikasi dari jarak tiga meter . "Mana uangnya..?" ucap Andre kepada Pria misterius itu dengan tegas.
"serahkan dulu barangnya." jawab Pria itu tak mau kalah.
"perjanjiannya tidak seperti itu." ucap Andre menyela.
"Ada barang, ada uang.." jawab Pria itu mencibir.
Andre mengernyitkan keningnya. "bukan sebaliknya..? ada uang ada barang.?" sergah Andre.
Andre menangkap gelagat yang tidak baik. telinganya mencoba menajamkan pendengarannya, ekor matanya menatap kesegala araha yamg menjadi firasat tidak baik.
"Siaall..!"umpat Andre, sembari melemparkan batang rokoknya ketanah. "Kau...!!" ucapnya menunjuk pria tersebut dengan kesal.
dikegelapan malam, tampak satu pasukan yang sedang mengendap-endap. sebuah kode 'sergap' salah seorang dari mereka memerintahkan.
Dengan memanfaatkan kegelapan malam, Andre berlari kencang meninggalkan para pria itu. Ia terus berlari tanpa arah. "berhenti..!!" teriak seseorang dengan meletuskan tembakan ke udara.
Andre tak mengindahkan peringatan tersebut. Ia terus berlari menembus kegelapan malam, hingga akhirnya Ia terjebur kedalam sungai [byuuurr]....."aaaggh.." Andre berteriak..lalu menghilang didalam kegelapan.
para pengejar berpakaian preman kehilangan jejak Andre. mereka mencoba menyusuri tepian sungai, namun gelapnya malam menghambat pencarian mereka.
Andre berenang sekuat tenaga, mencapai tepian sungai. hingga akhirnya Ia menemukan sebatang pohon kayu kering yang hanyut terbawa aliran sungai.
Ia meraih bayang pohon itu, lalu memeluknya sebagai pelampung darurat.
Andre tertidur kelelahan.
Andre mengerjapkan matanya. memperhatikan kesekelilingnya. Ia terdampar di tepi sungai, yang banyak ditumbuhi pohon sagu. Andre berusaha bangkit, dengan kondisi penuh luka, dan basah kuyup, Ia berusaha untuk berdiri. tubuhnya terasa lemah.
Ia melihat tak jauh dari tempatnya terdampar , tardapat sebuah perkampungan. Ia berjalan menuju perkampungan tersebut. Ia ingin meminta bantuan.
saat akan beranjak dari tempat itu, Ia melihat sesuatu yang mengintainya dari pohon sagu. dengan rasa penasaran, Andre mencoba memeriksanya. Ia mengambil sebatang bilah pelepah sagu yang tergeletak didekatnya.
Ia berjalan dengan sangat hati-hati. Ia sangat penasaran dengan apa yang sedang mengintainya. Saat Ia sudah dekat dengan pohon sagu tersebut. "Haaah.." Andre terperanjat dan hampir saja copot jantungnya.
Ia melemparkan bilah sagu tersebut kepeda sosok yang sedang mengintainya. dengan berjalan mundur, Ia menghindari sang pengintai.
seekor buaya putih keluar dari rimbunan pohon sagu. lalu berjalan perlahan mendekatinya.
dengan wajah pucat pasi, Andre mencoba menghindari buaya putih yang sedang menghampirinya. tanpa berfikir panjang lagi, Andre berlari menyelamatkan dirinya.
Ia berteriak sangat kencang dan berlari seperti orang yang dikejar setan.
saat Ia melihat kebelakang, buaya putih terus mengikutinya. membuat Andre menambah kecepatan larinya.
sampai tiba diperkampungan, Ia terus berlari dengan kencang, sehingga para warga yang menyaksikan kejadian itu meeasa heran. hingga akhinya Ia terjatuh dan melihat buaya putih masih menuju kearahnya.
"Aaaaaaggh.." Andre berteriak keras sembari menutup matanya dan melindungi wajahnya dengan siku tangannya, serta pasrah jika buaya putih itu akan memangsanya.
setelah lama terpejam, Ia merasakan tepukan lembut dipundaknya. "Hei..dik..! sadarlah.." ucap seseorang kepadanya. Andre mengerjapkan matanya, mencoba melihat siapa yang berbicara padanya "haaah...buaya..!!" ucap Andre yang masih dalam tarauma. Andre merasa lega saat melihat seorang pria dewasa dan beberapa warga memandanginya.
Andre bangkit dan berdiri dengan sempoyongan.
"kamu siapa? dan dari mana?" ucap salah seorang warga.
Andre masih kebingungan. "emmm..saya dari kota, mobil saya tercebur kesungai dan saya selamat sampai dikampung ini." jawab Andre, sedikit berbohong.
"lalu mengapa kamu berteriak dan berlari kencang.?" ucap seorang warga yang penasaran.
Andre melongo memandangi para warga satu persatu. "apakah kalian tidak melihat buaya putih sedang mengejarku..?" ucap Andre dengan kebingungan.
karena Ia melihat buaya itu terus mengejarnya hingga keperkampungan dan tempat Ia terjatuh.
para warga saling pandang. "buaya putih..?" ucap mereka hampir bersamaan. wajah mereka terlihat pucat.
"tidak..tidak ada dari kami yang melihatnya. kami hanya melihat berlari sembari berteriak-teriak seperti dikejar setan." ucap salah seorang warga.
"haaaah..?! masa sih..? buaya itu mengejarku hingga kemari." sergah Andre. Ia tidak ingin jika dikatakan seperti orang yang sedang berhalusinasi.
Ia menatap heran kepada seluruh warga. Ia menganggap Jika para warga sedang berbohong padanya.
"mungkin itu semua karena faktor kamu kelelahan, sehingga kamu memikirkan yang bukan-bukan." ucap salah seorang warga lainnya.
Andre bertambah pusing dengan semua penjelasan warga. Ia mengacak rambutnya yang tak gatal.
"lebih baik kita tolong dulu dia. berikan makan dan minum serta beristirahat. setelah itu Ia boleh meninggalkan tempat ini.
seorang warga menawarkan bantuan kepada Andre, dan Ia menerimanya dengan senang hati.
Andre memasuki sebuah rumah panggung berdinding kayu. rumah itu sedikit tampak kusam dan tua. dimana kayunya terlihat sudah ada yang melapuk.
Andre dusuk dilantai rumah itu. mereka memberikannya baju ganti seadanya. karena baju yang dikenakannya telah robek dan basah.
Andre menerimanya, dan membersijakn diri dikamar mandi.
Andre telah selasai mandi. Ia kembali keruang tengah. disana sudah terhidang makanan dan minuman seadanya. namun berguna untuk mengganjal perutnya yang kosong.
pisang rebus dan singkong rebus terhidang diatas tikar anyaman daun pandan duri. pemilik rumah mempersilahkannya. Andre mengambil beberapa poyong dan memakannya. lalu menyeruput teh manis panas yang telah dihidangakn.
saat itu, Ia melihat seorang wanita cantik berjalan dari arah dapur dan berdiri dipintu penghubung dapur dan ruang tengah.
wanita itu menatapnya sendu, tampak perutnya membuncit, sepertinya Ia tengah mengandung 8 bulan.
Andre seperti mengenalinya. "Dina.." ucapnya lirih. sembari meletakkan kembali potongan singkong rebus yang sudah dipegangnya keatas kepiring.
Andre beranjak mendekati wanita itu. namun saat hampir sampai Ia melihat seorang wanita sepuh yang sudah beruban. "haah.." Andre terperanjat. lalu berjalan mundur. Ia tampak pucat. Ia tak mengerti dengan kondisinya saat ini.
Andre berjalan menghindari wanita sepuh itu. tanpa permisi kepada yang empunya rumah, Andre berlari keluar rumah.
Ia tak memperdulikan dirinya yang terus berlari tanpa alas kaki.
hingga akhirnya Ia menemukan jalan utama. Ia melihat ada sebuah mobil pick up yang melintas menuju kearahnya. pick up itu membawa hasil olahan sagu.Ia melambaikan tangan pertanda untuk menumpang.
mobil itu berbaik hati memberikannya tumpangan. perjalan yang sungguh melelahkan, dimana sopir menurunkan barang disetiap tempat yang menjadi pemesan barang bawaanya. hingga akhirnya malam telah tiba, perjalanan mereka terhenti disebuah persimpangan. si sopir mengatakan, jika arah yang mereka tempuh berlawanan. maka dengan terpaksa Andre turun, dan mencari tumpangan berikutnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 254 Episodes
Comments
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🥑⃟🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌
apes kamu Andre, . bukan manusia aja yg mengejar kamu , siluman pun mengejar mu
2022-12-06
1
rajes salam lubis
mantap
2022-12-03
1
rajes salam lubis
buaya putih????
2022-12-03
1