Setelah terjadi pernikahan, Bromo memboyong Dina kesebuah Hutan yang tak terjamah oleh manusia. dudalam hutan itu, Bromo membawa Dina kedalam sebuah goa yang sangat dalam. gua itu tak satupun pernah terjamah oleh anak manusia.
kehamilannya yang dibawa dari alam nyata tak dapat membuatnya tinggal dialam ghaib.
didalam gua itu, Bromo menyediakan segala keperluan untuk Dina. goa itu disulap bak istana oleh Bromo. dan tentunya goa itu diberi perisai ghaib.
Dina yang tak memiliki pilihan lain, harus menerima kenyataan bahwa Ia telah terjerat benang merah, dan melakukan pernikahan ghaib dengan bangsa siluman. maka Dina harus menanggung segalanya konsekuensinya.
Bromo datang berkunjung. saat itu Dina sedang bersiap hendak tidur. Ia baru saja selesai makan malam, dengan memasak seekor daging rusa yang didapat dari hasil berburu. Dina diberi keterampklan memanah oleh Bromo, agar Ia dapat bertahan hidup.
kedatangan Bromo yang dengan tiba-tiba..tentu saja membuat kaget Dina. sejenak Ia mengelus dadanya mengatur degub jantungnya yang baru saja terkejut atas kemunculan Bromo.
"kamu ini bisa gak sih, kalau muncul gak pakai ngagetin.." ucap Dina sembari mengomel. membuat Bromo hanya tersenyum manis. baginya omelan Dina merupakan lagu pembawa tidur yang menenangkan.
Ia tak menghalangi Bromo datang berkunjung pada malam hari, karena sejatinya Ia juga takut jika harus tinggal digua sendirian. jika siang hari Ia tidak merasakan takut apapun.
didalam goa itu, terdapat kolam kecil yang membentuk ceruk, dengan diameter 2 meter panjangnya. ceruk itu terbentuk karena tetesan air yang berasal dari atas langit-langit goa, karena telah berjuta tahjn lamanya, akhirnya batu itu terbentuk menjadi ceruk yang dapat digunakan Dina untuk keperluan sehari-sehari.
Bromo mendekati ceruk tersebut, lalu berwudhu, setelah itu Ia melakukan shalat isya dan membaca lantunan ayat suci Al -Quran.
Dina yang melihat semua pemandangan didepannya terperangah. "mengapa siluman ini melakukan ibadah seperti layaknya manusia, bahkan Ia membaca ayat suci Al qur'an dengan begitu indahnya." Dina masih belum mengerti dan tak mampu mencernanya, apalagi Ia hanyalah seorang gadis remaja berusia 18 tahun, yang belum mengerti tentang hal-hal yang diluar nalarnya.
dan harus kita ketahui ya pembaca budiman, jika jin juga ada yang muslim, mereka tergolong jin yang baik, rajin beribadah, suka menolong dan rajin menabung.
dan ini dijelaskan dalam Al-quran. 'Tidak Aku ciptakan jin dan manusia, melainkan hanya menyembah kepada-Ku QS. Adz-Dzariyat:56
jika jin yang jahat disebut jin ifrit. suka membangkang, dan membawa kesesatan kepada manusia. contohnya menikahi jin karena pesugihan yang menumbalkan nyawa orang disekitarnya, bahkan nyawanya sendiri.
pernikahan antara jin manusia masih menjadi perbincangan yang sangat sensitif. para wali terdahulu banyak yang melakukan pernikahan dengan jin muslim untuk mendapat ilmu kanuragan tingkat tinggi. tetapi tidak unruk ditiru
nex..kembali ke Dina..
Dina begitu takjub dan terpana mendengar apa yang dilakukan suami silimannya itu. Ia tidak pernah menyangka dan membayangkan jika Bromo begitu fasihnya membaca ayat suci Al quran.
selama ini, Bromo tidak pernah menyentuh dan sekamar dengannya setelah terjadi pernikahan, siluman itu baru sekamar dengannya.
mengetahui Bromo telah selesai dengan ibadahnya, Dina yang sedari tadi sedang berbaring diranjang, berpura-pura tidur dan memejamkan matanya. Ia tidak ingin jika Bromo mengetahui bahwa diam-diam Ia mengagumi suami silumannya.
Bromo mendekati Dina yang terbaring di ranjang, Ia mengetahui jika istri kecilnya itu hanya berpura-pura tertidur.
Bromo menaiki ranjang dengan ekor yang meliuk-meliuk. Ia menaikinya dengan sangat ringan dan hati-hati.
Ia membaringkan tubuhhnya dengan miring, menghadap punggung Dina yang membelakanginya. Ia memandangi punggung itu dengan tatapan teduh, tenang dan penuh kesahajaan.
Ia membelai lembut rambut Dina yang tergerai dengan indah. Dina yang berpura-pura tidur merasakan tubuhnya seperti terkena sengatan listrik. sentuhan lembut yang diberikan oleh Bromo membuat aliran darahnya berdesir menjalar keseluruh urat syarafnya. dalam diamnya Ia mencoba meresapi gairah yang muncul dengan sangat cepat.
ketika rasa itu sudah tak sanggup Ia tahan, sepertinya Bromo sengaja mempermainkannya, Ia mengentikan belaiannya, dan berpura-pura untuk tidur. Ia sengaja memberikan balasan siksaan kepada istri kecilnya itu, hingga suatu saat Istrinya itu yang menghamba padanya.
Dina yang sudah terbakar hasrat, harus menelan kekecewaan, karena Suami silumannya itu menghentikan belaiannya. Ia mendengar suara Bromo mendengkur.
Dina yang masih terbakar gairah, merasa sangat kesal. Ia membalikkan tubuhnya, lalu menghadap tepat kewajah Bromo yang sedang tertidur. Ia mencuri lihat wajah Bromo yang sedang tertidur.
Ia memandangi wajah siluman yang kini menjadi suaminya. Ia merubah posisi tidurnya, menekuk lengannya tegak membentuk sudut segitiga sama kaki, lalu menjadikan telapak tangannya menjadi tumpuan kepalanya.
Ia memandangi wajah suaminya, entah perasaan dari mana Ia memberanikan dirinya menyurusi wajah yang sedang tertidur itu dengan jemarinya yang lentik. hingga Ia terhenti tepat pada bibir Bromo, yang dianggapnya seperti menggoda hatinya.
"sebenarnya kamu baik dan sangat tampan..aku itu.. tetapi mengapa wujudmu seperti ini..?" Dina berguman lirih.
keinginan hasrat Dina datang dengan tiba-tiba. Ia menyentuh bibir itu dengan jemarinya dengan sangat lembut. "kalau aku cium boleh gak ya..? tapikan Dia sudah jadi suamiku..? lagian Dia sudah tidur. pasti tidak akan ketahuan." ucap Dina.
Dengan melayangkan telapak tangannya kehadapan wajah Bromo, memastikan jika Bromo sudah benar-benar terlelap. Ia mendekatkan bibirnya, mengecup lembut bibir suami silumannya, melihat suaminya diam, Ia mengecup untuk yang kedua kalinyanya.
setelah itu Ia membalikkan tubuhnya dan tidur memunggungi Bromo, menarik selimutnya hingga menutupi seluruh tubuhnya.
rasa hangat disentuhan bibir itu masih sangat terasa. membuat Dina tak bisa tidur. Ia terus terbayang akan adegan yang dilakukannya dengan cara mencuri.
Ia memegangi dadanya yang bergemuruh.
Bromo yang mendapatkan ciuman dari istri kecilnya tersenyum dengan sunggingan. Ia merasa berhasil menjerat istrinya tersebut. karena sebenarnya Ia juga berpura-pura tidur saat Dina mencuri ciumannya. setelah itu Ia lalu memejamkan matanya kembali.
Dina masih gelisah dengan hatinya. gemuruh dihatinya begitu menuiksanya. Ia merasa tersiksa dengan hasratnya yang menggebu.
Ia kembali memabalikkan tubuhnya, melihat Bromo yang tertidur pulas. "koq tidur sih..? " Ia seperti menggerutu.
Dkna berniat mandi malam ini, agar Ia dapat meredakan hasratnya yang sedang menggebu. "jika aku mandi, mungkin bisa meredakan hasratku. lagian dia juga sudah molor" Djna berguman lirih." sembari beranjak dari ranjangnya.
Brkmo menyadari segala pergerakan yang dilakukan istrinya itu. dengan mata bathinnya, Ia mengawasi setiap apapun yang dilakukan oleh istrinya.
Dina menuju ceruk, melepaskan seluruh pakaiannya dan berjalan berendam kedalam ceruk batu.
Bromo yang melihat semua itu, hanya tersenyum penuh takjub.
beri hastag #terjeratbenangmerah#suamihantu ya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 254 Episodes
Comments
maharastra
jd inget film suzanna yg buaya setengah manusia,,haisshh
2022-12-16
2
maharastra
jd inget film suzanna yg buaya setengah manusia,,haiusshh
2022-12-16
2
maharastra
🤭✌️
2022-12-16
2