Bab. 4 (Kelas pijat)

Dirga memejamkan mata, ini lah yang selalu dia tunggu, permainan Cecil yang tidak pernah membosankan, gadis itu memang selalu memiliki trik khusus dan juga variatif soal masalah ranjang, jam terbang yang sudah tinggi disertai pengalamannya yang mumpuni dalam hal menyenangkan partner di atas ranjangnya.

Resleting sudah terbuka, senjata Dirga sudah menegang sejak tadi, namun Cecilia menghentikan gerakan jarinya tiba tiba.

"Aku baru sadar, sejak tadi aku tidak mendengar ponselku berdering."

"Oh god!! Kenapa kau harus ingat hal itu saat begini Ce!"

Cecilia turun dari tubuh Dirga, dia juga turun dari ranjang dan menyambar bathrobe yang tersampir di atas sofa.

"Lo kelarin sendiri aja deh! Gue harus pergi, gue lupa malem ini ada janji." ujarnya dengan melemparkan botol hand and body ke arah Dirga, setelah itu dia masuk ke dalam kamar mandi.

"Shiiiittttt ... Lo emang brengsekk Ce! Pelacuuuur." teriak Dirga tepat saat Cecilia menutup pintu kamar mandi.

"Lah lo tahu kan kalau gue emang pelacuuurr Dirga!" sahut Cecilia dari dalam kamar mandi disusul oleh gelak tawanya sendiri. Tak lama dia kembali menyembulkan kepalanya, "Tapi gue pelacuuur berkelas. Lo tahu itu brengsekk!" ujarnya lagi.

Brukk

Pintu kamar mandi ditutup dengan keras, entah hubungan seperti apa yang terjalin di antara mereka, Cecilia maupun Dirga bersama hanya untuk bersenang senang saja, perasaan cinta yang lambat laun memuai dengan sendirinya hanya karena Dirga hanya mampu dia agungkan di depan teman temannya saja.

Walau lisannya mengatakan dia cinta setengah mati, tapi hatinya tentu saja masih terasa amat kosong, tidak ada getaran getaran yang teman temannya bilang saat bersama Dirga.

"Lo fikir gue peduli?" gumamnya seraya mengguyur seluruh tubuhnya di bawah shower.

Dirga membuka penutup botol hand and body dan masuk ke dalam selimut. "Sialan ... Sekali lagi lo bikin gue kayak gini. ? Mampus lo! Aaaaagghhh ... Sial."

Cecilia keluar dari apartemen tepat jam sembilan malam, sebuah mobil BMW keluaran terbaru berwarna hitam telah menunggunya di depan gedung apartemen.

"Daddy!!" ujarnya masuk begitu saja ke dalam mobil, melingkarkan tangan pada pinggang pria yang sudah di penuhi oleh uban itu.

"Kenapa kau tidak menjawab teleponku? Hem?"

"Maaf Daddy ... ponselku mati!"

"Jangan banyak alasan! Kau pasti bermain dengan pria lain saat ini."

Cecilia memperlihatkan wajah lugunya, menatap pria yang usianya bahkan tiga kali lipat usianya itu dengan tatapan sendu.

"Enggak Daddy! Hari ini hari buruk aku."

Suaranya jelas mendayu dayu, skill tingkat dewa yang mampu meruntuhkan pertahanan seorang pria.

"Apa yang terjadi?"

Mobil yang di kendarai seorang supir itu melaju dengan kecepatan sedang menuju sebuah hotel berbintang lima. Cecilia menunjukan sifat manjanya dan juga sangat lembut. Dengan kepala yang dia sandarkan di dada pria bernama Reno.

Pengusaha dibidang batu bara yang memiliki banyak aset, apartemen yang di tinggalinya saat ini tentu saja pemberian nya. Bahkan biaya kehidupannya selama ini Reno yang berikan.

"Aku kangen Daddy, kenapa Daddy susah sekali diajak ketemu."

Reno tergelak, seraya mengelus punggung Cecilia dan turun ke bokongnya seraya mere mass nya keras.

"Awww ... Daddy ih!"

"Aku juga merindukanmu honey. Tapi kau tahu kan, istriku baru pulang dari Itali, setiap hari dia ada di rumah. Dan aku tidak bisa menemui dengan bebas."

"Kan Daddy gitu deh! Katanya Daddy sayang sama aku. Kok Daddy gak ada waktu buat aku, bosan tahu Dad nunggu itu,"

Reno kembali tertawa lepas, kali ini dia merekatkan tangan di pinggang Cecilia dengan semakin erat.

"Daddy jahat!" ujar gadis berambut hitam pekat itu manja, tangannya memukul lembut dada Reno.

Mobil telah sampai di hotel berbintang lima di jalan xx, hotel dimana mereka kerap menghabiskan waktu seharian, walaupun ujung ujungnya Cecilia akan di tinggalkan sendirian di pagi harinya.

Keduanya keluar dari mobil, masuk kedalam hotel yang bahkan tidak perlu lagi melakukan reservasi. Semua di lakukan oleh sang supir merangkap sebagai asisten pria tua bangka itu.

Mereka berjalan menuju lift, masuk kedalam kotak besi itu dengan Cecilia yang bergelayut manja pada lengan Reno.

Sekali lagi, wajahnya sangat meneduhkan, bak kucing rumahan yang selalu manja terhadap majikannya.

"Kenapa wajahmu sendu begitu honey? Kau tidak senang bertemu denganku?"

Cecilia menggelengkan kepalanya yang kini dia sedikit tundukan, Reno mengecup pucuk rambutnya yang kemudian terus turun merayap ke telinga dan cuping telinga Cecilia.

"Dadddyy ...." ujar Cecilia dengan hentakan kaki beberapa kali.

"Ada apa? Kau tidak seperti biasanya?"

"Tidak ada apa apa."

Ting

Pintu lift terbuka, keduanya keluar dari lift dan mengayunkan kaki ke arah kamar yang sudah di pesannya.

"Kalau tidak apa apa, mana mungkin wajahmu muram begitu."

"Aku hanya sedih Daddy! Masa teman temanku bilang aku tidak punya baju bagus, mereka tidak mengajakku pergi karena aku hanya memakai baju baju itu saja."

Pintu kamar sudah terbuka, keduanya masuk dan Cecilia mendaratkan tubuhnya disofa dengan lesu. Sementara Reno membuka mengeluarkan ponsel dari dalam sakunya.

"Aku sudah mentransfer sejumlah uang ke rekeningmu! Lihatlah apa itu cukup, beli baju yang kau inginkan honey, dan pergilah ke pesta bersama teman temanmu."

Cecilia mendadak sumringah, itu satu dari sekian banyak trik untuk mendapat uang dengan mudah. Bersikap manja dengan wajah lugu dan sedih. Jangan lupa, tarik ulur saat pria itu menyentuhnya. Jangan lakukan apa apa sebelum uang masuk kedalam rekeningnya.

"Daddy ini banyak sekali!"

Reno tertawa lagi, uang bukanlah masalah baginya. Kesenangan yang dia cari di luar rumah lah nomor satu, kepuasan tersendiri yang tidak lagi dia dapatkan dari istri yang semakin lama semakin membosankan.

Cecilia bangkit dari sofa dengan penuh bahagia, tujuannya tercapai, dan kini tugasnya membalas. Memberikan sedikit sentuhan saja yang mampu menbuat Reno tidak berdaya.

"Daddy emang paling ngerti." ujarnya dengan membuka jas yang dipakainya, lalu mengantungkannya ke tiang khusus yang terdapat di dekat pintu. Kemudian membantu melonggarkan dasi yang melilit di kerah kemejanya hingga hampir terlepas.

"Daddy pasti capek seharian kerja." tukas Cecilia membawa Reno duduk di sofa.

"Hm ... andai saja aku punya anak! Aku tidak akan selelah ini."

Iyalah ... Kalau lo punya anak, yang gue gaet pasti anak lo, bukan aki aki bau tanah kayak lo.

Cecelia memberikan pijatan lembut di kedua bahu yang bahkan tidak lagi kuat itu, hanya daging yang bertumpuk disana membalut ototnya.

"Aaahgg ... Enak sekali pijatanmu honey."

"Iya dong, aku khusus belajar kelas pijat buat mijat Daddy."

"Benarkah?"

"Hem ... Walaupun agak mahal biayanya! Tapi gak apa apa, sebanding sama ilmu pijat yang aku dapat."

Reno menoleh ke arah belakang, dia menarik pinggang Cecilia hingga terduduk.

"Aku akan menambahkan uang untuk kelas memijatmu honey."

.

.

Jangan cari apa apa di novel ini, isinya dijamin hanya ada gelitik gelitik manjah. Wkwwk. Tidak ada ilmu yang bisa diambil, ilmu menggeat ala Cecilia palingan.

Jangan lupa like dan komen, jangan pelit pelit dukung othor receh ini. Makasih yang sudah mampir.

Terpopuler

Comments

Ficky Amalia

Ficky Amalia

Thor.. Thor.. tingkat kehaluanmu emang tingkat dewa KL hal hal kyk bgini.. dapet pengalaman dr mana nih.. wkwkwkwk

2023-06-28

1

epifania rendo

epifania rendo

celin celin

2023-04-28

0

Elsa Pasalli

Elsa Pasalli

Ada dong ilmunya Cecil bisa dipake untuk suami biar aman dirumah gak kabur ma pelakor. 🤣🤣🤣🤭🤭🤭🤭

2023-04-03

0

lihat semua
Episodes
1 Bab. 1 (Pertengkaran)
2 Bab. 2 ( I'm a Sugar Baby)
3 Bab. 3 (Akhirnya lolos)
4 Bab. 4 (Kelas pijat)
5 Bab. 5 ( Benda custom)
6 Bab. 6 (Ear phone rusak)
7 Bab. 7(Pemilik Ponsel)
8 Bab. 8 (Bertukar Nomor)
9 Bab. 9 ( Kampus Vs Mall)
10 Bab. 10 ( Tante Irene)
11 Bab. 11( Otak Genius)
12 Bab. 12(Standar Dokter)
13 Bab. 13 ( Terus Bertemu)
14 Bab. 14 ( Jodoh)
15 Bab. 15 ( Kemarahan Dirga)
16 Bab.16( Firasat)
17 Bab. 17 ( Amarah Dirga)
18 Bab. 18(Si Tiang Listrik)
19 Bab. 19 (Gadis pencuri)
20 Bab. 20( Gadis pencuri 2)
21 Bab.21(Melamar jadi pacar)
22 Bab. 22( Jarak aman)
23 Bab.23 (Brengsekk!)
24 Bab.24(Sok Cool)
25 Bab. 25( Pencuri mangsa)
26 Bab. 26(Tawaran menggiurkan)
27 Bab.27(Langkah Pertama)
28 Bab.28(Hello Daddy)
29 Bab.29(Suster Gadungan)
30 Bab. 30(Lama lama setres)
31 Bab.31( Bikin kaya)
32 Bab.32(Pancingan berhasil)
33 Bab.33(Sepuluh kali lipat)
34 Bab. 34(Kenapa marah)
35 Bab.35(Belum Ada Cinta)
36 Bab.36(Berstrategi)
37 Bab. 37(Tidak peduli)
38 Bab.38(Jangan bohong!)
39 Bab. 39(Malah nyalon)
40 Bab.40(Bikin Pangling)
41 Bab.41( Rencana tidak terduga)
42 Bab.42(Gak bisa diremehin)
43 Bab. 43(Boleh juga)
44 Bab. 44( Pecat saja)
45 Bab.45( Berikan kesempatan)
46 Bab.46(Udah enggak suka)
47 Bab.47(Berubah fikiran)
48 Bab.48( Oh!)
49 Bab.49(Bisa jadi apapun)
50 Bab.50 (Buat Dia Cemburu)
51 Bab.51(It's show time+Visual)
52 Bab.52(Pole Dance)
53 Bab.53(Nakal juga)
54 Bab.54(Maafkan aku)
55 Bab.55( Bisa bangkrut)
56 Bab.56(Nes!)
57 Bab.57(Jelas marah)
58 Bab.58(Kacau)
59 Bab.59(Merusak fikiran)
60 Bab. 60(Kenapa lagi dia)
61 Bab.61(Gara gara gue!)
62 Bab.62(Ekhem)
63 Bab.63(Cewe Sundel)
64 Bab.64(Tiang Listrik)
65 Bab.65( ngumpet)
66 Bab.66(Phobia)
67 Bab.67(Jangan Takut)
68 Bab.68(Belum di coba)
69 Bab.69(Flashback)
70 Bab.70(Makin malu)
71 Bab.71(Sama saja)
72 Bab.72(Makan angin)
73 Bab.73(Lancang!)
74 Bab.74(Gadis bar bar)
75 Bab.75(Ucapan saat mabuk)
76 Bab.76(Jadi murahan)
77 Bab.77(Resmi tapi tidak resmi)
78 Bab.78(Pura pura)
79 Bab.79(Katakan!)
80 Bab.80(Sebenarnya)
81 Bab.81(Kuntilanak)
82 Bab.82(Ingin dipilih)
83 Bab.83(Jangan marah)
84 Bab.84(Sama sama malu)
85 Bab.85(Sayang atau honey)
86 Bab.86(Aku serius)
87 Bab.87(Selalu gegabah)
88 Bab.88(Aku mau Satya)
89 Bab.89(Langsung sembuh)
90 Bab.90(Bukan sekedar nafsu)
91 Bab.91(Sepupu payah)
92 Bab.92(Banyak masalah)
93 Bab.93(Gimana Ce?)
94 Bab.94(Hanya menyuruh)
95 Bab.95(Gagal total)
96 Bab.96(Kedatangan Dirga)
97 Bab.97(Bisakah...)
98 Bab.98(Berantakan)
99 Bab.99(Semua akan beres)
100 Bab.100(Ceritakan semua)
101 Bab.101(Ceritakan semua2)
102 Bab.102(Cari tumbal lain)
103 Bab.103(Diusir)
104 Bab.104(Tinggalkan dia)
105 Bab.105(Ingin punya anak)
106 Bab.106(Janji. Tidak akan lama)
107 Bab. 107(Permulaan)
108 Bab.108(Dewan komisaris)
109 Bab.109(Gelisah)
110 Bab. 110(Sueee)
111 Bab.111(Tidakkah mengerti)
112 Bab.112(Baikan?)
113 Bab.113(Bisa keluar gak bisa masuk)
114 Bab.114(Bertukar bakteri)
115 Bab.115(Karena Enak)
116 Bab.116(Gak mau!)
117 Bab.117(Gak bisa kabur)
118 Bab.118(Biar saja!)
119 Bab.119(Gak bakal paham!)
120 Bab.120(Kita pulang!)
121 Bab.121(Gak bisa move on)
122 Bab.122(Gak jelas!)
123 Bab.123(Bukan pembuktian)
124 Bab.124(Canda diatas duka)
125 Bab.125(Tahan banting)
126 Bab.126(Bersiap siap)
127 Bab.127(Banyak masalah)
128 Bab.128(Peluang)
129 Bab. 129(Gak tinggal bareng)
130 Bab.130(Cecilia!)
131 Bab.131(Kenapa diminum lagi)
132 Bab.132(Tidak bisa lagi)
133 Bab.133(Aku nyesel)
134 Bab.134(Akan melebar)
135 Bab.135(Hadiah untuk Irene)
136 Bab.136(Rencana selanjutnya)
137 Bab.137(Apa aku jahat)
138 Bab.138(Meyakinkannya lagi)
139 Bab.139(Terus berusaha)
140 Bab.140(Terus berusaha2)
141 Bab.141(Mr Orlan)
142 Bab.142(Bukan ranah kalian)
143 Bab.143(Aku tidak khawatir)
144 Bab.144(Aku udah biasa)
145 Bab.145(I love you Dok!)
146 Bab.146(Kencan pertama)
147 Bab.147(Tunggu aku)
148 Bab.148(Janji gak marah)
149 Bab.149(Kencan atau rekreasi)
150 Bab.150(Semua berantakan)
151 Bab.151(Kau akan menyesal)
152 Bab.152(Bukan Dokter biasa)
153 Bab.153(Kau pematik)
154 Bab.154(Gawat!)
155 Bab.155(Zaman dulu)
156 Bab.156(Jauhi putraku)
157 Bab. 157(Enak aja!)
158 Bab.158(Shock)
159 Bab.159(Aku minta maaf)
160 Bab.160(Mampus!)
161 Bab.161(Hey kau!)
162 Bab. 162(Ibu)
163 Bab. 163(Anggap kerja kuliah nyata)
164 Bab.164(Suapin)
165 Bab.165(Salah pilih orang)
166 Bab.166(Asisten Dosen)
167 Bab. 167(Ketakutan)
168 Bab. 168(Marah sepanjang jalan)
169 Bab. 169(Aku Asisten Dosen)
170 Bab.170(Harusnya senang)
171 Bab.171(Harusnya senang2)
172 Bab.172(Semua orang peduli)
173 Bab.173(Harus persiapkan diri)
174 Bab.174(Hanya kamu)
175 Bab. 175( Sisi lain Irsan)
176 Bab.176(Ide bodoh)
177 Bab. 177(Apa yang bisa dibanggakan)
178 Bab.178(Kelam dan Suram)
179 Bab.179(Hanya kelilipan)
180 Bab.180(Sayang)
181 Bab.181(Jangan pernah pergi)
182 Bab. 182(Memperkeruh saja)
183 Bab. 183(Aku lebih baik)
184 Bab.184(Perubahan Ibu)
185 Bab.185(Gak jelas)
186 Bab.186(Carl!)
187 Bab. 187(Oke! + quis ngaco)
188 Bab.188(Gak tahu kalau gak dicoba)
189 Bab.189(Beruntung)
190 Bab.190(Yes ... Yes)
191 Bab.191(Nungguin?)
192 Bab.192(Kenapa harus Bohong)
193 Bab.193(Kalian ini)
194 Bab.194(Kolot Banget)
195 Bab.195(Semuanya)
196 Bab.196(Terungkap)
197 Bab.197Tidak Masalah)
198 Bab. 198(Kembalikan semua)
199 Bab.199( Tambah Masalah)
200 Bab.200(Tidak mau punya cucu)
201 Bab.201(Bikin melting)
202 Bab.202(Berdamai)
203 Bab.203(Nita!)
204 Bab. 204(Jangan larang gue!)
205 Bab.205(Khawatir)
206 Bab.206(Kau mau?)
207 Bab.207(Tiba tiba)
208 Bab.208(Membuat gaduh)
209 Bab.209(Bastian!)
210 Bab.210(Jangan pernah kembali!)
211 Bab.211(Beruntung)
212 Bab.212(Tobat itu susah)
213 Bab.213(Bukan anakku)
214 Bab.214(Bertemu tanpa sengaja)
215 Bab.215(Dongkol)
216 Bab.216(Mau)
217 Bab.217(Sudah Kabur)
218 Bab.218(Tetap jadi Dokter)
219 Bab.219(Tips dari ahli)
220 Bab.220(Dia? Kau gila)
221 Bab.221(Jangan membuatnya patah hati)
222 Bab. 222(Gue bisa sendiri)
223 Bab. 223(Kehilangan)
224 Bab. 224( Hubungi sekali lagi)
225 Bab.225 (Bali)
226 Bab.226( Menikah atau tidak)
227 Bab. 227(Apa harus dipaksa)
228 Bab.228(Bekerja sama)
229 Bab.229(Hari ini atau gak usah)
230 Bab.230(Hip hip hore)
231 Bab.231(Akhirnya)
232 Bab.232(Privat Party)
233 Bab.233(Belum perawatan)
234 Bab.234(Mas?)
235 Bab.235(Tunggu sebentar)
236 Bab.236(Ketemu Dokter)
237 Bab.237(Konyol)
238 Bab.238(Istriku)
239 Bab. 239(Ngaca 70 kali)
240 Bab.240(Aku belum selesai)
241 Bab. 241(Seratus kali)
242 Bab.242(Nyonya Mahendra)
243 Bab. 243(Belum sepuluh kali)
244 Bab.244(Tidak bersemangat)
245 Bab.245(Cara lain)
246 Bab.246(Alarm kebakaran)
247 Bab.247(Jangan dekati dia)
248 Bab.248(Ngangenin ya)
249 Bab.249(Salah terus)
250 Bab.250(Kalau gitu ...)
251 Bab.251(Si so paling kenal)
252 Bab.252(Masih banyak waktu)
253 Bab.253(Ramuan)
254 Bab.254(Ramuan 2)
255 Bab.255(Pembuka tutup botol)
256 Bab.256(Keributan)
257 Bab.257(Dua wanita)
258 Bab.258(Tristan: Astaga)
259 Bab.259(Tega sekali)
260 Bab.260(Bekal makan siang)
261 Bab.261(Jelaskan dengan benar)
262 Bab. 262(Hubungan yang rumit)
263 Bab.263( Pengungkit ulung)
264 Bab.264(Itu ngode namanya)
265 Bab.265(Sudah punya istri?)
266 Bab.266(Bicara yang benar)
267 Bab.267(Member ekslusif)
268 Bab.268(Biar makin pintar)
269 Bab.269(Bulan madu saja)
270 Bab.270(Istriku Cerewet)
271 Bab.271(Bukan Honey Moon)
272 Bab.272(Bukan dokter forensik)
273 Bab.273(Jangan main main)
274 Bab.274(Jangan main main2)
275 Bab.275(Tanpa gangguan)
276 Bab.276(Dasar kolot)
277 Bab.277(Impas)
278 Bab.278(Tidak berharap)
279 Bab.279(Sifat langka)
280 Bab.280(Deep talk to nature)
281 Bab.281(Kenangan)
282 Bab.282(Versi terbaik)
283 Bab.283(Tenang, semua aman)
284 Bab.284(Kok aku yang di hukum)
285 Bab.285(Jangan malu maluin)
286 Bab.286(Ucapan hangat Irsan)
287 Bab.287(Membandingkan)
288 Bab.288(Wisata masa lalu)
289 Bab.289(Masalah berlarut larut)
290 Bab.290(Ikat Rambut)
291 Bab.291(Pulang Nita!)
292 Bab.292(Lupa jadi Dokter)
293 Bab.293(Sudah ada sebelumnya)
294 Bab.294(Malu ya)
295 Bab.295(Mood berubah cepat)
296 Bab.296(Lima menit saja)
297 Bab.297(Gagal membujuk)
298 Bab.298(Yakin itu?)
299 Bab.299(Terima kasih istriku)
300 Just info(Novel Baru)
Episodes

Updated 300 Episodes

1
Bab. 1 (Pertengkaran)
2
Bab. 2 ( I'm a Sugar Baby)
3
Bab. 3 (Akhirnya lolos)
4
Bab. 4 (Kelas pijat)
5
Bab. 5 ( Benda custom)
6
Bab. 6 (Ear phone rusak)
7
Bab. 7(Pemilik Ponsel)
8
Bab. 8 (Bertukar Nomor)
9
Bab. 9 ( Kampus Vs Mall)
10
Bab. 10 ( Tante Irene)
11
Bab. 11( Otak Genius)
12
Bab. 12(Standar Dokter)
13
Bab. 13 ( Terus Bertemu)
14
Bab. 14 ( Jodoh)
15
Bab. 15 ( Kemarahan Dirga)
16
Bab.16( Firasat)
17
Bab. 17 ( Amarah Dirga)
18
Bab. 18(Si Tiang Listrik)
19
Bab. 19 (Gadis pencuri)
20
Bab. 20( Gadis pencuri 2)
21
Bab.21(Melamar jadi pacar)
22
Bab. 22( Jarak aman)
23
Bab.23 (Brengsekk!)
24
Bab.24(Sok Cool)
25
Bab. 25( Pencuri mangsa)
26
Bab. 26(Tawaran menggiurkan)
27
Bab.27(Langkah Pertama)
28
Bab.28(Hello Daddy)
29
Bab.29(Suster Gadungan)
30
Bab. 30(Lama lama setres)
31
Bab.31( Bikin kaya)
32
Bab.32(Pancingan berhasil)
33
Bab.33(Sepuluh kali lipat)
34
Bab. 34(Kenapa marah)
35
Bab.35(Belum Ada Cinta)
36
Bab.36(Berstrategi)
37
Bab. 37(Tidak peduli)
38
Bab.38(Jangan bohong!)
39
Bab. 39(Malah nyalon)
40
Bab.40(Bikin Pangling)
41
Bab.41( Rencana tidak terduga)
42
Bab.42(Gak bisa diremehin)
43
Bab. 43(Boleh juga)
44
Bab. 44( Pecat saja)
45
Bab.45( Berikan kesempatan)
46
Bab.46(Udah enggak suka)
47
Bab.47(Berubah fikiran)
48
Bab.48( Oh!)
49
Bab.49(Bisa jadi apapun)
50
Bab.50 (Buat Dia Cemburu)
51
Bab.51(It's show time+Visual)
52
Bab.52(Pole Dance)
53
Bab.53(Nakal juga)
54
Bab.54(Maafkan aku)
55
Bab.55( Bisa bangkrut)
56
Bab.56(Nes!)
57
Bab.57(Jelas marah)
58
Bab.58(Kacau)
59
Bab.59(Merusak fikiran)
60
Bab. 60(Kenapa lagi dia)
61
Bab.61(Gara gara gue!)
62
Bab.62(Ekhem)
63
Bab.63(Cewe Sundel)
64
Bab.64(Tiang Listrik)
65
Bab.65( ngumpet)
66
Bab.66(Phobia)
67
Bab.67(Jangan Takut)
68
Bab.68(Belum di coba)
69
Bab.69(Flashback)
70
Bab.70(Makin malu)
71
Bab.71(Sama saja)
72
Bab.72(Makan angin)
73
Bab.73(Lancang!)
74
Bab.74(Gadis bar bar)
75
Bab.75(Ucapan saat mabuk)
76
Bab.76(Jadi murahan)
77
Bab.77(Resmi tapi tidak resmi)
78
Bab.78(Pura pura)
79
Bab.79(Katakan!)
80
Bab.80(Sebenarnya)
81
Bab.81(Kuntilanak)
82
Bab.82(Ingin dipilih)
83
Bab.83(Jangan marah)
84
Bab.84(Sama sama malu)
85
Bab.85(Sayang atau honey)
86
Bab.86(Aku serius)
87
Bab.87(Selalu gegabah)
88
Bab.88(Aku mau Satya)
89
Bab.89(Langsung sembuh)
90
Bab.90(Bukan sekedar nafsu)
91
Bab.91(Sepupu payah)
92
Bab.92(Banyak masalah)
93
Bab.93(Gimana Ce?)
94
Bab.94(Hanya menyuruh)
95
Bab.95(Gagal total)
96
Bab.96(Kedatangan Dirga)
97
Bab.97(Bisakah...)
98
Bab.98(Berantakan)
99
Bab.99(Semua akan beres)
100
Bab.100(Ceritakan semua)
101
Bab.101(Ceritakan semua2)
102
Bab.102(Cari tumbal lain)
103
Bab.103(Diusir)
104
Bab.104(Tinggalkan dia)
105
Bab.105(Ingin punya anak)
106
Bab.106(Janji. Tidak akan lama)
107
Bab. 107(Permulaan)
108
Bab.108(Dewan komisaris)
109
Bab.109(Gelisah)
110
Bab. 110(Sueee)
111
Bab.111(Tidakkah mengerti)
112
Bab.112(Baikan?)
113
Bab.113(Bisa keluar gak bisa masuk)
114
Bab.114(Bertukar bakteri)
115
Bab.115(Karena Enak)
116
Bab.116(Gak mau!)
117
Bab.117(Gak bisa kabur)
118
Bab.118(Biar saja!)
119
Bab.119(Gak bakal paham!)
120
Bab.120(Kita pulang!)
121
Bab.121(Gak bisa move on)
122
Bab.122(Gak jelas!)
123
Bab.123(Bukan pembuktian)
124
Bab.124(Canda diatas duka)
125
Bab.125(Tahan banting)
126
Bab.126(Bersiap siap)
127
Bab.127(Banyak masalah)
128
Bab.128(Peluang)
129
Bab. 129(Gak tinggal bareng)
130
Bab.130(Cecilia!)
131
Bab.131(Kenapa diminum lagi)
132
Bab.132(Tidak bisa lagi)
133
Bab.133(Aku nyesel)
134
Bab.134(Akan melebar)
135
Bab.135(Hadiah untuk Irene)
136
Bab.136(Rencana selanjutnya)
137
Bab.137(Apa aku jahat)
138
Bab.138(Meyakinkannya lagi)
139
Bab.139(Terus berusaha)
140
Bab.140(Terus berusaha2)
141
Bab.141(Mr Orlan)
142
Bab.142(Bukan ranah kalian)
143
Bab.143(Aku tidak khawatir)
144
Bab.144(Aku udah biasa)
145
Bab.145(I love you Dok!)
146
Bab.146(Kencan pertama)
147
Bab.147(Tunggu aku)
148
Bab.148(Janji gak marah)
149
Bab.149(Kencan atau rekreasi)
150
Bab.150(Semua berantakan)
151
Bab.151(Kau akan menyesal)
152
Bab.152(Bukan Dokter biasa)
153
Bab.153(Kau pematik)
154
Bab.154(Gawat!)
155
Bab.155(Zaman dulu)
156
Bab.156(Jauhi putraku)
157
Bab. 157(Enak aja!)
158
Bab.158(Shock)
159
Bab.159(Aku minta maaf)
160
Bab.160(Mampus!)
161
Bab.161(Hey kau!)
162
Bab. 162(Ibu)
163
Bab. 163(Anggap kerja kuliah nyata)
164
Bab.164(Suapin)
165
Bab.165(Salah pilih orang)
166
Bab.166(Asisten Dosen)
167
Bab. 167(Ketakutan)
168
Bab. 168(Marah sepanjang jalan)
169
Bab. 169(Aku Asisten Dosen)
170
Bab.170(Harusnya senang)
171
Bab.171(Harusnya senang2)
172
Bab.172(Semua orang peduli)
173
Bab.173(Harus persiapkan diri)
174
Bab.174(Hanya kamu)
175
Bab. 175( Sisi lain Irsan)
176
Bab.176(Ide bodoh)
177
Bab. 177(Apa yang bisa dibanggakan)
178
Bab.178(Kelam dan Suram)
179
Bab.179(Hanya kelilipan)
180
Bab.180(Sayang)
181
Bab.181(Jangan pernah pergi)
182
Bab. 182(Memperkeruh saja)
183
Bab. 183(Aku lebih baik)
184
Bab.184(Perubahan Ibu)
185
Bab.185(Gak jelas)
186
Bab.186(Carl!)
187
Bab. 187(Oke! + quis ngaco)
188
Bab.188(Gak tahu kalau gak dicoba)
189
Bab.189(Beruntung)
190
Bab.190(Yes ... Yes)
191
Bab.191(Nungguin?)
192
Bab.192(Kenapa harus Bohong)
193
Bab.193(Kalian ini)
194
Bab.194(Kolot Banget)
195
Bab.195(Semuanya)
196
Bab.196(Terungkap)
197
Bab.197Tidak Masalah)
198
Bab. 198(Kembalikan semua)
199
Bab.199( Tambah Masalah)
200
Bab.200(Tidak mau punya cucu)
201
Bab.201(Bikin melting)
202
Bab.202(Berdamai)
203
Bab.203(Nita!)
204
Bab. 204(Jangan larang gue!)
205
Bab.205(Khawatir)
206
Bab.206(Kau mau?)
207
Bab.207(Tiba tiba)
208
Bab.208(Membuat gaduh)
209
Bab.209(Bastian!)
210
Bab.210(Jangan pernah kembali!)
211
Bab.211(Beruntung)
212
Bab.212(Tobat itu susah)
213
Bab.213(Bukan anakku)
214
Bab.214(Bertemu tanpa sengaja)
215
Bab.215(Dongkol)
216
Bab.216(Mau)
217
Bab.217(Sudah Kabur)
218
Bab.218(Tetap jadi Dokter)
219
Bab.219(Tips dari ahli)
220
Bab.220(Dia? Kau gila)
221
Bab.221(Jangan membuatnya patah hati)
222
Bab. 222(Gue bisa sendiri)
223
Bab. 223(Kehilangan)
224
Bab. 224( Hubungi sekali lagi)
225
Bab.225 (Bali)
226
Bab.226( Menikah atau tidak)
227
Bab. 227(Apa harus dipaksa)
228
Bab.228(Bekerja sama)
229
Bab.229(Hari ini atau gak usah)
230
Bab.230(Hip hip hore)
231
Bab.231(Akhirnya)
232
Bab.232(Privat Party)
233
Bab.233(Belum perawatan)
234
Bab.234(Mas?)
235
Bab.235(Tunggu sebentar)
236
Bab.236(Ketemu Dokter)
237
Bab.237(Konyol)
238
Bab.238(Istriku)
239
Bab. 239(Ngaca 70 kali)
240
Bab.240(Aku belum selesai)
241
Bab. 241(Seratus kali)
242
Bab.242(Nyonya Mahendra)
243
Bab. 243(Belum sepuluh kali)
244
Bab.244(Tidak bersemangat)
245
Bab.245(Cara lain)
246
Bab.246(Alarm kebakaran)
247
Bab.247(Jangan dekati dia)
248
Bab.248(Ngangenin ya)
249
Bab.249(Salah terus)
250
Bab.250(Kalau gitu ...)
251
Bab.251(Si so paling kenal)
252
Bab.252(Masih banyak waktu)
253
Bab.253(Ramuan)
254
Bab.254(Ramuan 2)
255
Bab.255(Pembuka tutup botol)
256
Bab.256(Keributan)
257
Bab.257(Dua wanita)
258
Bab.258(Tristan: Astaga)
259
Bab.259(Tega sekali)
260
Bab.260(Bekal makan siang)
261
Bab.261(Jelaskan dengan benar)
262
Bab. 262(Hubungan yang rumit)
263
Bab.263( Pengungkit ulung)
264
Bab.264(Itu ngode namanya)
265
Bab.265(Sudah punya istri?)
266
Bab.266(Bicara yang benar)
267
Bab.267(Member ekslusif)
268
Bab.268(Biar makin pintar)
269
Bab.269(Bulan madu saja)
270
Bab.270(Istriku Cerewet)
271
Bab.271(Bukan Honey Moon)
272
Bab.272(Bukan dokter forensik)
273
Bab.273(Jangan main main)
274
Bab.274(Jangan main main2)
275
Bab.275(Tanpa gangguan)
276
Bab.276(Dasar kolot)
277
Bab.277(Impas)
278
Bab.278(Tidak berharap)
279
Bab.279(Sifat langka)
280
Bab.280(Deep talk to nature)
281
Bab.281(Kenangan)
282
Bab.282(Versi terbaik)
283
Bab.283(Tenang, semua aman)
284
Bab.284(Kok aku yang di hukum)
285
Bab.285(Jangan malu maluin)
286
Bab.286(Ucapan hangat Irsan)
287
Bab.287(Membandingkan)
288
Bab.288(Wisata masa lalu)
289
Bab.289(Masalah berlarut larut)
290
Bab.290(Ikat Rambut)
291
Bab.291(Pulang Nita!)
292
Bab.292(Lupa jadi Dokter)
293
Bab.293(Sudah ada sebelumnya)
294
Bab.294(Malu ya)
295
Bab.295(Mood berubah cepat)
296
Bab.296(Lima menit saja)
297
Bab.297(Gagal membujuk)
298
Bab.298(Yakin itu?)
299
Bab.299(Terima kasih istriku)
300
Just info(Novel Baru)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!