Pada akhirnya kejadian Canggung pagi itu, tidak berlangsung lama karena Felix terlalu malas menanggapi Stella.
Stella sendiri, berusaha melupakannya kejadian memalukan pagi ini.
Yang mungkin hal-hal ini juga akan terjadi di masa depan, dirinya harus bisa beradaptasi.
Stella melihat Felix langsung keluar dari Kamar setelah memakai pakaian olahraga, sepertinya dia ingin berolahraga?
Ya, bagaimanapun sekarang adalah hari Sabtu, mungkin hari ini Felix libur.
Ini mengigatkannya pada sesuatu.
Bukankah ini saat yang baik untuk mengunjungi rumah Keluarga Chastalope?
Tiba-tiba dirinya merasa ingin melihat wajah kesal Cynthia itu.
Tapi bagaimana cara mengajak Felix kesana?
Jelas, jika dirinya langsung mengajaknya, ini akan ditolak mentah-mentah.
Ini tidak bisa.
Owh benar?
Bagaimana jika membicarakan hal-hal ini di sadapan nanti?
Ada Orang Tuanya Felix yang mungkin bisa membujuk suaminya itu untuk ikut pergi dengannya ke rumah Keluarganya.
Dan begitulah rencana Stella, dan ketika berada di Meja Makan untuk sarapan, Stella merasa sedikit lega entah bagaimana ketika tidak melihat wajah Allen disana.
Setidaknya, dirinya masih butuh waktu untuk bertemu dengannya lagi.
Di meja makan, Felix juga sudah tiba disana.
Stella mulia berbicara dengan Ibu Felix itu, tentang bagaimana dirinya ingin ke Rumah Keluarga Chastalope, selain mengambil beberapa barang tertinggal, tentu saja dirinya ingin bertemu dengan orang tua angkatnya itu melepaskan rasa rindu.
Mendengar itu, tentu saja Ibu Felix setuju soal itu,
"Ya, kamu memang ada baiknya berkunjung kesana, Felix temani itu Stella,"
Bahkan tanpa Felix sempat menjawab, Stella sudah langsung berbicara, tidak membiarkan Felix berbicara dan menolak, dirinya segera merangkak tangan Felix dan berkata,
"Tentu, saja suamiku tercinta ini kan pergi menemaniku kesana, benar bukan Sayang?"
Felix menatap Stella dengan ekpersi kesal, namun dirinya hanya bisa pasrah lalu cara memasang senyum palsunya itu, dan berkata,
"Tentu saja, aku akan menemanimu,"
Semua sudah direncanakan sesuai keinginan Stella.
Setelahnya, Stella pergi ke kamar mereka, membuka salah satu Almari baru yang dibawa masuk kesana yang berisi barang-barang miliknya, yang tempo hari sudah di bereskan oleh Pelayan Rumah ini.
Di dalam almari itu, tentu saja sudah ada barang-barang mas kawinnya dengan Felix.
Tentu saja, Mas Kawin Pernikahan antara dirinya dan Felix bukan hal yang main-main, ini bahkan dua atau tiga kali lipat lebih banyak dari pada Mas Kawin yang awalnya di tawarkan oleh Allen.
Ibu Felix terlihat bersemangat Putranya menikah lagi, jadi dia menyuruh Felix memberikan Mas Kawin yang lebih banyak agar tidak membuat malu Keluarga.
Stella dengan bersemangat melihat salah satu Mas Kawinnya, yaitu kalung berlian dari salah satu kotak disana.
Kalung itu terlihat sangat indah, dengan desain yang unik dan klasik.
Ini adalah salah satu Kalung Berlian Limited Edition, dari salah satu perancang Perhiasan Ternama di Luar Negeri, yang dimenangkan dalam sebuah Lelang oleh Keluarga Chastielo.
Jangan tanya berapa harganya, ini mungkin lebih dari 1 Milyar, hanya memikirkan harganya saja membuat Stella merinding.
Lalu berikutnya, Stella melihat kotak cincin Pernikahannya dengan Felix.
Ini adalah cincin dengan batu safir, dengan tatanan berlian disana.
Terlihat indah, dan memukau mata, jelas lebih bagus dari pada Cincin yang Allen tawarkan padanya.
Dan tidak perlu terlalu memikirkan soal harganya, karena itu hanya akan membuat takjub saja.
Keluarga Konglomerat Chastielo memang sesuatu.
Ya ya, hal-hal ini jelas harus dirinya pakai saat berkunjung ke Rumah Keluarganya itu, terutama agar Cynthia melihat hal-hal ini, agar dia menjadi kesal.
Haha, Lihat itu Cynthia kamu mungkin berhasil bisa mendapatkan Allen, namun aku mendapatkan Ayahnya yang jelas lebih Kaya dan Lebih Hebat!!!
Makan itu cowok ampas tukang selingkuh!!
Stella lalu segera meletakan barang-barang itu lagi, dan kemudian membuka lemari pakaiannya.
Disana sudah ada beberapa gaun baru yang begitu indah yang merupakan hadiah Pernikahannya dengan Felix dari Ibu Felix.
Tentu saja, dirinya akan memakai baju ini.
Merasa puas, melihat barang-barang itu, Stella segera mengambil baju lalu bergegas ke Kamar Mandi untuk memakainya.
Owh, tidak perlu, disini sudah ada beberapa Pelayan yang akan membantunya memakai gaun indah ini.
Benar-benar, sangat nyaman berada di Rumah Keluarga Chastielo ini.
Keluarga Chastalope memang cukup kaya, namun tidak sebanding jika dibandingkan Keluarga Chastielo.
Dirinya juga tahu, bahwa Allen selalu dilayani oleh para Pelayan Pribadinya itu, terkandang akan membuat dirinya cukup iri, karena di Rumah Keluarga Chastalope, para pelayan bukannya menurutinya malah suka merendahkan dirinya ini hanya seorang anak angkat.
Memikirkan hal-hal ini benar-benar sangat menyebalkan.
#####
Ya, saat ini Stella yang sudah memakai gaun mewah dan perhiasan mahal itu, turun dari Mobil Sport Felix, dan pintunya dibukan oleh Pelayan.
Jelas, Stella langsung mengandeng dengan mesra tangan Felix, yang membuat Felix merasa ilfil sendiri.
Felix benar-benar merasa penampilan Stella untuk kunjungan ini benar-benar terlalu berlebihan, lihat semua barang mahal hasil mas kawinnya itu yang dia pakai.
Felix bisa menebak, apa tujuan Stella datang kesini?
Apakah untuk pamer?
Dirinya juga tahu, sepertinya Keluarga Chastalope tidak memperlakukan Stella dengan baik, terlihat dari Kamar Stella yang dirinya lihat tempo hari.
Ya, dirinya tahu juga jika Stella hanya anak angkat yang awalnya di gunakan sebagai Pengganti Putri mereka yang hilang, cantik gitu putri asli mereka ditemukan begitulah mereka memperlakukan Stella.
Dan tentu saja dirinya tidak bermaksud bekerja sama.
"Kamu apa-apaan sih, jangan pegang-pegang,"
"Ukhh, Paman diam saja dan tidak usah berkata apapun, hanya mengikuti kata-kataku saja,"
"Kamu itu apa-apa sih, aku sudah bilang padamu sebelumnya jika aku tidak ingin mengikuti permainan bodohmu itu,"
"Lalu sekarang Paman mau apa? Mau langsung pulang? Lihat, atau aku akan bilang pada Ibu Paman!!"
"Kamu ini....."
"Ayolah, Paman! Hanya sekali ini saja!!"
Felix lagi tidak memiliki pilihan lagi pula, dia tidak perlu melakukan apapun hanya diam dan melihat-lihat saja.
Dan begitulah Stella lalu masuk ke dalam rumah itu.
Ada seorang pelayan yang menyapanya, menatap Stella dengan ekpersi terkejut, terutama setelah melihat perhiasan dan baju mewah yang dipakainya.
Sebagai Pelayan di Rumah ini yang cukup lama, dirinya melihat bagaimana anak angkat yang tidak begitu dianggap di rumah ini tumbuh.
Dirinya tidak pernah mengira jika anak angkat itu bisa begitu beruntung sampai-sampai menikah dengan Keluarga Konglomerat Kaya Raya, padahal pertunangan nya sebelumnya sempat dibatalkan.
Namun gadis itu benar-benar berani dan mencoba menikahi Ayah Mantan Tunangannya itu.
Walaupun itu tidak tahu malu, namun melihat penampilan dari gadis itu sekarang yang benar-benar seperti bergelimpangan harta, sepertinya sepadan.
Dulu dirinya berani bersikap tidak sopan pada gadis itu namun melihat perbedaan status sekarang dirinya tidak berani membuat masalah, jadi dia dengan sopan segera menyapa Stella,
"Selamat Datang Nona Stella dan Tuan Felix,"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 109 Episodes
Comments
🍌 ᷢ ͩˡ Murni𝐀⃝🥀
mulai kelihatan deh tu para sipenjilat setelah melihat penampilan Stela sekarang🤦
2022-10-20
1