Episode 5: Tidak Setuju (Revisi)

"Kompensasi? Jelas atas gagalnya Pernikahan ini, aku mengalami banyak kerugian, baik secara materi atau secara mental, yang harus ditujukan membicarakan soal kompensasi," kata Stella lagi membalas ucapan Allen itu.

"Stella!! Dasar kamu wanita Mantere! Aku tahu tadi apa pasti menginginkan harta milikku bukan? Kenapa kamu selalu memaksa tentang pernikahan kita?" Kata Allen yang jelas sangat tidak setuju.

Stella lalu tertawa setelah mendengar hal-hal itu.

"Harta kamu? Allen, coba katakan ini bagian mana dari Harta milikmu itu? Grup Perusahaan Chastielo? Rumah Keluarga Chastielo? Aku pikir semua harta ini masihlah milik Ayahmu. Dia yang mengembangkan, dan memiliki semua ini, ini jelas belum ada yang menjadi milikmu, kamu sebenanya tidak memiliki apa-apa," kata Stella dengan nada Sarkastik itu.

"Kamu... Apa yang kamu katakan?" Kata Allen marah, *jelas karena Allen juga sadar bahwa yang Stella katakan itu masuk akal.

Bahwa, semua harta ini masih milik Keluarganya, belum menjadi miliknya, namun tetap saja di masa depan akan menjadi miliknya karena dirinya adalah Putra Satu-satunya dari Ayahnya, Felix Chastielo.

Pewaris satu-satunya dari Keluarga Chastielo*.

"Apakah yang aku katakan salah?" kata Stella lagi.

Allen tidak bisa membantah memang semua harta yang dirinya miliki di sini masih memiliki Ayahnya, belum atas namanya.

Ini membuat ekpersi Allen menjadi pucat.

"Cukup-cukup kalian berdua, mari segera selesaikan acara pembatalan pertunangan ini. Dan kamu, Allen sebaiknya tutup mulutmu dan diam saja jangan berkata apapun yang hanya akan membuat dirimu malu sendiri. Dan tidakkah kamu tahu begitu banyak rasa malu yang harus Keluarga kami tanggung berkat kamu yang membatalkan acara pernikahan mu dengan begitu egois ini?" Kata Felix dengan nada marah pada Putranya itu.

Allen segera diam, dan duduk patuh.

"Dan sekarang, Stella. Mintalah kompensasi yang masuk akal dan keluarga kami akan memberikan itu padamu," kata Felix lagi.

Stella lalu segera berkata,

"Hal-hal yang dilakukan Putra Paman padaku ini benar-benar diluar dugaan!! Membuatku sangat malu, bahkan menfitnahku! Dan semua rasa malu ini tentu saja tidak bisa dinilai hanya dengan uang!! Bagaimana cara ku menghadapi dunia setelah pernikahan ini batal? Aku tidak lagi tahu bagaimana berhadapan dengan orang-orang setelah kejadian memalukan ini..."

Stella mau dimulai menangis tersedu-sedu di sana terlihat sangat sedih dan mengkhawatirkan apalagi dengan penampilannya yang saat ini tanpa make-up dan berantakan.

Membuat bahkan Nenek dan Kakek Allen merasa sangat sedih.

"Stella, aku benar-benar minta maaf atas perlakuan Cucuku Allen, sungguh sebenarnya kami udah sangat menyukaimu dan ingin kamu menjadi bagian dari keluarga kami," kata Nenek Allen itu, mendekati Stella lalu memeluknya.

"Nenek...."

"Sebenarnya.... Sebenarnya.... Nenek... Aku juga sangat ingin menjadi Cucu Nenek dan masuk Keluarga Nenek, aku sudah sangat sayang dengan Kakek dan Nenek, aku sudah menganggap kalian seperti keluargaku sendiri. Namun takdir rupanya berkata lain, aku tidak benar-benar bisa apa-apa,"

Melihat Stella mulai berbicara omong kosong pada Ibunya itu, Felix segera memiliki firasat buruk.

"Sudah-sudah, Nenek. Pernikahan Allen dan Stella batal, mau bagaimana lagi,"

Stella lalu melepaskan pelukan Nenek Allen, dan segera berkata,

"Tapi aku tidak ingin Pernikahan ini batal... Ini terlalu memalukan... Paman Felix harus bertanggung jawab atas hal memalukan yang Putra Paman lakukan padaku, Paman harus mengantikan Allen menikah denganku,"

Kata-kata Stella itu membuat kaget semua orang yang ada disana.

Allen lah orang paling pertama yang menolak hal hal ini.

"Stella bicara sembarangan!! Tanggung jawab apa? Berhenti membicarakan obong kosong!" Kata Allen dengan marah.

Stella yang mendengar itu menjadi marah juga,

"Allen, bagusnya kamu yang menjaga bicaramu di sini siapa yang membatalkan pertunangan dan acara pernikahan ini? padahal jelas acara ini akan diadakan kurang dari seminggu lagi namun kamu dengan tidak tahu malunya membatalkan semua ini kamu pikir ini mudah untuk ku? Kamu benar-benar sialan sombong yang tidak tahu malu, aku berbeda dari mu aku punya cukup malu jadi tidak akan membiarkan acara ini gagal begitu saja, dan juga soal perjodohan ini tentu saja harus dilanjutkan untuk mengikat keluarga Chastalope dan Keluarga Chastielo, dan Ayahmu yang kebetulan masih singel dia bisa menggantikanmu untuk dijodohkan dengan ku,"

"Stella!! Kamu makin tidak tahu malu kamu bahkan bukan anggota keluarga Chastalope!!"

"Aku adalah bagian dari Keluarga Chastalope!! Lihat di kartu keluarga ini aku terdaftar di sana secara hukum, dan resmi menjadi Putri mereka secara hukum, jadi kita yang boleh meragukan ku sebagai anggota keluarga Chastalope,"

Nenek Allen yang mendengar hal itu terdiam sebentar kemudian berpikir.

Memang, dirinya sudah menyukai Stella, dan sangat senang jika stella bisa masuk menjadi anggota keluarga mereka.

Awalnya dirinya sengaja menjodohkan Stella ini dengan cucunya Allen, namun dirinya tidak pernah mengira jika hubungan mereka akan menjadi buruk seperti ini, sampai pembatalan pernikahan.

Cucunya Allen itu benar-benar tidak masuk akal, apa dia bisa meninggalkan gadis sebaik cantik dan sepintar Stella?

Dan soal Putranya, Felix.

Sejak Pernikahan Pertamanya, Putranya ini sangat sulit untuk di suruh menikah lagi.

Padahal ya juga sangat ingin Putranya ini memiliki seorang Istri sehingga ada seseorang yang mengurus nya dan merawatnya juga mencintainya.

Putranya selalu sibuk sendiri dengan pekerjaannya itu tidak pernah memperhatikan dirinya sendiri dan ini membuatnya khawatir bagaimana kehidupannya di masa depan nanti terutama karena putranya satu-satunya itu memiliki hubungan yang tidak terlalu baik dengan Ayahnya.

Jika dirinya dan Suaminya pergi, siapa yang akan memberhatikan Putranya yang gila kerja ini?

Cucu mereka mungkin hanya akan menikah dan memiliki keluarga baru yang begitu dia akan meninggalkan Ayahnya ini.

Namun Felix begitu keras kepala selama ini, menolak semua wanita yang dirinya jodoh kan untuknya.

Namun sekarang ada sebuah peluang yang tidak pernah dirinya pikirkan.

Bukankah ini hal yang baik?

Stella dah menjadi anggota keluarga, juga Putranya Felix akhirnya menikah!!

Dirinya yakin, Stella dia kan bisa melelahkan hati Felix yang sedingin Es itu.

"Aku merasa itu adalah Ide yang bagus, untuk membuat Stella menikah dengan Putraku Felix,"

Kata-kata Nenek Allen itu jelas membuat suasana di sana menjadi semakin heboh.

Mereka benar tidak percaya dengan apa yang mereka dengar.

Terutama Felix dan Allen.

"Nenek!! Ini tidak bisa!"

"Ibu!! Aku tidak setuju!!"

Melihat dia anggota laki-laki dalam keluarganya itu terlihat menolak, dirinya segera menatap kearah Suaminya, Kakek Allen.

Kakek Allen dari tadi masih terdiam dan belum mengatakan apa-apa.

Stella jelas tersenyum melihat Nenek Allen itu setuju, sekarang tinggal menunggu keputusan Kakek Allen.

Terpopuler

Comments

maryati

maryati

Seru nih ceritanya 🥰

2022-10-08

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1: Pemutusan Pertunangan
2 Episode 2: Kamu Harus Bertanggung jawab
3 Episode 3: Pesta Pernikahan (Revisi)
4 Episode 4: Pertemuan Keluarga (Revisi)
5 Episode 5: Tidak Setuju (Revisi)
6 Episode 6: Keputusan Keluarga (Revisi)
7 Episode 7: Dia Sangat Tampan (Revisi)
8 Episode 8: Malam Pertama
9 Episode 9: Sebuah Tekad
10 Episode 10: Formalitas
11 Episode 11: Jangan Main-main denganku Bocah
12 Episode 12: Hubungan Ayah dan Anak
13 Episode 13: Perdebatan Malam
14 Episode 14: Mengujugi Rumah Keluarga Chastalope
15 Episode 15: Kebencian dan Keserakahan
16 Episode 16: Rencana Stella
17 Episode 17: Rencana Pernikahan Allen dan Cynthia
18 Episode 18: Mencoba Mengerti
19 Episode 19: Keluarga Parasit
20 Episode 20: Sebuah Rahasia
21 Episode 21: Boom Waktu
22 Episode 22: Semacam Dejavu
23 Episode 23: Aku Masih Mampu
24 Episode 24: Paman Keras Kepala
25 Episode 25: Kejahilan di Pagi Hari
26 Episode 26: Kekecewaan (Part 1)
27 Episode 27: Kekecewaan (Part 2)
28 Episode 28: Tidak Menyerah
29 Episode 29: Datangnya Pengganggu
30 Chapter 30: Merindukanmu
31 Episode 31: Merayu Suamiku
32 Episode 32: Perhatian Kecil
33 Episode 33: Arti Ketulusan
34 Episode 34: Bertemu Masalah
35 Episode 35: Di Manfaatkan
36 Episode 36: Wanita yang Kuat
37 Episode 37: Lebih Dekat
38 Episode 38: Membujuk
39 Episode 39: Hal-hal Rumit
40 Episode 40: Kemarahan Stella (Part 1)
41 Episode 41: Kemarahan Stella
42 Episode 42: Orang dari Masalalu
43 Episode 43: Sebuah Peringatan
44 Episode 44: Perencanaan Felix
45 Episode 45: Sebuah Aib
46 Episode 46: Tidak Tahu Malu
47 Episode 47: Siapa yang Mau?
48 Episode 48: Tidak Bisa Menghindar
49 Episode 49: Sebuah Kebohongan
50 Episode 50: Rhea Lawrence
51 Episode 51: Semua Salahmu
52 Episode 52: Hal-hal Menyakitkan
53 Episode 53: Dia Putraku
54 Episode 54: Teman Curhat
55 Episode 55: Perasaan Stella
56 Episode 56: Persiapan
57 Episode 57: Kecurigaan
58 Episode 58: Modus
59 Episode 59: Meresahkan
60 Episode 60: Terasa Aneh
61 Episode 61: Tidak Terbiasa
62 Episode 62: Masalalu Cynthia
63 Episode 63: Tidak Bisa di Biarkan
64 Episode 64: Kekacauan
65 Episode 65: Gosip Heboh
66 Episode 66: Pekat Bulan Madu
67 Episode 67: Di Hapus
68 Episode 68: Kekhawatiran Rhea
69 Episode 69: Hanya Berdua
70 Episode 70: Curhatan Hati
71 Episode 71: Saling Mengisi
72 Episode 72: Kekesalan
73 Episode 73: Awal dari Semua ini
74 Episode 74: Permainan Malam itu
75 Episode 75: Rasa Canggung
76 Episode 76: Serba Salah
77 Episode 77: Sebuah Insiden
78 Episode 78: Berdua Denganmu
79 Episode 79: Jujur Saja
80 Episode 80: Kecemasan
81 Episode 81: Cukup Penasaran
82 Episode 82: Menjaga Hubungan
83 Episode 83: Perhatian
84 Episode 84: Perasaan Sebenarnya
85 Episode 85: Hal Keterlaluan
86 Episode 86: Tinggal Satu Rumah
87 Episode 87: Dimanjakan
88 Episode 88: Sebuah Karma
89 Episode 89: Mencari Rahasia
90 Episode 90: Salah Bicara
91 Episode 91: Terbongkar
92 Episode 92: Manipulasi Gosip
93 Episode 93: Kemarahan
94 Episode 94: Akhirnya Tahu
95 Episode 95: Putus Asa
96 Episode 96: Hal-hal Kacau
97 Episode 97: Hanya di Manfaatkan
98 Episode 98: Tersadar
99 Episode 99: Kasih Sayang
100 Episode 100: Tersebar Luas
101 Episode 101: Kejujuran
102 Episode 102: Jalan Masing-masing
103 Episode 103: Ada Yang Aneh
104 Episode 104: Hal-hal baik
105 Episode 105: Persiapan
106 Episode 106: Perayaan
107 Episode 107: Pendapat Orang
108 Episode 108: Pilihan Terbaik
109 Episode 109: Bersama denganmu [END]
Episodes

Updated 109 Episodes

1
Episode 1: Pemutusan Pertunangan
2
Episode 2: Kamu Harus Bertanggung jawab
3
Episode 3: Pesta Pernikahan (Revisi)
4
Episode 4: Pertemuan Keluarga (Revisi)
5
Episode 5: Tidak Setuju (Revisi)
6
Episode 6: Keputusan Keluarga (Revisi)
7
Episode 7: Dia Sangat Tampan (Revisi)
8
Episode 8: Malam Pertama
9
Episode 9: Sebuah Tekad
10
Episode 10: Formalitas
11
Episode 11: Jangan Main-main denganku Bocah
12
Episode 12: Hubungan Ayah dan Anak
13
Episode 13: Perdebatan Malam
14
Episode 14: Mengujugi Rumah Keluarga Chastalope
15
Episode 15: Kebencian dan Keserakahan
16
Episode 16: Rencana Stella
17
Episode 17: Rencana Pernikahan Allen dan Cynthia
18
Episode 18: Mencoba Mengerti
19
Episode 19: Keluarga Parasit
20
Episode 20: Sebuah Rahasia
21
Episode 21: Boom Waktu
22
Episode 22: Semacam Dejavu
23
Episode 23: Aku Masih Mampu
24
Episode 24: Paman Keras Kepala
25
Episode 25: Kejahilan di Pagi Hari
26
Episode 26: Kekecewaan (Part 1)
27
Episode 27: Kekecewaan (Part 2)
28
Episode 28: Tidak Menyerah
29
Episode 29: Datangnya Pengganggu
30
Chapter 30: Merindukanmu
31
Episode 31: Merayu Suamiku
32
Episode 32: Perhatian Kecil
33
Episode 33: Arti Ketulusan
34
Episode 34: Bertemu Masalah
35
Episode 35: Di Manfaatkan
36
Episode 36: Wanita yang Kuat
37
Episode 37: Lebih Dekat
38
Episode 38: Membujuk
39
Episode 39: Hal-hal Rumit
40
Episode 40: Kemarahan Stella (Part 1)
41
Episode 41: Kemarahan Stella
42
Episode 42: Orang dari Masalalu
43
Episode 43: Sebuah Peringatan
44
Episode 44: Perencanaan Felix
45
Episode 45: Sebuah Aib
46
Episode 46: Tidak Tahu Malu
47
Episode 47: Siapa yang Mau?
48
Episode 48: Tidak Bisa Menghindar
49
Episode 49: Sebuah Kebohongan
50
Episode 50: Rhea Lawrence
51
Episode 51: Semua Salahmu
52
Episode 52: Hal-hal Menyakitkan
53
Episode 53: Dia Putraku
54
Episode 54: Teman Curhat
55
Episode 55: Perasaan Stella
56
Episode 56: Persiapan
57
Episode 57: Kecurigaan
58
Episode 58: Modus
59
Episode 59: Meresahkan
60
Episode 60: Terasa Aneh
61
Episode 61: Tidak Terbiasa
62
Episode 62: Masalalu Cynthia
63
Episode 63: Tidak Bisa di Biarkan
64
Episode 64: Kekacauan
65
Episode 65: Gosip Heboh
66
Episode 66: Pekat Bulan Madu
67
Episode 67: Di Hapus
68
Episode 68: Kekhawatiran Rhea
69
Episode 69: Hanya Berdua
70
Episode 70: Curhatan Hati
71
Episode 71: Saling Mengisi
72
Episode 72: Kekesalan
73
Episode 73: Awal dari Semua ini
74
Episode 74: Permainan Malam itu
75
Episode 75: Rasa Canggung
76
Episode 76: Serba Salah
77
Episode 77: Sebuah Insiden
78
Episode 78: Berdua Denganmu
79
Episode 79: Jujur Saja
80
Episode 80: Kecemasan
81
Episode 81: Cukup Penasaran
82
Episode 82: Menjaga Hubungan
83
Episode 83: Perhatian
84
Episode 84: Perasaan Sebenarnya
85
Episode 85: Hal Keterlaluan
86
Episode 86: Tinggal Satu Rumah
87
Episode 87: Dimanjakan
88
Episode 88: Sebuah Karma
89
Episode 89: Mencari Rahasia
90
Episode 90: Salah Bicara
91
Episode 91: Terbongkar
92
Episode 92: Manipulasi Gosip
93
Episode 93: Kemarahan
94
Episode 94: Akhirnya Tahu
95
Episode 95: Putus Asa
96
Episode 96: Hal-hal Kacau
97
Episode 97: Hanya di Manfaatkan
98
Episode 98: Tersadar
99
Episode 99: Kasih Sayang
100
Episode 100: Tersebar Luas
101
Episode 101: Kejujuran
102
Episode 102: Jalan Masing-masing
103
Episode 103: Ada Yang Aneh
104
Episode 104: Hal-hal baik
105
Episode 105: Persiapan
106
Episode 106: Perayaan
107
Episode 107: Pendapat Orang
108
Episode 108: Pilihan Terbaik
109
Episode 109: Bersama denganmu [END]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!