Kembali ke masa kini, yaitu Ke Acara Pernikahan Stella dan Felix yang diadakan disebuah gedung mewah.
Stella juga mendegarkan kata-kata dingin Suami barunya itu, yang mana dia jelas tidak menyukai Pernikahan ini.
Stella yang mengigat berbagai macam hal dimasalalu menjadi memiliki perasaan yang cukup rumit.
Tentang bagaimana perhianatan Allen, lalu bagaimana dirinya bertemu dengan Felix dan memiliki Ide Gila soal pernikahan mereka.
Dan begitulah sekarang akhirnya mereka resmi menikah.
Ini semua masih terasa tidak nyata untuk Stella.
Rasanya seperti baru kemarin, ketika dirinya dan Allen masih bersama, namun hal-hal benar-benar berubah dengan drastis.
Dan sekarang, statusnya secara resmi adalah Ibu Tiri Allen.
Bagaimana pendapat Allen soal ini?
Memikirkannya membuat Stella merasa cukup penasaran juga.
Hari itu, Pesta di Adakan disalah satu Hotel Bintang Lima Paling Mewah di Kota ini yang juga merupakan milik Keluarga Chastielo.
Banyak tamu undangan yang merupakan rekan bisnis dari Keluarga Chastielo.
Pesta ini memang sudah didesain sangat megah dan begitu mewah karena yang akan menikah pada awalnya adalah Calon Pewaris Keluarga Chastielo yaitu Allen Chastielo.
Namun siapa yang menduga bahwa yang menikah hari ini adalah Felix Chastielo, yaitu Pewaris Lansung Keluarga Chastielo saat ini, yang juga merupakan CEO saat ini.
Hal-hal ini jelas menemui banyak kontroversi, banyak tamu mulai bergosip soal hal-hal ini, dimana perbedaan umur antara Mempelai Pria dan Wanita adalah dua puluh tahun.
Namun melihat kearah Pengantin, dimana Sang Pengantin Pria memang terlihat tidak sama dengan umurnya, terlihat lebih muda, dan lagi, entah bagaimana, Pria itu ketika bersanding dengan wanita yang jelas dua puluh tahun lebih muda itu, masih sangat terlihat cocok.
Pasangan yang baru menikah itu, benar-benar terlihat serasi entah bagaimana.
Stella hanya memasang senyumannya ketika menyapa berbagai tamu dari Keluarga Chastielo itu.
Felix disampaignya jelas juga memasang wajah datar yang sama, dan menyapa tamu-tamunya itu.
Stella berbisik ke Felix, sambil berkata,
"Felix sayang, tersenyum sedikit lah, kamu tampan jika tersemyum,"
Mendengar kata-kata godaan dari bocah disampaignya itu, jelas Felix merasa risih,
"Diamlah, tidak ada hal baik yang membuatku ingin tersenyum," kata Felix dengan ekpersi kesalnya itu.
"Paman benar-benar tidak asik," kata Stella dengan ekpersi lesu, namun Stella masih tidak menyerah dan menggagu Felix selama acara itu, untuk menarik perhatian Ayah Allen itu tentu saja.
Disisi lainnya, Cynthia datang ke Acara Pernikahan itu bersama dengan Keluarganya.
Namun dirinya sudah merasa tidak nyaman ketika memasuki Ruang Pesta itu dari tadi.
Saat ini, dia berjalan bersama Allen mendekati meja prasmanan untuk mengambil minuman.
Dirinya melihat dari jauh, bagaimana saat ini Stella berada didepan Kamera, dan direkam oleh berbagai stasiun televisi, untuk menyiarkan Pernikahan ini secara langsung.
Cynthia juga melihat betapa mewahnya desain Ruangan ini, penuh dengan mawar putih dan terlihat begitu indah.
Baju yang Stella pakai juga sangat bagus dan begitu mewah, terlihat seperti Tuan Putri dalam Acara ini, dan entah bagaimana Stella terlihat sangat serasi bersanding dengan Ayah Allen itu, yang ternyata terlihat lebih muda ketika melepaskan kacamatanya.
Melihat pemandangan pesta itu yang bah di negeri dongeng itu, tentu saja membuat Cynthia menjadi begitu kesal dan marah.
Kenapa Stella itu selalu saja beruntung?
Dia selalu mendapatkan hal-hal baik, berbeda dengan dirinya.
Harusnya dirinya dan Allen yang akan memiliki pesta yang begitu megah dan mewah ini, namun semuanya gara-gara Stella dan ide gilanya itu, buat dirinya gagal menjadi bintang utama dalam pesta ini.
Stella itu benar-benar sangat menyebalkan!!
Lalu, Cynthia mulai menatap Allen di sampingnya, yang saat ini masih terlihat memiliki ekpersi linglung.
Dengan kesal, Cynthia lalu berkata pada Allen itu,
"Allen, kamu lihat itu? Sekarang Stella benar-benar sudah menikah dengan Ayahmu, dia sekarang secara resmi menjadi Ibu Tirimu,"
Ekpersi Allen jelas menunjukkan ketidak senagan dari awal pesta ini dimulai.
Perasaannya menjadi begitu rumit melihat betapa bahagianya Stella menikah dengan Ayahnya itu.
Dia yang mengenakan gaun pengantin itu terlihat sangat cantik dan memukau mata.
Yang seolah membuat Allen terkesima.
Namun, itu hanya perasaannya saja setelah Allen mengigat kenyataan.
Bahwa gadis itu benar-benar tidak tahu diri dan Menikahi Ayahnya yang jelas berbeda umur dua puluh tahun lebih tua dari pada dirinya.
Dan memikirkannya sekarang Allen menjadi tambah kesal.
"Cih, aku benar-benar tidak sudi memiliki Ibu Tiri seperti itu. Aku tidak akan pernah mengakui pernikahan ini," kata Allen yang terlihat hendak pergi dari ruangan Pernikahan itu bersama Cynthia.
Namun hal-hal itu gagal karena Stella dan Felix yang kebetulan menyapa tamu card dengan keberadaan dua orang itu, segera menyapa mereka didepan banyak orang.
"Felix, bukankan itu Putramu Allen ah maksudku Putra kita Allen sekarang? Kita belum sempat berfoto dengannya bukan? Ah? Bahkan ada Cythia...." Kata Stella keras-keras sampai hal itu terdengar ditelinga Allen.
Allen kemudian menatap kearah itu, dimana Stella mengandeng dengan erat Ayahnya, dan menuju ke tempat dirinya berada.
Wajah Allen langsung menjadi pucat setelah mendengar kata-kata tidak tahu malu Stella barusan itu.
'Putra Kita Allen,'
Siapa yang Putramu!
Dasar Sialan!!!
Cynthia juga memiliki wajah gelap, melihat betapa bahagianya Stella itu.
Cynthia lalu segera kembali berakting, dan memasang senyum palsunya.
"Ah, Kak Stella, Kakak pakai repot-repot segala kesini, padahal aku juga akan ke sana untuk berfoto dengan Kak Stella,"
Stella yang tahu bagaimana Cynthia ini suka berakting, mengikatinya.
"Astaga, ini benar. Mari kita segera berfoto, mari Allen juga kamu harus ikut," kata Stella dengan nada ramah.
Namun Allen jelas membalas dengan tidak senang.
"Aku tidak ingin berfoto,"
"Astaga, Allen kamu tidak bisa begitu, ini adalah Pernikahan Ayahmu satu-satunya, kamu tentu harus berfoto, dan lagi sekarang aku adalah Ibu Barumu, kamu tidak bisa bersikap tidak sopan padaku," kata Stella dengan senyuman sok akrab itu.
"Siapa yang sudi memiliki Ibu seperti kamu!!! Bahkan umur kita sama!! Aku benar-benar tidak menerima ini!!" Kata Allen dengan penuh emosi, saat ini Allen benar sudah tidak bisa menahan dirinya lagi.
"Tapi mau tidak mau, sekarang kamu harus menerima jika aku menjadi Ibu barumu, dan kamu harus memanggilku, Mama,"
Jelas sekali ekspresi kemarahan terlihat di wajah Allen dan itu membuat Stella sangat puas.
Felix dari samping belum berkomentar melihat kelakuan Istri Barunya ini.
Allen yang begitu marah itu, langsung pergi dari sana dan menarik Cynthia bersamanya.
Sungguh Allen merasa tidak tahan berada di pesta itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 109 Episodes
Comments
Hotlin Situmorang
penasaran jdnya ceritanya
2024-07-24
0
Juli Juliana Ambar
mantab stella..suka dengan karakter stella yg tangguh dan tidak menye menye
2022-10-12
1