Zombie Horde

"Ambil ini." Ucap Alvin

Alvin memberikan masing-masing satu buah handgun pada Kyle dan Felix.

"Jangan menggunakan pistol saat tidak menghadapi keadaan hidup dan mati. Aku memberikan sedikit amunisi pada kalian hanya untuk berjaga-jaga." Lanjut Alvin.

"Apakah kamu benar-benar akan ke kota Skycloud?" Bisik Anna malu-malu.

"Tentu saja." Jawab Alvin.

"Aku akan ke desa Cathya untuk menemui seseorang. Aku pasti akan melewati kota Skycloud untuk bisa sampai kesana." Lanjut Alvin.

"Aku menemukan busur dan anak panah ini semalam dan lupa memberikannya padamu. Ini ambillah."

Mendengar hal tersebut, Anna hanya mengambil busur itu dengan tatapan sedih. Bukan karena dia tidak suka dengan busur itu, namun dia mengira bahwa Alvin akan mencari dirinya di kota Skycloud.

Anna terlalu bersemangat saat Alvin mengatakan akan ke Kota Skycloud. Sampai-sampai dia lupa menanyakan apa tujuan Alvin ke kota tersebut.

Ternyata Alvin hanya lewat dan hendak mencari seseorang di desa Cathya.

Entah apa yang terjadi pada hatinya, Anna merasa kesal karena salah paham akan maksud Alvin tadi yang mengatakan akan pergi ke Kota Skycloud.

Melihat sahabatnya yang murung, Natasha menatap tajam Alvin dan memposisikan tangannya meminta sesuatu pada Alvin.

Alvin mengerti dengan tatapan Natasha dan meletakkan pisau lipat berwarna emas ditangannya.

Natasha menggembungkan pipinya dan cemberut melihat pemberian Alvin.

"Kamu tidak bisa bertarung, pisau lipat itu bisa dipakai untuk mencari batu evolusi di mayat zombie." Ucap Alvin sambil menyeringai.

Natasha hanya bisa menghela nafas dan berterimakasih pada Alvin. Dia sadar bahwa dirinya tidak memiliki kemampuan bertarung dan hanya akan menyia-nyiakan senjata.

Setelah melakukan cukup persiapan, Anna, Kyle, Natasha dan Felix masuk ke dalam mobil.

Walaupun mereka hanya bertemu selama beberapa hari, mereka telah berteman dengan baik.

Apalagi Anna yang memiliki perasaan emosional pada Alvin.

Setelah meninggalkan rumah dan berpamitan, Alvin menatap mobil itu keluar dari daerah perumahan dan kembali ke rumah.

Alvin percaya bahwa dalam beberapa hari, dia dapat bertemu dengan mereka lagi.

Anna yang semenjak tadi menahan air matanya, melihat kebelakang dan mulai menangis.

Natasha yang berada disampingnya hanya bisa mengelus punggung untuk menenangkan Anna. Dia tentu mengerti dengan perasaan Anna terhadap Alvin.

*****

"Baiklah, kita berkumpul untuk merencanakan hal yang akan kita lakukan hari ini." Ucap Alvin sambil menatap yang lainnya.

Alvin menjelaskan rencananya tentang persiapan menjelang fenomena zombie horde yang akan terjadi 3 hari lagi.

Karena baru pertama kalinya zombie horde muncul, maka akan ada banyak kotak harta karun yang bisa didapatkan.

Alvin menjelaskan rencananya pada mereka.

Untuk saat ini, dia membagi kelompok menjadi dua tim. Satu tim ditugaskan untuk mencari persediaan dan tim lainnya akan berfokus untuk mencari batu evolusi sebanyak-banyaknya.

Tentu saja Alvin, Nancy dan Julian yang akan mengumpulkan persediaan karena James dan Richard lebih mampu untuk membunuh zombie.

Demi keamanan, mereka hanya akan melakukan pembersihan zombie di area sekitar perumahan dan kantor polisi.

Alvin juga menceritakan dugaannya mengenai kotak harta karun yang akan muncul di kantor polisi.

Setelah mendengar arahan Alvin, mereka membersihkan daerah tersebut selama 3 hari.

*****

Beberapa hari kemudian, pada hari ke-14 tepatnya saat matahari hendak terbenam, Alvin menginstruksikan mereka semua agar berkumpul membahas rencana untuk tengah malam.

Alvin menghitung attributenya beserta semua batu evolusi yang telah dikumpulkan.

'sistem buka status' ucap Alvin dalam hati.

Nama : Alvin Delamo

Usia : 23

Kekuatan : 35,87

Kecepatan : 39,01

Stamina : 34,15

Vitalitas : 33,12

Evolusi : -

(Peringatan!! syarat evolusi pertama : memiliki serum evolusi tahap 1)

Inventory sistem : 1 tiket gacha

Shop : Terkunci (terbuka setelah evolusi tahap 1)

Roulette : Terkunci (terbuka setelah evolusi tahap 2)

Setelah melihat statusnya, Alvin tersenyum puas dengan pencapaiannya.

Alvin juga menghitung jumlah batu evolusi yang dia dapatkan, dia telah memiliki lebih dari seribu batu evolusi merah dan 15 batu evolusi kuning.

Sedangkan batu evolusi yang dimiliki oleh James, Richard, Nancy dan Julian, telah mencapai hampir 400 batu evolusi. Sebuah pencapaian besar dengan anggota yang sedikit.

Saat ini Alvin tengah membayangkan rumahnya yang berada di dalam hutan. Dia sangat menyesal meninggalkan Lily dan Grey untuk menjaga rumahnya. Namun, saat memikirkan hal itu, Alvin juga menjadi tidak sabaran untuk menghitung batu evolusi yang telah mereka kumpulkan.

Alvin juga membayangkan tanaman yang telah dia tanam di lantai teratas rumahnya. Tidak ada yang merawat tanaman tersebut. Pastinya saat ini tanaman tersebut hanya akan mati sia-sia.

Setelah mengatur rencana, mereka semua istirahat lebih awal untuk mempersiapkan diri mencari harta karun saat tengah malam.

*****

Jam telah menunjukkan pukul 1 dini hari. Dari dalam rumah terdengar raungan zombie.

Walaupun jaraknya cukup jauh, raungan zombie-zombie tersebut terdengar sangat ganas karena zombie telah mulai agresif.

Alvin, James dan Richard terbangun lebih awal karena suara zombie tersebut. Alvin membangunkan Nancy dan Julian sambil menutup mulut mereka agar mereka bangun dengan tidak bersuara.

Mereka semua terbangun dengan ekspresi terkejut. Walaupun sebelumnya mereka terus mengikuti instruksi Alvin, tetapi masih ada keraguan akan peringatan zombie horde pada hari ke-15.

Namun setelah melihat situasi malam ini, mereka menjadi sangat yakin dengan ucapan Alvin.

Alvin tidak menunggu zombie-zombie itu menjadi lebih agresif. Sesuai dengan instruksi Alvin, mereka bergegas mempersenjatai diri mereka dengan perlengkapan masing-masing.

Dengan menggunakan kacamata night vision, mereka keluar dari rumah.

Beruntungnya, di depan halaman rumah mereka ada sebuah kotak harta karun berwarna kecoklatan dengan pinggiran berwarna putih. Kotak itu hanya berukuran 30 cm namun memancarkan sedikit cahaya. Itu adalah kotak harta karun perak.

Menurut ingatan Alvin, ada 3 tingkatan kotak harta karun yang ditandai dengan pinggirannya, yaitu kotak harta karun perunggu, perak dan emas.

James dan yang lainnya terkejut, mereka kehilangan kata-kata saat melihat kotak tersebut.

Alvin berjalan ke kotak tersebut dan membukanya, di dalam kotak tersebut ada sedikit makanan, 3 pil obat-obatan, sarung tangan kulit dan beberapa batu evolusi.

Alvin mengangkat kotak harta tersebut bermaksud untuk membawa bersamanya. Tetapi setelah mencoba mengangkat dengan seluruh kekuatannya, Alvin tetap tidak bisa mengangkat kotak tersebut. Kotak tersebut seolah menempel dengan tanah.

Saat Alvin mengeluarkan semua barang yang ada dikotak tersebut, Alvin mendapati cahaya yang ada dikotak tersebut mulai meredup. Sekarang kotak tersebut terlihat seperti kotak kayu usang yang tak bernilai.

Alvin memahami keunikan lain dari kotak harta karun, kotak harta ini hanya dapat dibuka di tempat, tidak dapat disimpan atau dipindahkan kemana pun.

Setelah selesai menyimpan isi kotak harta karun pertama ke dalam ranselnya, Alvin mengatur posisi bertarung mereka sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Alvin akan berada didepan, James disisi kiri, Richard disisi kanan. Sedangkan Nancy dan Julian berada di tengah-tengah.

Nancy dan Julian hanya bertugas untuk menyimpan batu evolusi dan memindai kotak harta karun di sekeliling area yang mereka lewati.

Pada saat membuka pagar rumah, mereka semua, kecuali Alvin, tercengang dengan jumlah zombie yang berada dihadapan mereka saat ini.

James dan yang lainnya ingat bahwa sejak sore tadi, tidak ada satu pun zombie yang terlihat disekitar mereka. Namun saat tengah malam, ada puluhan zombie yang mengelilingi mereka.

Hal ini membuktikan bahwa zombie horde pada hari ke-15 memang benar terjadi.

Tanpa basa-basi, Alvin bergegas mengeluarkan pedangnya dan menebas zombie-zombie tersebut.

Sliingggg...

Brakkkk...

Wuuussshhh...

Tidak butuh waktu lama bagi Alvin membuat zombie-zombie itu tak lagi bergerak.

Dibelakangnya, James dan Richard tercengang melihat pergerakan Alvin. Mereka baru pertama kali melihat Alvin bergerak lincah untuk menebas habis puluhan zombie dengan kecepatan yang luar biasa.

Berbeda dengan Nancy dan Julian yang sudah terbiasa melihat kemampuan Alvin, mereka tampak santai tanpa mengeluarkan ekspresi apapun. Bahkan mereka dengan cepat mengambil batu evolusi dari zombie yang telah Alvin bunuh.

Saat memasuki sebuah rumah, Alvin akan berjaga diluar, sedangkan Nancy dan Julian akan masuk bergantian dipimpin oleh James dan Richard.

Formasi ini terus mereka lakukan ke setiap rumah satu demi satu hingga matahari terbit.

Terpopuler

Comments

Note_D

Note_D

💪💪💪

2022-10-23

1

Zul Khaidir

Zul Khaidir

up

2022-10-22

1

""wong baru""

""wong baru""

👍👍👍👍👍 lanjut thor up lagi

2022-10-21

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!