(Title Jiwa. Manusia Terkutuk. Memiliki syarat untuk Evolusi. Apakah anda ingin mengetahui syarat evolusi nya)
[Yes/No]
Didalam alam bawa sadarnya, Brain Mendengar dan melihat itu semua.
"Apa ini, apa maksudmu Simi"
(Menjawab. Title Jiwa. Manusia Terkutuk dapat berevolusi menjadi Title Jiwa. Pengendali Terkutuk, dengan itu anda bisa mengendalikan seluruh sihir yang Anda miliki tanpa harus menerima resiko)
Mendengar informasi itu Brain kemudian dengan pasti memilih Yes.
(Pilihan Diterima)
(Mengecek semua syarat untuk evolusi)
(1. Mencapai level 100. Telah terpenuhi)
(2. Membuka kelas baru. Belum terpenuhi)
(3. Mendapatkan Item Cursed Prison Book. Belum Terpenuhi)
(4. Menyerap Energi kutukan dari 3 Makhluk terkutuk. 2 Belum terpenuhi)
(Penuhi semua syaratnya maka Title Jiwa. Manusia Terkutuk akan berevolusi dan kekuatan anda akan bertambah)
"Hey apa maksudmu dengan menyerap energi kutukan dari 3 Makhluk"
(Menjawab. 3 Makhluk Terkutuk tidak dapat terdeteksi setelah energi kutukannya terserap. Anda telah menyerap salah satu dari ketiga Makhluk Terkutuk. Kemungkinan itu berasal dari Monster Paneki)
"Jadi begitu yah hmm"
(Menjawab. Anda sudah bisa menyelesaikan syarat ke 2)
(Apakah anda ingin menyelesaikan syarat yang ke 2)
[Yes/No]
Mendengar itu, Brain kemudian memilih Yes dan setelah itu, iya dapat melihat berbagai macam kelas yang bisa didapatkan dari Sistem Jiwa. melihat itu semua Brain bingung harus memilih apa dan iya kembali mendapatkan bantuan dari Simi.
(Disarankan Anda memilih kelas berdasarkan keahlian anda sebelum mendapatkan Sistem Jiwa. Dengan itu anda bisa memaksimalkan peningkatan kelas baru anda saat sistem kembali melakukan Sinkronisasi masa hidup anda)
Dengan informasi itu, Brain kembali mengingat ketika iya pertama kali mendapatkan Sistem Jiwa dan mengingat orang yang pertama kali iya kalahkan.
"Baiklah aku sudah memutuskan, untuk kelas ke-2 ku, aku akan memilih kelas Fighter"
(Pilihan telah ditentukan. Melakukan Sinkronisasi masa hidup yang telah dilalui. Mencocokan semua atribut dan perlengkapan yang dimiliki)
(Sinkronisasi telah selesai)
(Selamat. Kelas baru anda telah mendapatkan job'nya)
(Selamat. Level kelas baru anda telah mencapai level 50)
(Ini adalah semua status dan atribut yang anda miliki)
[Ras : Manusia / Kelas : Mage. Level 100 - Fighter. Level 80/ Job : Cursemancer - Cursed Stick Fighter / Title : Manusia Terkutuk]
Setelah selesai dengan semua itu, Brain yang masih dalam keadaan tertidur, kemudian mulia kembali sadar.
"Hey sepertinya dia sudah mulai sadar" kata seorang wanita yang berada didekat Brain.
Mengetahui keberadaan orang asing didekatnya, Brain yang membuka matanya secara perlahan, lalu menggunakan kemampuan pendeteksi nya.
"Syukurlah, aku sangat khawatir" itu adalah suara Hanna yang kemudian mendekati Brain.
Menyadari Hanna berada di sana, Brain kemudian mengambil kesimpulan jika wanita yang ada didekatnya kemungkinan adalah kenalan dari Hanna.
"Apa kau baik-baik saja, kau sudah tertidur selama 3 hari, sebenarnya apa yang terjadi dengan mu" kata Hanna terlihat khawatir.
"Aku baik-baik saja, aku begini karena efek samping dari penggunaan sihir ku" jawab Brain sambil mengamati keadaan di tempat tersebut. "Maaf ini sebenarnya dimana" lanjut Brain bertanya.
"Ini adalah bekas markas pasukan pembebasan yang berada di distrik 4" jawab Hanna.
Mendengar perkataan Hanna, Brain kemudian menatap dua orang lain yang berada di tempat tersebut, iya kemudian mencoba melihat status dari keduanya.
[Ras : Manusia / Kelas : Warior. Level 62 / Job : Great Swordsman / Title : Pasukan Pembebasan]
[Ras : Manusia / Kelas : Cleric. Level 60 / Job : Saint / Title : Pasukan Pembebasan]
Setelah mengetahui status dari kedua orang tersebut Brain akhirnya sadar jika mereka merupakan anggota dari Pasukan Pembebasan.
"Perkenalkan namaku Layla Thivila dan orang yang disana adalah Hendry Paghi" kata perempuan yang berada didekat Brain.
"Namaku Brain Righet, salam kenal" kata Brain.
"Senang berkenalan denganmu, kau luar biasa, bisa mengalahkan bos monster itu sendirian" kata Layla.
"Aku hanya beruntung" kata Brain.
"Layla, tidak usah basa-basi" kata Hendry sambil berjalan ke arah Brain. "Siapa kau sebenarnya" lanjut Hendry bertanya.
Mengetahui jika iya sedang di interogasi, Brain mencoba bersikap tenang.
Simi, apakah seseorang bisa memanipulasi Title yang tertulis di status mereka.
(Menjawab. Memanipulasi informasi status membutuhkan level 90 ke atas dan itu hanya bisa dilakukan untuk memperlihatkan jendela status ke orang lain)
Mengetahui informasi itu, Brain pun yakin jika dua orang yang ada disana merupakan anggota pasukan pembebasan yang asli.
"Aku hanyalah orang beruntung yang mendapatkan Sistem Jiwa dari obat Pemicu Sistem" kata Brain tenang
"Apa yang kau katakan itu benar" kata Layla terkejut.
"Yah itu benar, aku mendapatkan obat Pemicu Sistem dari seseorang" kata Brain.
Hendry yang mendengar penjelasan Brain, tidak langsung mempercayainya, iya kemudian menanyakan beberapa hal.
"Apa buktinya kau telah meminum obat Pemicu Sistem" tanya Hendry.
"aku tidak tahu harus membuktikannya dengan cara apa, tapi seseorang yang bernama Rudolff telah memberikan obat tersebut dan iya juga memberikan ini"
Mengatakan hal tersebut, Brain kemudian mengeluarkan dokumen yang berada didalam tasnya dan memberikannya kepada Hendry. Menerima dokumen tersebut, Hendry kemudian fokus untuk membacanya.
"Apa yang terjadi dengan Rudolff" tanya Layla.
"Dia tewas, saat itu aku belum mendapatkan Sistem Jiwa, aku tidak bisa menolongnya" kata Brain.
"Ceritakan kepadaku bagaimana itu bisa terjadi" tanya Layla lagi.
Mendengar pertanyaan itu, Brain kemudian menceritakan semua tragedi yang menimpanya saat bertemu dengan Rudolff. Mengetahui itu semua, Layla terlihat bersedih dan diketahui jika Layla sebenarnya adalah adik dari Rudolff, namun sampai sekarang mereka belum bisa mengetahui kenapa Rudolff bisa berada diluar tembok wilayah Himaya.
Disini Brain juga menceritakan tentang Robbert yang tewas dan kondisi di tiga distrik buangan yang berada diluar tembok. Brain juga menjelaskan keinginannya untuk membantu anak-anak yang tidak memiliki Sistem Jiwa.
Dengan semua informasi dari Brain dan membandingkannya dengan informasi yang mereka dapatkan, Hendry dan Layla akhirnya mempercayai Brain.
"Maaf sudah meragukan mu" kata Hendry sambil menyerahkan kembali dokumennya.
"Itu tidak masalah" kata Brain.
Menghabiskan beberapa jam di sana, Hendry kemudian memerintahkan Layla untuk mengumpulkan semua anggota pasukan pembebasan yang berada di dalam wilayah Himaya untuk berkumpul di distrik 4 dan Hendry juga memberikan perintah ke Hanna untuk mengajak seluruh orang yang berada di distrik 9 untuk pindah ke distrik 4.
***
Dua Minggu telah berlalu, keadaan di distrik 4 telah sepenuhnya terbebas dari keberadaan monster. Sekarang seluruh anggota pasukan pembebasan yang tersisa dan orang-orang yang berlindung di distrik 9 telah berkumpul di distrik 4.
Diketahui, setelah Layla meninggalkan distrik 4, iya menghabiskan waktu selama 2 hari untuk kembali lagi ke distrik 4. Sedangkan Hanna hanya menghabiskan waktu 1 hari untuk membawa orang-orang yang berlindung di distrik 9.
Dengan Distrik 4 yang sudah tidak dipedulikan lagi oleh orang-orang yang berasal dari distrik dalam, pada akhirnya mereka para pasukan pembebasan memutuskan untuk menjadikan distrik 4 sebagai basis mereka. Walaupun begitu mereka tidak semata-mata dengan bebas berkeliaran di distrik 4, mereka tetap menjaga pergerakannya dan lebih banyak menghabiskan waktu di sekitar pintu gerbang yang mengarah keluar tembok.
Saat ini Brain sedang bersama Hendry dan Layla, mereka bertiga berada di salah satu rumah yang dimana rumah tersebut di fungsikan sebagai tempat rapat. Disini mereka tengah membicarakan sesuatu mengenai asosiasi Researcher. Ditengah diskusi mereka, tiba-tiba seseorang datang membawa kabar tentang tim pengintai yang baru saja tiba.
Mengetahui informasi itu, Hendry kemudian menyuruh seseorang yang memberikan informasi itu untuk memanggil tim pengintai tersebut agar menemuinya segera dan tidak lama berselang, satu orang kemudian pun datang.
Orang itu bernama Zhipheng Modeous, seseorang yang telah banyak membantu Brain dalam mempelajari seni bela diri menggunakan tongkat. Shipeng memiliki kelas dan job yang sama dengan Brain, dimana kelas yang dimaksud merupakan kelas kedua yang Brain dapatkan.
Diketahui, sebelumnya Zhipheng mendapatkan tugas dari Hendry untuk pergi menuju distrik 6, 7 dan 8 dengan tujuan mengumpulkan informasi mengenai distrik bagian dalam.
Dari apa yang telah diketahui mengenai keenam distrik terluar, dimana distrik 4 dan 9 yang sudah di abaikan oleh ketiga Asosiasi, merupakan kawasan perumahan dan selain kedua distrik tersebut, distrik 7 juga difungsikan sebagai kawasan perumahan. Untuk Distrik 5 dan 8 merupakan kawasan pertanian sedangkan distrik 6 menjadi kawasan industri.
"Bagiamana perjalanannya, apakah ada informasi yang kau dapatkan" Tanya Hendry setelah menyambut kedatangan Zhipheng.
"Yah, tentu saja" Jawab Zhipheng yang telah duduk disalah satu kursi, iya kemudian memberitahukan semua informasi yang iya dapatkan.
Dari informasi yang diberikan oleh Zhipheng, diketahui jika demo yang sebelumnya terjadi di distrik 7 dan 8 berkahir dengan kekerasan, dimana karena hal itu banyak korban meninggal akibat mendapatkan serangan dari asosiasi Shield.
Selain itu, Zhipheng juga memberikan informasi mengenai asosiasi Researcher yang telah ditutup dan sekarang para anggota asosiasi tersebut telah ditahan oleh asosiasi Shield. Untuk alasan kenapa asosiasi Researcher ditutup Zhipheng tidak mengetahuinya.
Mendengar semua informasi itu, Hendry yang telah berencana untuk memulai pergerakannya di distrik bagian dalam, memutuskan untuk menunda rencana tersebut.
"Sial, andai saja demo tidak terjadi" kata Hendry yang terlihat frustasi mendengar semua informasi dari Zhipheng "Lalu apa kalian berhasil masuk ke wilayah distrik bagian dalam" lanjut Hendry bertanya.
"Kami berhasil masuk, namun kami ketahuan dan.." Kata Zhipheng yang terlihat ragu menyelesaikan ucapannya.
"Dan apa, apa yang terjadi" kata Hendry.
"Kami kehilangan seseorang, maafkan aku Hendry"
Mendengar perkataan Zhipheng, Hendry menjadi bertanya-tanya tentang maksud dari Zhipheng.
...----------------...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 50 Episodes
Comments