Keputusan Nenek

Hana bertanya kembali sambil menggoyang goyangkan bahu neneknya.

"Ayolah nek, ada apa ini ?

Kok semua keluarga berkumpul disini ?"

Nenek diam saja sambil tersenyum tapi kakek lah yang menjawab semuanya.

"Nak...sekarang kamu tenang dulu dan duduk diam disini."

"Baiklah kek," ucap Hana.

Kini semua orang kembali serius berbisik bisik tak tahu apa yang sedang diskusikan.

Hana masih diam saja, tetapi ada satu yang menjadi pusat perhatian Hana.

Tidak sengaja Hana melirik kepojok ruangan.

Ya ya... disana ada seorang om muda yang dari tadi senyum senyum dan memperhatikan terus semua gerakan Hana, melihat tingkahnya Hana merasa muak dan geli.

"Idiiih om ini ada apa natap aku seperti itu, mesum amat iih." 

Pikiran Hana melayang jauh entah kemana.

Tanpa Hana sadari kini Yuda sudah berpindah kesamping Hana sesuai apa yang di perintahkan oleh kakek dan nenek Hana.

Hana merasakan hawa dingin mulai naik di bagian pundaknya.

Sepertinya ada sebuah tangan dingin yang memegangnya, sehingga itu membuyarkan lamunannya.

"Eh eh, ibu yah..."

Hana jadi salah tingkah karna sekarang sudah ada om om tadi duduk berbarengan di sebelahnya, ada ayah, ibu, juga kakek dan nenek disitu.

"Nak sekarang dengarkan apa kata nenekmu yah."

Ucap ayah kepada Hana.

Aku hanya menganggukan kepalaku tanda setuju.

Nenek kini melihat kearahku dan memberi senyuman kecilnya," oh iya nak sebelumnya kenalkan ini Yuda anaknya teman karib nenek, itu ayah dan ibunya juga ada di samping Yuda."

Aku langsung hormat saja kepada nenek dan para orang tua yang ada disana sebagai tanda bahwa akulah yang paling merasa masih anak kecil masuk dalam ruangan khusus orang dewasa.

Hana membungkukkan badannya dan menyalami kedua orang tua Yuda, dengan santai dan terlihat judes Hana menjabat tangan Yuda karena Hana belum mengerti apa maksud neneknya .

Dengan serius Yuda menatap dalam Hana.

Entahlah apa yang sedang dipikirkannya.

Setelah menyalami dan memberi hormat mereka, nenek kembali berbicara lagi.

"Nak, kami memanggilmu karena ada berita bahagia yang ingin kami sampaikan padamu."

Hari ini setelah berunding kami keluarga memutuskan kalau kamu hari ini sudah resmi dijodohkan dengan Yuda.

Apaaa...!

Mulut Hana menganga lebar karena kaget luar biasa, bak bagai di sambar petir rasanya seperti mimpi, entah apa yang membawanya keperjodohan ini, ternyata semua orang disini sedang mendiskusikan dirinya dan Yuda.

Kini Hana melihat kearah ibu dan ayahnya, raut wajah keduanya sangat bahagia

" Yaa Tuhaan....

Tidak adakah diantara mereka yang memikirkan masa depanku bagaimana nasibku apa aku bahagia atau tidak dengan semua ini.

Apa ini sebenarnya !

Apakah ini nyata atau mimpi

Hana mencubit bagian lengannya sendiri ternyata semua nyata.

Ooh tidak bagaimana dengan sekolah, ! apa mereka semua memikirkan itu apa

Nenek tidak ingin aku bersekolah lagi !

Kenapa dia menjodohkan aku..!"

Hana berfikir dalam hati.

Nampak semua dalam ruangan itu sangat bahagia, tanpa mereka sadari Hana sangat sedih dan rapuh, hingga sedikit buliran bening tumpah di pipi Hana.

Tidak sengaja yuda melihat adegan itu.

"Maafkan aku Hana, aku hanya mengikuti keinginan ayah dan ibuku," Yuda berbicara dalam hati.

Yang ada di fikiran Hana sekarang, bagaimana dia ingin melanjutkan sekolahnya kejenjang yang lebih tinggi sementara masih SMP saja sudah dijodohkan oleh neneknya, dalam hati Hana menentang perjodohan ini.

**

"Hana itu keputusan yang sudah di bicarakan kelurga tidak boleh di bantah lagi. Kau harus menerimanya dan bersiap untuk mengenal Yuda." Kata nenek lagi.

Semakin berbicara semakin Hana menjerit dalam hati, ingin berteriak, tetapi di tahannya.

Yang kini semakin membuat Hana benci,  Yuda diam saja tanpa berbicara apapun, dia hanya seyum terus menatap Hana dalam," oh sepertinya dia ikut menerima keputusan," Batin Hana.

Melihat itu semakin menbuatnya kesal...

Bersambung ke bab selanjutnya...!!  

Terpopuler

Comments

Vhyna

Vhyna

terimakasih kaka dukungannya 😊

2022-07-23

1

The Taste Of Love👩‍🍳👨‍🍳

The Taste Of Love👩‍🍳👨‍🍳

Buat pemula tulisannya rapi aku suka... 😊 Semangat Hana

2022-07-23

1

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!