Aleski masih berlari membelah keramaian kota metropolitan itu dirinya sesekali menoleh ke belakang yang masih terdapat beberapa Bodyguard namun terlihat di belakangnya bertambah beberapa Bodyguard.
Matanya menari-nari mencari tempat persembunyian yang menurutnya aman namun nyatanya sangat sulit baginya bersembunyi di keramaian tidak seperti waktu di desa yang entah dimana waktu itu dirinya bisa bersembunyi di semak-semak atau di pepohonan bahkan tembok sekarang? sangat sulit baginya.
Dirinya terus mencari tempat persembunyian tak mungkin juga ia terus berlari apalagi sedari tadi perutnya tidak terisi apapun rasanya lelah jika harus terus berlari.
"Astaga kapan aku bisa bebas?" gumam Aleski merasa lelah dengan nasibnya yang terus di kejar tanpa henti ia kira jika pergi dari tempat penyiksaan dirinya akan menemukan kebahagiaan dan ternyata itu tidak terjadi dirinya malah terus di kejar untuk di bawa ke manusia iblis.
...✧༺♥༻✧...
Sementara di belakang sana sekumpulan pria berbaju hitam sudah mulai merasa lelah mengejar majikanya yang larinya bagaikan kuda di kala perang namun walau mereka lelah ataupun apapun itu mereka harus tetap bekerja apalagi sekarang mereka harus tetap mengejar majikanya kalau sampai tidak dapat nyawa bisa melayang.
"Astaga aku baru tau ternyata selama ini lari Non Al sangat cepat bagaikan kuda, "
"Bagaimana ini? Non Al semakin jauh, "
"Ya ampun kenapa cepat sekali, "
"Bagaimana ini jika Non Al lolos lagi? "
Batin mereka sedang berperang memikirkan nasib mereka nanti namun pikiran yang semakin membuat panik itu dengan cepat di buangnya.
Sementara Aleski di depan sana sudah mulai lelah bahkan dirinya memperlambat larinya sembari menyeka keringat yang bercucuran akibat lari maraton di bawah sinar matahari.
Melihat kendaraan yang terparkir rapih di depan masing-masing bangunan dirinya terus menatap kendaraan itu sampailah otaknya bekerja.
"Apa aku masuk ke mobil itu saja ya? " gumam Aleski memikirkan apa yang akan ia lakukan samar-samar mulai terdengar suara teriakan yang memanggil namanya di situlah Aleski semakin panik rasa takut kembali datang jika sampai dirinya di tangkap bisa gawat nanti perjuangannya akan sia-sia.
Dengan cepat dirinya menuruti apa yang otaknya peroleh kakinya mulai berlari kembali mendekat ke arah mobil hitam yang tampak mewah dengan cepat pula dirinya membuka pintu mobil lalu segera di tutup kembali Aleski duduk di bawah dengan menunduk berharap tidak akan ketahuan.
Sementara sebagian Bodyguard sudah sampai di area parkiran dengan terus memanggil nama majikanya di situlah Aleski semakin membungkuk dengan jantung yang berdetak hebat.
"Kayaknya Non Al gak di sini, "
"Aku setuju, lagian tadi kita udah cari ke seluruh parkiran tapi tidak ada Non Al. "
"Yasudah kita cari di tempat lain saja, "
Sekumpulan suara Bodyguard terdengar namun suara langkah kakinya mulai menjauh di situlah Aleski mulai mengintip dari kaca jendela untuk memastikan keadaan sudah aman dan benar saja mereka sudah tidak ada lagi.
Aleski mulai bisa bernapas lega namun jantungnya kembali berdetak sangat kencang ketika terdengar suara langkah kaki.
Dengan pelan Aleski mengintip kembali dan terlihatlah seorang lelaki dengan hendpone di tangannya lelaki itu orang yang sama dimana Aleski pernah menabraknya saat di kejar oleh mereka.
Aleski hanya bisa diam mematung dirinya bingung apa yang akan di lakukanya sampai tak menyadari lelaki itu sudah masuk ke dalam mobil duduk di kursi kemudi lalu mulai menjalankanya setelah meletakan ponselnya sementara Aleski yang menyadari bahwa mobil tempatnya bersembunyi sudah mulai berjalan namun ia hanya bisa diam.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 57 Episodes
Comments
joyji
kasian banget aleski
2023-01-01
1