Terlihat Aleski tengah duduk di kasur dengan tatapan kosong ke arah kakinya yang sudah di perban.
Tok... Tok... Tok...
"Masuk! " ucap Aleski dengan lesu.
Cklek!!! …
Pintu kamar terbuka langsung menunjukan Bi Desi dengan nampan berisi makanan untuk sarapan.
"Non, makan dulu nanti sakit. " ujar Bi Desi dengan suara lembutnya.
"Iya Bi, " sahut Aleski dengan senyum lalu mengambil nampan di tangan Bi Desi.
"Kata Bi Sri Non pengen pergi? biar bebas dan bahagia? " tanya Bi Desi sembari menatap Aleski yang sedang melahap makanannya.
"Iya Bi, tapi Al gak jadi. Al mungkin bakal bertahan, lagian Al gak mau kalian di hukum. " ucap Aleski dengan senyum manisnya lalu melanjutkan makanya.
"Kita semua akan bantu Non Al untuk kabur dari sini, " ujar Bi Desi dengan muka serius.
Sontak Aleski kaget lalu menoleh ke arah Bi Desi mencari keyakinan di sana.
"Bibi yakin? " tanya Aleski dengan menatap mata Bi Desi.
"Yakin," jawab Bi Desi seraya memberi plastik yang entah berisi apa.
"Ini apa Bi? " tanya Aleski heran.
"Itu pegangan untuk Non Al selama berjuang di luar sana, kami di sini hanya bisa membantu ini saja. " ujar Bi Desi.
"Ya ampun Bibi!! " Aleski menangis haru sampai dirinya memeluk Bi Desi sangat erat.
"Jadi kapan Al bisa pergi? " tanya Aleski dengan antusias.
"Em... maaf Non, apa lebih baik menunggu luka Non Al membaik dulu? " tanya Bi Desi yang merasa kasian kepada Aleski nanti apalagi berjalan dengan kaki seperti itu.
"Ah ini mah gak seberapa Bi, kan dulu juga pernah di seset pake pisau. Apa Bibi lupa? jadi ini belum seberapa. " ujar Aleski dan kemudian Bi Desi ingat dulu Aleski pernah di seset dua puluh kali oleh Marie.
"Yasudah kalo begitu Non Al lebih baik kabur dari jendela saja, nanti kami usahakan mengalihkan perhatian para Bodyguard. " jelas Bi Desi sembari menunjuk jendela kamar yang langsung terhubung ke samping rumah.
"Siap Bi, " ucap Aleski memberi hormat dengan di iringi tawa bahagia.
***
Setelah siap untuk pergi Aleski sekarang sudah berada di dekat jendela bersama Bi Desi yang mengatur semua rencana.
"Ayo Non! " ujar Bi Desi menyuruh Aleski untuk segera keluar dari jendela dengan cepat Aleski mengangguk lalu keluar lewat jendela.
Hap!! …
Aleski berhasil keluar dan bersiap menerima tantangan di depan sana yang sudah menunggu dirinya berjuang menuju kebebasan.
Bi Desi menutup jendela setelah itu Aleski mulai berjalan mengendap-endap sampai merasakan keadaan aman.
...✧༺♥༻✧...
Tampak yang lain sudah bersiap dengan posisinya dan tugasnya satu persatu mulai menjalankan aksi demi Non Al.
"Sat!! tolong bawain. " Bi Sisri berteriak kepada Bodyguard yang berjaga di depan samping rumah.
Satria menurut karna dirinya melihat Bi Sisri kesusahan, Toh dirinya tidak pernah mendapati majikanya kabur tapi dirinya tidak sadar bahwa sedang di permainkan.
Akhirnya Satria mengangkat kardus besar yang entah berisi apa sementara Bi Sisri belakangan setelah memberi aba-aba kepada Aleski barulah dirinya menyusul Satria.
Aleski berjalan setelah melewati samping rumah dirinya sudah melihat gerbang rumah di mana itu gerbang menuju kebebasan.
Setelah itu Aleski berjalan jongkok bersembunyi di balik tanaman yang lebat mampu menutupi tubuh Aleski walau harus menunduk.
Dengan gerakan cepat yang lain yaitu Bi Yani mendekat ke arah Bodyguard yang berada di dekat gerbang langsung menjalankan peranya.
"Jok!!! ada ular," pekik Bi Yani yang memang hanyalah sandiwara.
"Dimana Bi? " tanya Bodyguard yang di panggil Joko.
"Di dalam, Ayo. " ujar Bi Yani menarik tangan Joko menjauh dari gerbang.
Sementara yang lain berusaha membuat kerumunan menutupi penglihatan para Bodyguard dan membuat mereka sibuk sendiri dengan mangasih makanan mengajak ngobrol.
Dan Aleski yang sudah merasakan kebebasan dengan cepat berlari keluar dari gerbang selangkah demi selangkah dirinya berlari dan akhirnya menatap juga di gerbang.
Sebelum pergi dirinya menoleh seraya memberi senyuman kepada orang yang sudah membantunya lalu Aleski keluar menjauh dari sana meloncat-loncat merasa kegirangan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 57 Episodes
Comments
atang maulana
semoga menemukan kebahagiaan 👍👍
2022-11-10
2
Elina zivana
semoga setelah berhasil keluar dari rumah kamu bisa menemukan kebahagiaan ya aleski
2022-07-17
3