Aleski terus mengecek keadaan sekitar dan ternyata sudah sepi namun sesaat kemudian dirinya mendengar suara laki-laki sedang berbicara lalu tampak seorang pria masuk ke dalam mobil bak lalu segera menyalakan mesin di situlah Aleski merasa mobilnya bergerak akhirnya ia mengintip dari celah terpal dan benar saja mobil sudah menjauh dari tempat semula.
Aleski merasa was-was takut jika di bawa ke tempat yang terpencil namun dirinya tak bisa berbuat apapun dan hanya bisa mengintip dari celah terpal tampak mobil melewati pepohonan yang sangat lebat apalagi hari sudah mulai malam sudah tak nampak lagi matahari yang menyinari bumi sekarang giliran bulan yang muncul untuk menerangi bumi dari kegelapan dengan bintang di sekitarnya.
"Ya Tuhan tempat apa ini? " gumam Aleski melihat tempat yang sangat sepi lalu dirinya merasakan mobil berhenti dan orang yang menjalani mobil keluar masuk ke dalam rumah.
Merasa mendapat kesempatan Aleski langsung membuka terpal seraya turun dari mobil dan menengok kesana kemari yang tampak sepi dan gelap disana banyak pepohonan dan bangunan yang sudah parah bahkan Aleski merasa ngeri dengan tempat yang sedang ia pijaki namun dirinya harus tetap semangat menjalani hidup yang kadang senang kadang juga susah.
Dirinya berjalan dan terus berjalan terus melihat kesana kemari entah kenapa dirinya merasa masih terancam bahkan dirinya terus bersembunyi dari balik tembok atau pohon.
...✧༺♥༻✧...
"Kalian yakin Non Al tadi naik mobil? " tanya pria berpakaian formal dengan kaca mata hitamnya dia adalah Andra.
"Gua yakin seratus persen Bro lagian tadi udah gua pasang pelacak di mobil itu jadi gua bener-bener yakin kalo Non Al ada di situ, " ujar Ramli yang sangat yakin.
"Gua juga yakin banget Bro, " lanjut Jon dengan ekpresi yakin lalu setelah itu mereka saling diam membiarkan mobil melaju melewati pepohonan dan sampailah ketika mereka melihat mobil bak di depan rumah tua dan dengan segera mereka turun.
Mereka membuka terpal dan matanya menari-nari mencari orang yang di cari namun ternyata tidak ada apapun.
"Kabur lagi, " ucap Ramli dengan menghembuskan napas berat.
"Kita berpencar, " titah Andra dengan suara tegasnya lalu mereka semua berpencar mencari dan terus mencari berharap menemukan Aleski yang sedang bersembunyi di dinding.
Aleski terus mengintip berharap keadaan sudah mulai aman setelah itu dirinya akan keluar dan berlari.
Namun dirinya mendengar langkah kaki dengan suara pria yang terus berteriak memanggil namanya dan di situlah Aleski semakin panik dirinya takut jika sampai ketauan akan gawat nantinya dan perjuangannya akan sia-sia apalagi dirinya akan kembali ke tempat dimana dirinya akan di siksa oleh kedua orang tuanya.
Setelah lama akhirnya suara langkah kaki itu menjauh dan Aleski dengan segera mengintip ternyata sudah sepi Aleski menoleh kesana kemari memastikan keadaan sudah aman untuk dirinya pergi.
Setelah merasa aman Aleski dengan langkah pelan dan hati-hati supaya tak terdengar oleh mereka berjalan menjauh dengan mengendap-endap bahkan sudah seperti maling yang sedang beraksi.
KREK!!!
Karna gelap dan matanya yang terus menari kesana-kemari sampai tak sadar jika di depannya terdapat ranting apalagi dengan daun kering yang akan menimbulkan suara ketika di injak
"Non Al!! " terdengar suara para Bodyguard memanggil Aleski bahkan mereka yang ada di situ langsung mengejar tak mau Aleski kabur dan mendapat amarah dari bosnya begitu juga dengan Aleski yang berlari seperti kuda tak mau tertangkap karna jika sampai terjadi bisa celaka dirinya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 57 Episodes
Comments
atang maulana
cepat kabur Al, jangan sampai ketangkep
2022-11-10
2