#Tuan pemaksa#

Andra bukan nya mendengarkan tapi malah tersenyum manis kearah Dheandra dan menarik tangan nya menuju mobilnya yang lain.

"hey, Om aku masih ada banyak kerjaan"ucap Dheandra, sambil mencoba melepaskan tangan Andra,lalu berjalan pergi meninggalkan Andra yang kini menatap punggung wanita itu.

"Sungguh, keras kepala"gumam Andra.

Dheandra, langsung kembali ke tempat nya semula dan kembali masuk ke bawah kolong mobil.

sementara Andra, masih berdiri sambil bersandar di mobil nya sungguh wanita yang unik, gumamnya dalam hati.

akhirnya Andra, pun pergi setelah penolakan Dheandra, saat itu dia tidak lagi berkunjung ke bengkel bahkan mobil nya di antar oleh Refi kerumahnya.

hari demi hari, Dheandra yang sibuk dengan kuliah dan pekerjaan nya,sore itu dia memutuskan untuk pergi ke Bogor, pulang menemui sang bunda yang sudah sangat ia rindukan.

dia pergi dengan motor, yang di berikan oleh Toni, untuk mempermudah kerja nya Dheandra, pergi menggunakan motor ninja yang selalu ia bawa kemana mana.

setelah sampai di panti asuhan, dia langsung disambut Sari, yang sudah menunggu kedatangan nya sedari tadi, putri kesayangan nya kini sudah berada dalam pelukan nya, wanita paruh baya itu begitu menyayangi putri nya yang satu itu.

"Sayang, bunda kangen banget, kenapa??...baru ingat pulang sih nak, apa ?.. kamu gak kangen bunda"ucap nya sambil memeluk terus menghujani nya dengan ciuman.

"Aku juga kangen Bunda, tapi pekerjaan ku terlalu padat Bunda, belum lagi jadwal kuliah, ya terpaksa deh harus menuunda kepulangan nya"ucap Dheandra, sambil membenamkan wajahnya di pelukan sang bunda.

"putri Bunda, sudah lama tinggal di luar, apa Bunda, sudah dapat calon menantu"ucap nya sambil tersenyum manis pada Dheandra.

"Ahhhhhh... Bunda, apaan sih aku malu tau Bunda, masih kecil juga"ucap Dheandra, manja.

"Tuh tau masih kecil tapi kenapa?... masih ngeyel ingin tinggal di luar sendirian pula"ucap Sari.

"kan harus belajar Bunda"ucap Dheandra.

"Heumm...kirain lagi cari calon suami"ucap Sari lagi.

"gak ah Bunda, aku tidak ingin buru-buru untuk itu aku mau fokus berkarir dulu setelah itu terserah tuhan mau bagaimana"ucap Dheandra.

setelah melepas kangen, Dheandra, pun tidur di kamar nya, mengistirahatkan tubuh yang sudah sangat lelah.

hari-hari yang di lalui Dheandra, selama satu tahun lebih tinggal di luar masih sama bahkan saat ini dia semakin jago memperbaiki mobil yang rusak.

Dheandra, pindah kost ke rumah yang lebih leluasa saat ini, karena Toni sudah menaikkan gaji nya dua kali lipat dari sebelumnya karena berkat keuletan Dheandra dalam bekerja, Toni, bisa meraup keuntungan yang begitu besar.

Toni yang sudah lama memutuskan untuk memilih istri pertama nya, itu dia melepaskan jabatan nya sebagai CEO, dan kembali menyerahkan perusahaan kepada, ayah nya meski itu di tentang oleh kedua orang tua nya.

tapi Toni, tidak pernah menyerah bahkan saat ini usaha nya semakin berkembang pesat istrinya yang sempat terkena serangan jantung kini sudah dinyatakan sembuh dan Sindy, kini sudah memiliki seorang putra, lengkap lah kebahagiaan mereka dengan kehadiran sepasang anak dalam hidup nya, Dheandra yang melihat itu pun merasa iri dengan kebahagiaan Toni, kalau dulu dia sering memaki bos nya secara terang-terangan tanpa takut di pecat saat ini Dheandra, malah sering memuji nya.

"Bos ton... Aku besok libur yah, boleh kan boleh dong"ujar Dheandra, memasang muka imut di hadapan Toni, yang kini sedang merangkul pinggang istri yang sedang duduk di sofa bersama nya.

bahkan Sindy, yang melihat itu tertawa terbahak-bahak, dia yang tau dengan sikap baik Dheandra, yang selalu membela nya secara tidak langsung,kini tengah menertawakan gadis itu.

"Kau ini kalau ada mau nya baru bersikap manis, kemarin-kemarin kemana saja"ucap Toni.

"Sibuk, karena bos laknat selalu menumpuk pekerjaan untuk ku"ucap Dheandra.

"Dasar karyawan laknat, terserah kau saja, yang penting selesai kan dulu mobil yang di pojokan sana pemilik nya, akan mengambil nya besok"ujar Toni.

"Tuh kan kak,Sindi lihat sendiri bukan, kenapa?... suami kaya dia itu di pertahankan buang aja gak guna"ujar nya sambil berlari pergi dari sana.

"Hey kau bajingan tengik,sekali lagi ngomong begitu gue sumpah hi patah hati"ucap Toni, sambil melempar majalah ke arah pintu masuk maksud nya ingin melempar Dheandra, tapi keburu ngilang.

"Sudah-sudah sayang kalian itu kaya kucing sama anjing saja "ucap sindy

"Habis dia itu nyebelin"ucap Toni.

"kamu kaya yang gak tau dia saja, gadis itu memang suka nyeleneh, tapi percayalah dia sangat baik hati"ucap sindy lagi.

"Justru itu aku pertahankan dia di sini, karena dia tipe wanita setia dan sangat baik hati,tak lupa kinerja nya bagus"ucap Toni, lagi.

Dheandra, pun menyelesaikan pekerjaan nya dia lembur, malam ini, setelah menyelesaikan dua mobil, yang cukup menguras tenaga dan emosi, bersama Raffi.

"Fi...gue mau cari makan dulu laper nih Lo mau nitip gak"ujar Dheandra.

"Gue nitip aja deh"ucap Refi.

Dheandra pun pergi dengan menggunakan baju bengkel,oper ol dengan kacamata yang masih bertengger di hidung nya dia langsung pergi menuju warteg.

"Bu...maaf aku gak bisa bantu di sini ramai ya aku sudah gak tahan lapar"ujar Dheandra.

"tidak apa-apa nak tenang saja ibu masih bisa mengatasi nya ko, duduk lah dan tunggu"ucap ibu warteg yang baik hati, terhadap Dheandra.

"Dheandra, berjalan menuju pintu masuk dia terlebih dahulu mencuci tangan di wastafel, dia tidak menghiraukan orang lain yang kini melirik ke arah nya, dengan cueknya Dheandra, duduk dan meminum segelas jus alpukat di gelas nya.

"Bu bisa cepat gak nih aku ditunggu temen masih banyak pekerjaan aku lembur"ucap nya, tanpa sadar seseorang sedari tadi menatap lekat wajah cantik yang sedikit ada noda oli nya, terlihat semakin menarik.

"Ini sayang makan lah pelan-pelan, pekerjaan tidak akan ada habis nya"ucap ibu warteg sambil mengelus punggung Dheandra, setelah meletakkan makanan di meja.

"Bu, jangan mengelus ku, nanti ibu tertular bau"ucap Dheandra,sambil nyengir kuda.

"Sudah ayo selesai kan makan nya"ucap ibu warteg lagi.

Dheandra, sedang asik makan, tiba-tiba, seseorang duduk di samping nya.

"Sendirian"ucap nya.

"Ya, seperti yang di lihat"jawab Dheandra, cuek tanpa menoleh ke arah orang yang mengajak nya bicara.

"Boleh tanya"ucap pria itu lagi.

"Mau tanya apa??..."ucap Dheandra.

"Mau jadi istri ku"

"hek uhuk "Dheandra tersedak makanan nya sendiri, dia meraba-raba samping nya mencari minum,saking sakit nya tangan satu nya lagi memegang leher nya.

tiba-tiba seseorang menyodorkan gelas miliknya kearah Dheandra, saat itu juga.

"Terimakasih"ucap Dheandra, setelah itu dia langsung pergi tanpa menoleh, siapa yang mengajak nya bicara dan siapa yang telah menolong nya karena keduanya, adalah laki-laki yang berbeda.

Dheandra, langsung pergi dengan motor nya kembali ke bengkel.

🌹💖💖💖🌹

tepat pukul sebelas malam, saat Dheandra dan Refi, tengah mengobrol seseorang datang menghampiri mereka, posisi Dheandra yang sedang berada di bawah kolong mobil, dan Refi, berdiri di samping mobil sedang memperbaiki bagian kap mesin mobil.

"fi... kunci buruan,"ucap Dheandra.

"Bentar gue ambil dulu agak jauh dari gue soalnya"ujar Refi.

"ayo buruan finis nih gue, udah gak sabar ingin cepat bobo sambil mimpi in idola gue"ucap Dheandra, sedikit bercanda.

"Alah yang Lo idola kan udah lama mati juga"ucap Refi.

"Gak papa yang penting gue ke surga bareng dia, hahahaha"ucap Dheandra.

"fi Lo ko lama sih buruan deh "ucap Dheandra.

"Iya ini gue udah buru-buru gak sengaja kunci nya di taruh jauh sama kakak ipar gue,tau sendiri dia sering ngerjain Lo"ucap Refi.

"Dasar bos sialan lihat aja besok gue gak masuk baru tau rasa, buruan fi gue dah gak tahan"ucap Dheandra.

"Mau ngapain emang nih kunci nya"

"Deg"

tiba-tiba, Dheandra, merasa kaget saat mendengar suara seseorang yang dulu sempat singgah dan berlalu begitu saja tanpa kejelasan.

"Fi,gue masih hidup kan kenapa?...gue denger suara seseorang , bukan suara Lo"ucap Dheandra, yang langsung mengambil kunci yang dia kira itu adalah tangan Refi,lalu mengencangkan baut yang terakhir,lalu dia keluar dari bawah mobil nya.

Dheandra, terkejut karena saat ini pria yang dulu sempat meminta nya, untuk makan bersama dengan paksa tengah tersenyum pada nya, dengan cool nya.

"Owh ya ampun Refi, Lo kebangetan ya Lo nyuruh orang lain buat ngasih kunci sementara Lo malah asik-asikan ngopi,Lo liat aja besok gue gak masuk , semua nya harus Lo yang ngerjain"ucap Dheandra, sambil menyusul ke arah Refi, dan langsung merebut gelas milik Refi,lalu meminumnya gitu aja.

"ahhhhhh lu Dhea, kebiasaan deh itu punya gue untung udah gue cobain kalo nggak nyesel banget gue punya sobat kaya Lo"ucap Refi.

"Sobat, ih najis gue punya sobat kaya Lo, udah jelek gak ada baik-baik nya pula"ucap Dheandra.

"Alah ngaku aja naksir kan ,pake pura-pura bilang gue jelek"ujar Refi, sambil mencubit hidung mancung Dheandra.

"Owh ya ampun Refi,Lo itu kepedean ....gue heran ko cewek-cewek di kampus banyak yang ngejar-ngejar Lo padahal ganteng enggak mungkin Lo pelet ya"ucap Dheandra, tanpa menghiraukan orang yang kini berdiri di antara mereka.

Dheandra, tengah mencubit pipi Refi, kanan kiri, saat ini.

Andra, yang melihat kedekatan mereka saat ini dia merasa kesal.

"maaf, apa mobil saya sudah selesai, diperbaiki"ucap Andra.

"Sudah bang tadi cewek jadi-jadian ini yang perbaiki"ujar Refi.

"dasar lu cowok setengah siluman"ucap Dheandra.

sementara Refi, hanya tertawa ngakak, saat melihat Dheandra, memonyongkan bibirnya, saat ini karena dia punya hibur tersendiri saat melihat Dheandra kesal.

Saat, Dheandra hendak pergi tiba-tiba tangan nya di cekal oleh Toni, bos nya yang baru saja keluar ruangan.

"mau kemana?... buru-buru amat emang udah punya uang bensin buat besok"ujar Toni, yang begitu takut kehilangan pegawai berbakat seperti Dheandra yang selalu membawa hoki.

"Tau ah gue lagi kesel bos ton jangan ganggu gue, atau gue minta jatah dua kali lipat"ujar Dheandra, yang langsung membuat sentilan di jidat nya pelakunya adalah bos nya sendiri

"nyesel gue ,nahan Lo tadi kalau gitu gue biarin Lo pergi, tadi tanpa uang bensin"ujar Toni, yang sudah terlalu akrab bagai Tom and Jerry dengan anak buah nya itu.

"Ya udah gue kasih tau aja rahasia Lo bos sama kak Sindy gampang kan, malah gue dapet uang lebih dari dia"ujar Dheandra mengancam.

"Yah elo gak seru ah main ancam melulu iya deh iya dua kali lipat"ucap Toni, sambil pergi mengambil amplop yang biasa dia kasih sebagai uang bensin.

sementara itu Refi, langsung mendekat dan bertanya "rahasia apa sih yang gue gak tau dari ipar gue"ucap Refi.

"Ada deh mau tau aja atau mau tau banget "ucap nya,sambil tersenyum lebar, tapi saat dia ingin bicara lagi, Toni langsung membungkam bibir nya dengan tangan nya.

"Sudah sekarang sudah selesai, kamu bisa langsung pulang Ok, atau uang ini kembali ke saku"ucap Toni.

"Jangan donk bos, bisa-bisa mogok kerja dan rahasia nya bocor"ucap Dheandra.

"Sudah-sudah sekarang kamu tes Drive tuh mobil setelah itu kamu bebas pulang Ok"ucap Toni, sambil tersenyum.

"gue lagi bos ton , kenapa??...gak pemilik nya saja sih"ucap Dheandra,sambil melihat Andra, yang sedari tadi bersandar di mobil,sambil melihat drama ketiga nya.

"Ok deh gue"ucap Dheandra, sambil mengambil kunci itu, dengan kasar dari tangan bos nya.

"Hati-hati"ucap Toni.

"Iya"ucap Dheandra.

setelah itu dia langsung tancap gas, tanpa ragu karena sebelumnya dia sudah mencoba nya siang tadi.

tidak sampai sepuluh menit, akhirnya Dheandra, sudah kembali ke bengkel.

"Aman bos"ucap Dheandra.

Dheandra pun, langsung memberikan kunci tersebut, kepada Andra yang kini menatap lekat wajah cantik yang terlihat lelah itu.

"Ini tuan, saya sudah beres memperbaiki nya, jika anda punya keluhan, jangan lupa datangin dia, Ok"ucap Dheandra, sambil menyerahkan kunci nya tapi bukan nya mengambil kunci, Andra, malah menggenggam tangan Dheandra.

"Tuan, apa-,apaan ini"ucap Dheandra yang ketus.

"sorry, tidak sengaja"ujar Andra.

Dheandra tak menggubris nya, dia langsung pergi begitu saja masuk ke sebuah ruangan, untuk mengganti pakaian, saat itu juga lalu.menggunakan jaket dan menenteng helem .

"Dhe,Lo seriusan ingin pulang jam segini ke Bogor"ujar Refi.

"Ya mau kapan lagi,gue maunya besok udah selesai gue mau liburan bareng idola gue di surga"ujar Dheandra.

sementara itu keduanya terbengong mendengar kata liburan di surga, yang memang tidak ada dan tak masuk akal.

"Sudah malam makin ngelantur aja Lo Dhe"ucap Toni.

sementara Andra saat itu juga langsung bergegas masuk ke dalam mobil dia yang mendengar wanita pujaan nya ingin pergi ke Bogor,di tengah malam yang semakin sunyi dia akan mengikuti nya dari belakang.

Terpopuler

Comments

Edy N

Edy N

ehh kok sama y ama bab sebeoum jua

2022-08-06

0

lihat semua
Episodes
1 #Dheandra#
2 #salah paham#
3 #Tuan pemaksa#
4 #Tuan pemaksa#
5 #Jangan ikuti aku#
6 #Kamu tidak akan bisa menjadi dia#
7 #Menghilang#
8 #Jangan dustai aku#
9 #Tidak akan#
10 #Penuh kejutan#
11 #Sabar#
12 #Pergi tanpa pamit#!
13 #pergi tanpa pamit 2#
14 #Kecewa#
15 #Datang #
16 #Kasar#
17 #Bertemu #
18 #Penantian yang melelahkan#
19 #Berlibur #
20 #Tidur#
21 #Bicara atau#
22 #Salahpaham#
23 #Rumah baru#
24 #permohonan terakhir#
25 #Berapa kali#
26 #Kagum#
27 #Terbongkar#
28 #Om Tampan#
29 #Menghindar#
30 #Kedatangan Randy#
31 #Prioritas#
32 #Hitam atau putih#
33 #Refi sakit#
34 #Tidur lebih baik daripada emosi#
35 #Refi merajuk#
36 #Malam#
37 #Cemburu tanda sayang#
38 #Masih diam#
39 #Positif#
40 #Kebahagiaan#
41 #Gerad#
42 #Arind dikejar pria tampan#,
43 #Kekerasan#
44 #Ujian cinta atau ujian hidup#
45 #Mencegah kepergian#
46 #Menikah ulang#
47 #Arinda tidak bisa hamil#
48 #Arinda pergi#
49 #Diam#
50 #Bertemu#
51 #Pertemuan kedua#
52 #kenapa harus aku#
53 #Bruno#
54 #Tidak harus#
55 #Celsi kecelakaan#
56 #Kecemburuan Gerald#
57 #Patuh#
58 #Dipaksa untuk kuat#
59 #Masih seperti itu#
60 #Tante ganjen#
61 #pelajaran#
62 #Batal menikah#
63 #I love you#
64 #Alexander marah besar#
65 #Sulit untuk terima#
66 #Alexander mabuk#
67 #Gagal menikah#
68 #Tangis Alice#
69 #Alexander tiba
70 #Andreas#
71 #Karena mu#
72 #Berita duka#
73 #Tangis Mila#
74 #Tangis pilu Alexander#
75 #Aku rindu#
76 #Rapuh#
77 #Sudah lupa#
78 #Pernikahan Astrid#
79 #Duapuluh tahun kemudian#
80 #Pulang kampung#
81 #Pernikahan Agam#
82 #Yakin#
83 #Kembali#
84 #Agam cinta#
85 #Tapi kenapa? kamu tidak #
86 #Dusta#
87 #Terlalu pahit#
88 #Agam nyaman#
89 #Pamit pulang#
90 #Bertemu dengan restu#
91 #Kaya orang ngidam#
92 #Persiapan#
93 "Kecemburuan Agam"
94 #Amarah#
95 #egois#
96 #Hilang semua janji#
97 #Bertemu#
98 #Madu#
99 #Kembali ke Bandung#
100 #Pindah#
101 #Kehilangan#
102 #Leonel Davidson#
103 #Leon sakit#
104 #Pulang untuk sementara#
105 #Pulanglah#
106 #Twins#
107 #Buncit#
108 #Dalang di balik teror#
109 #Pembalasan dimulai#
110 #Masa pemulihan#
111 #Twins lahir#
112 #Mulai beraktifitas#
113 #Pulang karena rindu#
114 #Sahabat selamanya#
115 #Hampir bunuh diri#
116 #Sadar akan kesalahan#
117 #Ingin merebut#
118 #Pernikahan#
119 #Dilema#
120 #Diawasi#
121 #Mario yang gagah#
122 #Cinta Agatha#
123 #Kemarahan Mario#
124 #Berpikir#
125 #Belum bisa#
126 #Alexa#
127 #Kabar duka#
128 #Cinta terlarang#
129 #Rumah untuk Amara#
130 #Kelahiran baby M#
131 #Sibuk#
132 #Haus kasih sayang#
133 #Bicara#
134 #Dia kembali#
135 #Untuk ku#
136 #Menikkah tanpa restu#
137 #Belajar dari kesalahan#
138 #Tida kembali#
139 #Kasih sayang#
140 #Akhir dari cerita#
141 #Rujuk#
Episodes

Updated 141 Episodes

1
#Dheandra#
2
#salah paham#
3
#Tuan pemaksa#
4
#Tuan pemaksa#
5
#Jangan ikuti aku#
6
#Kamu tidak akan bisa menjadi dia#
7
#Menghilang#
8
#Jangan dustai aku#
9
#Tidak akan#
10
#Penuh kejutan#
11
#Sabar#
12
#Pergi tanpa pamit#!
13
#pergi tanpa pamit 2#
14
#Kecewa#
15
#Datang #
16
#Kasar#
17
#Bertemu #
18
#Penantian yang melelahkan#
19
#Berlibur #
20
#Tidur#
21
#Bicara atau#
22
#Salahpaham#
23
#Rumah baru#
24
#permohonan terakhir#
25
#Berapa kali#
26
#Kagum#
27
#Terbongkar#
28
#Om Tampan#
29
#Menghindar#
30
#Kedatangan Randy#
31
#Prioritas#
32
#Hitam atau putih#
33
#Refi sakit#
34
#Tidur lebih baik daripada emosi#
35
#Refi merajuk#
36
#Malam#
37
#Cemburu tanda sayang#
38
#Masih diam#
39
#Positif#
40
#Kebahagiaan#
41
#Gerad#
42
#Arind dikejar pria tampan#,
43
#Kekerasan#
44
#Ujian cinta atau ujian hidup#
45
#Mencegah kepergian#
46
#Menikah ulang#
47
#Arinda tidak bisa hamil#
48
#Arinda pergi#
49
#Diam#
50
#Bertemu#
51
#Pertemuan kedua#
52
#kenapa harus aku#
53
#Bruno#
54
#Tidak harus#
55
#Celsi kecelakaan#
56
#Kecemburuan Gerald#
57
#Patuh#
58
#Dipaksa untuk kuat#
59
#Masih seperti itu#
60
#Tante ganjen#
61
#pelajaran#
62
#Batal menikah#
63
#I love you#
64
#Alexander marah besar#
65
#Sulit untuk terima#
66
#Alexander mabuk#
67
#Gagal menikah#
68
#Tangis Alice#
69
#Alexander tiba
70
#Andreas#
71
#Karena mu#
72
#Berita duka#
73
#Tangis Mila#
74
#Tangis pilu Alexander#
75
#Aku rindu#
76
#Rapuh#
77
#Sudah lupa#
78
#Pernikahan Astrid#
79
#Duapuluh tahun kemudian#
80
#Pulang kampung#
81
#Pernikahan Agam#
82
#Yakin#
83
#Kembali#
84
#Agam cinta#
85
#Tapi kenapa? kamu tidak #
86
#Dusta#
87
#Terlalu pahit#
88
#Agam nyaman#
89
#Pamit pulang#
90
#Bertemu dengan restu#
91
#Kaya orang ngidam#
92
#Persiapan#
93
"Kecemburuan Agam"
94
#Amarah#
95
#egois#
96
#Hilang semua janji#
97
#Bertemu#
98
#Madu#
99
#Kembali ke Bandung#
100
#Pindah#
101
#Kehilangan#
102
#Leonel Davidson#
103
#Leon sakit#
104
#Pulang untuk sementara#
105
#Pulanglah#
106
#Twins#
107
#Buncit#
108
#Dalang di balik teror#
109
#Pembalasan dimulai#
110
#Masa pemulihan#
111
#Twins lahir#
112
#Mulai beraktifitas#
113
#Pulang karena rindu#
114
#Sahabat selamanya#
115
#Hampir bunuh diri#
116
#Sadar akan kesalahan#
117
#Ingin merebut#
118
#Pernikahan#
119
#Dilema#
120
#Diawasi#
121
#Mario yang gagah#
122
#Cinta Agatha#
123
#Kemarahan Mario#
124
#Berpikir#
125
#Belum bisa#
126
#Alexa#
127
#Kabar duka#
128
#Cinta terlarang#
129
#Rumah untuk Amara#
130
#Kelahiran baby M#
131
#Sibuk#
132
#Haus kasih sayang#
133
#Bicara#
134
#Dia kembali#
135
#Untuk ku#
136
#Menikkah tanpa restu#
137
#Belajar dari kesalahan#
138
#Tida kembali#
139
#Kasih sayang#
140
#Akhir dari cerita#
141
#Rujuk#

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!