Di pinggiran kota tepatnya di sebuah gudang lama yang tidak terpakai berkumpul laki - laki berotot dan bertato.
Tidak lama kemudian datanglah beberapa mobil. Semua penumpang turun dari mobil dan masuk ke dalam gudang itu.
"Bagaimana tugasmu?" tanya seseorang yang paling berkuasa di geng itu.
"Maaf Bos, kami gagal," jawab seorang bawahan yang baru datang dengan menunduk.
"Cuih! Bagaimana bisa gagal? Mencelakai wanita hamil yang lemah saja kamu tidak bisa?" balas ketua geng itu sambil meludah.
"Ada seseorang yang menyelamatkannya Bos. Kita tidak bisa mencelakainya di tempat umum," balas bawahan yang lain.
"Okey. Pergilah!" perintah bosnya.
Tidak berapa lama ponsel ketua itu berbunyi.
"Halo!" sapa ketua geng itu.
"Bagaimana?" tanya orang di seberang telepon.
"Kita gagal!" jawab ketua geng.
"Aku tidak mau tahu, pokoknya wanita itu harus celaka!" balas si penelepon.
"Baik Nona, tenang saja. Kita akan segera membereskannya!" ujar ketua geng itu menjanjikan sesuatu.
Setelah itu sambungan telepon terputus
***
Di sebuah rumah mewah berlantai dua, di dalam sebuah kamar yang sangat luas dengan fasilitas yang mewah, terdapat seorang wanita sedang membanting ponselnya dan mengobrak – abrik isi kamarnya.
"Wanita sialan! Gara - gara kamu masuk ke dalam kehidupan Reyhan, aku tersisihkan. Kamu harus enyah dari sisi Reyhan. Aku akan melenyapkanmu dan anakmu. Aku sudah menghabiskan banyak uang, aku tidak bisa mundur lagi. Tidak boleh gagal lagi! Hanya aku yang pantas mendampingi Reyhan. Aku mapan, cantik, dan pendidikanku tinggi, sangat setara dengan Reyhan, sedangkan kamu hanya lulusan S1 dengan beasiswa. Asal usulmu juga tidak jelas, hahaha," gumam wanita itu. Setelah itu dia tengkurap di ranjang dan menangis.
***
Setelah tiga hari di rumah sakit dan dinyatakan sehat, Tia akhirnya diizinkan pulang. Reyhan menggendong Tia dan menurunkannya di kursi roda di samping tempat tidur.
Setelah mengemasi barang - barangnya, Reyhan pun mendorong kursi roda Tia keluar kamar menuju area parkir rumah sakit.
Sesampai di area parkir, Reyhan menggendong Tia lagi dan menurunkan di kursi penumpang mobilnya.
"Terima kasih Mas," ucap Tia pada Reyhan.
"Tidak perlu sungkan, aku suamimu. Sudah sepantasnya kita saling membantu," balas Reyhan sambil tersenyum dan membelai kepala Tia.
Setelah menutup pintu mobil, Reyhan berlari kecil mengitari mobilnya dan duduk di kursi kemudi.
"Apa kamu mau pergi ke suatu tempat?" tanya Reyhan sebelum menyalakan mesin mobilnya.
"Tidak Mas, aku mau istirahat di apartemen saja," balas Tia sambil memejamkan matanya dan menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi.
"Baiklah," balas Reyhan lalu menyalakan mesin mobilnya.
***
Malam hari, Reyhan sedang menyuapi Tia di dalam kamar. Setelah menyuapi Tia dan memberikan vitamin, Reyhan membantu membaringkan tubuh Tia dan menyelimutinya. Reyhan membaringkan tubuhnya di samping Tia. Setelah tiga hari tidur di rumah sakit, akhirnya bisa istirahat di rumah juga.
"Tia, apa kamu memang tidak punya keluarga?" tanya Reyhan.
"Aku tidak tahu Mas, sejak kecil aku sudah ada di panti asuhan. Aku bisa kuliah karena mendapat beasiswa, sedangkan untuk hidupku sehari – hari, aku bekerja di cafe. Ibu panti tidak pernah memberitahuku siapa orang tuaku. Kenapa Mas?" tanya Tia.
"Tidak apa – apa, aku hanya ingin tahu saja. Kamu cantik, mungkin ibumu juga pasti cantik sepertimu," balas Reyhan sambil tersenyum.
"Hmmm, tapi sayangnya mereka tidak mengharapkanku. Mereka membuangku di panti asuhan. Mas, terima kasih sudah menikahiku. Semenjak menikah denganmu hidupku berubah. Aku tidak kesepian lagi. Di hidupku saat ini, aku hanya memilikimu Mas. Aku berjanji akan menjadi istri dan ibu yang baik untukmu dan anak kita," ucap Tia sungguh - sungguh.
"Iya sayang, aku akan menjagamu dan anak kita. Jangan khawatirkan apapun. Aku tidak peduli dengan asal - usulmu. Yang penting sekarang kamu istriku. Tidurlah sudah malam. Jangan memikirkan hal yang tidak penting," balas Reyhan sambil mengecup kening Tia. Setelah itu mereka memejamkan mata dan tidur dengan nyenyak.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 178 Episodes
Comments
Mrs.Labil
suka ma ceritanya 👍
meskipun katanya blm ada cinta diantara mrk, tapi sdh se sweet itu 😍😍😍
2023-09-05
0
hai sahabat membacaku
ini pasti kerjanya Dona iya kan
2023-08-06
1
Arane Syfa
ora waras
2022-11-01
0