Satu bulan kemudian
Semenjak Arka kembali dari Amerika, ia menjadi CEO di perusahaan GC menggantikan papanya. Ia menyibukkan diri dengan bekerja untuk melupakan Tia. Tapi rasa rindu di hatinya semakin membuncah. Ia berubah menjadi orang yang dingin dan pemarah. Semua karyawannya hampir setiap hari kena marah.
Tok tok tok
Bunyi pintu ruangan Arka diketuk seseorang.
"Masuk!" ujar Arka dengan tegas.
"Permisi Pak, saya mau mengingatkan satu jam lagi Pak Arka ada meeting di restoran Cempaka bersama dengan klien dari perusahaan NC," ucap Bella sekretaris Arka dengan sedikit ketakutan.
"Okey, siapkan berkasnya. Setengah jam lagi kita berangkat," balas Arka datar tanpa menoleh sedikitpun ke arah Bella.
"Baik Pak," jawab Bella. Setelah itu ia keluar dari ruangan Arka.
***
Arka dan Bella sudah sampai di restoran Cempaka. Mereka duduk di sebuah meja dan sedang menikmati minumannya. Lima menit kemudian datanglah klien dari perusahaan NC. Arka pun menyambutnya dan berjabat tangan dengan kliennya.
"Saya Arka," ucap Arka sambil tersenyum.
"Saya Reyhan CEO dari perusahaan NC. Saya menggantikan Pak Adam papa saya karena beliau sedang sakit," balas Reyhan sambil tersenyum juga.
"Oh iya tidak apa – apa, silahkan duduk Pak Reyhan," ucap Arka mempersilakan Reyhan duduk.
"Terima kasih Pak Arka," balas Reyhan lalu duduk di seberang Arka.
Di saat Arka dan Reyhan membicarakan masalah kerjasama mereka, tiba - tiba datang seorang wanita dari area parkir dan melihat Reyhan sedang berbicara dengan seseorang yang hanya terlihat punggungnya. Ia pun menyapa Reyhan.
"Reyhan!" sapa wanita itu, tapi Reyhan tidak menghiraukannya, sehingga wanita itu mendekati meja Reyhan.
"Reyhan kamu sedang apa di sini?" tanya wanita itu setelah sampai di meja Reyhan, ia pun melihat Arka dan menyapanya juga.
"Lo Arka, kamu di sini juga, apa kabar?" tanya wanita itu dengan ceria.
"Baik, kamu Dona kan?" tanya Arka sambil mengulurkan tangannya pada Dona. Dona pun menyambutnya dengan hangat.
"Kalian saling kenal?" tanya Reyhan dengan tatapan curiga.
"Ya, kami kuliah di kampus yang sama di Amerika," jawab Arka sambil tersenyum.
"Kenapa kamu ke sini?" tanya Reyhan pada Dona dengan nada tidak suka.
"Ini restoranku Rey. Kalau kamu menikah denganku, tempat ini akan menjadi milik kamu juga," ujar Dona dengan bangganya.
"Aku sudah menikah, kamu jangan bermimpi dan mengejarku lagi. Carilah laki - laki lain yang mencintaimu," balas Reyhan jutek.
"Rey, aku mencintaimu. Lagi pula istrimu tidak bisa hamil, buktinya kalian sudah menikah tiga bulan lebih tapi belum hamil juga," balas Dona dengan senyuman meledek.
"Pak Arka urusan kita tadi sudah selesai kan? Saya pamit dulu, selanjutnya biar diurus sekretaris saya. Selamat siang," ucap Reyhan seraya berdiri dan menjabat Arka setelah itu berlalu pergi. Arka pun menyetujuinya.
Setelah kepergian Reyhan, Arka pun pamit pada Dona untuk kembali ke perusahaannya.
***
Taman Kota
Tia dan Salsa sedang jalan bersama setelah satu setengah bulan usai wisuda mereka baru bertemu hari ini.
"Bagaimana hubungan kamu sama Pak Rey sekarang?" tanya Salsa pada Tia.
"Baik Sa, Pak Rey baik banget sama aku. Kita sudah seperti suami istri yang sesungguhnya sekarang," jawab Tia dengan tersenyum bangga.
"Wah asyik dong, sudah bikin dedek ya?" tanya Salsa menggoda dengan senyum - senyum dan menyenggol bahu Tia.
"Mmmm bagaimana ya, sebagai istri yang baik aku enggak mungkin kan nolak ajakannya," jawab Tia dengan malu - malu.
"Semoga saja kamu segera hamil Tia. Biar mertua kamu enggak menyepelehkan kamu lagi. Oh iya besok aku ada interview di perusahaan GC. Doakan semoga aku diterima ya Tia?" ujar Salsa.
"Pastinya sahabatku, aku akan mendoakan yang terbaik untukmu," balas Tia sambil memeluk Salsa dan tersenyum.
Setelah berbincang - bincang, curhat, melepas rindu, makan, dan jalan – jalan, mereka pun pulang ke rumah masing - masing karena hari sudah sore.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 178 Episodes
Comments
ireneeee_
tampar mulut mu dona.
2022-08-18
0
Berdo'a saja
hemmmmm
2022-02-26
0
Asfar
arka cocok sama salsa..
2022-01-17
0