Setelah pulang dari rumah sakit, Reyhan lebih perhatian pada Tia. Ia takut terjadi apa - apa pada istri dan anak yang dikandung Tia. Ia mengantar Tia ke kamar tidur dan membantu membaringkan tubuh Tia dengan pelan - pelan.
"Tia terima kasih," ucap Reyhan sambil mengecup kening Tia.
"Untuk?" tanya Tia tidak mengerti.
"Sudah mengandung anak kita," balas Reyhan seraya mengusap rambut Tia dan tersenyum.
Tia hanya diam saja, ia tidak tahu harus senang atau sedih karena sampai sekarang ia belum mencintai Reyhan, ia masih mencintai Arka. Sebenarnya setiap hari dan setiap saat pikiran Tia selalu pada Arka. Ia tidak menolak ketika Reyhan mengajaknya berhubungan badan karena Reyhan suaminya. Ia tidak berharap akan hamil secepat ini. Ia masih belum siap, air mata pun keluar dari kelopak mata Tia dan membasahi pipinya.
"Hei, kenapa kamu menangis?" tanya Reyhan sambil mengusap air mata Tia.
"Saya ... " jawab Tia terputus oleh Reyhan.
"Iya, aku tahu kamu pasti terlalu bahagia hingga kamu menangis. Istirahatlah, aku akan bekerja di ruang tengah," ucap Reyhan sambil mengecup kening Tia dan menyelimutinya.
Setelah itu Reyhan keluar dari kamar dan menutup pintunya. Ia duduk di sofa ruang tengah untuk mengerjakan pekerjaannya melalui email yang dikirimkan sekretarisnya karena hari ini ia tidak ke perusahaan untuk mengantar Tia ke rumah sakit.
***
Perusahaan GC
Salsa duduk di lobby perusahaan GC sedang menunggu untuk wawancara dengan ratusan peserta lainnya. Ia sangat gugup karena ini pertama kalinya ia wawancara untuk melamar pekerjaan.
Di perusahaan GC ini seleksinya sangat ketat. Calon pegawai akan diwawancarai langsung oleh CEO-nya. Menurut kabar yang Salsa dengar, CEO baru di perusahaan GC sangat tampan tapi juga sangat tempramen. Itu yang membuat ia gugup dan takut.
"Salsa Saraswati, silahkan masuk!" panggil sekretaris CEO yang akan mewawancarai calon pegawainya. Salsa pun berdiri dan berjalan mendekat ke pintu sang CEO lalu mengetuknya.
"Masuk!" perintah CEO dengan nada tegas. Salsa pun gugup dan gemetar.
Saat Salsa masuk sang CEO pun memicingkan matanya, tatapan mata mereka pun bertemu.
"Salsa?" tanya CEO itu.
"Arka?" tanya Salsa hampir bersamaan dengan Arka.
"Apa kabar? Sudah lama tidak bertemu," sapa Arka sambil menjabat tangan Salsa.
"Baik, tunggu, jadi CEO perusahaan GC ini kamu?" tanya Salsa menebak.
"Iya, ini perusahaan papaku. Setelah aku lulus kuliah dari Amerika, papa menyerahkannya padaku," balas Arka sambil tersenyum.
"Huft! Kamu membuatku takut saja. Kenapa rumor mengatakan kamu orang yang sangat tempramen?" tanya Salsa merasa lega bahwa CEO dari perusahaan GC adalah teman SMA-nya tepatnya mantan kekasih sahabatnya.
"Hei, di sini yang mau wawancara kamu apa aku?" tanya Arka menghentikan pertanyaan Salsa.
"Hahaha, baik – baik," balas Salsa mengalah.
Wawancara pun berlangsung selama 20 menit. Arka menerima Salsa bekerja di perusahaanya karena Arka tahu Salsa sahabat Tia.
Ia bisa memanfaatkan Salsa untuk mendapatkan kabar dan informasi apapun tentang Tia. Arka pun menyuruh Salsa untuk merahasiakan CEO dari perusahaan GC yang tak lain adalah dirinya sendiri.
***
Setelah keluar dari perusahaan GC usai wawancara dengan Arka, Salsa menelepon Tia sahabatnya. Ia sudah tidak sabar untuk berbagi kabar gembira ini dengan sahabatnya.
"Halo, ada apa Sa?" tanya Tia dari seberang telepon.
"Tia, aku diterima kerja di perusahaan GC," jawab Salsa dengan gembira.
"Benarkah? Selamat ya Sa, aku ikut senang mendengarnya," balas Tia turut bahagia.
"Ayo keluar, aku traktir makan sepuasnya!" ajak Salsa.
“Enggak bisa Sa, aku sakit. Pak Rey juga ada di rumah sekarang," balas Tia dengan kecewa.
"Kamu sakit apa, bukannya kemarin baik - baik saja ya?" tanya Salsa dengan khawatir.
"Mmm ... aku ... aku hamil Sa," jawab Tia ragu – ragu.
"APA?! selamat ya Tia, akhirnya aku bakal jadi tante. Hahaha," seru Salsa lalu tertawa.
"Hmmm yang hamil aku tapi kenapa kamu yang senang?" tanya Tia jutek.
"Aku turut bahagia Tia sayang, ya sudah aku tutup dulu ya teleponnya. Aku masih di jalan nih. Jaga baik - baik kandungan kamu, sampai jumpa," jawab Salsa lalu memutuskan sambungan teleponnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 178 Episodes
Comments
Roshalyndhaa Ajj Daahh
suda di jawab🤭
soalnya baru d part in di jelaskan klau Tia ternyata masih ingat Arka🙏
2024-10-17
0
Amelia Lia
apa si arka msh menunggu Tia yyy thor 🤔😁
2022-12-02
0
Sus Susyla
kisah y terlalu cepat menurut ku
2022-10-07
1