Chapter 8: Pencuri Kecil

Michael yang keluar malam itu pergi ke sebuah klub. Dia menemui seseorang yang menjadi suruhan sang ayah di kala memberinya sebuah tugas. 

Kerlap kerlip lampu  warna warni dan riuh pengunjung tak membuatnya berminat untuk bergabung. Seorang pria berpakaian sangar sudah menunggu di salah satu sudut bangunan tersebut.

“Mari, Master!” ucapnya mengarahkan Michael ke sebuah ruangan di mana sudah berjajar rapi beberapa anak buah serta seorang utusan yang duduk di salah satu kursi. 

“Master,” sapa pria yang awalnya duduk, tetapi kini berdiri dan sedikit membungkuk memberi hormat pada putra dari atasannya.

“Tugas apa kali ini yang harus aku lakukan?” tanya Michael dengan wajah datar. Dia sudah terbiasa hidup seperti ini dalam beberapa tahun terakhir. Kedatangan anak buah sang ayah pasti hanya akan memberinya tugas berat  yang pasti dibutuhkan tingkat keprofesionalitasan kerja tinggi. Namun, entah kapan dia terakhir kali  bertemu dengan Ayahnya itu, hanya waktu yang tahu apa sebenarnya arti sebuah keluarga bagi keluarga Wilson.

Pekerjaan sang ayah sebagai mafia sekaligus militer membuat keluarga mereka mampu meraup keuntungan atas bisnis ilegal dengan mudah. Hanya saja pahitnya kehidupan dan kejamnya persaingan bisnis membuat nyawa mereka selalu dipertaruhkan, sehingga harus rela hidup jauh dari keluarga demi memisahkan urusan pribadi dan bisnis. 

Sebuah berkas disodorkan pada Michael. Dia hanya membaca sambil mengangguk tanpa banyak bicara.

"Waktu Anda satu minggu, Master. Tuan Besar mungkin akan kembali dalam beberapa bulan ke depan," lapor sang anak buah lagi

"Baiklah." 

Apa yang seharusnya disampaikan sudah dilakukan. Para anak buah sang ayah membungkuk sejenak lalu melangkah keluar ruangan, meninggalkan Michael seorang diri di dalam. Dia mengeluarkan ponsel dan menghubungi seorang bayangan mematikan bawahannya.

"Cari tahu identitas wanita yang menjadi tunanganku malam ini!" perintahnya setelah sambungan telepon terhubung dan tanpa menunggu jawaban Michael sudah mematikannya. 

Seperti itulah dia, memiliki seorang bayangan mematikan yang bahkan tidak diketahui oleh sang ayah. Karena baginya  tidak ada satu pun orang yang bisa dipercaya dalam lingkup keluarganya. Semua bisa berkhianat kapan saja, bahkan dengan mudah saling menikam hanya demi sebuah posisi tertinggi. Walaupun sang ayah tampak berbeda karena jika berurusan dengannya pria tersebut bertingkah seolah ayah yang baik. 

Michael melangkah keluar ruangan, dia beralih duduk di antara kerumunan orang sambil menikmati minuman di tangannya. Tidak ada raut bahagia terlukis di wajahnya, hanya tampang datar yang malah semakin memikat kaum wanita berpakaian mini dengan body bak ikan lohan menghampiri. 

Namun, hanya dengan sekali lirikan dengan mudah mereka pun pergi meninggalkan Michael. Kesan seram dan arogannya seolah mencekik wanita hanya dengan tatapannya. Hingga kedua kelopak matanya pun memicing sipit, melihat sosok yang baru ditinggalkan beberapa saat lalu kini sudah berdiri dengan lap dan gelas di tangan. 

"Jadi kau menjadi calon Nyonya Muda Wilson dalam semalam," tanya Cathy yang kini duduk di depan meja bartender, tempat di mana Laura memilih pekerjaan barunya demi menutupi identitas. "Hebat, rencanamu bahkan tak pernah terpikirkan olehku. Benar-benar pelakor sejati."

Tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut Laura. Hanya dengan bahasa tubuh dia menjawab pertanyaan sahabatnya, tetapi langsung dimengerti. 

"Tapi, tidak masalah. Dengan begitu kau bisa memenuhi misimu lebih mudah dari pada harus menunggu kabar dariku." 

Hanya anggukan yang Laura berikan sebagai jawaban. Dia bergerak layaknya seorang bartender yang mendengarkan pengunjung mabuk dan berceloteh. Sementara itu, Michael yang sejak tadi menatap keduanya hanya bisa memicingkan matanya. "Benar-benar gadis yang sulit diatur," gumamnya. 

Michael tidak menghampiri Laura, dia hanya diam dan memerhatikan tunangannya itu dari kejauhan. Dia pun ingin tahu apa yang sebenarnya diinginkan gadis itu hingga berani mengacaukan acara keluarga Wilson. Jika dilihat dari reputasi keluarga, pasti Laura sudah tahu kalau sandiwaranya jelas hanya akan membawa petaka. Namun, keberanian gadis itu berhasil membuatnya sedikit penasaran. 

Tak terasa waktu berlalu begitu cepat. Diam-diam Michael mencoba mengikuti langkah Laura yang sudah selesai dengan pekerjaan. Awalnya, dia pikir gadis itu akan melarikan diri. Akan tetapi, ternyata Laura kembali ke kediamannya dengan sangat hati-hati dan berakhir selamat di kamar. 

"Dasar pencuri kecil." Michael sekali mengeluarkan napas kasar dan menyeringai. Tingkah Laura sungguh di luar dugaan. Seolah tidak mengetahui apa pun, Michael lantas pergi meninggalkan kediaman untuk menemui seseorang lainnya, sebelum akhirnya kembali menemui Laura nanti. 

Di sisi lain seorang pria duduk di kursi roda sambil menikmati paginya dengan secangkir kopi. Dia meniup secara perlahan hingga uap panasnya pun mengeluarkan aroma khas yang disukai para penikmat minuman tersebut. 

Dari arah belakang seseorang lainnya melangkah mendekati pria di kursi roda tersebut. "Tuan."

"Bagaimana?" tanya pria paruh baya lantas kembali meniup kopi panasnya. 

"Mereka berhasil, Tuan. Rencana berjalan lancar," lapor sang anak buah.

Sebuah senyum melengkung di wajah pria itu, tetapi tidak dengan sorot mata yang menunjukkan hal berbeda. "Bagus. Jangan biarkan mereka lengah! Apalagi menghancurkan rencana yang sudah aku rancang bertahun-tahun." 

"Baik, Tuan." Pria tersebut kembali melangkah pergi meninggalkan majikannya seorang diri, sedangkan sang pria paruh baya tampak menyeringai puas sambil mengeratkan tangannya pada cangkir panas. 

"Masa kejayaanmu sudah habis. Kini saatnya kau harus merasakan hal yang lebih sakit dari apa yang sudah kau lakukan padaku," gumamnya seorang diri sebelum akhirnya melemparkan cangkir tersebut entah ke mana demi melampiaskan amarahnya.

To Be Continue.. 

Terpopuler

Comments

Parwati amiin Parwati

Parwati amiin Parwati

crita novelmu misterius thor

2022-09-24

0

Nurlela Nurlela

Nurlela Nurlela

ikan lohan🐼🤣🤣🤣🤣🤣

2022-08-15

0

cahaya💖

cahaya💖

penuh misteri...

2022-07-06

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1: Luka Tak Terduga
2 Chapter 2: Menikahlah
3 Chapter 3: Identitas Tersembunyi
4 Chapter 4: Hidup di Dua Sisi
5 Chapter 5: Menjadi Pelakor
6 Chapter 6: Terjebak Sandiwara
7 Chapter 7: Sakral Tak Berikhrar
8 Chapter 8: Pencuri Kecil
9 Chapter 9: Perjanjian Pra Nikah
10 Chapter 10: Bayaran Mahal
11 Chapter 11: Buat Jatuh Cinta
12 Chapter 12: Mengunjungimu Nanti
13 Chapter 13: Misi Michael
14 Chapter 14: Lebih Baik Kau Lari
15 Chapter 15: Penyamaranku Terbongkar?
16 Chapter 16: Bodoh
17 Chapter 17: Pergi Lagi
18 Chapter 18: Dasar Pelit
19 Chapter 19: Serangan Tak Terduga
20 Chapter 20: Di mana Laura?
21 Chapter 21: Kenapa Harus Dirimu?
22 Chapter 22: Dari Mulut Turun Ke Perut
23 Chapter 23: Biar Kuberi Pelajaran
24 Chapter 24: Kenapa Kau Ada Di Sini?
25 Chapter 25: Itu Kamu?
26 Chapter 26: Segera Nikahi Dia!
27 Chapter 27: Menyusun Rencana
28 Chapter 28: Nyonya Wilson
29 Chapter 29: Malam Panas Dingin
30 Chapter 30: Menikah Minggu Depan
31 Chapter 31: Petaka Pernikahan
32 Chapter 32: Apa Maksudnya Itu?
33 Chapter 33: Kenyataan Pahit
34 Chapter 34: Memprovokasi
35 Chapter 35: Kau Bukan Dia
36 Chapter 36: Menyelamatkan Michael
37 Chapter 37: Terlalu Berbahaya
38 Chapter 38: Benarkah Dia Adikku?
39 Chapter 39: Masa Lalu
40 Chapter 40: Sembilan Nyawa
41 Chapter 41: Rencana Kedua
42 Chapter 42: Mencari Laura
43 Chapter 43: Daerah Betharia
44 Chapter 44: Penyamaran Nathan
45 Chapter 45: Apa Kau Bodoh?
46 Chapter 46: Mereka Datang
47 Chapter 47: Nasib Zack
48 Chapter 48: Pelarian
49 Chapter 49: Laura Kenapa?
50 Chapter 50: Saran Pembersihan
51 Chapter 51: Tragedi Tengah Malam
52 Chapter 52: Pembersihan
53 Chapter 53: Apa Yang Lebih Menyakitkan?
54 Chapter 54: Dasar Mesum
55 Chapter 55: Berusaha Mendekat
56 Chapter 56: Serangan Balik
57 Chapter 57: Dua Satu
58 Chapter 58: Terkontaminasi
59 Chapter 59: Pakaikan Dinas Baru
60 Chapter 60: Kembali
61 Chapter 61: Dasar Wanita
62 Chapter 62: Pesta Peluru
63 Chapter 63: Kemarahan Wanita
64 Chapter 64: Istri Nakal
65 Chapter 65: Akhir James
66 Chapter 66: Mencari Udara Segar
67 Chapter 67: Hubungan Tersembunyi
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Chapter 1: Luka Tak Terduga
2
Chapter 2: Menikahlah
3
Chapter 3: Identitas Tersembunyi
4
Chapter 4: Hidup di Dua Sisi
5
Chapter 5: Menjadi Pelakor
6
Chapter 6: Terjebak Sandiwara
7
Chapter 7: Sakral Tak Berikhrar
8
Chapter 8: Pencuri Kecil
9
Chapter 9: Perjanjian Pra Nikah
10
Chapter 10: Bayaran Mahal
11
Chapter 11: Buat Jatuh Cinta
12
Chapter 12: Mengunjungimu Nanti
13
Chapter 13: Misi Michael
14
Chapter 14: Lebih Baik Kau Lari
15
Chapter 15: Penyamaranku Terbongkar?
16
Chapter 16: Bodoh
17
Chapter 17: Pergi Lagi
18
Chapter 18: Dasar Pelit
19
Chapter 19: Serangan Tak Terduga
20
Chapter 20: Di mana Laura?
21
Chapter 21: Kenapa Harus Dirimu?
22
Chapter 22: Dari Mulut Turun Ke Perut
23
Chapter 23: Biar Kuberi Pelajaran
24
Chapter 24: Kenapa Kau Ada Di Sini?
25
Chapter 25: Itu Kamu?
26
Chapter 26: Segera Nikahi Dia!
27
Chapter 27: Menyusun Rencana
28
Chapter 28: Nyonya Wilson
29
Chapter 29: Malam Panas Dingin
30
Chapter 30: Menikah Minggu Depan
31
Chapter 31: Petaka Pernikahan
32
Chapter 32: Apa Maksudnya Itu?
33
Chapter 33: Kenyataan Pahit
34
Chapter 34: Memprovokasi
35
Chapter 35: Kau Bukan Dia
36
Chapter 36: Menyelamatkan Michael
37
Chapter 37: Terlalu Berbahaya
38
Chapter 38: Benarkah Dia Adikku?
39
Chapter 39: Masa Lalu
40
Chapter 40: Sembilan Nyawa
41
Chapter 41: Rencana Kedua
42
Chapter 42: Mencari Laura
43
Chapter 43: Daerah Betharia
44
Chapter 44: Penyamaran Nathan
45
Chapter 45: Apa Kau Bodoh?
46
Chapter 46: Mereka Datang
47
Chapter 47: Nasib Zack
48
Chapter 48: Pelarian
49
Chapter 49: Laura Kenapa?
50
Chapter 50: Saran Pembersihan
51
Chapter 51: Tragedi Tengah Malam
52
Chapter 52: Pembersihan
53
Chapter 53: Apa Yang Lebih Menyakitkan?
54
Chapter 54: Dasar Mesum
55
Chapter 55: Berusaha Mendekat
56
Chapter 56: Serangan Balik
57
Chapter 57: Dua Satu
58
Chapter 58: Terkontaminasi
59
Chapter 59: Pakaikan Dinas Baru
60
Chapter 60: Kembali
61
Chapter 61: Dasar Wanita
62
Chapter 62: Pesta Peluru
63
Chapter 63: Kemarahan Wanita
64
Chapter 64: Istri Nakal
65
Chapter 65: Akhir James
66
Chapter 66: Mencari Udara Segar
67
Chapter 67: Hubungan Tersembunyi
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!