13. Keponakan Liar

Benar siapa yang disangka, Faiz ialah lelaki yang berdiri di balik kaca toko obatnya. Serasa kejutan àneh di hati Dhiarra, bagaimana Faiz tiba-tiba mendatangi toko barunya..?

"Hai, bang Faiz...! Macam mana bisa datang ke sini..?!" Sambil memegangi kaca etalase obat yang terasa halus, Dhiarra menyapa Faiz, yang mungkin calon pembeli obat pertama di toko.

"Hai, Dhiarra..!! Macam mana kau ada dalam kedai?! Kau pekerja kedai obat ini kah?" Mereka saling berkata nyaring di kedua posisi toko itu.

"Betul, bang Faiz! Aku kerja kat sini! Bang Faiz hendak beli obat, kah?" Gadis pemilik toko itu bersemangat, meski bukan target utama, namun jika datang pendapatan, tentu saja menyenangkan.

"Ya..! Berilah obat oles untuk penyembuh luka, tiada efek samping, Dhiarra..!" Faiz menyerukan obat yang tengah diinginkan. Pria tampan Malaysia itu terus mengamati isi dalam toko obat dari balik kaca jendela yang sedikit terbuka. Sesekali mengamati gadis pendatang cantik itu yang tengah memilih beberapa obat di tangannya.

Dhiarra nampak kikuk dan belum terbiasa. Itu terlihat dari kerutan yang muncul di dahi, setiap membaca label yang tertempel di tiap kemasan obat.

"Bos engkau, orang mana, Dhiarra?" Faiz tak juga nampak rupa dari pemilik toko obat itu.

"Orang KL, bang... Dia tengah jaga kedai obat juga di KL." Gadis cerah itu memandang Faiz sejenak, lalu sibuk lagi dengan pemeriksaan obat di tangan.

"Oh..! Bang Faiz, aku dah dapat!" Tangan lentik gadis itu mengulur kemasan botol kecil berisi cairan sejenis minyak, ada tulisan 'Tawon' di label kemasan.

Faiz menerima uluran obat oles dari Dhiarra, dengan memandang wajah cerah yang nampak gembira dengan hal kecil itu. Karena dirasa cukup, Faiz segera berundur setelah mengulur selembar lima puluh ringgit pada gadis penjaga toko,Dhiarra.

"Hai..! Ada kembali tiga pulu ringgit, bang!!" Tapi pemilik uang kembalian itu telah hilang, entah menuju jalan yang mana. Bahu ramping gadis itu mengedik tanda menyerah, tak ada minat untuk pergi mengejar. Pekerjaan yang disuka tengah menunggu di dalam.

Mesin jahit dan mesin obras yang masih terbungkus kemasan dan belum dirakit, bergegas dibuka dengan pisau lipat yang tajam. Dengan tangkas dan cekatan, segera dirakitnya. Dhiarra terlihat terlatih, terbiasa mengerjakan susunan dan rakitan mesin baru itu. Tak ada keraguan dalam menyatukan masing-masing onderdil itu menjadi sebuah kesatuan mesin seutuhnya.

****

Sebuah perusahaan besar dengan lima lantai gedung dan memiliki kantor mewah, adalah kepunyaan Shin Adnan. Perusahaan atau syarikat milik Shin itu berproduksi di putaran konveksi dan fashion.

Syarikat berjenama *Shin's Garment* telah sukses besar dalam menguasai pasar fashion. Baik berkuasa dalam negara Malaysia sendiri, atau juga pengiriman ke banyak luar negara.

Di hampir setiap peluncuran prodak dengan model terbaru, syarikat yang dipimpin Shin itu pasti akan melebihi target pemasaran dan penjualan. Shin tak diragukan lagi dengan kehandalannya sebagai pemimpin syarikat yang sukses dangan harta melimpahnya.

"Dhiarra hanya sebagai pekerja kedai obat itu?" Pertanyaannya langsung mendapat angguk meyakinkan dari sang asisten.

Namun Shin tak yakin, kali ini pria itu tak langsung percaya pada Faiz begitu saja. Mengingat beberapa hari lalu, telinga Shin mendengar percakapan langsung Dhiarra di telepon, tentang pembelian toko obat.

"Apa saja yang dapat kau lihat di toko obat itu, Iz?" Shin kembali bertanya sambil memainkan smart phone di tangan.

"Kedai obat itu demikian privasi dan tertutup. Tapi masa saya tiba sana, ada dua pria baru keluar dari ruang toko obat. Saya tak sempat tengok apa yang mereka berdua buat bersama Dhiarra, di ruang dalam toko obat."

Mata tajam Shin menatap Faiz yang tengah memberi keterangan tentang keponakan tirinya. Menilai kebenaran ucapan Faiz tentang apa yang dilihat. Gadis itu memang benar liar seperti perempuan pendatang kebanyakan.

Shin masih setengah belum percaya, bahwa dirinya telah menerima kesanggupan menampung perempuan Indonesia itu, sebagai keponakan dan tanggung jawabnya. Rahang tegas itu nampak mengeras, bibir Shin bergumam sangat jelas.

"Oh.. Hazrul, kau selalu membebaniku. Tak cukupkah ku urus istri dan anak-anakmu?! Kini kau bahkan mengirimkan beban anak tirimu padaku!! Ahh...!!!" Mata hitam Shin berkilat menahan beban marahnya yang tertahan. Merasa bosan dengan kemonotonan hidup akibat segala ulah buruk abang tirinya, Hazrul.

Terpopuler

Comments

M akhwan Firjatullah

M akhwan Firjatullah

uncle suatu saat km pasti berterima kasih PD Hazrul karena telah mengirim kan jodoh untuk mu...benar tak Mak author...

2022-11-03

1

UTIEE

UTIEE

kasian kali nasib uncle shin. hidupnya hanya untuk mengurus kekisruhan yang diakibatkan si hazrul

2022-10-23

2

Chauli Maulidiah

Chauli Maulidiah

wkwkkwkw minyak tawon...

iku minyak andalanku thor.. klo ada jerawat mejeng di muka. 😂

2022-09-10

2

lihat semua
Episodes
1 1. Encik Shin Adnan
2 2. Berbincang
3 3. Flashback
4 4. Berjumpa Kawan
5 5. Benalu
6 6. MP-Mahkota Parade
7 7. Gangguan Pagi Hari
8 8. Kedai Obat
9 9. Teguran Shin
10 10. Zubaidah
11 11. Mengalahlah
12 12. Kedai Obat Baru
13 13. Keponakan Liar
14 14. Berburu Kancing Baju
15 15. Teguran Shin
16 116. Join Lunch
17 17. Perang di Meja Makan
18 18. Janji Berjumpa
19 19. Mufakat
20 20. Adrian
21 21. Peluang Kerja
22 22. Hazrul
23 23. Saling Maaf
24 24. Sekretaris!
25 25. First Day
26 26. Adrian..?
27 27. Dilema
28 28. Ingin Bertemu
29 29. Bertemu Adrian
30 30. Teguran Shin
31 31. Sang Designer
32 32. Bertemu Shin Adnan
33 33. Kubeli Bajumu
34 34. Banyak Imbalan
35 35. Driver Aneh
36 36. Lamaran Adrian
37 37. Shin Banyak Tanya
38 38. Sazlina
39 39. Klien dari Kuwait
40 40. Pergi KL
41 41. Makan Larut
42 42. Menumpang Kamar Mandi
43 43. Sekoper Hadiah
44 44. Berenang Pagi
45 45. Baju Kusut
46 46. KLCC Park
47 47. Datin Azizah
48 48. Kecewa
49 49. Pergi ke Penang
50 50. Penang On the Way
51 51. Memang Shin
52 52. Merapat Tegang di Feri
53 53. Di Mana Ibuku?
54 54. Calon Kakak
55 55. Kamar Dhiarra
56 56. Chew Jetty
57 57. Banyak Buntalan
58 58. Cupang Merah
59 59. Go Back On the Way
60 60. Aib Terindah
61 61. JAIS Terengganu
62 62. Pilihan
63 63. Menghempas Kikuk
64 64. Hasrat
65 65. Kabar Bocor dari Fara
66 65. Dagu Gentle
67 67. Tidak Kurus
68 68. Shin's Kiss
69 69. First Kiss
70 70. Pergi ke K L
71 71. Stamp Merah
72 72. Tak Peduli Skandal
73 73. Jujur Pada Fara
74 74. Mesra di Depan Mata
75 75. Bincang Antara Mama dan Fara
76 76. Rumah Hijau Stroberi
77 77. Pesan dari Adrian
78 78. Saling Tunggu (18+)
79 79. Masih Dingin (18+)
80 80. Dipercepat Segalanya
81 81. Perjalanan Suram
82 82. Kabar Tunang Dhiarra
83 83. Tak Disangka Datangnya
84 84. Bye, Encik Shin..
85 85. Collapse
86 86. Petuah Datuk
87 87. Encik Shin...
88 88. Encik Shin...
89 89. Adrian...
90 90. Di Mana, Dhiarra?
91 91 Baju Rancang Terakhir
92 92. Informasi Yuaneta
93 93. Hubungan Yang Rumit
94 94. Berjumpa Petang Nanti
95 95. Akan Ada Tamu
96 96. Berjumpa
97 97. Bincang Terbuka
98 98. Bangun di Pagi Buta
99 99. Kamar no. 21
100 100. Bermanja
101 101. Ungkapan Azlan
102 102. Tahan Sementara
103 103. Diskusi
104 104. Backstreet
105 105. Berkencan
106 106. Love You, Encik Shin !!
107 107. Kembali
108 108. Siksa Rindu
109 109. Video Call
110 110. Debar Calon Pengantin
111 111. Jumpa Karib
112 112. Pesta Kawin
113 113. Pengantin
114 114. Malam Pengantin
115 115. Sazlina
116 116. Melaka River Cruise
117 117. Langkawi
118 118. Bumil Bareng
119 119. Posisi Sementara
120 120. Happy Ending
Episodes

Updated 120 Episodes

1
1. Encik Shin Adnan
2
2. Berbincang
3
3. Flashback
4
4. Berjumpa Kawan
5
5. Benalu
6
6. MP-Mahkota Parade
7
7. Gangguan Pagi Hari
8
8. Kedai Obat
9
9. Teguran Shin
10
10. Zubaidah
11
11. Mengalahlah
12
12. Kedai Obat Baru
13
13. Keponakan Liar
14
14. Berburu Kancing Baju
15
15. Teguran Shin
16
116. Join Lunch
17
17. Perang di Meja Makan
18
18. Janji Berjumpa
19
19. Mufakat
20
20. Adrian
21
21. Peluang Kerja
22
22. Hazrul
23
23. Saling Maaf
24
24. Sekretaris!
25
25. First Day
26
26. Adrian..?
27
27. Dilema
28
28. Ingin Bertemu
29
29. Bertemu Adrian
30
30. Teguran Shin
31
31. Sang Designer
32
32. Bertemu Shin Adnan
33
33. Kubeli Bajumu
34
34. Banyak Imbalan
35
35. Driver Aneh
36
36. Lamaran Adrian
37
37. Shin Banyak Tanya
38
38. Sazlina
39
39. Klien dari Kuwait
40
40. Pergi KL
41
41. Makan Larut
42
42. Menumpang Kamar Mandi
43
43. Sekoper Hadiah
44
44. Berenang Pagi
45
45. Baju Kusut
46
46. KLCC Park
47
47. Datin Azizah
48
48. Kecewa
49
49. Pergi ke Penang
50
50. Penang On the Way
51
51. Memang Shin
52
52. Merapat Tegang di Feri
53
53. Di Mana Ibuku?
54
54. Calon Kakak
55
55. Kamar Dhiarra
56
56. Chew Jetty
57
57. Banyak Buntalan
58
58. Cupang Merah
59
59. Go Back On the Way
60
60. Aib Terindah
61
61. JAIS Terengganu
62
62. Pilihan
63
63. Menghempas Kikuk
64
64. Hasrat
65
65. Kabar Bocor dari Fara
66
65. Dagu Gentle
67
67. Tidak Kurus
68
68. Shin's Kiss
69
69. First Kiss
70
70. Pergi ke K L
71
71. Stamp Merah
72
72. Tak Peduli Skandal
73
73. Jujur Pada Fara
74
74. Mesra di Depan Mata
75
75. Bincang Antara Mama dan Fara
76
76. Rumah Hijau Stroberi
77
77. Pesan dari Adrian
78
78. Saling Tunggu (18+)
79
79. Masih Dingin (18+)
80
80. Dipercepat Segalanya
81
81. Perjalanan Suram
82
82. Kabar Tunang Dhiarra
83
83. Tak Disangka Datangnya
84
84. Bye, Encik Shin..
85
85. Collapse
86
86. Petuah Datuk
87
87. Encik Shin...
88
88. Encik Shin...
89
89. Adrian...
90
90. Di Mana, Dhiarra?
91
91 Baju Rancang Terakhir
92
92. Informasi Yuaneta
93
93. Hubungan Yang Rumit
94
94. Berjumpa Petang Nanti
95
95. Akan Ada Tamu
96
96. Berjumpa
97
97. Bincang Terbuka
98
98. Bangun di Pagi Buta
99
99. Kamar no. 21
100
100. Bermanja
101
101. Ungkapan Azlan
102
102. Tahan Sementara
103
103. Diskusi
104
104. Backstreet
105
105. Berkencan
106
106. Love You, Encik Shin !!
107
107. Kembali
108
108. Siksa Rindu
109
109. Video Call
110
110. Debar Calon Pengantin
111
111. Jumpa Karib
112
112. Pesta Kawin
113
113. Pengantin
114
114. Malam Pengantin
115
115. Sazlina
116
116. Melaka River Cruise
117
117. Langkawi
118
118. Bumil Bareng
119
119. Posisi Sementara
120
120. Happy Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!