3. Flashback

Beberapa pakaian telah dikeluarkan dari koper besar untuk disimpan dalam almari. Bukan baju melimpah yang dibawa gadis cantik itu, namun hanya lembaran kain cukup banyak dengan berbagai motif, warna dan jenis bahan. Lembaran-lembaran kain itulah yang ternyata sesak penuh dalam koper besar yang dibawanya.

Kain-kain itu tidak dibeli mendadak untuk dibawa terbang bersama menuju negara jiran. Tapi itu adalah sisa stok pilihan dari banyak stok yang masih tersimpan di gudang. Stok bahan yang tiba-tiba menjadi daftar inventory tak bergerak.

Kesuksesan Dhiarra mendadak runtuh saat Hazrul, ayah tiri dan menjadi suami sang ibu setahun belakangan ini tersandung kasus mega korupsi yang cukup merugikan bagi negara. Hazrul yang memegang kendali pertambangan batu bara swasta milik negara di daerah Kalimantan itu, akhirnya dinyatakan terbukti ikut bersalah. Terancam dipenjara bersama beberapa anggota timnya, yang juga ikut terseret dalam kasus penggelapan besar itu.

Hazrul tidak ingin mendekam di penjara Indonesia, begitupun ibunya. Sang ibu begitu cintanya pada sang ayah tiri. Sampai menjual seluruh aset dan harta benda yang dimiliki demi memberi uang penjamin kebebasan pada sang suami yang terlalu dicintai.

Dhiarra juga tidak munafik untuk menampik pesona ayah Hazrul bagi ibunya. Sang Ibu, Ira Larasati, 45 tahun, kembali mendapat rasa cinta yang membara begitu berjumpa dengan Hazrul secara tak sengaja, dalam pesawat dari Jakarta menuju Yogyakarta. Saat itu adalah perjalanan pulang setelah menemani Dhiarra dalam undangan seminar fashion designer muda Indonesia.

Tiket pesawat yang dibeli tidak berurutan, jadi berlainan kode kursi dalam pesawat. Dhiarra terpaksa merelakan sang ibu duduk dekat dengan seorang lelaki paruh baya tampan berkebangsaan Malaysia, dialah Hazrul. Dan mungkin sejak itulah cinta keduanya bersemi cepat sekali. Dan akhirnya bersepakat dan berhasil menikah dengan sah, baik di mata negara maupun di hadapan agama.

Dengan pertimbangan rasa sayang pada sang ibu itulah, Dhiarra mengikhlaskan seluruh harta yang dijual sang ibu. Meski secara hukum, Dhiarra sebagai putri tunggal pun juga berhak atas kepemilikan harta itu. Tapi Dhiarra rela mengingat sang ibu yang menjanda selama lebih dari empat belas tahun, telah bertahan untuk tidak menikah sebelumnya. Dan akhir cerita luluh pada pesona ayah Hazrul, lelaki setengah baya tampan dari seberang, negara Malaysia.

Bahkan, Dhiarra ikut rela menyerahkan banyak tabungan pribadi yang dimiliki demi tetap bersatunya cinta gila sang ibu dengan suami barunya, Hazrul. Gadis itu percaya akan janji sang ayah tiri untuk mengembalikan uang milyar milik pribadinya dalam waktu yang sebulan saja.

Setelah syarat jumlah uang penjamin kebebasan lunas, Hazrul membawa sang ibu pulang ke negara Malaysia. Namun tidak disangka-sangka, Dhiarralah yang kemudian menerima hukuman dari masyarakat atas perbuatan ayah tirinya.

Berita yang berhembus di mana-mana dengan imbuhan penyedap beraneka rasa, sangat membawa efek buruk yang berat bagi kehidupan Dhiarra. Bisnis sukses yang ditekuni semenjak enam tahun belakangan, mulai tenggelam dan sebentar lagi akan karam tak tersisa.

Semua perusahaan fashion yang telah mengontrak setiap karya-karya Dhiarra sebagai fashion designer pun memutuskan hubungan kerja sepihak secara serentak. Dengan alasan, tidak ingin mencemari nama perusahaan mereka dengan anggota keluarga penggelap dana negara.

Bahkan, Dhiarra juga tidak mendapat kebebasan untuk berjalan dan beraktifitas di luaran. Dhiarra seperti orang buruan yang sedang dalam pengawasan dan intaian musuhnya.

Sudah terbukti beberapa kali Dhiarra mendapat ancaman saat sedang jalan di luar. Contohnya, kala menuju sebuah kantor di bidang usaha konveksi. Dhiarra ingin melamar sekaligus menawarkan sketsa design serta contoh baju jadi buatan sendiri, pada perusahaan yang belum pernah mengontraknya.

Tapi Dhiarra mendapat serangan beberapa orang berpakaian preman dengan mencaci serta mengumpat Dhiarra dan ayah tiri juga nama sang ibu. Beruntung gadis itu sempat mempelajari dan menguasai beberapa tekhnik dasar bela diri taekwondo. Dhiarra berhasil melindungi diri dan selamat dari serangan para preman.

Dhiarra juga pernah disabotase ketika mengantri di mesin ATM sebelah rumah. Tidak pernah sekalipun mendapat kesempatan untuk memasuki ruang kaca penuh uang itu, selalu ada yang tiba-tiba datang menyerobot masuk mendorongnya. Dhiarra sudah tidak ingin bergaduh, karena kelakuan ayah tiri, gadis itu seperti sedang mendapat serangan yang mengancam jiwa dan raganya.

Sudah masuk enam bulan, tak ada tanda-tanda dari Hazrul untuk segera mengembalikan uang yang dipakai. Bahkan sang ibu pun ikut meminta kesabaran Dhiarra untuk terus menunggu. Justru Hazrul terus meminta Dhiarra agar pergi ke negaranya dan menuju rumah adik tirinya, Syafiq. Nama itulah yang dijaminkan Hazrul sebagai penanggung kedatangan Dhiarra di negara itu.

Mulanya Dhiarra tak berminat sedikitpun, tapi teror demi teror tanpa henti dikirimkan ke rumah dan terus merongrong jiwanya. Juga.., keuangan Dhiarra yang terancam pasti akan habis dalam waktu dekat, jika Dhiarra tetap tidak ada pemasukan sama sekali. Meski selalu diam di rumah, pengeluaran Dhiarra cukup tinggi. Gadis itu menanggung segala beban pengeluaran bulanan bahkan mingguan baik dirinya, ibu dan ayah tirinya, meski keduanya sudah tidak tinggal bersama di rumah.

Dhiarra menyukai rancang busana sejak umur tujuh belas tahun dan duduk di bangku SMK, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Yogyakarta. Karya dan rancangan yang di hasilkannya selalu luar biasa. Dhiarra adalah bibit unggul di bidang rancang busana yang hebat. Gadis itu berlangganan dengan nilai terbaik di kotanya pada setiap kompetisi yang diikuti.

Dhiarra mendapat kontrak pertamanya di usia delapan belas tahun. Seorang Pengusaha tekstil dan konveksi berminat menampung hasil karya rancangan Dhiarra di sebuah perlombaan nasional. Dari situlah Dhiarra belajar mendapat peluang, mencoba menawarkan karya-karya barunya pada perusahaan-perusahaan lainnya. Dan akhirnya Dhiarra sukses besar. Berhasil mengumpul pundi-pundi rupiah melalui kontrak karyanya.

Satu kesalahan Dhiarra, dan terus disesalinya, Semua hasil rancangan miliknya, tak satu pun yang menggunakan brand namanya. Dhiarra terkontrak dan menjual lepas begitu saja karyanya. Dhiarra tidak punya nama brand sendiri di semua baju rancangannya yang hampir semua laku keras dan jadi trend fashion di pelosok negeri baik lelaki atau pun wanita. Semua atas nama brand perusahaan.

Kini di saat terpuruk, baru disadari betapa penting nama sebuah brand kepemilikan. Dhiarra terlalu terbuai dengan rupiah yang mengalir bagai air terjun niagara waktu itu, deras dan seperti tidak akan terputus. Kini kenyataan telah berbalik setengah lingkaran busur derajat. Dhiarra seperti tidak bermakna apa pun. Para pengusaha yang telah bekerja sama itu terlalu semena-mena, memutuskan sepihak tanpa membayar royalti sepeser pun padanya.

*****

Kini di negeri jiran, Dhiarra bertekad akan merintia usaha rancang busananya sendiri. Mempunyai sebuah brand rancangan miliknya, sedang menjadi impian, semangat, dan tekad seorang Dhiarra. Gadis itu hanya perlu kesabaran untuk menunggu waktu bila saatnya tiba.

Dhiarra telah bersiap memejam mata malam ini. Merebah di pembaringan sambil memegang foto almarhum ayahnya. Sang ayah yang telah berpulang ketika Dhiarra masih seorang gadis kecil. Gadis kecil jelita berumur sepuluh tahun yang telah berstatus anak yatim. Keadaan itulah yang membuat Dhiarra berpacu dan tumbuh sebagai gadis tangguh dan mandiri. Kini di negeri orang, Dhiarra begitu rindu pada sosok sang ayah.

Terpopuler

Comments

M akhwan Firjatullah

M akhwan Firjatullah

aigoooo. sedihnya begitu lah kehidupan lebih serem gunjingan orang daripada derita itu sendiri....CK ck ck

2022-11-03

1

Novelable uwwu

Novelable uwwu

hai ...

2022-08-28

1

lihat semua
Episodes
1 1. Encik Shin Adnan
2 2. Berbincang
3 3. Flashback
4 4. Berjumpa Kawan
5 5. Benalu
6 6. MP-Mahkota Parade
7 7. Gangguan Pagi Hari
8 8. Kedai Obat
9 9. Teguran Shin
10 10. Zubaidah
11 11. Mengalahlah
12 12. Kedai Obat Baru
13 13. Keponakan Liar
14 14. Berburu Kancing Baju
15 15. Teguran Shin
16 116. Join Lunch
17 17. Perang di Meja Makan
18 18. Janji Berjumpa
19 19. Mufakat
20 20. Adrian
21 21. Peluang Kerja
22 22. Hazrul
23 23. Saling Maaf
24 24. Sekretaris!
25 25. First Day
26 26. Adrian..?
27 27. Dilema
28 28. Ingin Bertemu
29 29. Bertemu Adrian
30 30. Teguran Shin
31 31. Sang Designer
32 32. Bertemu Shin Adnan
33 33. Kubeli Bajumu
34 34. Banyak Imbalan
35 35. Driver Aneh
36 36. Lamaran Adrian
37 37. Shin Banyak Tanya
38 38. Sazlina
39 39. Klien dari Kuwait
40 40. Pergi KL
41 41. Makan Larut
42 42. Menumpang Kamar Mandi
43 43. Sekoper Hadiah
44 44. Berenang Pagi
45 45. Baju Kusut
46 46. KLCC Park
47 47. Datin Azizah
48 48. Kecewa
49 49. Pergi ke Penang
50 50. Penang On the Way
51 51. Memang Shin
52 52. Merapat Tegang di Feri
53 53. Di Mana Ibuku?
54 54. Calon Kakak
55 55. Kamar Dhiarra
56 56. Chew Jetty
57 57. Banyak Buntalan
58 58. Cupang Merah
59 59. Go Back On the Way
60 60. Aib Terindah
61 61. JAIS Terengganu
62 62. Pilihan
63 63. Menghempas Kikuk
64 64. Hasrat
65 65. Kabar Bocor dari Fara
66 65. Dagu Gentle
67 67. Tidak Kurus
68 68. Shin's Kiss
69 69. First Kiss
70 70. Pergi ke K L
71 71. Stamp Merah
72 72. Tak Peduli Skandal
73 73. Jujur Pada Fara
74 74. Mesra di Depan Mata
75 75. Bincang Antara Mama dan Fara
76 76. Rumah Hijau Stroberi
77 77. Pesan dari Adrian
78 78. Saling Tunggu (18+)
79 79. Masih Dingin (18+)
80 80. Dipercepat Segalanya
81 81. Perjalanan Suram
82 82. Kabar Tunang Dhiarra
83 83. Tak Disangka Datangnya
84 84. Bye, Encik Shin..
85 85. Collapse
86 86. Petuah Datuk
87 87. Encik Shin...
88 88. Encik Shin...
89 89. Adrian...
90 90. Di Mana, Dhiarra?
91 91 Baju Rancang Terakhir
92 92. Informasi Yuaneta
93 93. Hubungan Yang Rumit
94 94. Berjumpa Petang Nanti
95 95. Akan Ada Tamu
96 96. Berjumpa
97 97. Bincang Terbuka
98 98. Bangun di Pagi Buta
99 99. Kamar no. 21
100 100. Bermanja
101 101. Ungkapan Azlan
102 102. Tahan Sementara
103 103. Diskusi
104 104. Backstreet
105 105. Berkencan
106 106. Love You, Encik Shin !!
107 107. Kembali
108 108. Siksa Rindu
109 109. Video Call
110 110. Debar Calon Pengantin
111 111. Jumpa Karib
112 112. Pesta Kawin
113 113. Pengantin
114 114. Malam Pengantin
115 115. Sazlina
116 116. Melaka River Cruise
117 117. Langkawi
118 118. Bumil Bareng
119 119. Posisi Sementara
120 120. Happy Ending
Episodes

Updated 120 Episodes

1
1. Encik Shin Adnan
2
2. Berbincang
3
3. Flashback
4
4. Berjumpa Kawan
5
5. Benalu
6
6. MP-Mahkota Parade
7
7. Gangguan Pagi Hari
8
8. Kedai Obat
9
9. Teguran Shin
10
10. Zubaidah
11
11. Mengalahlah
12
12. Kedai Obat Baru
13
13. Keponakan Liar
14
14. Berburu Kancing Baju
15
15. Teguran Shin
16
116. Join Lunch
17
17. Perang di Meja Makan
18
18. Janji Berjumpa
19
19. Mufakat
20
20. Adrian
21
21. Peluang Kerja
22
22. Hazrul
23
23. Saling Maaf
24
24. Sekretaris!
25
25. First Day
26
26. Adrian..?
27
27. Dilema
28
28. Ingin Bertemu
29
29. Bertemu Adrian
30
30. Teguran Shin
31
31. Sang Designer
32
32. Bertemu Shin Adnan
33
33. Kubeli Bajumu
34
34. Banyak Imbalan
35
35. Driver Aneh
36
36. Lamaran Adrian
37
37. Shin Banyak Tanya
38
38. Sazlina
39
39. Klien dari Kuwait
40
40. Pergi KL
41
41. Makan Larut
42
42. Menumpang Kamar Mandi
43
43. Sekoper Hadiah
44
44. Berenang Pagi
45
45. Baju Kusut
46
46. KLCC Park
47
47. Datin Azizah
48
48. Kecewa
49
49. Pergi ke Penang
50
50. Penang On the Way
51
51. Memang Shin
52
52. Merapat Tegang di Feri
53
53. Di Mana Ibuku?
54
54. Calon Kakak
55
55. Kamar Dhiarra
56
56. Chew Jetty
57
57. Banyak Buntalan
58
58. Cupang Merah
59
59. Go Back On the Way
60
60. Aib Terindah
61
61. JAIS Terengganu
62
62. Pilihan
63
63. Menghempas Kikuk
64
64. Hasrat
65
65. Kabar Bocor dari Fara
66
65. Dagu Gentle
67
67. Tidak Kurus
68
68. Shin's Kiss
69
69. First Kiss
70
70. Pergi ke K L
71
71. Stamp Merah
72
72. Tak Peduli Skandal
73
73. Jujur Pada Fara
74
74. Mesra di Depan Mata
75
75. Bincang Antara Mama dan Fara
76
76. Rumah Hijau Stroberi
77
77. Pesan dari Adrian
78
78. Saling Tunggu (18+)
79
79. Masih Dingin (18+)
80
80. Dipercepat Segalanya
81
81. Perjalanan Suram
82
82. Kabar Tunang Dhiarra
83
83. Tak Disangka Datangnya
84
84. Bye, Encik Shin..
85
85. Collapse
86
86. Petuah Datuk
87
87. Encik Shin...
88
88. Encik Shin...
89
89. Adrian...
90
90. Di Mana, Dhiarra?
91
91 Baju Rancang Terakhir
92
92. Informasi Yuaneta
93
93. Hubungan Yang Rumit
94
94. Berjumpa Petang Nanti
95
95. Akan Ada Tamu
96
96. Berjumpa
97
97. Bincang Terbuka
98
98. Bangun di Pagi Buta
99
99. Kamar no. 21
100
100. Bermanja
101
101. Ungkapan Azlan
102
102. Tahan Sementara
103
103. Diskusi
104
104. Backstreet
105
105. Berkencan
106
106. Love You, Encik Shin !!
107
107. Kembali
108
108. Siksa Rindu
109
109. Video Call
110
110. Debar Calon Pengantin
111
111. Jumpa Karib
112
112. Pesta Kawin
113
113. Pengantin
114
114. Malam Pengantin
115
115. Sazlina
116
116. Melaka River Cruise
117
117. Langkawi
118
118. Bumil Bareng
119
119. Posisi Sementara
120
120. Happy Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!