happy Reading guy's
.....
"Sum apa semua sudah beres?, Buku-buku dan baju-baju sudah kau kemas? " tanya Zulaikha sambil menceklis bawaan yang akan di bawa ke panti asuhan
"Sudah nya, buku, baju dan bahan makanan sudah dimasukan ke dalam mobil sama si Ujang"
"Anak-anak mana Sum?, apa sudah rapih juga? "
"Sudah juga nya, Den Zaki sama Rizky sebentar lagi turun kebawah" ucap Sumi sambil membantu ujang membereskan barang bawaan
"Mimih, ayo kita berangkat" Zaki dan Rizki menuruni anak tangga sambil berlari
"Hati-hati nak, jangan lari-lari nanti jatuh" ucap Zulaikha khawatir
"Maaf mih, maafin kita" ucap kedua bocah tersebut
"Yasudah ayo masuk ke mobil, kita berangkat sekarang nanti keburu siang"
mobil melaju dengan kecepatan sedang
"Sum, aku sudah tidak sabar liat anak-anak panti di sana pasti mereka lucu-lucu dan menggemaskan" Nyonya Zulaikha memulai percakapan yang dari tadi hening
"Iya nya, mereka selalu senang dan bahagia jika nyonya berkunjung" ucap bi Sumi
"Oh ya sum aku dengar Anak yang bernama Aisyah sudah bertemu dengan keluarganya?"
"benar nyonya, akhirnya gadis itu sudah tidak merasa sendirian lagi"
"Tapi apa keluarga nya menyayangi nya?, aku takut jika keluarga nya tidak memberlakukan dia dengan baik"
"Semoga saja, oh ya nyonya apa saya harus meminta mas Jono menyelidiki keluarga gadis itu!?"
"Aku senang dengan kinerja mu, tanpa aku minta kamu selalu mempunyai inisiatif lebih, lakukan lah"
"Baik nyonya" ucap sumi
"Bunda apa sudah sampai? Iki ngantuk" rengek Rizki ke Bi Sumi
"Sebentar lagi sayang, tidur aja sini deket kak Zaki" bukan bi Sumi yang menjawab tapi melainkan nyonya Zulaikha
"Ok Mih" Bocah itu akhirnya terlelap dalam pangkuan nyonya Zulaikha
"Maaf nyonya, Jika Rizki merepotkan nyonya, biar saya saja yang pangku" ucap Sumi merasa tidak enak hendak mengambil Rizki namun di cegah oleh Zulaikha.
"Biarkan saja Sum, anakmu sudah aku anggap anakku sendiri dia seperti adik bagi zaki" ucap Zulaikha tulus, dan Sumi hanya tersenyum.
akhirnya mereka sampai di Panti asuhan dimana tempat Zulaikha dulu dibesarkan.
"Assalamu'alaikum Umi" salam Zulaikha saat memasuki panti dan mencium punggung tangan ibu asuhnya dengan takjim dan di ikuti Sumi
"Alaikumsalam warohmatuloh" ucap umi Haidar, wanita paruh baya yang memilki wajah cantik bersinar sambil mengelus pucuk kepala anak asuhnya.
"Zaki, Rizki salim dulu sama nenek" seru Zulaikha
"Assalamu'alaikum nek, Zaki kangen sama nenek" ucap Zaki sambil mencium punggung tangan dan pipi neneknya
"Iya nek, Iki juga kangen sama nenek"
"Wah cucu-cucu nenek sudah pada besar" ucap Umi Haidar
"Ayo masuk, adik-adik dan kakak-kakakmu sudah menunggu di dalam" ajak Umi sambil menggandeng kedua tangan dua cucunya.
"Wah Ramai sekali bang, liat deh mereka sedang apa ya? " Seru Rizki
"Iya, ayo kita kesana Ki, kita cari Aisah" seru Zaki sambil menarik tangan Rizki
"Jangan lari-lari nak nanti jatuh" ucap Umi Haidar
"Iya nek" ucap mereka berdua
Zaki dan Rizki mencari keberadaan Aisyah
"Halo semua, Assalamu'alaikum aku kok ga liat Aisyah yah? "
"Walaikumsalam" jawab mereka kompak
"Kak Zaki, Kak Aisyah udah ga disini lagi kemarin bibinya sudah jemput kak Aisyah" ucap Ayu teman tidur Aisyah
"Loh kok ga kasih tau kami sih" ucap Zaki dan Rizki sendu
"Nenek Aisyah sudah pulang ya nek?, kok Zaki ga dikasih tau sih" rengek Zaki yang air mata nya sudah membendung
"Iya sayang, Aisyah sudah pulang dijemput bibinya semalam, Nenek mau ngasih tau Zaki kan sudah malam pasti Zaki sudah bobo" ucap Umi Haidar sambil mensejajarkan tubuhnya dengan tubuh cucunya
"Apa Aisyah marah ya sama Zaki, waktu itu Zaki janji ketemu Aisyah minggu lalu tapi Zaki baru datang hari ini, Zaki jadi bersalah"
"Enggak kok, Aisyah ga marah sama Zaki, Aisyah juga janji nanti sering-sering main ke sini" ucap Umi Haidar memberi pengertian lalu di angguki Zaki
"Bang Zaki, sini main sama Ade didi, dia lucu banget bang, ngoceh-ngoceh pakai bahasa bayi" Seru Rizki memanggil Zaki
"Ayo dek Didi main sama kak Iki dan bang Zaki ya" ucap Rizki ke bayi laki-laki gembul berusia 2 tahun.
"Bagaimana keadaan kamu Nak? " tanya Umi
"Alhamdulillah baik mi, mas Yusuf baik dan Mas Jono juga baik" ucap Zulaikha dan Sumi
"Apa mantan Istri Yusuf masih suka ganggu rumahtangga kalian" tanya Umi lagi
"Baru kemarin Umi dia datang, tapi sudah kami hajar dia, malah dia punya Sekutu dari pelayan penghianat di mansion " bukan Zulaikha tapi Sumi yang berujar sambil berapi-api.
"Kalian Hajar?, gimana ceritanya?"
"Aku siram pakai air bekas pel lantai dan diacak-acak rambutnya sama nyonya " ucap Sumi
"Hebat juga kamu Sumi, Umi bangga sama kamu, jangan biarkan pelakor itu merajalela. Ujar Umi sambil tersenyum
" Tapi kalian mesti hati-hati Umi, tau perangai mantan istri dari suami kamu itu, licik dan penuh obsesi"
"Iya Umi " jawab Zulaikha sambil tersenyum
"Tenang aja mi selama masih ada Sumiatun Hasanah, pelakor yang mencoba masuk dan mengusik ketentraman rumah tangga nyonya berhadapan dulu dengan ku" ucap Sumi sambil membusungkan dada
"Gaya mu, kalau nanti pelakor datang ke rumah tangga mu gimana? " kelakar Zulaikha
"Ish nyonya, kan ada nyonya yang membantuku" ucap Sumi sambil memanyukan bibir, dan mereka tertawa
tepat di sebrang jalan panti Ijah sudah memantau situasi
"Nenek Didi main di halaman" teriak Rizki
"Bawa masuk Nak, jangan biarkan dia main ke jalan, Duh anak ini sering keluar mulu" ucap Umi
"Ayo masuk de, abang punya mainan nih" ucap Zaki
"nananana, mengmeng" ucap Didi ketika melihat kucing keluar panti
"Kena kau, sebentar lagi kena kau" gumam Ijah
"Sini sayang nih meng, nih meng" ucap Ijah sambil menunjukan kucing yang dilihat Didi guna memancing Didi dan Zaki keluar, Ijah yang sedari tadi melihat Zaki kesulitan membawa masuk Didi
"Meng... Meng... meng... " Didi berlari mengahampiri Ijah, secara reflek Zaki mengejar Didi dan tepat di ujung jalan ada sebuah sedan melaju dengan kecepatan kencang dan
"Bruugggg" tubuh Zaki terpelanting di Aspal dengan mengeluarkan darah segar dan mobil itu melaju melarikan diri
"ABAAANG!!!! " pekik Rizki dan semua yang berada di dalam rumah kaget mendengar suara benturan dan pekikan Rizki Zulaikha dan Sumi berlari dan melihat kondisi Zaki yang tergulai lemas.
"ZAKI.... " teriak Histeris Zulaikha
Zaki dibawa kerumah sakit dan menghebuskan nafas dirumah sakit.
-Flashback Off-
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 39 Episodes
Comments