" Honey memang benar tapikan aku yang memasak dan aku yang memakannya jadi seharusnya aku yang mencuci piring dan gelas." Ucap dokter Rebecca menjelaskan.
" Tetap saja itu tugas pelayan dan kamu bukan seorang pelayan." Ucap tuan Richard.
" Baiklah, sekarang honey istirahat dulu." Ucap dokter Rebecca mengalihkan pembicaraan sambil berdiri dari ranjang kemudian membalikkan badannya dan berjalan ke arah pintu kamar.
" Kamu mau kemana?" Tanya tuan Richard yang masih ingin mengobrol dengan dokter Rebecca.
" Mau ke kamar." jawab dokter Rebecca sambil membalikkan badannya.
" Temani aku tidur," pinta tuan Richard.
" Tapi..." Ucapannya terpotong oleh tuan Richard.
" Tenang saja aku hanya ingin memelukmu, aku akan melakukan itu jika kita resmi menikah." Ucap tuan Richard.
Dokter Rebecca menghembuskan nafasnya dengan perlahan.
" Baiklah." Jawab dokter Rebecca pasrah
Dokter Rebecca berbaring di ranjang dengan perasaan gelisah karena dirinya belum pernah tidur satu kamar dengan laki - laki.
Posisinya sering berubah kadang ke arah samping membelakangi tuan Richard, kadang terlentang dan kadang menghadap ke arah tuan Richard.
" Kenapa tidurmu gelisah?" Tanya tuan Richard.
" Maaf aku tidak pernah tidur dengan laki - laki." jawab dokter Rebecca sambil menampilkan puppy eyes nya karena merasa telah mengganggu istirahat tuan Richard.
" Belajarlah sebentar lagi kita akan menikah." Ucap tuan Richard.
" Baiklah." Jawab dokter Rebecca singkat.
Dokter Rebecca memejamkan matanya dan tidak berapa lama dokter Rebecca sudah tertidur pulas sedangkan tuan Richard memperhatikan punggung dokter Rebecca karena posisi dokter Rebecca membelakangi tuan Richard.
Kini giliran tuan Richard yang tidak bisa tidur, tuan Richard pun mengambil ponselnya untuk mengecek pekerjaan kantor yang dilaporkan oleh asisten Rey.
Setelah selesai mengecek tuan Richard menaruh ponselnya kembali di meja dekat ranjang kemudian berbaring di samping dokter Rebecca.
Tanpa sadar dokter Rebecca membalikkan badannya kemudian tangan dokter Rebecca memeluk pinggang tuan Richard dan kaki kanannya memeluk kaki tuan Richard layaknya guling dan bukan itu saja kepala dokter Rebecca bersandar di dada bidang tuan Richard.
Awalnya tuan Richard terkejut tapi setelah beberapa saat dirinya tersenyum dan membalas pelukan dokter Rebecca. Baru kali ini dirinya merasakan nyaman bersama seorang wanita karena selama berpacaran dengan mantan calon istrinya, tuan Richard tidak ada perasaan nyaman hanya suka tidak lebih dari itu.
Tidak membutuhkan waktu lama tuan Richard pun tertidur dengan pulas. Mereka tertidur sambil berpelukan dan saling memberikan perasaan nyaman.
Tidak terasa waktu berjalan dengan cepatnya, perlahan dokter Rebecca membuka matanya. Matanya langsung membulat sempurna karena dirinya memeluk tuan Richard dan kepalanya bersandar di dada bidang tuan Richard.
" Kok aku bisa memeluk tuan Richard? dan juga kenapa kepalaku bersandar di dadanya?" tanya dokter Rebecca dengan nada pelan sambil melihat langit dari jendela kamar tuan Richard.
" Sudah sore lama juga aku tertidur, aku harus bangun karena kalau tuan Richard tahu aku takut dimarahin." Ucap dokter Rebecca dengan nada masih pelan.
Dokter Rebecca perlahan melepaskan pelukannya kemudian melepaskan tangan tuan Richard yang sedang memeluk pinggangnya dan diletakkan ke arah samping dadanya secara perlahan agar tidak terbangun.
Setelah selesai dokter Rebecca turun dari ranjang dan berjalan ke arah pintu kamar tuan Richard dengan berjalan perlahan agar tuan Richard tidak terbangun.
Ceklek
Dokter Rebecca membuka pintu dengan perlahan begitu pula dengan menutup pintu. Setelah pintu tertutup tuan Richard membuka matanya.
Ternyata sebelum dokter Rebecca membuka matanya tuan Richard terlebih dahulu membuka matanya sambil memandangi wajah cantik calon istrinya.
Ketika dokter Rebecca melakukan pergerakan tanda akan bangun dari tidur tuan Richard berpura - pura memejamkan matanya dan mendengarkan semua perkataan dokter Rebecca walau suaranya pelan tapi telinganya sangat tajam.
" Kenapa Rebecca memanggilku dengan sebutan tuan Richard? kenapa tidak memanggilku dengan sebutan honey? Kenapa aku sangat senang ketika dirinya memanggilku dengan sebutan honey? dan kenapa aku sangat tidak suka jika Rebecca memanggilku dengan sebutan tuan lagi?" tanya tuan Richard beruntun pada dirinya sendiri.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
Reza Indra
Sweety... 🧡🧡❤🧡🧡😘😘😘
2023-05-21
1