Suapan Pertama

" Honey di sini saja nanti aku antar makanannya ke kamar." Ucap dokter Rebecca.

" Bagaimana dengan kakimu?" tanya tuan Richard.

" Tidak begitu sakit hanya luka kecil." Jawab dokter Rebecca.

" Tapi aku ingin menemanimu memasak." Ucap tuan Richard.

" Tidak lebih baik berbaring di ranjang." Ucap dokter Rebecca.

" Aku bosan menunggu." jawab tuan Richard dengan wajah di tekuk.

" Hanya kurang dari satu jam makanannya sudah siap." Ucap dokter Rebecca.

" Baiklah." Jawab tuan Richard pasrah.

" Nah gitu donk, honey ku memang sangat tampan." Ucap dokter Rebecca sambil membelai wajah tuan Richard tanpa ada rasa jijik sedikitpun.

" Pffftttt hahahaha... Rebecca... Rebecca... kamu selalu bikin aku tertawa. Baiklah aku akan duduk menunggumu." Ucap tuan Richard sambil tertawa lepas.

" Bagus, anak pintar." Ucap dokter Rebecca sambil mengusap wajah tuan Richard kembali.

Tuan Richard menatap tajam ke arah dokter Rebecca sedangkan dokter Rebecca hanya mengedipkan matanya kemudian dokter Rebecca berjalan keluar dari kamar tuan Richard menuju ke arah dapur sedangkan tuan Richard duduk di kepala ranjang sambil menunggu kedatangan dokter Rebecca.

Tuan Richard tersenyum bahagia dirinya merasa seperti hidup kembali dan lebih berwarna sejak kedatangan dokter Rebecca. Walau mereka pernah bertemu tapi baru sekarang mereka bisa langsung akrab. Sudah setengah jam tuan Richard menunggu kedatangan dokter Rebecca dengan hati gelisah.

" Kenapa lama sekali memasaknya? Kenapa aku bisa senang seperti ini diperhatikan oleh seorang wanita?" Tanya tuan Richard pada dirinya sendiri.

" Tidak... tidak... aku merasa dia pasti berpura - pura berbuat baik padaku agar aku luluh. Aku harus berhati - hati dengan Rebecca jangan sampai aku tergoda dengannya. Tapi kenapa jantungku berdetak kencang ketika berdekatan dengannya, berbeda dengan mantanku yang sangat menyakiti perasaanku." Ucap tuan Richard.

" Jantungku biasa saja jika menatap ataupun berdekatan dengan wanita ular itu berbeda jika aku berdekatan dengan dokter Rebecca. Apakah aku sudah jatuh cinta padanya? tapi apakah mungkin secepat itu aku jatuh cinta padanya?" tanya tuan Richard.

ceklek

Dokter Rebecca membuka pintu kamar tuan Richard dengan lebar kemudian seorang pelayan mendorong troli yang berisi makanan dan minuman ke dalam kamar tuan Richard kemudian meninggalkan tuan Richard dan dokter Rebecca. Dokter Rebecca duduk di samping ranjang tuan Richard sambil menatap wajah tuan Richard.

" Makanan sudah siap, mau memakan yang mana? Tanya dokter Rebecca sambil tersenyum

" Apakah semua itu kamu yang memasak?" Tanya tuan Richard.

" Aku yang memasak tapi di bantu oleh kepala pelayan. Kepala pelayan memotong bahan - bahan yang akan di masak dan aku yang menumis masakannya." jawab dokter Rebecca.

" Apakah itu ada racunnya?" tanya tuan Richard sambil menatap dokter Rebecca dengan curiga.

" Apakah aku sejahat itu?" Tanya dokter Rebecca menatap tuan Richard dengan tatapan sendu.

Awalnya dokter Rebecca selalu tersenyum sambil menatap wajah tuan Richard tapi senyumannya langsung memudar karena dirinya di curigai oleh tuan Richard membuat dokter Rebecca menatapnya dengan sendu.

" Akukan tidak tahu, siapa tahu kamu mempunyai niat terselubung." Ucap tuan Richard yang tidak menyadari kalau itu melukai hatinya.

Dokter Rebecca menghembuskan nafasnya dengan perlahan dan matanya mulai berkaca-kaca.

" Baiklah aku yang akan makan terlebih dahulu jika aku mati berarti honey selamat dari racun yang kuberikan." Ucap dokter Rebecca sambil tersenyum menahan luka hatinya.

Tanpa menunggu jawaban dokter Rebecca mengambil nasi beserta teman-temannya. Tanpa ragu dokter Rebecca mulai memakan makanan yang tadi di masaknya dengan santai walau hatinya terluka tapi ditahannya namun di suapan ke dua tangan tuan Richard menahan tangan dokter Rebecca.

" Suapi aku " Ucap tuan Richard.

" Tapi sendok ini bekas mulutku. Apakah honey tidak merasa jijik?" tanya dokter Rebecca.

" Tidak, suapi aku." Ucap tuan Richard mengulangi perkataannya.

" Baiklah." Jawab dokter Rebecca sambil tersenyum

Tanpa banyak protes dokter Rebecca menyuapi tuan Richard dan tuan Richard langsung memejamkan matanya menikmati masakan pertama dari dokter Rebecca.

" Tidak enak ya?" Tanya dokter Rebecca

Terpopuler

Comments

M Fahrul

M Fahrul

mulai ada butiran2 cinta nich... lanjut thor

2022-07-22

1

lihat semua
Episodes
1 Awal Mula
2 Asisten Rey
3 Cacat
4 Pertemuan Pertama Tuan Richard dan dokter Rebecca
5 Asisten Rey dan dokter Angel
6 Jatuh Cinta
7 Usulan asisten Rey
8 Tuan Richard
9 Dokter Rebecca
10 Menandatangani Surat Perjanjian Pernikahan
11 Dokter Rebecca Berlari
12 Ciuman Pertama
13 Honey
14 Dokter Rebecca dan Tuan Richard
15 Dokter Rebecca dan Tuan Richard 2
16 Suapan Pertama
17 Enak Banget
18 Tidurlah Bersamaku
19 Siapa Pria Itu
20 Pakai sendiri atau aku pakaikan?
21 Pakaikan
22 Dokter Rebecca mendengar percakapan
23 Budak
24 Bertemu Dengan Keluarga Dokter Rebecca
25 Dokter Rebecca dan Tuan Richard
26 Dokter Rebecca Tertembak
27 Luka namun tidak berdarah
28 Terluka Kembali
29 Dua Kartu
30 Kenapa menangis?
31 Bernyanyi
32 Sayang
33 Tidak ada Penolakan
34 Pernikahan Dokter Rebecca dan Tuan Richard
35 Belajar Jalan
36 Jika saat itu tiba
37 Tiga Hari Kemudian
38 Pucat
39 Dokter Rebecca dan Tuan Richard
40 Mommy dan Daddy
41 Bahasa Mandarin
42 Apakah suamiku sudah makan?
43 Sakit
44 Hukuman
45 Apa donk?
46 Daddy mau makan apa?
47 Apa saja aku suka
48 Maaf
49 Untuk Apa?
50 Aku Ingin Pergi Dari Sini
51 Peluk Aku
52 Aku Ingin
53 Dokter Rebecca dan tuan Richard
54 Aku Mohon
55 Operasi
56 Dokter Rebecca dan Tuan Richard
57 Dokter Rebecca dan Tuan Richard 2
58 Dokter Rebecca
59 Tamat
Episodes

Updated 59 Episodes

1
Awal Mula
2
Asisten Rey
3
Cacat
4
Pertemuan Pertama Tuan Richard dan dokter Rebecca
5
Asisten Rey dan dokter Angel
6
Jatuh Cinta
7
Usulan asisten Rey
8
Tuan Richard
9
Dokter Rebecca
10
Menandatangani Surat Perjanjian Pernikahan
11
Dokter Rebecca Berlari
12
Ciuman Pertama
13
Honey
14
Dokter Rebecca dan Tuan Richard
15
Dokter Rebecca dan Tuan Richard 2
16
Suapan Pertama
17
Enak Banget
18
Tidurlah Bersamaku
19
Siapa Pria Itu
20
Pakai sendiri atau aku pakaikan?
21
Pakaikan
22
Dokter Rebecca mendengar percakapan
23
Budak
24
Bertemu Dengan Keluarga Dokter Rebecca
25
Dokter Rebecca dan Tuan Richard
26
Dokter Rebecca Tertembak
27
Luka namun tidak berdarah
28
Terluka Kembali
29
Dua Kartu
30
Kenapa menangis?
31
Bernyanyi
32
Sayang
33
Tidak ada Penolakan
34
Pernikahan Dokter Rebecca dan Tuan Richard
35
Belajar Jalan
36
Jika saat itu tiba
37
Tiga Hari Kemudian
38
Pucat
39
Dokter Rebecca dan Tuan Richard
40
Mommy dan Daddy
41
Bahasa Mandarin
42
Apakah suamiku sudah makan?
43
Sakit
44
Hukuman
45
Apa donk?
46
Daddy mau makan apa?
47
Apa saja aku suka
48
Maaf
49
Untuk Apa?
50
Aku Ingin Pergi Dari Sini
51
Peluk Aku
52
Aku Ingin
53
Dokter Rebecca dan tuan Richard
54
Aku Mohon
55
Operasi
56
Dokter Rebecca dan Tuan Richard
57
Dokter Rebecca dan Tuan Richard 2
58
Dokter Rebecca
59
Tamat

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!