" Memang benar, suaranya lembut dan membuatku nyaman bersamanya." Ucap tuan muda Richard.
" Kenapa tuan tidak menyatakan cinta padanya?" tanya asisten Rey.
" Tidak, aku takut terluka lagi terlebih kamu tahu aku adalah pria cacat dan lumpuh." Ucap tuan muda Richard
" Maksud tuan, tuan takut terluka lagi?" tanya ulang asisten Rey.
" Memang benar karena Bela saja memintaku untuk putus karena aku lumpuh dan wajahku rusak apa lagi dokter Rebecca yang berwajah cantik pasti akan menolak diriku." Ucap tuan Richard sambil menatap ke langit - langit kamarnya.
" Seperti kata dokter Rebecca, tuan harus kuat dan pasti akan ada wanita yang mencintai tuan dengan tulus." Ucap asisten Rey.
Tuan Richard hanya diam sedangkan asisten Rey berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Selesai mandi dan berpakaian asisten Rey memesan makanan lewat online.
Tidak berapa lama makanan datang, asisten Rey makan dalam diam sambil menatap tuan muda Richard yang masih memandangi langit - langit kamarnya entah apa yang dipikirkannya.
ceklek
Seorang dokter dan perawat datang mereka mengecek kondisi tuan muda Richard sedangkan asisten Rey yang sudah selesai makan berjalan mendekati tuan Richard yang sedang diperiksa oleh dokter.
" Kondisi tuan semakin membaik, besok perban di wajahnya akan di buka." Ucap dokter tersebut.
" Apakah setelah perban di buka wajahku benar - benar rusak?" tanya tuan Richard yang masih berharap wajahnya tidak rusak.
" Maaf tuan memang benar tapi tuan bisa melakukan operasi pada wajah." jawab dokter tersebut.
" Walau bisa operasi wajah tapi aku lumpuh jadi percuma saja dan tidak usah di buka biarkan saja seperti ini, aku akan membuka perban ku di mansion." jawab tuan Richard.
" Tapi tuan kenapa tidak di buka di rumah sakit?" tanya dokter tersebut.
" Tidak, besok kamu ke mansion ku dan buka perban ku di sana karena aku tidak mau menjadi bahan tawa an orang yang melihatku." jawab tuan Richard.
" Baik tuan, kalau begitu saya permisi dulu." jawab dokter tersebut yang mengerti akan permintaan tuan Richard.
Tuan Richard dan asisten Rey hanya diam saja dan dokter itupun pergi meninggalkan mereka berdua.
" Rey, hubungi kepala pelayan dan ceritakan semua tentangku dan katakan padanya besok aku akan pulang ke mansion dan beritahukan ke semua orang yang berada di mansion kalau wajahku cacat. Beritahukan ke mereka jika ada yang menghina, menertawakan ataupun menunjukkan ketakutan akan mendapatkan cambukan sebanyak sepuluh kali." Ucap tuan Richard dengan nada tegas.
" Baik tuan." Jawab asisten Rey patuh.
Asisten Rey menghubungi kepala pelayan dan memerintahkan sesuai dengan apa yang dikatakan oleh tuan Richard. Setelah selesai menghubungi asisten Rey menyimpan kembali ponselnya di saku jasnya.
" Asisten Rey, aku ingin tidur." Ucap tuan Richard sambil memejamkan matanya.
" Baik tuan." Jawab asisten Rey.
Asisten Rey membalikkan badannya dan berbaring di ranjang khusus untuk menunggu pasien yang sedang sakit.
( ' Aku tahu tuan muda sangat sedih dengan wajahnya yang cacat dan juga lumpuh. Aku hanya bisa berharap tuan muda bisa menghadapi ini semuanya.' ucap asisten Rey dalam hati ).
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Tidak terasa hari berlalu dengan cepat malam telah berganti pagi seperti biasa asisten Rey seperti biasa sudah mandi dan memakai pakaian rapi begitu juga dengan tuan Richard.
Asisten Rey mengangkat tubuh tuan Richard ke kursi roda dan mendorongnya keluar dari ruang perawatan. Tuan Richard matanya melirik ke sana kemari mencari seseorang tapi yang di cari tidak ada membuat dirinya sangat sedih.
( ' Dokter Rebecca, aku ingin melihatmu untuk yang terakhir kalinya karena setelah ini aku akan tinggal di mansion dan tidak mungkin keluar lagi dari mansion karena aku sangat malu dengan wajahku yang rusak dan juga ke dua kakiku yang lumpuh.' Ucap tuan Richard dalam hati ).
Kini mereka sudah sampai di parkiran mobil, asisten Rey membuka pintu mobil kemudian mengangkat tubuh tuan Richard untuk masuk ke dalam mobil di belakang pengemudi. Setelah selesai asisten Rey memutar tubuhnya untuk duduk di kursi pengemudi.
Asisten Rey mengendarai mobil dengan kecepatan sedang setelah lima menit kemudian dokter Rebecca baru datang ke rumah sakit.
xxxxxxx
Singkat cerita kini tuan muda Richard berada di kamarnya dan dokter yang kemarin untuk datang sudah datang dan kebetulan dokter itu merupakan dokter pribadi tuan Richard.
Asisten Rey berdiri menemani tuan Richard dengan jantung berdebar kencang bukan karena jatuh cinta tapi memikirkan apa yang akan dilakukan oleh tuan Richard setelah mengetahui wajahnya yang rusak.
Dokter pribadi itu pun dengan perlahan membuka perban pada wajah tuan Richard setelah selesai dokter dan asisten Rey sangat terkejut melihatnya tapi cepat - cepat merubah wajahnya agar tuan Richard tidak sedih ataupun marah.
" Ambilkan aku kaca." Pinta tuan Richard.
" Baik tuan." Jawab asisten Rey.
Asisten Rey berjalan mengambil kaca dan memberikan kaca tersebut ke tuan Richard, tuan Richard menerimanya dan mulai menatap dirinya di kaca. Matanya langsung membulat sempurna betapa mengerikan wajah dirinya.
prang
Tuan Richard membanting kaca itu hingga hancur berkeping - keping sedangkan asisten Rey dan dokter pribadi hanya bisa diam tanpa bisa berkata - kata karena dirinya tahu akan perasaan tuan Richard.
" Tinggalkan aku sendiri." Perintah tuan Richard.
" Tapi tuan..." Ucapan asisten Rey langsung terhenti karena mendapat tatapan tajam.
" Baik tuan." Jawab asisten Rey patuh.
Asisten Rey dan dokter pribadi pergi meninggalkan tuan Richard dan baru saja pintu kamarnya tertutup terdengar suara gaduh di kamar tuan Richard.
Sepertinya tuan Richard melampiaskan kemarahannya lewat barang - barang yang berada di sekitarnya itu yang ada di benak asisten Rey dan dokter tersebut.
Asisten Rey hanya bisa diam, hatinya juga ikut sedih akan nasib tuan Richard tapi dirinya juga bingung apa yang mesti dilakukannya.
xxxxxxx
Dua Minggu Kemudian
Setiap hari yang dilakukan oleh tuan Richard hanya membanting barang - barang yang berada di sekitarnya, jarang makan dan kalau makan hanya sedikit tubuhnya semakin lama semakin kurus dan pucat.
" Tuan, bagaimana kalau kita bikin iklan untuk mencari seorang istri?" usul asisten Rey.
" Apakah kamu tidak tahu sudah empat wanita ketakutan dengan wajahku?" tanya tuan Richard sambil menatap tajam ke arah asisten Rey.
" Aku tahu tuan tapi apakah tuan Richard tidak menginginkan seorang keturunan untuk mewariskan seluruh kekayaan tuan Richard? tuan Richard bisa membeli seorang gadis dan membuat surat perjanjian pernikahan jika sudah melahirkan seorang putra maka tuan bisa bercerai dan memberikan kompensasi dan tuan bisa mengasuh putra kandung tuan untuk menjadi seorang pewaris." Ucap asisten Han menjelaskan semuanya.
" Beri aku waktu untuk berfikir." jawab tuan Richard.
" Baik tuan." jawab asisten Rey patuh.
Asisten Rey pergi meninggalkan tuan Richard sendirian di kamarnya sedangkan tuan Richard berfikir apakah menerima usulan asisten Rey atau tidak.
" Umurku masih muda dan aku juga sudah tidak ada keinginan untuk menikah apalagi memiliki sebuah keluarga tapi jika aku tiada semua hartaku tidak ada yang menikmatinya dan semua usaha keras daddy selama ini sia - sia. Sepertinya aku akan menerima usulan asisten Rey untuk mempunyai seorang anak untuk menjadi pewaris." Ucap tuan Richard akhirnya menyetujui usulan asisten Rey.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
🌹
Terima kasih sudah mampir di ceritaku.
Oh iya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
Rinto Hotang
lAnjut
2022-10-19
0
¹⁵🇳🇮🇩🇦
pasti nanti salah satu pesertanya ada dr siapa dah lupa 🤦♀️
2022-07-01
1