Keesokan harinya.
Disebuah Villa yang terlihat begitu indah. Namun, Vila itu hanya dikelilingi pepohonan sawi saja. Karena nampaknya villa tersebut jauh dari pemukiman penduduk. Sehingga disekitar villa tersebut terlihat begitu sepi. Hanya nampak beberapa orang penjaga saja, yang terlihat sedang mondar mandir didepan pintu gerbangnya.
Sedangkan diteras villa tersebut, terlihat seorang pria, sedang duduk, dengan sebuah koran yang sedang dipegangnya. Nampaknya ia sedang membaca koran tersebut. Dan tak berapa lama, muncullah seorang pria paruh baya, menghampirinya, sembari memegang sebuah cangkir ditangannya.
"Brian?" panggil Pria paruh baya tersebut pada Pria yang sedang membaca koran.
"Papa? Ada apa Pah?" sentak Pria tersebut, yang ternyata dia adalah Rio.
"Nak, sebenarnya apa yang terjadi pada cucuku Yumna? Mengapa setelah kalian pulang kemarin ia jadi sangat berbeda?" tanya Harun, sembari ia duduk di kursi yang berada di samping Rio.
"Tidak ada apa-apa kok Pah, yaa biasalah Yumnakan memang seperti itukan?" balas Rio, yang sepertinya ia tak ingin menceritakan apa yang terjadi pada anak-anaknya.
"Apa dia kangen sama ibunya ya? Lagian sudah hampir enam bulankan kamu tidak mengunjungi makam almarhum istri kamu Nak?" ujar Harun mengingat Rio.
"Iya juga sih, tapi mau gimana lagi, perkebunan saat ini sedang bermasalah. Membuat pekerjaanku semakin banyak dikantor Pah, jadi nggak sempat deh ke kota JK," balas Rio, yang kini raut wajahnya langsung berubah.
"Besokkan akhir pekan, pergilah bawa anak-anakmu Nak. Biar masalah perkebunan Papa dan Gilang yang akan menghendlenya," ujar Harun sembari ia menepuk pundak Anaknya itu.
"Hmm, baiklah Pah, kalau begitu Brian bilang dulu sama anak-anak ya Pah," balasnya seraya ia bangkit dari duduknya.
"Pergilah Nak." balas Harun, dan Rio pun langsung memasuki villanya, dan langsung bergegas ke kamar anak-anaknya.
Setibanya dikamar mereka, Rio sedikit heran melihat anak-anaknya, yang seakan tak menghiraukan kedatangannya. Biasanya mereka akan langsung berlari menghampiri dirinya, seraya bersorak senang. Namun kali ini, mereka hanya asyik dunianya, tanpa menghiraukan yang disekitarnya.
"Assalamu'alaikum, quadruplets Ayah," ucap Rio, berharap anak-anaknya menjawab salamnya. Namun malah dicuekin oleh keempatnya.
"Loh kok kalian nggak menjawab salam Ayah sih?" tanya Rio, sembari ia berjalan menghampiri Anak-anaknya, sedang berada ditempat tidur.
Rio melihat anak-anaknya sedang Asyik sendiri-sendri. Seperti Yunda sedang yang bermain-main dengan boneka Barbienya, sedangkan Fasya sedang asyik dengan main mobilannya, sedangkan Fanza sedang Asyik dengan laptopnya, hanya Yumna, yang terlihat tak memegang apapun, karena sepertinya ia sedang melamun.
"Sayang-sayangnya Ayah? Apakah kalian tidak diajarkan, bagaimana menjawab salam disekolah, hm?" tanya Rio yang kini nada suaranya diperbesar sedikit agar anak-anaknya, mau mendengarkan perkataannya.
Mendengar suara Ayahnya kini, terdengar keras, seketika, semuanya pun menoleh kearahnya. Namun dengan tatapan, yang terlihat jutek pada sang Ayah mereka. "Diajarkan Kok!" jawab mereka serentak, sembari keempatnya melipatkan kedua tangan mereka secara bersamaan.
"Diajarkan, kok tak menjawab salam Ayah tadi hm?" tanya Rio, yang sebenarnya ia tahu, kalau quadruplets, sedang merajuk padanya.
Bukannya menjawab pertanyaan sang ayah, quadruplets malah menjawab dengan, "Hmmm!!" balas mereka secara bersamaan. Membuat Rio sebenarnya gemas pada keempat, yang selalu kompak satu sama lainnya.
Namun karena Rio yang ingin mendidik mereka. Ia pun menahan rasa gemasnya, yang biasanya ia akan langsung menciumi mereka satu persatu. Kali ini Ia menahannya dengan memasang wajah datarnya.
"Nak dengar Ayah!" ujar Rio terdengar tegas. "Wajibnya hukumnya menjawab salam Nak. Hal itu dijelaskan dalam hadits Ibnu Jarir. Beliau menceritakan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,
"Barangsiapa saja makhluk Allah yang mengucapkan salam kepadamu, maka jawablah salamnya, meskipun dia adalah orang majusi, karena Allah SWT berfirman:
"Dan apabila kamu dihormati dengan suatu (salam) penghormatan, maka balaslah peng- hormatan itu dengan yang lebih baik, atau balaslah (penghormatan itu, yang sepadan) dengannya." (an-Nisaa': 86).” (HR. Ibnu Jarir)
Dalam hadist lain, Abu Hurairah berkata bahwa Rasululah pernah bersabda: “Hak sesama Muslim ada lima: membalas salamnya, menjenguknya ketika ia sakit, mengikuti jenazahnya yang dibawa ke kuburan, memenuhi undangannya dan ber-tasymit ketika ia bersin.” (HR. Bukhari dan Muslim)
"Jadi apabila kita, mengucapkan salam kepada seseorang, artinya kita sedang mendoakan keselamatannya. Lalu, bagaimana jika salam yang kita ucapkan tersebut tidak terjawab? Apakah kalian tahu siapa yang menjawab salam kita itu apa bila yang kita beri salam Taka menjawab?" tanya Rio, dengan tatapan serius pada anak-anaknya. Sehingga dengan serentak mereka membalasnya dengan menggelengkan kepalanya saja.
"Malaikatlah yang akan menjawab salamnya. Ini diterangkan dalam hadits Abu Hurairah Radhiallahu’anhu dari Nabi Muhammad ﷺ bahwa beliau bersabda:
“Ucapan salammu kepada orang-orang jika bertemu mereka, jika mereka membalasnya, maka Malaikat pun membalas salam untukmu dan untuk mereka, namun jika mereka tidak membalasnya. Maka Malaikat akan membalas salam untukmu, lalu malah melaknat mereka atau mendiamkan mereka" jelas Rio lagi, Membuat wajah anak-anaknya berubah pias.
"Mau kalian dilaknat Malaikat hm?" tanya Rio lagi, dengan serentak lagi mereka langsung menggelengkan kepalanya lagi.
"Bagus! Sekarang jawablah salam Ayah tadi!" tegas Rio, yang seketika ia teringat pada Twins, anak-anaknya Daffin. Karena yang ia utarakan tadi ia dapatkan dari kedua bocah tersebut.
"Wa'alaikumus salam Ayah," ucap Quadruplets secara bersamaan.
...┈┈••✾•◆❀◆•✾••┈┈...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 178 Episodes
Comments
revinurinsani
hiiii kiyowo quadruplents
2023-12-16
0
Ummi Alfa
Rio....mengajarkan anaknya untuk menjawab salam dan keliatannya dia sedikit paham masalah agama tapi kenapa ke Naazwa sikapnya jutek banget bukannya terima kasih dah menolong anak2nya lolos dari penculik.
2022-11-08
1
꧁🦋⃟⃟ ˢⁿ᭄𝔎𝔄𝔉𝔎𝔄𝔎꧂
bagus banyak nasehat dan pelajaran dalam hal mendidik buah hati
2022-10-23
0