SALAH MENUDUH.

Setelah anak-anaknya meyakinkan Rio, bawah bukan Naazwa penculiknya. Akhirnya ia pun percaya dan langsung meminta Asistennya untuk mengantarkan mereka ke kantor polisi. Dan sesuai dengan keinginan sang Bos, Gilang pun langsung melajukan mobilnya ke kantor polisi.

Empat puluh lima menit kemudian, mobil yang dikemudikan Gilang pun berhenti tepat didepan kantor polisi. Terlihat Yumna dan Yunda, seakan tidak sabaran ingin bertemu dengan Naazwa, sehingga begitu mobil berhenti, mereka langsung membuka pintu mobilnya dan langsung berlari memasuki kantor polisi tersebut.

"Eh, Yumna! Yunda! Jangan berlari!" seru Rio, memanggil kedua putrinya, yang terlihat sedang berlari memasuki kantor polisi. Melihat anak-anaknya yang tak menghiraukannya, membuat Rio, berdecak kesal.

"Ck! Anak-anak itu! Begitu bersemangat banget sih, ingin bertemu wanita aneh itu!" gerutu Rio, yang akhirnya ia ikut memasuki kantor polisi tersebut, yang diikuti oleh kedua anak laki-lakinya yang berjalan di belakang Rio.

Setibanya mereka didalam, Rio langsung mengerenyitkan dahinya, saat melihat wajah kedua putrinya, yang tadi begitu senang. Kini terlihat begitu sedih, bahkan mata keduanya sudah terlihat berkaca-kaca.

"Loh? Kenapa wajah kalian berubah begitu cepat?" tanya Rio, sembari ia berjongkok tepat di hadapan kedua putrinya. "Ada apa putri-putri Ayah yang cantik? Mengapa kalian menjadi sedih?" tanyanya lagi sembari tangan kanannya memegang pipi Yumna, sedang tangan kirinya memegang pipinya Yunda.

"Aunty mata hijaunya sudah pergi Daddy, hiks..Umna sedih, habis Umna tadi lupa tanya rumah Auntynya Dad, huhuhu.." balas Yumna, yang akhirnya tangisnya langsung pecah.

"Ho'oh, Unda juga sedih Ayah, Unda ingin melihat Aunty Azwa lagi, huhuhu.." sambung Yunda, yang terlihat ia pun ikut menangis seperti Yumna.

Melihat pipi kedua putrinya, telah di basahi oleh air matanya, membuat hati Rio langsung terasa sakit. Yaa Rio memang paling tidak bisa melihat anak-anaknya sampai menitikkan air matanya. Karena Rio merasa almarhum istrinyalah yang sedang menangis.

Begitu juga sebaliknya, bila Rio melihat anak-anaknya tersenyum dan tertawa bahagia. Maka ia seperti melihat Cindy sedang tersenyum bahagia juga. Maka dari itu ia selalu berusaha membuat anak-anaknya terbahagia, sehingga apapun yang menjadi keinginan mereka, Rio selalu mengabulkannya.

"Sayang-sayangnya Ayah, jangan menangis dong, Ayahkan jadi ikut sedih Nak," ucap Rio, sembari ia menghapus air mata kedua putrinya, dan setelah itu ia pun langsung memeluk keduanya.

"Tapi Umna, ingin ketemu banget sama Aunty mata hijau Daddy, hiks..hiks.." kata Yumna, didalam pelukannya sang Ayah.

"Unda juga, Ayah, hiks..hiks.." sambung Yunda juga.

"Iya Sayang, Ayah tahu, kalau begitu kalian tunggu disini. Biar Ayah tanya dulu ya sama Pak polisinya," balas Rio, sembari ia melepaskan pelukannya dari kedua Putrinya. Dan langsung dibalas oleh keduanya dengan anggukan kepalanya saja.

"Sekarang jangan menangis lagi dong! Soalnya, Ayah nggak suka, melihat wajah putri-putrinya Ayah yang cantik ini, berubah jadi jelek tahu, kalau menagis," ujar Rio, sembari menoel pucuk hidung kedua putrinya.

"Baiklah Daddy, Umna nggak nangis lagi kok," kata si kecil Yumna, semabri ia menghapus air matanya sendiri.

"Unda juga, nggak nangis lagi kok Ayah," lanjut Yunda, yang terlihat ia juga menghapus air matanya.

"Nah, gitu dong Sayang. Kan jadi tambah cantik Putri-putrinya Ayah ini," kata Rio, yang kemudian ia pun menciumi pipi kedua putrinya dengan penuh kasih sayang.

"Ya sudah kalian, tunggu dimobil ya sama Om Gilang, biar Papa tanya dulu sama Pak polisinya Oke my kid?" ujar Rio sembari ia bangkit dari jongkoknya.

"Siap Daddy!"

"Siap Ayah!" ucap kedua putrinya Rio, secara bersamaan. Sembari tangannya memberikan hormat pada sang Ayah, sepertinya mereka melihat salah satu polisi yang saling memberikan hormat.

Rio tersenyum lucu melihat tingkah kedua putrinya. Lalu pandangannya beralih pada Gilang yang terlihat, sedang menggandeng tangan kedua putranya. "Gilang bawa anak-anak ke mobil, tunggu saya disana!" katanya pada Gilang.

"Baik Pak! Baiklah, tuan-tuan putri cantik, dan pangeran-pangeran ganteng yuk kita tunggu Ayah dimobil saja yuk," ajak Gilang pada quadruplets, sembari ia menggandeng tangan Yumna dan Yunda, lalu mereka pun melangkah keluar menuju ke mobil Rio, di ikuti oleh Fasya dan Fanza yang hanya diam mengikuti, tanpa ingin mengeluarkan suaranya.

Setelah anak-anaknya pergi, Rio pun langsung menghampiri salah satu polisi, yang terlihat sedang duduk di belakang mejanya.

"Assalamu'alaikum Pak Anton?" ucap Rio, saat ia telah berdiri tepat didepan meja polisi tersebut.

"Aah Pak Brian! Wa'alaikum salam Pak! Silahkan duduk pak," bales polisi yang dipanggang Anton tersebut, sembari tangannya mempersilakan Rio agar duduk di kursi yang ada didepan mejanya.

"Terima kasih Pak," sahut Rio sembari ia duduk. "Oh iya Pak, apakah benar Wanita, yang tadi Pak Anton bawa sudah pergi?" tanyanya lagi, tanpa ingin berbasa-basi lagi.

"Benar Pak, tadi Ustadzah Anisah, istri Pak Ardiyan, menjamin gadis itu Pak, karena ternyata gadis itu adalah salah satu Santrinya dan Ustadzah Anisah menjamin kalau gadis itu bukan seorang penculik," jelas Anton. Membuat Rio jadi merasa bersalah karena menuduhnya.

"Oh Syukurlah kalau begitu, karena memang bukan dia penculiknya Pak, saya salah paham padanya," ucap Rio, terlihat malu karena salah menuduh orang.

...┈┈••✾•◆❀◆•✾••┈┈...

Terpopuler

Comments

Erny

Erny

Pasti gampang buat cari alamat Nazwa ayo semangat Rio

2023-08-29

1

Andi Fitri

Andi Fitri

wah ada ustadzah Anisah dan Ardiyan lgi..awas klw sdh ketemu santrinya Anisah kmu akan klepek2 nanti Rio..😁

2023-05-09

0

Ummi Alfa

Ummi Alfa

Ayo Rio.....kamu cari alamatnya Aunty Naazwa dan minta ma'af padanya karena sudah salah menuduh.

2022-11-08

0

lihat semua
Episodes
1 JANJI RIO.
2 PERPISAHAN RIO DAN DAFFIN.
3 MENCULIK QUADRUPLETS.
4 NONA NINJA.
5 SESI PERKENALAN.
6 AUNTY MATA HIJAU BUKAN PENCULIK!
7 SALAH MENUDUH.
8 SIAPA Dia?
9 PRIA ANEH SUPER GALAK!
10 QUADRUPLETS SEDANG MERAJUK.
11 BERTEMU DENGAN DAFFIN.
12 IKHLAS TANPA SYARAT.
13 KAMI MAU MAMA!
14 KE RUMAHNYA MAMA
15 PERDEBATAN.
16 KESEDIHAN QUADRUPLETS DAN RIO.
17 PERTANDA DARI CINDY.
18 KE PONDOK PESANTREN AN-NUR.
19 TEMAN LAMA.
20 CINTA KARENA ALLAH.
21 MENJADI PELAJARAN.
22 DIA SEORANG USTADZAH
23 YUMNA KOMA.
24 SARAN Dika.
25 HAUS KASIH SAYANG SEORANG IBU.
26 KEEGOISAN RIO.
27 PENCERAHAN.
28 AMAN TERKENDALI!
29 JANJI NAAZWA.
30 KEKHAWATIRAN RIO.
31 TERJEBAK.
32 INGIN MENGAJI.
33 IZIN DARI RIO.
34 MULAI MENGAJI.
35 MAMA SAYANG YUMNA.
36 KEKHAWATIRAN NAAZWA.
37 PERSETUJUAN.
38 PENDEK DAN JELEK.
39 ANEH TAPI NYATA.
40 PRIA AROGAN BERBUNTUT.
41 KEKUATAN DOA.
42 DOA DUA GADIS KECIL.
43 KE ACARA AKAD.
44 KESEDIHAN NAAZWA.
45 DITUDUH PENCURI.
46 IJAB QOBUL.
47 WALIMAH URS RIO DAN NAZWA.
48 CANTIK!
49 BOBO BERSAMA.
50 TRAUMA.
51 BERMALAM DIPONDOK.
52 HANYA JADI BABY SISTER
53 TERBAKAR CEMBURU.
54 MERAIH SURGA-NYA ALLAH.
55 BUKAN WANITA BIASA.
56 KEKESALAN RIO.
57 ISTRIKU BERCADAR.
58 BERBUAH MANIS.
59 JODOH DITANGAN ALLAH.
60 TAMPAN TAPI GALAK
61 KEBERANIAN NAAZWA.
62 PEMILIK TULANG RUSUK.
63 SEPAPAN OBAT
64 MENENTUKAN PILIHAN.
65 KECURIGAAN NAAZWA
66 MAAFIN AKU NAAZWA.
67 BOY BAND SOMPLAK.
68 PENCERAHAN.
69 SIKAP DINGIN HANS.
70 SEDANG SAYANG-SAYANGNYA DIAMBIL ORANG.
71 SALAH JODOH.
72 JODOH YANG DITITIPKAN.
73 SALAH TINGKAH.
74 JAMANNYA TERBALIK.
75 PENJELASAN NAAZWA.
76 BERTEMU INAYAH.
77 IJAB QOBUL (Versi Hans)
78 INAYAH TELAH PERGI.
79 DOA NAAZWA.
80 JANGAN MARAH LAGI.
81 PENCARIAN INAYAH.
82 BERSTATUSKAN SEORANG ISTRI.
83 BERBAGI KAMAR.
84 MASHAA ALLAH CANTIKNYA.
85 ADA APA DENGAN NAAZWA?
86 COMENG-COMENG HITAM.
87 AKU MENYUKAI KAMU INAYAH.
88 BENARKAH ANA HAMIL?
89 DIGANTUNG.
90 INGIN MENJADI SEORANG IBU
91 PEKERJAAN BARU.
92 JANTUNG BERDEBAR.
93 HATI INAYAH SEDANG BIMBANG
94 HATI YANG BERBATU
95 ANCAMAN NAAZWA.
96 KECURIGAAN RIO.
97 NAYAHKU MENJADI MANJA.
98 PENYATUAN CINTA Hans & Inayah
99 JANJI HANS.
100 RASA TAKUTNYA INAYAH.
101 RUMAH KEGEMBIRAAN.
102 LATIHAN BERTERIAK.
103 BARAKALLAH FI UMRIK QUADRUPLETS.
104 KENANGAN MASA KECIL.
105 BAPAK-BAPAK SOMPLAK.
106 PERJODOHAN.
107 SAHABAT KARIB.
108 DIA ISTRIKU.
109 INAYAH HAMIL.
110 SU'UDZON.
111 KESEDIHAN INAYAH.
112 INGIN PULANG.
113 KE RUMAH BARU.
114 KANGEN MAMAH.
115 RENCANA JAHAT.
116 SERIGALA DIKASIH UMPAN.
117 WANITA ANEH PENUTUP WAJAH.
118 MERASAKAN KEBAHAGIAAN.
119 BERZIARAH.
120 MERINDU MEMBAWA BERKAH.
121 MEMAINKAN SANDIWARA.
122 MAHLIGAI CINTA.
123 CEMBURU.
124 MENDAPAT ISTRI TOMBOI LAGI.
125 ISTRI YANG TERBAIK.
126 MENJEBAK.
127 DASI MEMBAWA BERKAH.
128 RENCANA PENCULIKAN.
129 KECEMASAN RIO.
130 RAMBO MULAI BERAKSI LAGI.
131 KECERDASAN FARAH.
132 MELARIKAN DIRI.
133 PENGKHIANATAN.
134 GENG HARIMAU PUTIH.
135 DAMAI ITU INDAH.
136 MENEMUKAN YUMNA DAN FARAH.
137 RENCANA ARDIYAN.
138 USTADZAH KECIL.
139 TIDUR SAMA GULING.
140 ADA APA DENGAN HANS.
141 TIDUR APA MATI?
142 INAYAH POSITIF HAMIL.
143 BANG HANS YANG NGIDAM?
144 SINDROM SIMPATIK KEHAMILAN.
145 JANGAN MENYERAH.
146 SEPERTI BURUNG.
147 GARA-GARA CEMBURU.
148 AMARAH HARUN.
149 MASIH TETAP HIDUP.
150 IBARAT SEBUAH KELAPA.
151 PASE NGIDAM.
152 SINDROM ANEH.
153 DIA MEMANG STRI KU!
154 SUAMI NAYAH MANJA YA?
155 PATAH HATI.
156 SYUKURAN NAAZWA DAN BABY BOY.
157 RENCANA ARDIYAN UNTUK HANS.
158 KERESAHAN HANS
159 KETEMU BANCI KALENG.
160 WALIMAH'URS HANS DAN INAYAH.
161 MALAM PENGANTIN.
162 MENDISIPLINKAN.
163 TIGA BULAN BERPUASA.
164 MENDAPATKAN EJEKAN DARI BABY BOY.
165 GAGAL MANING!
166 PERTEMPURAN!
167 MEMBUJUK NAYAH.
168 DIMANA INAYAH?
169 GARA-GARA KEEGOISAN.
170 BANG HANS LAGI KANGEN YA?
171 SEORANG PENGGANTI.
172 AYAM PENYET.
173 KETEGANGAN INAYAH.
174 BABY TWINS BOYS
175 ANCAMAN MEMBAWA KEBAHAGIAAN.
176 KEBAHAGIAAN YANG SEMPURNA (Versi Hans End).
177 KEBAHAGIAAN YANG TULUS.
178 KANGEN MENYAPA.
Episodes

Updated 178 Episodes

1
JANJI RIO.
2
PERPISAHAN RIO DAN DAFFIN.
3
MENCULIK QUADRUPLETS.
4
NONA NINJA.
5
SESI PERKENALAN.
6
AUNTY MATA HIJAU BUKAN PENCULIK!
7
SALAH MENUDUH.
8
SIAPA Dia?
9
PRIA ANEH SUPER GALAK!
10
QUADRUPLETS SEDANG MERAJUK.
11
BERTEMU DENGAN DAFFIN.
12
IKHLAS TANPA SYARAT.
13
KAMI MAU MAMA!
14
KE RUMAHNYA MAMA
15
PERDEBATAN.
16
KESEDIHAN QUADRUPLETS DAN RIO.
17
PERTANDA DARI CINDY.
18
KE PONDOK PESANTREN AN-NUR.
19
TEMAN LAMA.
20
CINTA KARENA ALLAH.
21
MENJADI PELAJARAN.
22
DIA SEORANG USTADZAH
23
YUMNA KOMA.
24
SARAN Dika.
25
HAUS KASIH SAYANG SEORANG IBU.
26
KEEGOISAN RIO.
27
PENCERAHAN.
28
AMAN TERKENDALI!
29
JANJI NAAZWA.
30
KEKHAWATIRAN RIO.
31
TERJEBAK.
32
INGIN MENGAJI.
33
IZIN DARI RIO.
34
MULAI MENGAJI.
35
MAMA SAYANG YUMNA.
36
KEKHAWATIRAN NAAZWA.
37
PERSETUJUAN.
38
PENDEK DAN JELEK.
39
ANEH TAPI NYATA.
40
PRIA AROGAN BERBUNTUT.
41
KEKUATAN DOA.
42
DOA DUA GADIS KECIL.
43
KE ACARA AKAD.
44
KESEDIHAN NAAZWA.
45
DITUDUH PENCURI.
46
IJAB QOBUL.
47
WALIMAH URS RIO DAN NAZWA.
48
CANTIK!
49
BOBO BERSAMA.
50
TRAUMA.
51
BERMALAM DIPONDOK.
52
HANYA JADI BABY SISTER
53
TERBAKAR CEMBURU.
54
MERAIH SURGA-NYA ALLAH.
55
BUKAN WANITA BIASA.
56
KEKESALAN RIO.
57
ISTRIKU BERCADAR.
58
BERBUAH MANIS.
59
JODOH DITANGAN ALLAH.
60
TAMPAN TAPI GALAK
61
KEBERANIAN NAAZWA.
62
PEMILIK TULANG RUSUK.
63
SEPAPAN OBAT
64
MENENTUKAN PILIHAN.
65
KECURIGAAN NAAZWA
66
MAAFIN AKU NAAZWA.
67
BOY BAND SOMPLAK.
68
PENCERAHAN.
69
SIKAP DINGIN HANS.
70
SEDANG SAYANG-SAYANGNYA DIAMBIL ORANG.
71
SALAH JODOH.
72
JODOH YANG DITITIPKAN.
73
SALAH TINGKAH.
74
JAMANNYA TERBALIK.
75
PENJELASAN NAAZWA.
76
BERTEMU INAYAH.
77
IJAB QOBUL (Versi Hans)
78
INAYAH TELAH PERGI.
79
DOA NAAZWA.
80
JANGAN MARAH LAGI.
81
PENCARIAN INAYAH.
82
BERSTATUSKAN SEORANG ISTRI.
83
BERBAGI KAMAR.
84
MASHAA ALLAH CANTIKNYA.
85
ADA APA DENGAN NAAZWA?
86
COMENG-COMENG HITAM.
87
AKU MENYUKAI KAMU INAYAH.
88
BENARKAH ANA HAMIL?
89
DIGANTUNG.
90
INGIN MENJADI SEORANG IBU
91
PEKERJAAN BARU.
92
JANTUNG BERDEBAR.
93
HATI INAYAH SEDANG BIMBANG
94
HATI YANG BERBATU
95
ANCAMAN NAAZWA.
96
KECURIGAAN RIO.
97
NAYAHKU MENJADI MANJA.
98
PENYATUAN CINTA Hans & Inayah
99
JANJI HANS.
100
RASA TAKUTNYA INAYAH.
101
RUMAH KEGEMBIRAAN.
102
LATIHAN BERTERIAK.
103
BARAKALLAH FI UMRIK QUADRUPLETS.
104
KENANGAN MASA KECIL.
105
BAPAK-BAPAK SOMPLAK.
106
PERJODOHAN.
107
SAHABAT KARIB.
108
DIA ISTRIKU.
109
INAYAH HAMIL.
110
SU'UDZON.
111
KESEDIHAN INAYAH.
112
INGIN PULANG.
113
KE RUMAH BARU.
114
KANGEN MAMAH.
115
RENCANA JAHAT.
116
SERIGALA DIKASIH UMPAN.
117
WANITA ANEH PENUTUP WAJAH.
118
MERASAKAN KEBAHAGIAAN.
119
BERZIARAH.
120
MERINDU MEMBAWA BERKAH.
121
MEMAINKAN SANDIWARA.
122
MAHLIGAI CINTA.
123
CEMBURU.
124
MENDAPAT ISTRI TOMBOI LAGI.
125
ISTRI YANG TERBAIK.
126
MENJEBAK.
127
DASI MEMBAWA BERKAH.
128
RENCANA PENCULIKAN.
129
KECEMASAN RIO.
130
RAMBO MULAI BERAKSI LAGI.
131
KECERDASAN FARAH.
132
MELARIKAN DIRI.
133
PENGKHIANATAN.
134
GENG HARIMAU PUTIH.
135
DAMAI ITU INDAH.
136
MENEMUKAN YUMNA DAN FARAH.
137
RENCANA ARDIYAN.
138
USTADZAH KECIL.
139
TIDUR SAMA GULING.
140
ADA APA DENGAN HANS.
141
TIDUR APA MATI?
142
INAYAH POSITIF HAMIL.
143
BANG HANS YANG NGIDAM?
144
SINDROM SIMPATIK KEHAMILAN.
145
JANGAN MENYERAH.
146
SEPERTI BURUNG.
147
GARA-GARA CEMBURU.
148
AMARAH HARUN.
149
MASIH TETAP HIDUP.
150
IBARAT SEBUAH KELAPA.
151
PASE NGIDAM.
152
SINDROM ANEH.
153
DIA MEMANG STRI KU!
154
SUAMI NAYAH MANJA YA?
155
PATAH HATI.
156
SYUKURAN NAAZWA DAN BABY BOY.
157
RENCANA ARDIYAN UNTUK HANS.
158
KERESAHAN HANS
159
KETEMU BANCI KALENG.
160
WALIMAH'URS HANS DAN INAYAH.
161
MALAM PENGANTIN.
162
MENDISIPLINKAN.
163
TIGA BULAN BERPUASA.
164
MENDAPATKAN EJEKAN DARI BABY BOY.
165
GAGAL MANING!
166
PERTEMPURAN!
167
MEMBUJUK NAYAH.
168
DIMANA INAYAH?
169
GARA-GARA KEEGOISAN.
170
BANG HANS LAGI KANGEN YA?
171
SEORANG PENGGANTI.
172
AYAM PENYET.
173
KETEGANGAN INAYAH.
174
BABY TWINS BOYS
175
ANCAMAN MEMBAWA KEBAHAGIAAN.
176
KEBAHAGIAAN YANG SEMPURNA (Versi Hans End).
177
KEBAHAGIAAN YANG TULUS.
178
KANGEN MENYAPA.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!