AUNTY MATA HIJAU BUKAN PENCULIK!

"Apaa! Penculik?!" sentak Naazwa, begitu terkejut, saat ia dituduh sebagai penculik. "Siapa yang Anda maksud penculik?" tanya Naazwa, yang masih terlihat bingung.

"Siapa lagi? Ya kamulah, penculik itu!" celetuk Pria berjas krem tersebut.

"Tapi Daddy, Aunty itu tidak.." timpal Yumna, yang sepertinya ingin memberitahukan yang sebenarnya, namun ucapannya langsung dipotong oleh pria berjas krem itu.

"Diamlah Yumna!" seru Pria itu, menghentikan perkatanya Yumna. "Gilang bawa anak-anak ke mobil cepat!" titahnya lagi, pada seorang pria berjas hitam yang berdiri, tak berapa jauh dari Pria berjas krem tersebut.

"Oke Bos!" balas Pria yang dipanggil Gilang. " Ayoo Nona, dan Tuan muda kecil ikut saya ke mobil," ajaknya lagi pada quadruplets. Sembari ia menggandeng tangan mereka, dan membawanya masuk ke dalam mobilnya.

"Pak segeralah tangkap wanita penculik ini! Agar tidak meresahkan masyarakat!" kata Pria itu lagi, setelah anak-anaknya masuk kedalam mobilnya.

Sekali lagi Naazwa begitu kaget, karena dituduh sebagai penculik, oleh seorang pria yang terlihat begitu dingin padanya. Apalagi ia datang bersama beberapa orang polisi, yang terlihat langsung menghampiri dirinya. Setelah mendengar perkataan Pria tersebut.

"Tunggu Pak! Tunggu! Saya bukan penculik, kalau Bapak tidak percaya coba tanyakan pada keempat Anak itu Pak!" ujar Naazwa, terlihat ia sedikit mundur karena polisi itu, ingin menyentuh dirinya.

"Jangan dengarkan kata-kata dia Pak! Langsung saja tangkap Dia!" kata Pria berjas krem itu lagi.

"Hai, Tuan! Anda jangan main asal menuduh orang dong! Lagian siapa sih Anda! Datang-datang main tuduh orang sembarangan saja!" seru Naazwa yang terlihat mulai kesal. Karena Pria itu, langsung menuduh tanpa mau mendengar perkataannya dulu.

"Anda ingin tahu siapa saya? Dengar baik-baik ditelinga Anda dan ingatlah! Saya Rio Febrian! Ayah keempat anak yang Anda mau culik itu!" balas Pria berjas krem itu, yang ternyata dia adalah Rio.

"Idiih, untuk apa saya harus mengingat Anda! Apalagi orang sesombong Anda, yang tidak mau mendengar perkataan orang lain! Jadi rasanya nggak penting banget deh untuk diingat!" cetus Naazwa yang kini ia terlihat mulai santai.

Mendengar perkataan Naazwa, Rio semakin geram melihatnya. "Heh! Apa kamu bilang?" tanya dengan tatapan mata yang semakin tajam melihat Naazwa. Namun tak dihiraukan olehnya, ia malah menghampiri polisi- polisi yang berada tak jauh darinya.

"Ayo Pak polisi, saya ikut Anda saja! Dari pada saya berurusan dengan Pria sombong ini, lebih baik saya ikut Bapak!" kata Naazwa tanpa ingin melihat wajah Rio lagi, Lalu ia pun langsung berjalan menuju ke mobil polisi dan tanpa basa-basi lagi ia langsung masuk ke dalam mobil tersebut.

"Cih, sialan! Dasar wanita aneh!" gumam Rio, yang terlihat masih memandang kepergian mobil polisi, yang telah membawa Naazwa.

Setelah mobil polisi itu tak terlihat lagi, Rio pun berjalan menuju mobilnya. Lalu ia juga bergegas masuk kedalamnya. Begitu ia berada didalam ia langsung mendapatkan tatapan kekesalan dari kedua Putrinya.

"Kalian kenapa my kid? Kenapa menatap Ayah seperti itu?" tanya Rio, kepada kedua putrinya.

"Daddy, Aunty Azwa, bukan penculik tau!" balas Yumna terdengar ketus, terlihat sekali ia sedang kesal pada Ayahnya.

Rio mengerenyit, "Siapa yang kamu bilang tadi Nak?" tanyanya, dengan tatapan penasaran.

"Aunty Azwa Daddy! Aunty yang matanya Hijau tadi loh Dad. Bukan dia yang menculik kami tadi!" kata Yumna, masih berusaha menjelaskan pada Sang Ayah.

"Benar Ayah, Aunty Azwa justru yang menolong kami dari dua Om penculik tadi! Iyakan Bang Fasya?" sambung Yunda, yang sepertinya ia berharap, agar saudaranya itu mau membantunya.

Namun Fasya, tak menghiraukan perkataan Yunda. Ia malah terlihat asyik dengan benda pipihnya, yang sepertinya ia sedang hanyut dalam permainan gamenya.

"Iya Yah, Tante itu tadi sampai berantam, dengan penculik itu!" timpal Fanza, ikut bersuara.

"Jadi bukan wanita aneh itu yang menculik kalian?" kata Rio, masih terlihat belum mempercayai dengan perkataan anak-anaknya.

"Bukan Dad! Aunty mata Hijau bukan penculik!" tegas Yumna, dengan tangan yang ia lipat didadanya.

"Iya Yah, bukan Tante itu penculiknya, tapi dua orang laki-laki, yang katanya, dia teman Ayah!" ujar Fasya, yang akhirnya ia membuka suaranya.

"Tuh benarkan? Sekarang ayo Dad, kita bebasin Aunty mata hijau!" kata Yumna lagi, terlihat ia begitu berharap, agar Ayahnya mau menolong Naazwa, yang saat ini berada di kantor polisi.

Mendengar cerita dari ketiga anaknya, Rio jadi merasa malu, karena telah menuduh wanita yang telah menolong anak-anaknya.

"Okay my kid, kita akan ke kantor polisi, Gilang bawa kami ke kantor polisi!" katanya, membuat anak-anaknya langsung bersorak kesenangan.

"Horree... kita akan ketemu lagi dengan Aunty Azwa!" sorak Yumna dan Yunda terlihat begitu senang,

" Thank you Daddy," ucap Yumna sembari ia mengecup pipi sang Ayah, membuat Rio tersenyum bahagia. Karena melihat kedua putrinya begitu bahagia.

...┈┈••✾•◆❀◆•✾••┈┈...

Terpopuler

Comments

revinurinsani

revinurinsani

hihi lucu deh Yumna nyebut Nazwa mata hijau😘

2023-12-16

0

Erny

Erny

Rio jangan asal nuduh dong cari dulu kebenaran nya, kasihan tu Najwa udah nolong malah difitnah

2023-08-29

1

Ida Lailamajenun

Ida Lailamajenun

nah loh pak duda malu sendiri khn akhirnya salah tangkap

2023-02-08

0

lihat semua
Episodes
1 JANJI RIO.
2 PERPISAHAN RIO DAN DAFFIN.
3 MENCULIK QUADRUPLETS.
4 NONA NINJA.
5 SESI PERKENALAN.
6 AUNTY MATA HIJAU BUKAN PENCULIK!
7 SALAH MENUDUH.
8 SIAPA Dia?
9 PRIA ANEH SUPER GALAK!
10 QUADRUPLETS SEDANG MERAJUK.
11 BERTEMU DENGAN DAFFIN.
12 IKHLAS TANPA SYARAT.
13 KAMI MAU MAMA!
14 KE RUMAHNYA MAMA
15 PERDEBATAN.
16 KESEDIHAN QUADRUPLETS DAN RIO.
17 PERTANDA DARI CINDY.
18 KE PONDOK PESANTREN AN-NUR.
19 TEMAN LAMA.
20 CINTA KARENA ALLAH.
21 MENJADI PELAJARAN.
22 DIA SEORANG USTADZAH
23 YUMNA KOMA.
24 SARAN Dika.
25 HAUS KASIH SAYANG SEORANG IBU.
26 KEEGOISAN RIO.
27 PENCERAHAN.
28 AMAN TERKENDALI!
29 JANJI NAAZWA.
30 KEKHAWATIRAN RIO.
31 TERJEBAK.
32 INGIN MENGAJI.
33 IZIN DARI RIO.
34 MULAI MENGAJI.
35 MAMA SAYANG YUMNA.
36 KEKHAWATIRAN NAAZWA.
37 PERSETUJUAN.
38 PENDEK DAN JELEK.
39 ANEH TAPI NYATA.
40 PRIA AROGAN BERBUNTUT.
41 KEKUATAN DOA.
42 DOA DUA GADIS KECIL.
43 KE ACARA AKAD.
44 KESEDIHAN NAAZWA.
45 DITUDUH PENCURI.
46 IJAB QOBUL.
47 WALIMAH URS RIO DAN NAZWA.
48 CANTIK!
49 BOBO BERSAMA.
50 TRAUMA.
51 BERMALAM DIPONDOK.
52 HANYA JADI BABY SISTER
53 TERBAKAR CEMBURU.
54 MERAIH SURGA-NYA ALLAH.
55 BUKAN WANITA BIASA.
56 KEKESALAN RIO.
57 ISTRIKU BERCADAR.
58 BERBUAH MANIS.
59 JODOH DITANGAN ALLAH.
60 TAMPAN TAPI GALAK
61 KEBERANIAN NAAZWA.
62 PEMILIK TULANG RUSUK.
63 SEPAPAN OBAT
64 MENENTUKAN PILIHAN.
65 KECURIGAAN NAAZWA
66 MAAFIN AKU NAAZWA.
67 BOY BAND SOMPLAK.
68 PENCERAHAN.
69 SIKAP DINGIN HANS.
70 SEDANG SAYANG-SAYANGNYA DIAMBIL ORANG.
71 SALAH JODOH.
72 JODOH YANG DITITIPKAN.
73 SALAH TINGKAH.
74 JAMANNYA TERBALIK.
75 PENJELASAN NAAZWA.
76 BERTEMU INAYAH.
77 IJAB QOBUL (Versi Hans)
78 INAYAH TELAH PERGI.
79 DOA NAAZWA.
80 JANGAN MARAH LAGI.
81 PENCARIAN INAYAH.
82 BERSTATUSKAN SEORANG ISTRI.
83 BERBAGI KAMAR.
84 MASHAA ALLAH CANTIKNYA.
85 ADA APA DENGAN NAAZWA?
86 COMENG-COMENG HITAM.
87 AKU MENYUKAI KAMU INAYAH.
88 BENARKAH ANA HAMIL?
89 DIGANTUNG.
90 INGIN MENJADI SEORANG IBU
91 PEKERJAAN BARU.
92 JANTUNG BERDEBAR.
93 HATI INAYAH SEDANG BIMBANG
94 HATI YANG BERBATU
95 ANCAMAN NAAZWA.
96 KECURIGAAN RIO.
97 NAYAHKU MENJADI MANJA.
98 PENYATUAN CINTA Hans & Inayah
99 JANJI HANS.
100 RASA TAKUTNYA INAYAH.
101 RUMAH KEGEMBIRAAN.
102 LATIHAN BERTERIAK.
103 BARAKALLAH FI UMRIK QUADRUPLETS.
104 KENANGAN MASA KECIL.
105 BAPAK-BAPAK SOMPLAK.
106 PERJODOHAN.
107 SAHABAT KARIB.
108 DIA ISTRIKU.
109 INAYAH HAMIL.
110 SU'UDZON.
111 KESEDIHAN INAYAH.
112 INGIN PULANG.
113 KE RUMAH BARU.
114 KANGEN MAMAH.
115 RENCANA JAHAT.
116 SERIGALA DIKASIH UMPAN.
117 WANITA ANEH PENUTUP WAJAH.
118 MERASAKAN KEBAHAGIAAN.
119 BERZIARAH.
120 MERINDU MEMBAWA BERKAH.
121 MEMAINKAN SANDIWARA.
122 MAHLIGAI CINTA.
123 CEMBURU.
124 MENDAPAT ISTRI TOMBOI LAGI.
125 ISTRI YANG TERBAIK.
126 MENJEBAK.
127 DASI MEMBAWA BERKAH.
128 RENCANA PENCULIKAN.
129 KECEMASAN RIO.
130 RAMBO MULAI BERAKSI LAGI.
131 KECERDASAN FARAH.
132 MELARIKAN DIRI.
133 PENGKHIANATAN.
134 GENG HARIMAU PUTIH.
135 DAMAI ITU INDAH.
136 MENEMUKAN YUMNA DAN FARAH.
137 RENCANA ARDIYAN.
138 USTADZAH KECIL.
139 TIDUR SAMA GULING.
140 ADA APA DENGAN HANS.
141 TIDUR APA MATI?
142 INAYAH POSITIF HAMIL.
143 BANG HANS YANG NGIDAM?
144 SINDROM SIMPATIK KEHAMILAN.
145 JANGAN MENYERAH.
146 SEPERTI BURUNG.
147 GARA-GARA CEMBURU.
148 AMARAH HARUN.
149 MASIH TETAP HIDUP.
150 IBARAT SEBUAH KELAPA.
151 PASE NGIDAM.
152 SINDROM ANEH.
153 DIA MEMANG STRI KU!
154 SUAMI NAYAH MANJA YA?
155 PATAH HATI.
156 SYUKURAN NAAZWA DAN BABY BOY.
157 RENCANA ARDIYAN UNTUK HANS.
158 KERESAHAN HANS
159 KETEMU BANCI KALENG.
160 WALIMAH'URS HANS DAN INAYAH.
161 MALAM PENGANTIN.
162 MENDISIPLINKAN.
163 TIGA BULAN BERPUASA.
164 MENDAPATKAN EJEKAN DARI BABY BOY.
165 GAGAL MANING!
166 PERTEMPURAN!
167 MEMBUJUK NAYAH.
168 DIMANA INAYAH?
169 GARA-GARA KEEGOISAN.
170 BANG HANS LAGI KANGEN YA?
171 SEORANG PENGGANTI.
172 AYAM PENYET.
173 KETEGANGAN INAYAH.
174 BABY TWINS BOYS
175 ANCAMAN MEMBAWA KEBAHAGIAAN.
176 KEBAHAGIAAN YANG SEMPURNA (Versi Hans End).
177 KEBAHAGIAAN YANG TULUS.
178 KANGEN MENYAPA.
Episodes

Updated 178 Episodes

1
JANJI RIO.
2
PERPISAHAN RIO DAN DAFFIN.
3
MENCULIK QUADRUPLETS.
4
NONA NINJA.
5
SESI PERKENALAN.
6
AUNTY MATA HIJAU BUKAN PENCULIK!
7
SALAH MENUDUH.
8
SIAPA Dia?
9
PRIA ANEH SUPER GALAK!
10
QUADRUPLETS SEDANG MERAJUK.
11
BERTEMU DENGAN DAFFIN.
12
IKHLAS TANPA SYARAT.
13
KAMI MAU MAMA!
14
KE RUMAHNYA MAMA
15
PERDEBATAN.
16
KESEDIHAN QUADRUPLETS DAN RIO.
17
PERTANDA DARI CINDY.
18
KE PONDOK PESANTREN AN-NUR.
19
TEMAN LAMA.
20
CINTA KARENA ALLAH.
21
MENJADI PELAJARAN.
22
DIA SEORANG USTADZAH
23
YUMNA KOMA.
24
SARAN Dika.
25
HAUS KASIH SAYANG SEORANG IBU.
26
KEEGOISAN RIO.
27
PENCERAHAN.
28
AMAN TERKENDALI!
29
JANJI NAAZWA.
30
KEKHAWATIRAN RIO.
31
TERJEBAK.
32
INGIN MENGAJI.
33
IZIN DARI RIO.
34
MULAI MENGAJI.
35
MAMA SAYANG YUMNA.
36
KEKHAWATIRAN NAAZWA.
37
PERSETUJUAN.
38
PENDEK DAN JELEK.
39
ANEH TAPI NYATA.
40
PRIA AROGAN BERBUNTUT.
41
KEKUATAN DOA.
42
DOA DUA GADIS KECIL.
43
KE ACARA AKAD.
44
KESEDIHAN NAAZWA.
45
DITUDUH PENCURI.
46
IJAB QOBUL.
47
WALIMAH URS RIO DAN NAZWA.
48
CANTIK!
49
BOBO BERSAMA.
50
TRAUMA.
51
BERMALAM DIPONDOK.
52
HANYA JADI BABY SISTER
53
TERBAKAR CEMBURU.
54
MERAIH SURGA-NYA ALLAH.
55
BUKAN WANITA BIASA.
56
KEKESALAN RIO.
57
ISTRIKU BERCADAR.
58
BERBUAH MANIS.
59
JODOH DITANGAN ALLAH.
60
TAMPAN TAPI GALAK
61
KEBERANIAN NAAZWA.
62
PEMILIK TULANG RUSUK.
63
SEPAPAN OBAT
64
MENENTUKAN PILIHAN.
65
KECURIGAAN NAAZWA
66
MAAFIN AKU NAAZWA.
67
BOY BAND SOMPLAK.
68
PENCERAHAN.
69
SIKAP DINGIN HANS.
70
SEDANG SAYANG-SAYANGNYA DIAMBIL ORANG.
71
SALAH JODOH.
72
JODOH YANG DITITIPKAN.
73
SALAH TINGKAH.
74
JAMANNYA TERBALIK.
75
PENJELASAN NAAZWA.
76
BERTEMU INAYAH.
77
IJAB QOBUL (Versi Hans)
78
INAYAH TELAH PERGI.
79
DOA NAAZWA.
80
JANGAN MARAH LAGI.
81
PENCARIAN INAYAH.
82
BERSTATUSKAN SEORANG ISTRI.
83
BERBAGI KAMAR.
84
MASHAA ALLAH CANTIKNYA.
85
ADA APA DENGAN NAAZWA?
86
COMENG-COMENG HITAM.
87
AKU MENYUKAI KAMU INAYAH.
88
BENARKAH ANA HAMIL?
89
DIGANTUNG.
90
INGIN MENJADI SEORANG IBU
91
PEKERJAAN BARU.
92
JANTUNG BERDEBAR.
93
HATI INAYAH SEDANG BIMBANG
94
HATI YANG BERBATU
95
ANCAMAN NAAZWA.
96
KECURIGAAN RIO.
97
NAYAHKU MENJADI MANJA.
98
PENYATUAN CINTA Hans & Inayah
99
JANJI HANS.
100
RASA TAKUTNYA INAYAH.
101
RUMAH KEGEMBIRAAN.
102
LATIHAN BERTERIAK.
103
BARAKALLAH FI UMRIK QUADRUPLETS.
104
KENANGAN MASA KECIL.
105
BAPAK-BAPAK SOMPLAK.
106
PERJODOHAN.
107
SAHABAT KARIB.
108
DIA ISTRIKU.
109
INAYAH HAMIL.
110
SU'UDZON.
111
KESEDIHAN INAYAH.
112
INGIN PULANG.
113
KE RUMAH BARU.
114
KANGEN MAMAH.
115
RENCANA JAHAT.
116
SERIGALA DIKASIH UMPAN.
117
WANITA ANEH PENUTUP WAJAH.
118
MERASAKAN KEBAHAGIAAN.
119
BERZIARAH.
120
MERINDU MEMBAWA BERKAH.
121
MEMAINKAN SANDIWARA.
122
MAHLIGAI CINTA.
123
CEMBURU.
124
MENDAPAT ISTRI TOMBOI LAGI.
125
ISTRI YANG TERBAIK.
126
MENJEBAK.
127
DASI MEMBAWA BERKAH.
128
RENCANA PENCULIKAN.
129
KECEMASAN RIO.
130
RAMBO MULAI BERAKSI LAGI.
131
KECERDASAN FARAH.
132
MELARIKAN DIRI.
133
PENGKHIANATAN.
134
GENG HARIMAU PUTIH.
135
DAMAI ITU INDAH.
136
MENEMUKAN YUMNA DAN FARAH.
137
RENCANA ARDIYAN.
138
USTADZAH KECIL.
139
TIDUR SAMA GULING.
140
ADA APA DENGAN HANS.
141
TIDUR APA MATI?
142
INAYAH POSITIF HAMIL.
143
BANG HANS YANG NGIDAM?
144
SINDROM SIMPATIK KEHAMILAN.
145
JANGAN MENYERAH.
146
SEPERTI BURUNG.
147
GARA-GARA CEMBURU.
148
AMARAH HARUN.
149
MASIH TETAP HIDUP.
150
IBARAT SEBUAH KELAPA.
151
PASE NGIDAM.
152
SINDROM ANEH.
153
DIA MEMANG STRI KU!
154
SUAMI NAYAH MANJA YA?
155
PATAH HATI.
156
SYUKURAN NAAZWA DAN BABY BOY.
157
RENCANA ARDIYAN UNTUK HANS.
158
KERESAHAN HANS
159
KETEMU BANCI KALENG.
160
WALIMAH'URS HANS DAN INAYAH.
161
MALAM PENGANTIN.
162
MENDISIPLINKAN.
163
TIGA BULAN BERPUASA.
164
MENDAPATKAN EJEKAN DARI BABY BOY.
165
GAGAL MANING!
166
PERTEMPURAN!
167
MEMBUJUK NAYAH.
168
DIMANA INAYAH?
169
GARA-GARA KEEGOISAN.
170
BANG HANS LAGI KANGEN YA?
171
SEORANG PENGGANTI.
172
AYAM PENYET.
173
KETEGANGAN INAYAH.
174
BABY TWINS BOYS
175
ANCAMAN MEMBAWA KEBAHAGIAAN.
176
KEBAHAGIAAN YANG SEMPURNA (Versi Hans End).
177
KEBAHAGIAAN YANG TULUS.
178
KANGEN MENYAPA.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!