...The Heaven Kingdom...
...👑...
“Alexander, sejak kapan kau berada disitu?”
Aku sedikit tergagap melihat keberadaan nya dibalik tembok.
Dia tidak menjawab, hanya tatapan nya saja yang menjelajahi wajah ku.
Apa dia mendengar semua ucapakan ku?
Matilah aku!
Setelah puas menatap ku dia berlalu begitu saja tanpa bicara apa-apa, sykurlah dia tidak mendengar obrolan ku dengan Aurelia Ruby.
Sebenarnya tidak ada yang salah dengan obrolan kami tapi aku hanya takut dia salah paham dengan ucapan ku.
Uh! Yasudalah, aku harus segera kembali.
.
.
Tiba hari dimana aku harus memenuhi undangan dari Kerajaan Starland, dengan berbekal kan informasi dari Lela sekarang aku tahu kalau kerajaan Starland yang berada sangat jauh dai kerajaan Heavenland adalah kerajaan sekutu dalam banyak kerja sama.
Aku tidak tahu apa kerajaan Starland juga tertulis dalam cerita novel The heaven kingdom, karena aku sama sekali tidak ingat cerita dari novel itu.
Harapan ku untuk tidak berada satu kereta dengan pasangan ini pupus sudah, karena baru saja Alexander mengucapkan jika kami semua harus berada di satu kereta untuk menghindari kemungkinan terburuk selama perjalanan.
Cuih! Apa aku hanya akan jadi penonton kemesraan mereka berdua selama perjalanan?
Siapapun tolong kirim kan seseorang untuk menemani ku.
“Keberkahan pada Yang Mulia Raja dan Heavenland\~”
Suara berat seorang pria terdengar menyapa Alexander, kontan aku menengok kebelakang.
Wahh pria itu sangat tampan, tampan dan tampan.
Coba hitung sudah berapa kali aku menyebut dia tampan, tapi memang setampan itu.
Siapa dia? Apa Roseanne mengenal nya?
Dasar Lela, kenapa kau tidak bilang ada pria tampan seperti ini disekitar ku.
“Yaa..lama tidak bertemu Duke Leonidas Eros”
Alexander balik menyapa pria tampan itu.
Jadi namanya Leonidas Eros dan dia seorang Duke, wah sempurna sekali.
“Apa Duke Eros akan ikut dalam perjalanan kali ini?”
Aurelia Ruby bertanya anggun tetap dengan senyuman manis andalan nya.
Terimakasih untuk siapapun yang mengirimkan dia kesini.
“Benar nona Ruby”
Dia menjawab singkat dan menatap kearah ku, membuat ku gugup seketika.
“Lama tidak bertemu, nona Weasly”
Wajah nya yang awalnya datar seketika tersenyum tipis kearah ku, wahh aku bertambah gugup.
Dia meraih lengan kanan ku dan mengecup nya sekilas, sontak membuat ku membeku.
Apa ini bentuk salam seorang Duke pada puteri perdana menteri atau bagaimana? Karena Alexander sendiri tidak pernah melakukan hal seperti itu padaku.
”Emm—ya..ya, lama tidak bertemu..”
Aku bingung harus menjawab apa dan juga aku salah tingkah karena dia baru saja mengecup tangan ku, bahkan saat Alexander mencium ku rasanya tidak se deg-degan ini.
“Semua sudah berkumpul dan siap? Mari kita berangkat”
Suara dingin Alexander menyadarkan ku dari tatapan kagum pada Leonidas Eros.
Ck! Mengganggu saja!
Tidak lama sebuah kereta kuda berhenti dihadapan kami, kali ini kereta tampak lebih mewah dan lebih besar mungkin karena dipakai untuk bebebrapa orang.
Tidak lupa dengan puluhan iring-iringan kerera di belakang, yang berisi barang dan kereta yang ditumpangi para pelayan.
Aku berdecih pelan saat melihat keromantisan pasangan didepan itu. Alexander membantu Aurelia untuk masuk kedalam kereta dengan memberikan tangan nya sebagai tumpuan.
Pppstt pppsst
Aku berbisik menyenggol Leonidas yang tepat berada disamping ku, yaa kami menunggu giliran untuk naik ke kereta.
“Mereka romantis sekali yaa..”
Apa pria ini bisa kuajak bergosip?
Dia hanya terkekeh tampan dan menatap ku lekat.
”Kau cemburu nona Weasly?”
Dia kembali berbisik padaku.
“Cih! Tidak sudi”
Melihat dia tertawa lagi membuat ku heran, apa ada bagian yang lucu dari ucapan ku.
“Kau lucu sekali nona Weasly”
Wajah ku langsung memerah karena malu telah di puji manusia tampan seperti dia.
Baru saja aku akan berbisik lagi, suara dingin Alexander sudah mengintrupsi kegiatan bisik-bisik kami.
“Kalian tidak akan naik!?”
Pria itu berseru dari atas kereta, ternyata dia dan Aurelia sudah berhasil naik.
“Mari aku bantu nona Weasly”
Leonidas memberikan tangan nya untuk membantu ku naik melewati tangga kecil kereta.
“Terimakasih”
Aku tersenyum manis menyambut tangan nya dan mengangkat sedikit gaun ku agar tidak tersangkut.
Setelah aku berhasil naik baru lah dia menyusul naik dan duduk disamping ku dan yaa—pasangan romantis itu duduk dihadapan kami.
Aku melihat raut wajah Aurelia Ruby sangat berseri-seri tampak kontras dengan wajah kelam kekasih nya, entah kenapa wajah Raja itu tidak tampak senang sekali. Mungkin karena kehadiran ku.
Bagaimana pun aku tidak akan lupa jika Alexander sangat tidak menyukai ku.
Setelah beberapa lama persiapan, kereta pun berangkat beserta dengan iring-irangan kereta dibelakang.
Keadaan disini hening tidak ada obrolan antara kami berempat, membuat ku yang pembosan ini jadi mengantuk dan terus bergerak gelisah.
“Ada yang membuat mu tidak nyaman nona Weasly?”
Tanya Leonidas pada ku, dia pasti merasakan gerakan gelisah ku karena kami berada di satu kursi panjang.
“Emm—tidak, aku hanya mulai mengantuk”
...👑👑👑...
Utor persembahkan visual pilihan utor untuk memperlancar halu kita bersama.
huehehe😬
...Alexander Lincoln...
...Roseanne Weasly...
...Aurelia Ruby...
...Leonidas Eros...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 119 Episodes
Comments
ʏᴏͯɴͥɴͣaͦ🍿👑🎧⁹²⁵BT
ganteng dan cantik... aku suka Thor 😍😍
2022-06-22
1
Maida Purba
lnjut thor
2022-06-10
1