THK-Siapa dia?

...The Heaven Kingdom...

Ugh—sudah berapa lama aku tertidur sampai badan ku terasa ringan begini, apa aku tertidur sampai sepekan.

Tapi tidak mungkin….Delia si alarm terbaik ku itu pasti membangunkan ku, dia tahu jelas tuntutan pekerjaan ku yang banyak itu.

“Deliaa….”

Aku bergumam memanggil Delia, masih dalam kondisi mata yang terpejam.

“Delia, apa kau sudah mencuci gelas-gelas bekas kopi ku?”

Huh, bisa-bisa nya hal yang pertama ku ingat saat bangun dari tidur adalah gelas kopi.

“Oiya…kamar ku sudah kau bersihkan bukan?”

Awas saja kalau kau tidak membersihkan nya Delia, aku tidak akan mau lagi menemani mu untuk berkencan.

“Delia…”

Kemana dia? Kenapa sejak tadi tidak membalas panggilan ku, ini lagi kenapa mata ku terasa berat sekali untuk terbuka.

“Astaga nona Anne sudah sadar!”

Teriakan nyaring seseorang menyapa telingaku, apa itu Delia. Tapi sejak kapan Delia memanggil ku dengan nama tengah.

“Cepat panggilkan tabib istana!”

Suara nyaring wanita lain nya kembali terdengar.

Tabib? Dan Istana?

Ku tebak, pasti saat ini Delia tengah menonton drama kolosal kerjaan favorite nya.

Huh! Sahabat ku ini memang tidak pernah berhenti menonton drama fantasi itu.

“Silahkan diperiksa tuan Silas”

Derap langkah mendekat tertangkap oleh telinga ku dan di detik berikutnya aku merasakan tangan besar nan kasar memaksa membuka kelopak mata ku.

Tunggu, sejak kapan tangan Delia sekasar ini.

Dan kenapa kelopak mata ku tidak bisa ku buka, ayolah aku ingin bangun dan segera melanjutkan pekerjaan ku yang hampir deadline.

“Nona Anne sudah sadar, tetapi seperti nya nona Anne masih butuh istirahat”

Suara berat seorang pria dewasa terdengar jelas, apa Delia membawa kekasih nya ke kamar ku?

“Syukurlah, kalau begitu terimakasih tuan Silas telah memeriksa nona Anne”

“Sudah menjadi kewajiban saya sebagai tabib istana”

Astaga, kenapa percakapan mereka terdengar nyata dan berada disekitar ku. Sebenarnya aku sedang mimpi atau bagaimana.

Tapi aku yakin, kalau aku sudah sadar sepenuh nya. Hanya kelopak mata ku saja yang belum bisa terbuka.

Tidak ada percakapan lagi disekitar ku, apa drama nya sudah habis Delia?

Hei siapapun bantu aku untuk membuka mata ini.

“Apa dia sudah sadar?”

Ughh! Suara siapa itu? Kenapa terdengar sangat seksi—?

“Sudah yang mulia, tetapi masih butuh waktu untuk beristirahat”

Suara wanita itu lagi.

“Cih, seperti nya dia hanya berpura-pura tidur agar terlepas dari hukuman yang harus dia jalani”

Wahh….suara seksi itu terdengar sinis.

“Bangunkan dia!”

“Tapi..yang Mulia—“

“Kau membantah ucapan ku?”

Suara itu kini terdengar sangat dingin.

Derap langkah terasa mendekat dan di susul tepukan lembut di bagian lengan ku.

Akhirnya ada orang yang membangun kan ku, ayolah mata mohon kerja sama nya!

“Nona! Nona….bangunlah”

Kalau dibangunkan dengan suara lemah lembut seperti itu, aku tidak akan bisa bangun.

Hei berteriaklah, seperti yang biasa dilakukan Delia saat membangunkan ku.

“Tidak ingin bangun huh?”

Pria bersuara dingin itu masih disini? Apa dia berbicara dengan ku?

Derap langkah tegas dan pasti itu mendekat, diikuti aroma maskulin yang menusuk hidung ku.

Siapa?

Tiba-tiba aku merasa aura yang tidak biasa di sekitarku, udara disekitar ku terasa menipis sampai aku sesak nafas untuk menghirup udara yang sekian menipis itu.

Tubuh ku menggigil hebat, seolah aku merasa ketakutan hebat.

Suatu beban berat terasa menghimpit dada ku.

Apa ini? Apa aku ketindihan?

Rasa sakit menjalar diseluruh tubuh ku, badan ku panas dingin dan jidat ku sudah penuh dengan peluh.

Kenapa ini? Siapa pun tolong aku! Ini sangat menyakitkan.

“Tol…tolong…sakith”

Lirih ku kesakitan masih dalam kondisi mata yang terpejam.

Diantara kegelapan yang sejak tadi menelan ku tiba-tiba terlihat kilatan cahaya yang sangat terang, sangat menyilaukan hingga mata ku tebelalak.

Akhirnya aku bisa membuka mata!!

Aku sudah bangun bukan?

Tapi dimana ini? Kenapa langit-langit nya tidak seperti langit-langit kamar ku.

Bukan nya menemukan Delia di samping ku, justru mata ku menangkap keberadaan sosok pria yang berperawakan tinggi, emm—rambut merah keemasan dan apa itu yang menyala?

Wah—sangat indah, mata biru nya terlihat menyala di redup nya keadaan sekitar.

Dan ada apa dengan tatapan dingin itu, tatapan nya dingin dan tajam sampai aku merasa terancam.

Apa ini perwujudan malaikat maut? Kenapa sangat tampan.

Apa aku sudah di surga sekarang, sampai bisa melihat perwujudan malaikat maut berdiri tegap disamping ranjang ku.

Ku abaikan malaikat maut yang tampan itu sebentar, dan membiarkan mata ku berkeliaran untuk mengamati sekitar yang sangat asing, ruangan ini terlihat kuno dan vintage, ruangan nya terlihat sangat luas dan hanya ada beberapa perlengkapan di pojok ruangan.

Ughh—kepala tiba-tiba merasa pusing.

Ini mimpi bukan? Aku memejam kan mata sebentar dan berharap ketika aku membuka mata. Aku sudah kembali ke kamar tercinta ku.

Mata ku terbuka dan berkedip-kedip memastikan keadaan, sama!

Aku masih saja diruangan yang sama dengan sosok malaikat maut tampan di samping ku.

Aku terduduk, meraba-raba wajah dan rambut ku dan benar terasa nyata itu tanda nya aku tidak sedang bermimpi dan ketika meraba dada ku yang terasa sakit. Aku baru tersadar kalau pakaian yang aku pakai ini bukan lah pakaian ku sebelum tidur.

Ta…tadii aku hanya memakai hot pants dan baju kaos lengan pendek oversize andalan ku, dan kenapa berubah jadi dress tidur yang cantik.

Aku mendongak, mata ku melihat seorang wanita yang berdiri di dekat pintu.

Apa-apaan ini!!??

“Sudah selesai melamun nya nona Roseanne?”

Aku menoleh pada sumber suara dan benar dia masih malaikat maut yang tampan itu.

“Apa aku sudah mati?”

Aku menggapai lengan besar nya dan menggenggam nya kuat tetapi pria itu langsung menepis kasar.

“Aawwss…”

Sakit! Berarti ini nyata, bukan mimpi.

Uugghh kepala ku berdenyut nyeri, aku meremas rambut ku untuk mengurangi rasa nyeri nya dan—hal gila baru lagi.

Sejak kapan rambut ku menjadi sepanjang ini?

Dan—berwana putih.

What?? Wait?

PUTIHHH?????

Ini gila…benar-benar gila, aku butuh cermin sekarang aku harus melihat wajah ku.

Apa aku sudah menua sampai rambut ku memutih begini.

Aku melihat cermin besar disudut ruangan asing ini dan aku beranjak dari ranjang dan berjalan terseok-seok menuju kaca.

Aku berdiri tegak di depan cermin besar itu, awalnya aku hanya mengamati dress tidur yang ku pakai bergerak keatas dan aku melihat rambut putih keemasan yang mencapai pinggang ku.

Dan—Tepat dibagian wajah…aku terkejut sampai refleks aku mundur selangkah.

“Si…siapa dia?”

Lirih ku pelan, ku raba wajah putih pucat itu mulai dari pipi, hidung, bibir dan mata.

Ini nyata, bayangan dicermin itu pun mengikuti refleksi dari gerakan yang aku lakukan.

Ku angkat tangan kanan ku untuk memastikan kalau orang yang dicermin itu juga mengikuti gerakan ku.

“HAH?”

Brukk

Setelah itu aku hanya melihat kegelapan disekitarku, ya aku pingsan!

...👑👑👑...

Episodes
1 THK-PROLOG
2 THK-Siapa dia?
3 THK- Tenang dan Tidur
4 THK- Bertemu Lagi
5 THK—Kau Gila?
6 THK—Apa Urusan Mu?
7 THK—Kereta Mewah
8 THK—Perjalanan
9 THK—Lupa Diri
10 THK—Imbalan
11 THK—Kau Mengabaikan Ku
12 THK—Seperti Koala
13 THK—Bermalam
14 THK—Visual
15 THK—Bertemu Ayah
16 THK—Bertemu Aurelia Ruby
17 THK—Aku Tidak Peduli
18 THK—Danau Biru
19 THK—Jaga Saja Kekasihmu
20 THK—Duke Leonidas Eros
21 THK—Merindukan
22 THK—Lembut, hangat dan bergerak
23 THK—Pindah Kursi
24 THK—Bertemu Pandang
25 THK—Transmigrasi Jiwa
26 THK--Namaku Lily Anne
27 THK--Kenapa Dia Marah
28 THK--Karena Aku Suka
29 THK--Rasa Bersalah
30 THK--Teori Sinetron
31 THK--Berbasil Menarik Perhatian.
32 THK--Minum Teh Berdua
33 THK--Punya Kakak?
34 THK--Pilih Kasih
35 THK--Ramalan Pemimpin Masa Depan
36 THK--Ramalan Pemimpin Masa Depan 2
37 THK--Kau Sakit?
38 THK--Apa Maksud Mu?
39 THK--Bulan Surga?
40 THK—Pasar?
41 THK—Dikejar Pria Asing
42 THK--Apa Aku Mirip Ibu
43 THK—Kapan Bulan Surga Timbul?
44 THK--Menemui Raja
45 THK—Duduk Disini!
46 THK—Tidak Ingin
47 THK__Menemui Pria Asing
48 THK__Tidak Harus Terjadi
49 THK--Mencari Alassn
50 THK—Menyulam
51 THK—Kemarahan Alexander
52 THK—Gaun Pendek
53 THK—Cara Lain
54 THK—Dapat Izin
55 THK—Debat Saudara?
56 THK—Debat Saudara (2)
57 THK—Pasar Lagi
58 THK—Pasar Lagi (2)
59 THK—Pasar Lagi (3)
60 THK—Kau Membunuh nya?
61 THK—Masa Depan
62 THK—Mabuk
63 THK—Permintaan
64 THK—Perubahan Sikap
65 THK—Pejabat Ruby
66 THK—Pemalsuan
67 THK—Rapat Pejabat (1)
68 THK—Rapat Pejabat (2)
69 THK—Rapat Pejabat (3)
70 THK—Sakit
71 THK—Raja Memaksa
72 THK—Bagaimana Bisa
73 THK—Membantu Sedikit
74 THK—Kembali Besok
75 THK—Mengingatkan
76 THK—HAH!?
77 THK—Aku senang
78 THK—Ada Apa Gerangan?
79 THK—Kedatangan Nona Ruby
80 THK—Bercanda Katamu?
81 THK—Mencari Sekutu
82 THK—Mencari Sekutu (2)
83 THK—Dasar Bodoh
84 THK—Persetan
85 THK—Puteri Penurut
86 THK—Persidangan
87 THK—Persidangan (2)
88 THK—Persidangan (3)
89 Laku Keras
90 Drama Protagonis
91 THK—Mimpi Buruk
92 THK—Leon Kembali
93 THK—Festival Rakyat?
94 Bukan Update
95 THK -- Festival Rakyat (2)
96 THK -- Demi Makanan Lezat
97 THK—Menyamar
98 THK—Pelelangan
99 THK—Tidak Percaya
100 THK—Hampa
101 THK—Wanita Penghibur
102 THK—Memetik Bunga
103 THK—Kepentingan
104 THK__ Wanita Penggoda
105 THK__Ragnar Benar
106 THK__ Menutup dengan Anggun
107 THK__ Kereta Jemputan
108 THK__Jamuan Makan Malam
109 THK__ Bantu Aku
110 THK__ Ikut Saja
111 THK__ Kuda Tampan
112 THK__Pertemuan
113 THK__Buku Magic
114 THK—Tujuan Awal
115 THK—Adalah Kau
116 THK__Jengah
117 THK—Agresif VS Naif
118 THK—Dua Roseanne
119 THK--Pejabat Ruby
Episodes

Updated 119 Episodes

1
THK-PROLOG
2
THK-Siapa dia?
3
THK- Tenang dan Tidur
4
THK- Bertemu Lagi
5
THK—Kau Gila?
6
THK—Apa Urusan Mu?
7
THK—Kereta Mewah
8
THK—Perjalanan
9
THK—Lupa Diri
10
THK—Imbalan
11
THK—Kau Mengabaikan Ku
12
THK—Seperti Koala
13
THK—Bermalam
14
THK—Visual
15
THK—Bertemu Ayah
16
THK—Bertemu Aurelia Ruby
17
THK—Aku Tidak Peduli
18
THK—Danau Biru
19
THK—Jaga Saja Kekasihmu
20
THK—Duke Leonidas Eros
21
THK—Merindukan
22
THK—Lembut, hangat dan bergerak
23
THK—Pindah Kursi
24
THK—Bertemu Pandang
25
THK—Transmigrasi Jiwa
26
THK--Namaku Lily Anne
27
THK--Kenapa Dia Marah
28
THK--Karena Aku Suka
29
THK--Rasa Bersalah
30
THK--Teori Sinetron
31
THK--Berbasil Menarik Perhatian.
32
THK--Minum Teh Berdua
33
THK--Punya Kakak?
34
THK--Pilih Kasih
35
THK--Ramalan Pemimpin Masa Depan
36
THK--Ramalan Pemimpin Masa Depan 2
37
THK--Kau Sakit?
38
THK--Apa Maksud Mu?
39
THK--Bulan Surga?
40
THK—Pasar?
41
THK—Dikejar Pria Asing
42
THK--Apa Aku Mirip Ibu
43
THK—Kapan Bulan Surga Timbul?
44
THK--Menemui Raja
45
THK—Duduk Disini!
46
THK—Tidak Ingin
47
THK__Menemui Pria Asing
48
THK__Tidak Harus Terjadi
49
THK--Mencari Alassn
50
THK—Menyulam
51
THK—Kemarahan Alexander
52
THK—Gaun Pendek
53
THK—Cara Lain
54
THK—Dapat Izin
55
THK—Debat Saudara?
56
THK—Debat Saudara (2)
57
THK—Pasar Lagi
58
THK—Pasar Lagi (2)
59
THK—Pasar Lagi (3)
60
THK—Kau Membunuh nya?
61
THK—Masa Depan
62
THK—Mabuk
63
THK—Permintaan
64
THK—Perubahan Sikap
65
THK—Pejabat Ruby
66
THK—Pemalsuan
67
THK—Rapat Pejabat (1)
68
THK—Rapat Pejabat (2)
69
THK—Rapat Pejabat (3)
70
THK—Sakit
71
THK—Raja Memaksa
72
THK—Bagaimana Bisa
73
THK—Membantu Sedikit
74
THK—Kembali Besok
75
THK—Mengingatkan
76
THK—HAH!?
77
THK—Aku senang
78
THK—Ada Apa Gerangan?
79
THK—Kedatangan Nona Ruby
80
THK—Bercanda Katamu?
81
THK—Mencari Sekutu
82
THK—Mencari Sekutu (2)
83
THK—Dasar Bodoh
84
THK—Persetan
85
THK—Puteri Penurut
86
THK—Persidangan
87
THK—Persidangan (2)
88
THK—Persidangan (3)
89
Laku Keras
90
Drama Protagonis
91
THK—Mimpi Buruk
92
THK—Leon Kembali
93
THK—Festival Rakyat?
94
Bukan Update
95
THK -- Festival Rakyat (2)
96
THK -- Demi Makanan Lezat
97
THK—Menyamar
98
THK—Pelelangan
99
THK—Tidak Percaya
100
THK—Hampa
101
THK—Wanita Penghibur
102
THK—Memetik Bunga
103
THK—Kepentingan
104
THK__ Wanita Penggoda
105
THK__Ragnar Benar
106
THK__ Menutup dengan Anggun
107
THK__ Kereta Jemputan
108
THK__Jamuan Makan Malam
109
THK__ Bantu Aku
110
THK__ Ikut Saja
111
THK__ Kuda Tampan
112
THK__Pertemuan
113
THK__Buku Magic
114
THK—Tujuan Awal
115
THK—Adalah Kau
116
THK__Jengah
117
THK—Agresif VS Naif
118
THK—Dua Roseanne
119
THK--Pejabat Ruby

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!