...The Heaven Kingdom...
Tidur ku sangat nyenyak sampai aku terbangun ketika cahaya matahari masuk menembus sela-sela jendela kamar ku, bunyi ketokan pintu dari luar sana memaksa ku untuk membuka mata.
“Masuukk!”
Setelah itu Lela, wanita yang mengaku sebagai pelayan pribadi ku muncul dari balik pintu.
“Selamat pagi nona Anne”
Sapa nya sambil menunduk hormat,
“Hemm…”
Aku hanya membalas malas, rasanya tidak ingin banyak bicara hari ini.
“Apa nona sudah merasa lebih baik hari ini?”
Lanjut nya bertanya dan lagi aku hanya membalas dengan deheman malas.
“Mohon izin nona Anne, hamba ingin menyampaikan pesan dari Yang Mulia Raja”
“Apa itu?”
“Yang Mulai memerintah kan Nona untuk segera menghadap ke Istana”
Huh! Dari kemarin dia terus menyuruh ke istana terus, ada perlu apa sih?
“Ada perlu apa?”
Dia diam, mengabaikan pertanyaan ku dan tetap menunduk.
“Baiklah, aku akan mandi terlebih dahulu. Tolong tunjuk kan dimana kamar mandi nya”
“Maaf nona, kamar hanya dipakai untuk istirahat dan tidur. Tidak diperboleh kan untuk mandi di kamar”
Aku mendengus, menapak kan kaki ke lantai dan bangkit mendekati Lela.
“Kalau begitu. Dimana aku bisa mandi?”
Mencoba bersabar, mungkin istilah kamar mandi tidak terkenal disini.
“Mari saya antar nona”
.
.
Selesai mandi, Lela membantu aku untuk berpakaian karena seperti yang semua orang tahu kalau berpakaian ala kerajaan itu cukup merepotkan apalagi kalau dilakukan sendiri.
Tadi ketika hendak mandi, Lela juga ingin membantu ku tapi aku menolak.
Walaupun sesama wanita, aku tetap tidak nyaman jika harus dimandikan oleh orang lain.
“Lela apa kau menyuruh ku memakai gaun ini?”
Aku menunjuk gaun mewah berwarna merah cerah, lengkap dengan hiasan manik-manik di seluruh permukaan gaun itu. Terlihat sangat glamour dan ribet?
Sama sekali bukan style ku!
“Benar nona Anne, ini adalah gaun yang biasa nona pakai”
Aku bukan Anne yang kau maksud, aku Lily dan style ku tidak norak seperti itu.
“Tidak, aku mau pakai yang lain. Yang lebih sederhana”
Wajah nya terlihat terkejut, meski hanya sekilas tapi masih bisa tertangkap oleh ku.
Kenapa? Memang nya ada yang salah dengan kalimat ku.
“Ba….baik nona Anne, akan saya carikan”
Dia keluar dari kamar ku, entah kemana aku tidak tahu dan beberapa menit kemudian dia kembali dengan sebuah gaun ditangan nya.
“Bagaimana dengan ini nona?”
Dia bercanda, apa tidak mengerti arti dari kata “Sederhana” yang ku maksud.
Dia membawakan gaun berwarna kuning cerah, dengan hiasan manik-manik dibeberapa titik gaun. Tidak jauh beda dengan pilihan pertama yang dia berikan.
“Tidak, aku bilang yang sederhana Lela!”
Aku menekan kan kata sederhana agar dia lebih paham dengan maksud ku.
“Tapi nona Anne, ini adalah semua koleksi gaun kesukaan nona”
Dia menunduk takut, Mungkin karena merasa melakukan kesalahan.
“Lupakan! Sekarang bawa aku ke tempat dimana gaun-gaun itu disimpan, biarkan aku memilih sesuai selera ku”
Tanpa membantah, dia pun mengajak ku kesebuah ruangan yang berisi lemari-lemari kayu yang antik.
“Silahkan nona Anne”
Aku masuk dan Lela membuka satu persatu pintu lemari tersebut.
WAHHH
Isi lemarin nya benar-benar menakjubkan, semua lemari itu berisikan gaun-gaun yang sangat cantik dan semua gaun disusun berdasarkan warna nya.
Benar-benar lemari impian!
“Semua ini milik ku?”
“Benar nona…semua ini milik nona”
Sebenarnya aku takjub dan terkagum. Tetapi demi menjaga image pemilik tubuh ini aku harus terlihat elegant.
Ada satu lemari yang menarik perhatian ku, lemari ini berisi gaun yang berwarna hijau. Sangat lengkap mulai dari hijau paling muda sampai paling gelap.
Aku memilah satu persatu gaun yang tergantung disana, sampai aku melihat gaun paling sederhana menurut ku.
“Aku pakai yang ini” Aku menunjuk salah satu gaun berwana hijau.
“Emm—apa nona yakin?”
Dia terlihat tidak yakin dengan gaun pilihan ku.
”Memangnya kenapa?”
”Biasa nya nona, lebih suka gaun yang memiliki banyak hiasan permata”
“Kenapa bisa begitu?”
Kalau dia pelayan pribadi nya Roseanne Weasly pasti dia tahu alasan dibalik kesukaan Roseanne dengan gaun berhiasan permata.
“Karena nona Anne selalu ingin terlihat cantik di mata Yang Mulai Raja”
Untuk apa melakukan hal seperti itu?
Aarrghh sudalah. Aku tidak ingin berpikir berat pagi ini. Jadi abaikan saja tentang tujuan Roseanne yang selalu ingin terlihat cantik di mata pria itu.
“Oh begitu, tetapi hari ini aku sedang tidak ingin mencari perhatian nya Lela”
Ucap ku malas.
“Jadi bisa tolong pakaikan yang ini saja?”
“Ya…ya baik nona Anne”
.
.
Ketika aku bercermin rasanya seperti melihat malaikat, Roseanne Weasly ini sangat cantik.
Semua yang ada di tubuh nya ini, sungguh membuat ku iri. Karena fisik nya yang sempurna.
Tetapi sesuai dugaan ku, gaun cantik seperti ini akan sangat berat ketika dipakai.
Aku yang biasa nya hanya memakai hot pants dan kaos oversized kebanggan ku, agak shock memakai gaun ini.
“Sudah siap nona Anne?”
“Ya, apa kita akan ke istana sekarang”
“Iya nona Anne”
Aku hanya mengikuti Lela dari belakang, aku tidak tahu dimana aku tinggal sekarang dan ada dimana istana. Entah jauh atau dekat pun aku tidak tahu.
Untuk tetap menjaga kewarasan Jiwa ku dan kesehatan raga nya si Roseanne Weasly, sudah kuputuskan untuk tidak terlalu memikirkan hal yang kuhadapi sekarang.
Tidak ambil pusing, hanya perlu dijalani sambil mencari kebenaran dugaan ku.
Dugaan sementara adalah aku berpindah ke dunia novel The Heaven Kingdom, benar atau tidak nya akan kubuktikan nanti dengan mencocok kan antara apa yang aku hadapi disini dengan apa yang tertulis dicerita novel itu.
Bagaimana kalau sama?
Yasudah, cukup ku hadapi saja jalan yang sudah diciptakan penulis.
Jangan membuat kegaduhan, sampai aku menemukan cara untuk keluar dari dunia novel ini.
Yanh terpenting adalah, semoga aku masih ingat semua cerita di novel itu.
“Kita sudah sampai nona”
Suara Lela menyadarkan ku dari lamunan dan ternyata kami sudah sampai di halaman sebuah gedung yang tinggi dan megah.
Apa ini istana? Seperti nya benar karena bentuk gedung nya mirip dengan istana-istanan yang ada difilm-film princess yang sering ku tonton.
Lela mengajak ku berjalan lagi, sampai kami berada di depan sebuah pintu tinggi yang disamping nya ada banyak pria yang memegang tombak dan mereka memakai baju yang seperti nya terbuat dari besi atau baja.
Ah entalah!
Awalnya ku kira mereka hanya patung hiasan karena sejak tadi ku perhatikan tidak ada yang bergerak sedikitpun, sampai salah satu diantara mereka berteriak kencang.
“NONA ROSEANNE WEASLY TELAH TIBA!!”
Belum sudah rasa keterkejutan ku karena teriakan lantang pria itu, aku dibuat terkejut lagi dengan pintu besar dihadapan ku terbuka lebar.
“Silahkan nona Anne”
Suara Lela menyadarkan ku, dia menyuruh ku untuk masuk melalui gerakan tangan nya.
“Kau tidak ikut masuk?”
Tanya ku bingung.
“Tidak nona Anne, hamba hanya bisa mengantarkan nona sampai disini”
“Apa yang harus aku lakukan didalam sana?”
Aku tidak ingin terlihat bodoh nanti didalam.
“Nona hanya perlu menemui Yang Mulia Raja dan beliau sudah menunggu nona di dalam”
Jawab nya menunduk, oh baiklah kalau begitu.
Aku hanya perlu masuk kan?
Dengan pelan aku melangkah kan kaki melewati pintu itu, dilangkah ke sepuluh mata ku menangkap semua isi ruangan ini.
Huh! Kenapa banyak sekali orang disini, dan kenapa mereka menatap ku dengan tatapan tajam. Rasanya seperti terdakwa pembunuhan saja.
Mana Raja yang dimaksud Lela, apa aku harus berteriak memanggil nama nya?
Atau bagaimana? Astaga ini sangat membingungkan.
“Silahkan maju nona Weasly!”
Hah aku kenal suara dingin itu, persis seperti suara pria yang aku lihat saat dihari pertama aku membuka mata ditempat ini.
Tapi dari mana asal suara nya, orang nya tidak terlihat.
Sampai aku menangkap pergerakan seseorang yang keluar dari bilik yang tertutup tirai putih tipis. Posisi bilik itu lebih tinggi dari tempat aku berdiri jadi harus menengadah untuk melihat kearah bilik itu.
Aku tidak tahu pasti itu bilik atau apa, tapi yang pasti. Aku mengenali pria yang berdiri diatas sana.
Tatapan tajam nya sangat mengancam seolah berkata “Kita bertemu lagi”
...👑👑👑...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 119 Episodes
Comments
🥰🥰❤️❤️❤️🥰🥰
,💪💪semanggat
2022-06-22
1