...The Heaven Kingdom...
“KAU GILA?”
Aku langsung menoleh ke belakang melihat siapa yang baru saja mengatai ku gila.
“Mau bunuh diri heh?”
Oh! Dia pria yang tadi ada diruangan sidang itu, lebih tepat nya yang mereka panggil dengan sebutan Yang Mulia Raja.
Aku hanya berdecih, apa urusan nya disini?
“Kau mengabaikan ku nona Weasly?”
Dia berjalan mendekat dan berdiri menjulang tinggi di hadapan ku yang masih duduk.
Aku tersentak ketika dia meraih tangan ku yang luka dan mengeluarkan selembar kain sapu tangan dari balik jubah nya.
”Tidak perlu!”
Aku bersikeras menarik lengan ku dari nya dan dia pun bersikeras menahan lengan ku.
“Kalau mau bunuh diri itu kau harus melukai urat nadi mu dan harus juga dengan benda yang lebih tajam, duri mawar saja tidak akan bisa mambuat mu mati”
Ucapanya nya sangat menusuk, lagian siapa juga yang mau bunuh diri.
“Bukan urusan mu!”
Aku menjawab ketus dan menarik kuat lengan ku sampai terlepas darinya.
“Tentu saja menjadi urusan ku nona Weasly, karena kau mati sebelum menjalani masa hukuman mu dan itu sungguh tidak adil bagi orang kau yang celakai”
Rupanya dia tidak mau kalah dengan ku.
“Memang nya siapa yang ku celakai?”
Aku harus mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.
“Pelayan mu ternyata benar, kalau kau aneh dan bertingkah seperti orang bodoh”
Ughh pedas sekali ucapan nya.
“Apa maksud mu?”
“Pelayan mu bilang kau terus bertanya tentang siapa dirimu sendiri dan kau bertingkah aneh sejak bangun”
Jadi Lela memberi tahu Raja nya ini? Dih Lela tidak bisa di percaya.
“Kenapa diam? Ap itu benar”
“Terserah apa pendapat mu, tetapi aku benar-benar ingin tahu siapa yang aku celakai dan kenapa kau mencelakai nya?”
Bukan nya menjawab tetapi dia malah tertawa kencang, duh aku jadi salah fokus dengan wajah tampan nya.
“Kau bertingkah begini hanya karena mencari perhatian bukan? Kalau memang begitu berhentilah, tidak akan ada yanh tertarik pada mu”
Aku sangat kesal dengan omongan pedas nya, aku begini juga bukan karena ingin. Tetapi takdir yang tidak jelas yang membuat ku terdampar didunia ini.
“Sepertinya kau sangat membenci ku ya? Sebenarnya aku juga ingin menanyakan banyak hal padamu karena kau orang pertama yang aku lihat saat sadar kemarin. Tetapi kau terlihat sangat tidak bersahabat dengan ku”
Dia mengernyit bingung seolah bertanya kenapa.
“Terimakasih untuk sapu tangan nya tuan” Aku mengembalikan sapu tangan nya yang sudah kotor dengan darah ku.
”Aku Permisi”
Aku berdiri dan menyeret gaun ku pergi dari hadapan nya.
“Tunggu dulu!”
Aku kontan menghentikan langkah begitu mendengar perintah nya.
“Kau berubah nona Weasly”
Bisik nya pelan tapi masih terdengar oleh ku.
Tanpa berbalik padanya, aku berucap.
”Aku tidak hanya berubah, tetapi aku juga orang yang berbeda”
Setelah itu aku pergi dan dia pun tidak menahan ku kepergian ku lagi.
Dasar malaikat maut! Dia menggangu waktu berpikir ku saja, cih tangan ku juga tambah perih.
Dimana Lela, kenapa batang hidung nya tidak terlihat juga!
“Nona Anne!”
Ku lihat Lela berlari pelan kearah ku dan langsung menunduk hormat begitu sampai dihadapan ku.
“Darimana saja Lela? Apa kau berniat membuat ku tersesat disini?”
“Tidak nona, maaf kan hamba” Dia makin menunduk dalam.
“Sudalah, antarkan aku kembali ke kamar ku lagi”
.
.
Sepanjang hari ini aku memikirkan banyak hal, dari awal sampai akhir dan yang dapat ku simpulkan adalah memang benar aku berada di dunia novel The Heaven Kingdom.
Bagaimana bisa aku sampai disini? Aku juga tidak tahu.
Sangat sial, aku tidak bisa mengingat cerita dan alur dalam novel itu dengan baik. Aku hanya bisa mengingat beberapa point yang menurut ku sangat tidak penting dan tidak ada guna nya di hidup ku.
Oiya, tadi aku sudah bertanya pada Lela tengan orang yang ku celakai. Dia bilang wanita itu adalah calon Ratu di tempat ini dalam artian dia orang yang sangat penting bagi Alexander Lincoln. Raja penguasa negeri ini.
Sekarang aku tahu alasan kebencian pria itu padaku, tentu saja dia marah dan benci padaku karena aku berusaha menyakiti kekasih hati nya. Ugh menggelikan!
Ku harap ketika aku bisa mengingat semua cerita dan alur yang ada di novel itu, aku akan berjanji memberitahu kalian tentang alasan ku menyebut bahwa novel itu ada novel sampah!
Tetapi berhubung aku tidak mengingat nya, kita skip saja.
Dan sekarang aku memikirkan nasib ku besok, aku akan dikirim ke wilayah perbatasan untuk membantu rakyat yang kesulitan.
Sebenarnya tidak masalah jika harus membantu orang lain, tetapi masalah nya itu adalah wilayah perbatasan itu merupakan tempat berbahaya.
Darimana aku tahu? Tentu saja dari Lela.
Lela bilang kalau wilayah perbatasan itu adalah medan perang berkepanjangan antara penguasa Heaven land dan penguasa kerajaan tetangga.
Mereka saling memperkuat kedudukan kerajaan mereka serta juga memperluas daerah kekuasaan kerjaan masing-masing dan yaa—itu berdampak bagi rakyat yang tinggal di daerah tersebut.
Membayangkan berada di wilayah yang tiap hari nya ada genjatan senjata membuat ku takut, bagaimanapun di dunia ku sebelum nya aku tidak pernah melihat perang senjata secara langsung.
“Nona Anne, hamba sudah menyiapkan segala kebutuhan nona untuk keberangkatan besok”
”Baik, terimakasih Lela”
“Tapi apa benar besok kau tidak ikut bersama ku?”
Aku hanya ingin memastikan, meski sudah tau jawaban nya.
“Benar nona, Yang Mulia Raja tidak mengijinkan siapapun bersama nona besok”
Kejam sekali dia, aku tidak tahu apa-apa disini dan sudah langsung dicampak kan ke wilayah perbatasan.
“Lalu bagaimana aku bisa sampai ke sana, kalau tidak boleh satu orang pun bersama ku?”
Aku tidak tahu jalan dan dimana wilayah yang mereka maksud.
“Tenang saja nona Anne, nona akan tetap diantarkan oleh pengawal kerajaan setelah itu mereka baru kembali ke istana”
Jadi hanya diantarakan saja? Itu sama saja bohong, sama saja kalau nyawa ku tidak aman.
“Lebih baik, nona istirahat sekarang agar besok pagi tidak terlalu lelah selama perjalanan”
Mana bisa aku tidur nyenyak sekarang, kalau tahu besok aku akn mati.
“Butuh berapa lama untuk sampai ke wilayah perbatasan?”
“Tujuh hari nona, kalau tidak ada kendala di perjalanan”
Wadefak! Tujuh hari? Itu jalan kaki ya?
“Naik apa kalau boleh tahu?”
”Tentu saja naik kereta kerajaan nona Anne”
Aku bernafas lega, tidak akan terlalu melelahkan kalau naik kereta bukan?
Pasti tempat nya sangat jauh, naik kereta yang jalan nya secepat itu tetap memakan waktu seminggu apalagi kalau jalan kaki yaa.
Anne tidak tahu saja, kereta apa yang dimaksud…
*huehehe**🤭*
...👑👑👑...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 119 Episodes
Comments
Ixora_Javanica
lanjut terus ya kak. 🥰
2022-07-24
0
Dien Agustin
anne ga pinter.. ga cepet nangkep
2022-07-05
1
ʏᴏͯɴͥɴͣaͦ🍿👑🎧⁹²⁵BT
semangat anne
2022-06-22
2