Kartu Pangeran Kedelapan
Kartu Rakia
Deg!
Keempat pria itu mematung. Melihat hal itu, Rakia tersenyum puas.
"Kartu Pangeran memang tinggi karena nilainya adalah Royal Flush," kata Pangeran Yong.
"Tapi, kartu rakyat rendah itu adalah Straight Flush, nilai kartu yang memiliki nilai lebih tinggi dari Royal Flush," kata Pangeran Yun.
Pangeran Kou menatap pangeran kedelapan bingung. Tidak mungkin dia menyatakan pelayan itu menang, sedangkan pangeran kalah.
Pangeran kedelapan memasang wajah setenang mungkin, meskipun urat di lehernya sudah menegang. "Tidak apa-apa. Aturan tetap aturan, silahkan akhiri permainannya."
"Dengan begini, pemenangnya adalah gadis pelayan," kata Pangeran Kou ragu-ragu.
Dia menang 2x berturut-turut setelah melawanku, apalagi di depan teman-temanku. Tidak kusangka, aku dipermalukan seperti ini, kata pangeran kedelapan dalam hati.
"Untuk hari ini cukup sampai di sini. Aku akan menyusul kalian," kata pangeran kedelapan.
"Ba-Baiklah. Kami akan menunggu di tempat biasa," kata Pangeran Yong.
Ketiga pria itu pun beranjak pergi, menyisahkan pangeran kedelapan dan Rakia di kamar.
Pangeran itu menatap Rakia dari ujung kaki hingga kepala.
"Saya Rakia," kata wanita itu memberi hormat.
"Hachi Ouji(Pangeran Kedelapan), Goyu von Rivazreich."
"Pangeran Goyu sangat menyukai poker, ya?" tanya Rakia.
"Sejak aku berumur 4 tahun tidak ada yang pernah mengalahkanku sampai sekarang kecuali...."
Ia menatap Rakia sambil menutup sebelah matanya dengan kartu Joker, dan salah satu tangannya di belakang punggung meremas kartu 2♣.
Ciri khasnya yang selalu memegang kartu joker, sepertinya dia menilai seseorang sesuai nilai kartu remi, kata Rakia dalam hati.
Pangeran Goyu berdiri. "Rakia, sebenarnya aku tidak butuh pelayan pribadi meskipun Raja mengutusmu. Tapi karena kalah taruhan, kau bisa melakukan apa pun semaumu sebab waktuku di luar istana lebih banyak."
"Di luar istana? Pangeran Goyu melakukan apa?"
"Tidak perlu tahu. Karena dirimu aku terpaksa mengubah jadwalku hari ini."
"Kalau begitu, apakah saya harus menemani Anda saat berada di luar Istana?"
"Kau seorang pelayan, maka lakukan tugasmu layaknya seorang pelayan," kata Pangeran Goyu dingin sambil meraih mantel panjangnya.
"Mata aimashou(Sampai jumpa lagi)," senyum pria itu meninggalkan Rakia.
Rakia hanya menatapnya datar. "Heh, padahal aku ingin melihat raut wajahnya setelah kekalahan yang dia terima. Tapi lumayan juga dia bisa mempertahankan raut wajah tenangnya."
Wanita itu berbalik melihat seluruh sisi kamar. Dilihatnya begitu banyak chip terpajang di setiap lemari kaca, berbagai jenis kartu remi, berbagai jenis dadu, bahkan miniatur permainan di kasino.
"Maniak judi, kurasa itu panggilan cocok untuknya."
......................
Kasino
Pangeran Goyu masuk dengan raut wajah serius sambil dikawal 3 orang pria.
"Kami sudah menunggumu," kata Pangeran Yong.
"Kau terlihat tidak baik karena pelayan itu," kata Pangeran Yun.
"Jangan menaburi garam pada lukanya setelah kejadian tadi," kata Pangeran Kou.
Seorang wanita berambut abu kebiruan datang. "Sepertinya suasana hati Pangeran sedang buruk."
"Panggilkan semua Dealer yang ada di sini untuk melawanku."
Wanita yang merupakan pemilik kasino itu terbelalak sebelum dirinya tersenyum. "Baiklah, sesuai perintah Pangeran."
Namun, beberapa jam kemudian semua yang ada di kasino hanya terdiam melihat para Dealer tumbang semua. Orang-orang bergidik melihat kengerian itu.
"Carikan aku lawan yang pantas! Jika perlu undang semua Dealer terbaik dari setiap negara, aku akan kembali besok."
Pemilik kasino menatap Pangeran Goyu sambil tersenyum miring. "Jadi berita Pangeran dikalahkan oleh pelayannya ternyata benar."
...Visual Pangeran Kedelapan, Goyu von Rivazreich...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 162 Episodes
Comments
Nona_Sulung
buah kesombonganmu pangeran 😁
2022-10-22
1
ARA
Lawan segitu banyaknya dealer dikalahkan tapi pasti keok klo Rakia tetiba datang wkwkkwkwk
2022-10-03
2
Libra Roshi
seru seru
2022-08-24
1