Dari jauh, Pangeran Bamie datang setelah memastikan kepergian Rakia. Sebelum dirinya masuk ia sempat mendengar kedua orang itu bertengkar.
"Apa yang dilakukan Rakia sampai membuat Kakak Ren semarah itu? Lalu kenapa dia berdiam diri di depan pintu dan tersenyum sebelum pergi? Ah, adegan seperti itu di film, jangan-jangan dia meracuni Kakak Ren?!"
Pangeran Bamie membuka pintu dengan cepat. "Kakak Ren! Bertahanlah!"
Saat itu juga ia terpaku di tempatnya. Matanya melotot melihat kakaknya itu berdansa setelah sekian lama.
"Ka-Kakak Ren berdansa?"
Pangeran Ren menatapnya girang. "Bamie, syukurlah kau di sini. Aku punya kabar baik untukmu."
Pria berambut blonde itu berdansa sambil menghampiri adiknya.
"Lihat, aku bisa berdansa lagi. Bukankah itu keajaiban?"
"Bagaimana bisa? Bukankah Dokter Wo sudah mengatakannya kalau Kakak Ren tidak bisa berdansa lagi?"
"Aku juga masih tidak percaya dengan keajaiban ini. Semua ini berkat Rakia yang menyuruhku melakukan latihan kecil tanpa aku sadari. Kenapa aku tidak melakukan olahraga kecil ini sejak dulu?"
"Tidak apa-apa, aku mengerti. Saat itu perasaan Kakak Ren terpuruk. Tapi sekarang aku sangat senang akhirnya Kakak Ren bisa berdansa lagi."
Pangeran Bamie terharu.
"Tapi rahasiakan hal ini dulu, karena aku ingin memberikan mereka kejutan di waktu yang tepat."
"Aku mengerti."
......................
Dapur Istana
Plak!
Wajah Rakia menghadap ke satu sisi setelah Haruka mendaratkan tamparan. "Kau sudah melewati batas dengan menyuruh Pangeran Ren untuk berdansa, apa kau memikirkan keselamatannya?!"
Plak!
Rakia balik menampar Haruka membuat semua pelayan terdiam. "Kau benar-benar cari mati, ya? Bukankah aku sudah memperingatimu agar tidak mencoba melayangkan pukulan kepadaku?"
"Memangnya kau siapa dengan berani memperi—” ucapan Haruka terpotong.
Plak!
"Rakia, beraninya kau menamparku lagi!"
"Apa yang kulakukan terhadap Pangeran Ren itu hak aku sebagai pelayan pribadinya. Kau yang tidak berkaitan, berhenti mencampuri urusanku."
Haruka menggertak gigi menatap kepergian wanita itu.
"Gadis ja**** itu, aku akan membalasnya."
......................
Koridor Istana
"Humph! Dia tidak berpikir dengan siapa dirinya berurusan. Tunggu setelah aku menyelesaikan masa hukumanku, baru aku akan membereskanmu."
......................
Kamar Pangeran Kedelapan
Rakia terbelalak melihat meja bundar dengan 4 orang memegang kartu remi beserta chip masing-masing tergeletak di hadapan mereka.
"Siapa?" tanya Pangeran Kou.
"Pelayan pribadiku," jawab pangeran kedelapan.
"Sejak kapan kau memiliki pelayan pribadi?" tanya Pangeran Yong.
"Ini perintah Raja, jadi tidak bisa menolak," jawab Pangeran Kedelapan sambil mengambil 1 kartu remi lalu melemparkannya ke arah Rakia.
"Dalam permainan kartu terdapat 4 lambang yang memiliki tingkatan berbeda. Dimana yang tertinggi adalah Spade, Heart, Diamond dan terakhir Club."
Rakia melihat kartu bernilai 2♣ tidak jauh dari kakinya.
"Jadi 2♣ itu harusnya sudah membuatmu mengerti, meskipun Raja sendiri yang mengutusmu, kau tetap rendah seperti pelayan lainnya," ucapnya menutup sebelah matanya dengan kartu Joker.
Rendah? Ah, mendengar ucapannya saja sudah membuatku kesal, kata Rakia dalam hati.
"Jika Pangeran memberi izin, bisakah kita bermain secara One on One?"
"Hahaha! Oelayan pribadimu sungguh menarik," kekeh Pangeran Yun.
"Sadarlah dimana posisimu sebenarnya dasar rakyat rendah!" kata Pangeran Yun sekali lagi.
"Tidak kusangka dia berani menantangmu," kata Pangeran Yong.
Pangeran berambut hitam dipadu merah di bagian poni memasang raut wajah tidak suka. "Baiklah. Setidaknya kau punya keberanian menantangku. Tapi jangan salahkan aku jika menolakmu menjadi pelayan pribadiku setelah kau kalah."
"Bagaimana jika saya menang?" tanya Rakia sambil tersenyum membuat pangeran semakin memandangnya tidak suka.
"Kau boleh menjadi pelayan pribadiku."
...Visual Pangeran Kou...
...Visual Pangeran Yong...
...Visual Pangeran Yun...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 162 Episodes
Comments
Sharon
Pangeran yun ganteng😁
2024-05-18
1
Libra Roshi
gila, visualnya ganteng 😭😭😭
2022-08-24
1
Emak
pasti menang💪
2022-08-03
1