Bab 8 Peringatan Rakia

Kamar Pangeran Kesebelas

"Tamu penting?" tanya Rakia.

Pangeran Zelho mengangguk.

"Apakah kekasih Pangeran?"

Pangeran Zelho tersedak mendengar pertanyaan Rakia. "Bo-Bodoh! Tentu saja bukan. Tamu yang datang nanti itu seorang pria, jadi bagaimana mungkin mereka adalah kekasihku?!"

"Tidak masalah kalau itu pria, yang penting kalian saling menyukai," kata Rakia santai.

Pangeran Zelho mengernyitkan alis sambil tersenyum. "Ini bukan BL Manga, Rakia. Selain itu, aku masih normal."

Namun, wanita itu sudah hilang membuat Pangeran Zelho menghela nafas.

Selalu bertingkah seenaknya. Apakah dia sungguh seorang pelayan? Haa, kata Pangeran Zelho dalam hati.

12 menit kemudian ...

[ Percakapan Bahasa Inggris ]

Rakia masuk sambil membawa beberapa hidangan.

‘’Siapa dia?’’ tanya pangeran berambut putih curly.

‘'Pelayan pribadiku,’’ jawab Pangeran Zelho.

Ia memperkenalkan 2 pria tersebut. ‘’Rakia, mereka adalah teman kampusku dan juga keluarga kerajaan. Dia adalah Pangeran Monet dan Pangeran Romen."

Rakia membungkuk memberi hormat sebelum meninggalkan kamar. "Shitsurei shimasu(Permisi)."

‘’Zelho, bagaimana lukisanmu? Kuharap kau tidak mengecewakan kami,’’ kata Pangeran Romen.

Langkah kaki Rakia terhenti, membuatnya memilih menguping.

‘’Tentu saja lukisannya sudah selesai."

Rakia menatap lukisan itu dari balik pintu yang diperlihatkan Pangeran Zelho.

Pangeran Monet merasa tidak puas. ‘’Bukankah sudah kubilang jangan melukis dengan tema monokrom? Kenapa kau tetap melukis seperti ini?’’

‘’Anda seorang jenius, kan? Tapi Anda hanya bisa melukis monokrom yang tidak memiliki nilai seperti ini,’’ kata Pangeran Romen kecewa.

Pangeran Zelho tersenyum dengan tangan mengepal. ‘’Baiklah, aku akan menggantinya. Kalian berdua bisa datang minggu depan.’’

‘’Heh, sepertinya ini hanya buang-buang waktu,’’ kata Pangeran Monet berdiri.

‘’Kami pergi,’’ kata Pangeran Romen menyusul.

"Eh, kenapa buru-buru? Kalian baru datang beberapa menit yang lalu," kata Pangeran Zelho.

"Lebih baik Anda menyelesaikan lukisannya agar kita bisa memasangnya di pameran," kata Pangeran Monet.

Ceklek!

Saat pintu terbuka, ketiga pria itu mendapati Rakia sudah berdiri tepat di depan mereka.

Pangeran Monet mengerutkan dahi. "Hei pelayan, minggirlah!"

Plak! Plak!

Pangeran Zelho tersentak begitu juga kedua pria yang menerima tamparan Rakia tadi.

‘’Dasar jal***!’’ seru Pangeran Monet.

Tamparan mendarat sekali lagi setelah pria itu mengatainya.

‘’Diamlah dasar sampah! Siapa yang memberimu hak berkata seperti itu?’’ tegur Rakia.

‘’Beraninya kau!’’ seru Pangeran Romen.

Rakia menatapnya datar. ‘’Anda lebih baik menilai diri sendiri sebelum menghina karya Pangeran Zelho."

Wanita itu menarik kerah leher kedua pria tadi. ‘’Lukisannya monokrom atau berwarna, tidak mengubah keindahan lukisan itu. Dibandingkan denganmu yang hanya mengandalkan status kerajaan tapi tidak memiliki bakat, humph! Dapat dianggap sebagai sampah.’’

Wajah Pangeran Monet merah padam disertai urat-urat lehernya menegang. "Kau!"

Rakia melepaskan cengkeramannya saat menarik kerah leher kedua pangeran itu. ‘’Pastikan aku tidak melihat wajahmu lagi, kalau kau tidak ingin keluargamu terhapus."

Pangeran Monet menatap Rakia tajam sampai akhirnya pergi. ‘’Aku akan mengingat hal ini!’’

Rakia hanya diam dengan wajah dinginnya.

‘’Rakia, apa yang kau lakukan?’’ tanya Pangeran Zelho.

‘’Memberinya pelajaran,’’ jawab Rakia.

Pangeran Zelho mengernyitkan alis. ‘’Maksudku, kau mengerti bahasa mereka? Bukankah kau hanya tahu bicara menggunakan Bahasa Jepang?’’

Oh tidak, karena terbawa emosi aku lupa keberadaan Zelho, kata Rakia dalam hati.

Pangeran Zelho mendekat.

‘’Ehe, Pangeran?’’

‘’Terima kasih!’’ Pangeran Zelho memeluk Rakia membuat wanita itu terbelalak.

‘’Aku berniat memukul mereka berdua tadi. Tapi kau muncul dan mengatakan hal itu, membuatku tenang. Mulai sekarang, aku tidak akan peduli lagi perkataan orang lain dan melakukan kesenanganku sendiri.’’

Rakia terkekeh. ‘’Pangeran Zelho?’’

‘’Iya, Rakia?’’

‘’Um, sampai kapan kita akan berpelukan?’’

Pangeran Zelho tersadar dan melepaskan pelukannya. ‘’Eh, Ma-Maaf.’'

Wajah Pangeran Zelho merona karena kebodohannya yang langsung memeluk Rakia.

...Visual Pangeran Monet...

...Visual Pangeran Romen...

Terpopuler

Comments

Strobery Shortcake

Strobery Shortcake

keren kau rakia

2022-07-13

1

Ojha Pasha

Ojha Pasha

keren

2022-06-23

1

Nona_Sulung

Nona_Sulung

aiiihh... kayaknya akan ada cinta banyak segi ini 😁

2022-06-12

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Hukuman
2 Bab 2 Kerajaan Rivazreich
3 Bab 3 Love is a Beautiful Pain
4 Bab 4 Pangeran Keduabelas
5 Bab 5 Perasaan Bersalah
6 Bab 6 Balasan Pangeran Reonharu
7 Bab 7 Pangeran Kesebelas
8 Bab 8 Peringatan Rakia
9 Bab 9 Potongan Lukisan
10 Bab 10 Pangeran Kesepuluh
11 Bab 11 Hari Buruk Pangeran Bamie
12 Bab 12 Egg Benedict
13 Bab 13 Pangeran Kesembilan
14 Bab 14 Rasa Penasaran Rakia
15 Bab 15 Flashback
16 Bab 16 Berolahraga
17 Bab 17 Rasa Haru Pangeran Ren
18 Bab 18 Tantangan
19 Bab 19 Choice Poker
20 Bab 20 Pangeran Kedelapan
21 Bab 21 Identitas Pangeran Kou
22 Bab 22 Blackjack Part 1
23 Bab 23 Blackjack Part 2
24 Bab 24 Pangeran Ketujuh
25 Bab 25 Kebenaran yang diketahui Rakia
26 Bab 26 Pangeran Keenam
27 Bab 27 Menyelidiki Pangeran
28 Bab 28 Pangeran Kelima
29 Bab 29 Venison Roast Showing Two Expression Real Life
30 Bab 30 Demam
31 Bab 31 Identitas Terungkap
32 Bab 32 Pangeran Pertama
33 Bab 33 Souffle Leger De Grace Real Life
34 Bab 34 Tidak Peka
35 Bab 35 Perasaan yang tidak dimengerti
36 Bab 36 Balas Budi
37 Bab 37 Pangeran Keempat
38 Bab 38 Blood
39 Bab 39 Bekas Luka Bakar
40 Bab 40 Menghindar
41 Bab 41 Membuka Penyamaran
42 Bab 42 Mengunjungi Saudara Part 1
43 Bab 43 Mengunjungi Saudara Part 2
44 Bab 44 Mengunjungi Saudara Part 3
45 Bab 45 Pengakuan Pangeran Kelima
46 Bab 46 Perasaan Bimbang
47 Bab 47 Pangeran Ketiga
48 Bab 48 Pertanyaan Pangeran Keempat
49 Bab 49 Saling Meremehkan
50 Bab 50 Menyelinap Keluar
51 Bab 51 Pangeran Kedua
52 Bab 52 Memastikan Sosok
53 Bab 53 Kunjungan Part 1
54 Bab 54 Kunjungan Part 2
55 Bab 55 Kunjungan Part 3
56 Bab 56 Menuju Kamar Pangeran Pertama
57 Bab 57 Taruhan berujung perdebatan
58 Bab 58 Berbincang
59 Bab 59 Teman Masa Kecil Muncul
60 Bab 60 Sisi Lain Mezool
61 Bab 61 Mencegah Rencana Pertunangan Part 1
62 Bab 62 Mencegah Rencana Pertunangan Part 2
63 Bab 63 Mencegah Rencana Pertunangan Part 3
64 Bab 64 Pangeran Pertama Generasi 7
65 Bab 65 Sandiwara Part 1
66 Bab 66 Sesuatu yang janggal
67 Bab 67 Sandiwara Part 2
68 Bab 68 Sandiwara Part 3
69 Bab 69 Salah Paham
70 Bab 70 Saling Menantang
71 Bab 71 Meragukan Perkataannya
72 Bab 72 Senyuman
73 Bab 73 Haruka Cemas
74 Bab 74 Pesta Ulang Tahun
75 Bab 75 Penculikan Part 1
76 Bab 76 Penculikan Part 2
77 Bab 77 Penculikan Part 3
78 Bab 78 Semua kebingungan
79 Bab 79 Kau adalah jantungku
80 Bab 80 Bayaran Atas Penculikan
81 Bab 81 Pengampunan
82 Bab 82 Kutukan
83 Bab 83 Mimpi Buruk
84 Bab 84 Terpaksa
85 Bab 85 Keraguan Terpastikan
86 Bab 86 Membuat Moment
87 Bab 87 Pengakuan Pangeran Keempat
88 Bab 88 Pulang
89 Bab 89 Menyambut Kedatangan
90 Bab 90 Tebakan Putri Keempat
91 Bab 91 Flashback 19 years ago Part 1
92 Bab 92 Flashback 19 years ago Part 2
93 Bab 93 Menyusun Rencana
94 Bab 94 Rencana Kencan Part 1
95 Bab 95 Rencana Kencan Part 2
96 Bab 96 Rencana Kencan Part 3
97 Bab 97 Ketahuan
98 Bab 98 Berita Buruk
99 Bab 99 Bertemu Putri Ketiga
100 Bab 100 Merasa Aneh
101 Bab 101 Dia memang menghindariku
102 Bab 102 Tersentak Kaget
103 Bab 103 Dia ternyata seorang putri Kaisar
104 Bab 104 Permintaan
105 Bab 105 Keputusan
106 Bab 106 Pengakuan Putri Ketiga
107 Bab 107 Aku mencintaimu
108 Bab 108 Kejadian Konyol
109 Bab 109 Kaisar Marah
110 Bab 110 Mengetahui Berita Pernikahan
111 Bab 111 Permintaan Pangeran Kelima
112 Bab 112 11 Pangeran Mengetahui Kebenaran
113 Bab 113 Keheningan di Ruang Makan
114 Bab 114 Kamar Pangeran Keempat
115 Bab 115 Permintaan Pangeran Keempat
116 Bab 116 Terkurung
117 Bab 117 Rasa Pusing
118 Bab 118 Menuju ke Kamar Putri Ketiga
119 Bab 119 Berbincang di Kamar
120 Bab 120 Panik
121 Bab 121 Masih Masalah Rencana Pernikahan
122 Bab 122 Solusi
123 Bab 123 Firasat Pangeran Yuga
124 Bab 124 Berlari
125 Bab 125 Alat Sadap Ruangan
126 Bab 126 Perintah Permaisuri
127 Bab 127 Masalah Semakin Runyam
128 Bab 128 Memaksa Untuk Bertemu
129 Bab 129 Pangeran Keempat Datang
130 Bab 130 Meminta Privasi
131 Bab 131 Penyakit Kambuh Lagi
132 Bab 132 Keputusan Kaisar Helios
133 Bab 133 Surat
134 Bab 134 Mengetahui Kondisi Putri Ketiga
135 Bab 135 Sad
136 Bab 136 Siuman
137 Bab 137 Lega
138 Bab 138 Moment Terganggu
139 Bab 139 Wedding Day
140 Bab 140 Pangeran Rui Teringat
141 Bab 141 First Night
142 Bab 142 Datang ke Dapur
143 Bab 143 Holiday + Honeymoon
144 Bab 144 Rencana Berhasil
145 Bab 145 Skenario Konyol Disney
146 Bab 146 Duka diatas Kejutan
147 Bab 147 Mengunjungi Makam
148 Bab 148 Pangeran Ezekiel
149 Bab 149 Hantu dari Masa Lalu Kembali
150 Bab 150 Menjalani Perawatan
151 Bab 151 Bertemu di Royal Foods
152 Bab 152 Meminta Raja Turun Takhta
153 Bab 153 Menerima Pesan
154 Bab 154 Dalang dibalik Penculikan
155 Bab 155 Sosok Misterius Kembali
156 Bab 156 Kode Angka
157 Bab 157 Kode Angka Terpecahkan
158 Bab 158 Pengakuan Pangeran Shinsuke
159 Bab 159 Menyelamatkan Diri
160 Bab 160 Ingatan Kembali
161 Bab 161 2 Manusia Es [END]
162 Sequel My Arrogant Princess [Be A Princess]
Episodes

Updated 162 Episodes

1
Bab 1 Hukuman
2
Bab 2 Kerajaan Rivazreich
3
Bab 3 Love is a Beautiful Pain
4
Bab 4 Pangeran Keduabelas
5
Bab 5 Perasaan Bersalah
6
Bab 6 Balasan Pangeran Reonharu
7
Bab 7 Pangeran Kesebelas
8
Bab 8 Peringatan Rakia
9
Bab 9 Potongan Lukisan
10
Bab 10 Pangeran Kesepuluh
11
Bab 11 Hari Buruk Pangeran Bamie
12
Bab 12 Egg Benedict
13
Bab 13 Pangeran Kesembilan
14
Bab 14 Rasa Penasaran Rakia
15
Bab 15 Flashback
16
Bab 16 Berolahraga
17
Bab 17 Rasa Haru Pangeran Ren
18
Bab 18 Tantangan
19
Bab 19 Choice Poker
20
Bab 20 Pangeran Kedelapan
21
Bab 21 Identitas Pangeran Kou
22
Bab 22 Blackjack Part 1
23
Bab 23 Blackjack Part 2
24
Bab 24 Pangeran Ketujuh
25
Bab 25 Kebenaran yang diketahui Rakia
26
Bab 26 Pangeran Keenam
27
Bab 27 Menyelidiki Pangeran
28
Bab 28 Pangeran Kelima
29
Bab 29 Venison Roast Showing Two Expression Real Life
30
Bab 30 Demam
31
Bab 31 Identitas Terungkap
32
Bab 32 Pangeran Pertama
33
Bab 33 Souffle Leger De Grace Real Life
34
Bab 34 Tidak Peka
35
Bab 35 Perasaan yang tidak dimengerti
36
Bab 36 Balas Budi
37
Bab 37 Pangeran Keempat
38
Bab 38 Blood
39
Bab 39 Bekas Luka Bakar
40
Bab 40 Menghindar
41
Bab 41 Membuka Penyamaran
42
Bab 42 Mengunjungi Saudara Part 1
43
Bab 43 Mengunjungi Saudara Part 2
44
Bab 44 Mengunjungi Saudara Part 3
45
Bab 45 Pengakuan Pangeran Kelima
46
Bab 46 Perasaan Bimbang
47
Bab 47 Pangeran Ketiga
48
Bab 48 Pertanyaan Pangeran Keempat
49
Bab 49 Saling Meremehkan
50
Bab 50 Menyelinap Keluar
51
Bab 51 Pangeran Kedua
52
Bab 52 Memastikan Sosok
53
Bab 53 Kunjungan Part 1
54
Bab 54 Kunjungan Part 2
55
Bab 55 Kunjungan Part 3
56
Bab 56 Menuju Kamar Pangeran Pertama
57
Bab 57 Taruhan berujung perdebatan
58
Bab 58 Berbincang
59
Bab 59 Teman Masa Kecil Muncul
60
Bab 60 Sisi Lain Mezool
61
Bab 61 Mencegah Rencana Pertunangan Part 1
62
Bab 62 Mencegah Rencana Pertunangan Part 2
63
Bab 63 Mencegah Rencana Pertunangan Part 3
64
Bab 64 Pangeran Pertama Generasi 7
65
Bab 65 Sandiwara Part 1
66
Bab 66 Sesuatu yang janggal
67
Bab 67 Sandiwara Part 2
68
Bab 68 Sandiwara Part 3
69
Bab 69 Salah Paham
70
Bab 70 Saling Menantang
71
Bab 71 Meragukan Perkataannya
72
Bab 72 Senyuman
73
Bab 73 Haruka Cemas
74
Bab 74 Pesta Ulang Tahun
75
Bab 75 Penculikan Part 1
76
Bab 76 Penculikan Part 2
77
Bab 77 Penculikan Part 3
78
Bab 78 Semua kebingungan
79
Bab 79 Kau adalah jantungku
80
Bab 80 Bayaran Atas Penculikan
81
Bab 81 Pengampunan
82
Bab 82 Kutukan
83
Bab 83 Mimpi Buruk
84
Bab 84 Terpaksa
85
Bab 85 Keraguan Terpastikan
86
Bab 86 Membuat Moment
87
Bab 87 Pengakuan Pangeran Keempat
88
Bab 88 Pulang
89
Bab 89 Menyambut Kedatangan
90
Bab 90 Tebakan Putri Keempat
91
Bab 91 Flashback 19 years ago Part 1
92
Bab 92 Flashback 19 years ago Part 2
93
Bab 93 Menyusun Rencana
94
Bab 94 Rencana Kencan Part 1
95
Bab 95 Rencana Kencan Part 2
96
Bab 96 Rencana Kencan Part 3
97
Bab 97 Ketahuan
98
Bab 98 Berita Buruk
99
Bab 99 Bertemu Putri Ketiga
100
Bab 100 Merasa Aneh
101
Bab 101 Dia memang menghindariku
102
Bab 102 Tersentak Kaget
103
Bab 103 Dia ternyata seorang putri Kaisar
104
Bab 104 Permintaan
105
Bab 105 Keputusan
106
Bab 106 Pengakuan Putri Ketiga
107
Bab 107 Aku mencintaimu
108
Bab 108 Kejadian Konyol
109
Bab 109 Kaisar Marah
110
Bab 110 Mengetahui Berita Pernikahan
111
Bab 111 Permintaan Pangeran Kelima
112
Bab 112 11 Pangeran Mengetahui Kebenaran
113
Bab 113 Keheningan di Ruang Makan
114
Bab 114 Kamar Pangeran Keempat
115
Bab 115 Permintaan Pangeran Keempat
116
Bab 116 Terkurung
117
Bab 117 Rasa Pusing
118
Bab 118 Menuju ke Kamar Putri Ketiga
119
Bab 119 Berbincang di Kamar
120
Bab 120 Panik
121
Bab 121 Masih Masalah Rencana Pernikahan
122
Bab 122 Solusi
123
Bab 123 Firasat Pangeran Yuga
124
Bab 124 Berlari
125
Bab 125 Alat Sadap Ruangan
126
Bab 126 Perintah Permaisuri
127
Bab 127 Masalah Semakin Runyam
128
Bab 128 Memaksa Untuk Bertemu
129
Bab 129 Pangeran Keempat Datang
130
Bab 130 Meminta Privasi
131
Bab 131 Penyakit Kambuh Lagi
132
Bab 132 Keputusan Kaisar Helios
133
Bab 133 Surat
134
Bab 134 Mengetahui Kondisi Putri Ketiga
135
Bab 135 Sad
136
Bab 136 Siuman
137
Bab 137 Lega
138
Bab 138 Moment Terganggu
139
Bab 139 Wedding Day
140
Bab 140 Pangeran Rui Teringat
141
Bab 141 First Night
142
Bab 142 Datang ke Dapur
143
Bab 143 Holiday + Honeymoon
144
Bab 144 Rencana Berhasil
145
Bab 145 Skenario Konyol Disney
146
Bab 146 Duka diatas Kejutan
147
Bab 147 Mengunjungi Makam
148
Bab 148 Pangeran Ezekiel
149
Bab 149 Hantu dari Masa Lalu Kembali
150
Bab 150 Menjalani Perawatan
151
Bab 151 Bertemu di Royal Foods
152
Bab 152 Meminta Raja Turun Takhta
153
Bab 153 Menerima Pesan
154
Bab 154 Dalang dibalik Penculikan
155
Bab 155 Sosok Misterius Kembali
156
Bab 156 Kode Angka
157
Bab 157 Kode Angka Terpecahkan
158
Bab 158 Pengakuan Pangeran Shinsuke
159
Bab 159 Menyelamatkan Diri
160
Bab 160 Ingatan Kembali
161
Bab 161 2 Manusia Es [END]
162
Sequel My Arrogant Princess [Be A Princess]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!