"Jangan bergerak kalian sudah kami kepung!" teriakan lantang dari luar suara seorang wanita yang begitu tegas dan menggelegar memecah heningnya pagi, yang masih tertutup kabut "Jika kalian berusaha untuk melarikan diri kami tidak segan-segan untuk kelumpuhkan kali kalian." Manggar, kembali memberi perintah dengan sangat lantang, biasa jika padi nyanyian burung sudah menghibur sang penghuni hutan, pagi ini para burungpun terdiam tidak mampu menbeluarkan siaranya setelah mendengar suara Manggar yang sangat lantang dan menggelegar.
Dewandaru mengintip dari dalam, Dewandaru memastikan jika yang datang bukan penjahat, begitu Dewandaru, mengetahui bahwa yang datang pasukan polisi Dewandaru, keluar dari rumah tua tersebut sambil mengangkat kedua tangannya pertanda menyerah, dua orang polisi langsung bergerak meringkus Dewandaru, sedikitpun Dewandaru tidak melakukan perlawanan.
"Tolong, segera bawa dia ke rumah sakit." pinta Dewandaru, pada dua orang polisi yang sedang memasang borgol di tangannya.
"Diam, jangan banyak omong jelaskan semua nanti di kantor polisi!" bentak seorang polisi, sambil memegangi tubuh Dewandaru, Dewandaru benar-benar pasrah.
Polisi yang lain dan Manggar bergerak masuk, Manggar sangat terkejut ketika mendapati Violet, dalam keadaan meringkuk ketakutan di dekat dinding sambil memegangi lututnya.
"Astaqfirullah hal'adzim Vi." suara Manggar lirih, karena terlalu terkejut mendapati Violet, dengan keadaan seprti itu, sebagai seorang ibu hati Manggar, langsung runtuh apalagi Manggar, sudah menganggap Violet, seperti anaknya sendiri.
"Jangan mendekat!" teriak Violet, begitu melihat Manggar, dan dua polisi lainnya di depannya, tatapan Violet, tatapan kosong dan penuh ketakutan.
"Astaqfirullah hal'adzim Vi, ini ibu, Vi," ucap Manggar, dengan hati yang sangat hancur begitu melihat Violet, dengan tatapan kosongnya.
"Pergiii...pergi... pergi... pergiiiii.... !" Violet mulai kalap, dua polisi laki-laki berusaha memegangi tubuh Violet, agar tidak lari"Jangan mendekat jangan sentuh aku!" teriak Violet dengan tatapan ketakutan, dan terus meronta" Lepaskan, jangan p3rkos4 aku." suara Violet, berubah mengiba.
"Bagaimana ini bu?" tanya polisi.
"Berikan padaku," perintah Manggar lembut, Manggar memeluk erat Violet penuh kasih"Vi, ini ibu Vi, kamu ingat ibu-kan, Ibu datang untuk menjemputmu kita pulang Vi, Utari menunggumu, pulang ya Vi, kamu ingat ibu-kan? lihat ini ibu Vi." ucap Manggar, lembut sambil memandang dan membelai lembut penuh kasih pada Violet, walau sebenarnya hatinya sangat hancur, namun Manggar, berusaha menahan gemuruh dalam hatinya.
"Ibu, tolong Vi, Vi, takut... takut... bawa Vi pulang bu, Vi, ingin pulang," suara Violet, mulai melemah dan menangis tersedu-sedu dalam pelukan Manggar.
Manggar, berusaha menenangkan Violet, tanpa Violet sadari Manggar, menitikan airmata kehancuran. Violet terus memeluk erat Manggar, untuk mendapatkan ketenangan dan perlindungan.
"Menangislah sayang, Ibu ada di sini." ucap Manggar, berusaha menenangkan Violet.
"Lapor komandan mobil sudah sampai." lapor polisi pada Manggar, tegas.
"Segera bawa semua ke mobil!" perintah Manggar.
"Siap laksanakan komandan." sahut polisi tegas.
Dua buah mobil polisi sudah terparkir di jalan yang tidak jauh dari rumah tersebut, mobil polisi terpaksa harus putar balik karena waktu mulai penyidikan mobil di parkir di jalan sebelah utara, dan menemukan korban di sebelah selatan.
Polisi menggiring Dewandaru, masuk ke dalam mobil polisi, sedang beberapa polisi lainnya melakukan penyidikan dan mengumpulkan semua barabbbukti yang ditemui di rumah tua tersebut, semua barang bukti di masukan dalam, untuk mengalir sepeda motor Dewandaru, masih menunggu truk polisi yang lebih besar.
Manggar dengan lembut memeluk erat Violet, antara Violet dan Dewandaru di tempatkan di mobil yang terpisah. Setelah semua maauk mobil termasuk barang bukti, mobil polisi tersebut merayap bergerak menuju kantor polisi, Manggar, dengan penuh kasih tetap memeluk Violet.
( Jangan lupa baca juga novel The Realm of Cultivation, sangat bagus dan nagihi)
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 75 Episodes
Comments
Vita Zhao
akhirnya ketangkap juga dewandaru.
kasian violet dia sangat trauma Dan frustasi, jangan sampai violet gila.
kak kok update nya makin sedikit sih, yang banyak dong kak meskipun cuma satu bab.
crazy upnya dong kak🥺🙏
2022-05-18
1