Part 19

Violet yang masih dalam tawanan Dewandaru, dia semakin frustrasi, Violet melampiaskannya pada makanan, jika Violet berbicara maka yang keluar dari mulutnya sebuah teriakan yang di penuhi dengan kilatan api dendam. Selama dalam sekapan Violet, bisa makan dua bungkus mie instan dan dua telor dalam satu kali makan, melihat tingkah Violet yang di luar kewajaran Dewandaru, membeli stok makanan yang sangat banyak, sebab bila sudah lapar Violet, bakal ngamuk-ngamuk, tidak bisa mengontrol emosinya.

"Makanlah, besok kita pulang." ucap Dewandaru menyuruh Violet, yang dengan lahap memakan jajan yang di sediakan oleh Dewandaru.

Violet tidak menghiraukan ucapan dari Dewandaru, Violet terus menikmati makanan yang ada, beberapa hari ini Violet kadang diam, kadang berteriak histeris, karena pemerkosaan yang di alaminya membuat jiwa Violet sangat terguncang hebat, seringnya pandangan Violet, kosong seperti sekarang dia terus makan dengan pandangan mata kosong.

Makanan yang di sediakan oleh Dewandaru, sangat banyak mulai dari buah, makanan ringan, bahkan Dewandaru, juga membeli beberapa minuman sachet kesukaan Violet, Dewandaru tahu makanan kesukaan Violet, dari galeri hand phone Violet, di galeri tersebut banyak sekali foto ketika Violet, sedang menikmati coklat entah itu coklat panas maupun coklat dingin.

Dewandaru sangat perhatian pada Violet, selain memberi makanan pada Violet, Dewandaru juga membelikan baju ganti yang sesuai dengan Violet, bahkan Dewandaru, dengan sabar akan merayu Violet, entah itu untuk mandi ataupun makan, karena jika Violet, sudah diam Violet, tidak mau melakukan apapun.

"Setelah makan minumlah, tidur lah, besok pagi kita pulang," ucap Dewandaru sambil menyodorkan segelas coklat hangat pada Violet, Violet, menerima coklat dengan tatapan kosong, setiap kali Violet, memandangnya dengan tatapan kosong airmata Dewandaru, menetes tanpa bisa di bendung lagi.

Malam semakin larut sinar rembulan dan bintang menunjukkan senyum kebahagiaannya, seolah mengejek Dewandaru, yang meratapi penyesalan terdalamnya. Violet, terlelap dalam mimpinya di-iringi alunan merdunya nyanyian burung hantu, jangkrik, serta pasukan nyamuk yang sedang mencari mangsa.

Hampir setiap malam Dewandaru, selalu terjaga, memastikan agar Violet, tenang dalam tidurnya aman dari gangguan apapun.

"Maafkan Aku, Vio." tangis Dewandaru, pecah di antara nyanyian penghuni hutan Kucing, di bawah sinar rembulan dan bintang, yang sedang tersenyum seolah mengejek tindakan bodoh Dewandaru, yang mengambil keputusan sepihak tanpa minta penjelasan orang yang bersangkutan.

Di hutan Kucing, datang sekelompok anggota polisi yang sedang menyisir hutan, untuk menyelidiki tentang laporan dari Abyas dan Suro, kemarin. Para pasukan dari menyelidiki di bawah sinar rembulan, terus menyelidiki setiap melihat ada tempat yang mencurigakan. Hawa dingin serta hambatan dari penghuni hutan Kucing, tidak menyurutkan pasukan polisi tersebut. Pencarian sempat terhenti, beberapa jam karena salah satu pasukannya terkena patokan ular berbisa.

Malam menjelang pagi para pasukan polisi menemukan beberapa rumah tua di dalam hutan, menurut polisi hutan rumah tersebut dulunnya di huni warga saat menggarap lahan di tengah hutan. Setelah hampir satu malam polisi tidak menemukan adanya kehidupan di dalam hutan, termasuk rumah yang di intainya, bahkan anjing pelacak yang di pakai juga belum menemukan adanya tanda-tanda yang mencurigakan.

Polisi yang tadinya menyisir arah utara, dan barat, sekarang mereka berbalik ganti menyisir hutan bagian selatan dari arah batat menuju ke timur, hutan kucing merupakan Hutan yang sangat luas, sehingga memerlukan waktu agak lama untuk melakukan penyidikan. Kalau dulu hutan tersebut mudah di jangkau sekarang banyak ranting yang menghalanginya.

Hampir dua jam para polisi menyisir hutan kucing bagian selatan, sampai mereka menemukan bangunan tua yang masih kokoh, anjing pelacak yang di bawa oleh polisi menuju rumah tersebut, polisi mengatur strategi untuk mengepung rumah tersebut, malam ini penyisiran di pimpin langsung oleh Manggar.

Dewandaru yang masih terjaga dia menyadari jika ada orang yang baru datang, Dewandaru, semakin waspada takut yang datang segerombolan penjahat yang akan melukai mereka.

(kak jangan lupa baca novel Bu Guru Aku Padamu, seru sekali ceritanya l

Terpopuler

Comments

Eka Bundanedinar

Eka Bundanedinar

ketahuan iki ws ndaru siap" kamu

2022-08-13

0

Vita Zhao

Vita Zhao

crazy upnya kak author

2022-05-17

1

Vita Zhao

Vita Zhao

haduh kasian violet dia pasti trauma.
jangan sampai violet jadi gila🥺
ndaru juga kelamaan nyekapnya.

ayo semoga polisi segera menangkap ndaru Dan menyelamatkan violet.
karna percuma saja ndaru menyesal sekarang

2022-05-17

2

lihat semua
Episodes
1 Swasti menemui Widuri.
2 Part 2 Swasti memaksa Abyas untuk menikah lagi.
3 Part 3 Merahasiakan Pernikahan
4 Part 4 Kecurigaan Dewandaru.
5 Part 5 Dewandaru menguntit Abyas dan Widuri.
6 Part 6 Pengakuan Abyas.
7 Part 7 Dewandaru menculik Violet.
8 Part 8 Pencarian Violet.
9 Part 9 Kumbang menghisap madu.
10 Part 10
11 Part 11 Mencari Violet
12 Part 12 Violet dan Dewandaru bertengkar.
13 Part 13 Perdebatan Dewandaru dan Violet
14 Part 14 Pencarian Violet
15 Part 15 Pencarian Violet.
16 Part 16 Menguntit Dewandaru.
17 Part 17 Mencari keberadaan Dewandaru.
18 Part 18 Pencarian Dewandaru
19 Part 19
20 Part 20
21 Part 21 Violet di temukan.
22 Part 22 kedua orang tua Dewandaru terkejut.
23 Part 23 Abyas murka
24 Par 24 Swasti pingsan
25 Part 25 Perut Widuri kram
26 Part 26 Pertemuan Swasti & Dewandaru.
27 Part 27
28 Part 28
29 Part 29
30 PART 30
31 Part 31 Sidang pertama Dewandaru
32 Part 32
33 part 33
34 Part 34
35 part 35
36 Part 36
37 part 37
38 Part 38
39 Part 39
40 Part 40
41 Part 41
42 Part 42
43 Part 43
44 Part 44
45 Part 45
46 Part 46
47 Part 47
48 Part 48
49 Part 49
50 Part 50
51 Part 51
52 Part 52
53 Part 53
54 Part 54
55 Part 55
56 Part 56
57 Part 57
58 Part 58
59 Part 59
60 Part 60
61 Part 61
62 Part 62
63 Part 63
64 Part 64
65 Part 65
66 Part 66
67 Part 67
68 Part 68
69 Part 69
70 Part 70
71 Part 71
72 Part 72
73 Part 73
74 Episode 74
75 part 75
Episodes

Updated 75 Episodes

1
Swasti menemui Widuri.
2
Part 2 Swasti memaksa Abyas untuk menikah lagi.
3
Part 3 Merahasiakan Pernikahan
4
Part 4 Kecurigaan Dewandaru.
5
Part 5 Dewandaru menguntit Abyas dan Widuri.
6
Part 6 Pengakuan Abyas.
7
Part 7 Dewandaru menculik Violet.
8
Part 8 Pencarian Violet.
9
Part 9 Kumbang menghisap madu.
10
Part 10
11
Part 11 Mencari Violet
12
Part 12 Violet dan Dewandaru bertengkar.
13
Part 13 Perdebatan Dewandaru dan Violet
14
Part 14 Pencarian Violet
15
Part 15 Pencarian Violet.
16
Part 16 Menguntit Dewandaru.
17
Part 17 Mencari keberadaan Dewandaru.
18
Part 18 Pencarian Dewandaru
19
Part 19
20
Part 20
21
Part 21 Violet di temukan.
22
Part 22 kedua orang tua Dewandaru terkejut.
23
Part 23 Abyas murka
24
Par 24 Swasti pingsan
25
Part 25 Perut Widuri kram
26
Part 26 Pertemuan Swasti & Dewandaru.
27
Part 27
28
Part 28
29
Part 29
30
PART 30
31
Part 31 Sidang pertama Dewandaru
32
Part 32
33
part 33
34
Part 34
35
part 35
36
Part 36
37
part 37
38
Part 38
39
Part 39
40
Part 40
41
Part 41
42
Part 42
43
Part 43
44
Part 44
45
Part 45
46
Part 46
47
Part 47
48
Part 48
49
Part 49
50
Part 50
51
Part 51
52
Part 52
53
Part 53
54
Part 54
55
Part 55
56
Part 56
57
Part 57
58
Part 58
59
Part 59
60
Part 60
61
Part 61
62
Part 62
63
Part 63
64
Part 64
65
Part 65
66
Part 66
67
Part 67
68
Part 68
69
Part 69
70
Part 70
71
Part 71
72
Part 72
73
Part 73
74
Episode 74
75
part 75

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!