Part 5 Dewandaru menguntit Abyas dan Widuri.

"Assalamu'alaikum." sapa Dewandaru yang sudah berdiri di bengkel.

"Wa'alaikum salam, eh mas Ndaru, kapan balik?" tanya Izar.

"Kemarin Kang," sahut Dewandaru, Dewandaru segera menyalami Izar, lalu Damar dan Suro.

"Mau bantuin kita apa mau jalan?" tanya Suro.

"Mau jalan-jalan sebentar Kang, nanti siang aku bantuin." jawab Dewandaru, menaruh pantatnya di kursi yang ada di bengkel tersebut yang biasa di pakai untuk mereka istirahat atau para pelanggan untuk menunggu.

"Udah punya calon yang bisa diajak kondangan apa belum Mas?" goda Damar.

"Aduh kang, kerja aja belum kok calon, yang ada camat." jawab Dewandaru asal.

"Mas Ndaru mau mencalonkan diri jadi pak camat?" tanya Izar, penasaran.

"Zar, Zar maksud mas Ndaru Camat itu calon mati." sahut Damar yang sudah paham dengan joke Dewandaru.

"Waduh, mas Ndaru, aku belum mau mati, belum cukup sangune." sahut Izar polos.

Mereka berempat tertawa bersama-sama dengan banyolan-banyolannya.

"Aku pamit dulu kang, kasihan mama kalau di tinggal terlalu lama." pamit Dewandaru.

"Alah, biasanya juga mamamu sama Ayahmu juga di tinggal seharian, bukannya Ayahmu masih di rumah?" sahut Suro.

"Lah, bukannya Ayah di luar kota, apa gak pamit sama kalian semua?" tanya balik Dewandaru.

"Enggak tuh, mungkin mendadak, yo wes cepetan jalan-jalan Mas, soal kerjaan serahkan pada kita," sahut Damar percaya diri.

"Assalamu'alaikum, nanti aku kesini lagi." pamit Dewandaru.

"Wa'alaikum salam, hati-hati Mas." sahut mereka bertiga bersamaan.

Dewandaru mengendarai sepeda motor vario menuju pusat perbelanjaan di kota tersebut, Dewandaru pergi ke pusat perbelanjaan karena ingin membeli oleh-oleh buat Gayatri untuk di bawa pulang kampung. Hanya butuh lima belas menit dari bengkel Dewandaru sudah sampai di pusat perbelanjaan Dewandaru, menuju outlet yang menjual pakaian pria remaja, Dewandaru berjalan dengan santai sambil melihat-lihat beberapa outlet yang memajang pakian pria.

Dewandaru saat berjalan melihat sekilas sosok Abyas sedang menggandeng mesra Widuri, hari ini Widuri mememinta Abyas untuk menemaninya melihat peralatan bayi. Dewandaru merasa penasaran sekali dengan sosok wanita yang di gandeng oleh Abyas, Dewandaru berusaha mengikuti Abyas dan Widuri tanpa sepengetahuan Widuri dan Abyas.

"Apa papa selingkuh di belakang mama, gila selera papa wanita seumuranku?" gumam Dewandaru, curiga dan dan kesal sambil mengikuti langkah Abyas dan Widuri. Dewandaru mengikuti Abyas dan Widuri sampai di parkiran, Dewandaru bisa melihat jelas wajah Widuri. Sebenarnya Dewandaru ingin mengikuti Abyas dan Widuri, kemana perginya namun parkiran sepeda motor mereka berdua berada di tempat yang berbeda dan sangat jauh sehingga Dewandaru kehilangan jejak, namun Dewandaru sudah mencatat nomor plat motor yang di pakai oleh Abyas dah Widuri, pasalnya Abyas memakai motor milik Violet.

Dewandaru setelah menguntit Abyas dan Widuri, dia kembali ke outlet untuk membeli baju, selama memilih baju Dewandaru sama sekali tidak bisa konsentrasi, bayangan Widuri dan Abyas yang bergandengan mesra terus berputar-putar di otaknya.

"Aku harus menyelidikinya, sejauh mana papa melakukan perselingkuhan." gumam Dewandaru dalam hati.

Dewandaru setelah memilih dan membayar bajunya dia segera bergegas menuju ke bengkel lagi, Dewandaru berusaha mengorek keterangan dari para karyawan bengkel namun hasilnya nihil, sebab selama ini para karyawan percaya jika Abyas merupakan seorang lelaki yang setia, bertanggung jawab dan sayang kekuarga.

Dewandaru melangkah pergi meninggalkan bengkel tersebut setelah gagal mendapat informasi tentang perselingkuhan Abyas, para pagawai bengkel malah menjelaskan betapa kagumnya mereka pada Abyas.

Merasa tidak puas dengan informasi yang dua dapat Dewandaru, pulang dia bersikap biasa seolah tidak terjadi apa-apa. Di rumah Swasti menyambut hangat Dewandaru yang baru saja masuk rumah.

"Ma, kapan ayah pulang ?" tanya Dewandaru.

"Nanti sore Ayahmu pulang, kenapa kamu sudah kangen ayah?" tanya Swasti.

"Apa ayah sering keluar kota?" tanya Dewandaru lagi.

"Sering, kamu kok berigu tanyanya, kamu sudah kangen banget sama ayah ya." goda Swasti.

"Tentu Mama sayang, siapa yang gak kangen dengan ayahnya." sahut Dewandaru manja.

"Assalamu'alaikum." Abyas mengucap salam.

"Wa'alaikum salam," sahut Dewandaru dan Swasti bersamaan.

Terpopuler

Comments

Eka Bundanedinar

Eka Bundanedinar

awal mula salah paham ini

2022-07-30

0

lihat semua
Episodes
1 Swasti menemui Widuri.
2 Part 2 Swasti memaksa Abyas untuk menikah lagi.
3 Part 3 Merahasiakan Pernikahan
4 Part 4 Kecurigaan Dewandaru.
5 Part 5 Dewandaru menguntit Abyas dan Widuri.
6 Part 6 Pengakuan Abyas.
7 Part 7 Dewandaru menculik Violet.
8 Part 8 Pencarian Violet.
9 Part 9 Kumbang menghisap madu.
10 Part 10
11 Part 11 Mencari Violet
12 Part 12 Violet dan Dewandaru bertengkar.
13 Part 13 Perdebatan Dewandaru dan Violet
14 Part 14 Pencarian Violet
15 Part 15 Pencarian Violet.
16 Part 16 Menguntit Dewandaru.
17 Part 17 Mencari keberadaan Dewandaru.
18 Part 18 Pencarian Dewandaru
19 Part 19
20 Part 20
21 Part 21 Violet di temukan.
22 Part 22 kedua orang tua Dewandaru terkejut.
23 Part 23 Abyas murka
24 Par 24 Swasti pingsan
25 Part 25 Perut Widuri kram
26 Part 26 Pertemuan Swasti & Dewandaru.
27 Part 27
28 Part 28
29 Part 29
30 PART 30
31 Part 31 Sidang pertama Dewandaru
32 Part 32
33 part 33
34 Part 34
35 part 35
36 Part 36
37 part 37
38 Part 38
39 Part 39
40 Part 40
41 Part 41
42 Part 42
43 Part 43
44 Part 44
45 Part 45
46 Part 46
47 Part 47
48 Part 48
49 Part 49
50 Part 50
51 Part 51
52 Part 52
53 Part 53
54 Part 54
55 Part 55
56 Part 56
57 Part 57
58 Part 58
59 Part 59
60 Part 60
61 Part 61
62 Part 62
63 Part 63
64 Part 64
65 Part 65
66 Part 66
67 Part 67
68 Part 68
69 Part 69
70 Part 70
71 Part 71
72 Part 72
73 Part 73
74 Episode 74
75 part 75
Episodes

Updated 75 Episodes

1
Swasti menemui Widuri.
2
Part 2 Swasti memaksa Abyas untuk menikah lagi.
3
Part 3 Merahasiakan Pernikahan
4
Part 4 Kecurigaan Dewandaru.
5
Part 5 Dewandaru menguntit Abyas dan Widuri.
6
Part 6 Pengakuan Abyas.
7
Part 7 Dewandaru menculik Violet.
8
Part 8 Pencarian Violet.
9
Part 9 Kumbang menghisap madu.
10
Part 10
11
Part 11 Mencari Violet
12
Part 12 Violet dan Dewandaru bertengkar.
13
Part 13 Perdebatan Dewandaru dan Violet
14
Part 14 Pencarian Violet
15
Part 15 Pencarian Violet.
16
Part 16 Menguntit Dewandaru.
17
Part 17 Mencari keberadaan Dewandaru.
18
Part 18 Pencarian Dewandaru
19
Part 19
20
Part 20
21
Part 21 Violet di temukan.
22
Part 22 kedua orang tua Dewandaru terkejut.
23
Part 23 Abyas murka
24
Par 24 Swasti pingsan
25
Part 25 Perut Widuri kram
26
Part 26 Pertemuan Swasti & Dewandaru.
27
Part 27
28
Part 28
29
Part 29
30
PART 30
31
Part 31 Sidang pertama Dewandaru
32
Part 32
33
part 33
34
Part 34
35
part 35
36
Part 36
37
part 37
38
Part 38
39
Part 39
40
Part 40
41
Part 41
42
Part 42
43
Part 43
44
Part 44
45
Part 45
46
Part 46
47
Part 47
48
Part 48
49
Part 49
50
Part 50
51
Part 51
52
Part 52
53
Part 53
54
Part 54
55
Part 55
56
Part 56
57
Part 57
58
Part 58
59
Part 59
60
Part 60
61
Part 61
62
Part 62
63
Part 63
64
Part 64
65
Part 65
66
Part 66
67
Part 67
68
Part 68
69
Part 69
70
Part 70
71
Part 71
72
Part 72
73
Part 73
74
Episode 74
75
part 75

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!