Hari ketiga Violet hilang, belum ada tanda-tanda kabar keberadaan Violet, Abyas bekerja sama dengan orang tua Utari, mereka sudah berusaha mencari keberadaan Violet, setelah Abyas dan Widuri melaporkan berita hilangnya Violet di kantor polisi, sampai hari ini masih buntu belum ada informasi yang akurat karena tidak ada CCTV di area depot mi kamboja. Abyas juga sudah berusaha menyelidiki di tempat kerja Widuri, dulu namun hasilnya juga masih nihil, Abyas tidak putus asa dia terus mencari keberadaan Violet.
Kakek Widuri akirnya tahu jika Violet telah di culik, kakek langsung ngedrop. Begitu tahu kakek ngedrop Widuri, segera meminta bantuan tetangganya untuk mengantar ke rumah sakit karena Abyas sedang sibuk dengan pencarian Violet, sedangkan Swasti sudah di antar pulang ke rumahnya sendiri. Widuri dengan di temani tetangganya berada di rumah sakit menunggu kakek yang dalam perawatan, Widuri tidak memberitahu tentang kakek pada Abyas maupun Swasti, Widuri merasa tidak enak karena mereka berdua sudah banyak meringankan hidup Widuri, kakek dan Violet.
Kakek di rawat kamar VVIP, karena kamar kelas biasa sudah penuh, Widuri duduk di samping ranjang kakek yang terbaring lemah. Di saat sedang menunggu kakek, telpon Widuri berdering beberapa kali, di layar terpampang nama Abyas.
"Assalamu'alaikum Yah." sapa Widuri setelah menggeser tombol hijau di layar hand phone-nya.
"Wa'alaikum, rumah kosong kalian ada di rumah sakit mana, kata tetangga kakek ngedrop?" tanya Abyas, cemas, Abyas mengetahui keadaan kakek dari tetangga Widuri.
"Aku di rumah sakit Bintang kejora, ruang pluto." jawab Widuri jujur.
"Baiklah aku segera ke sana, assalamu'alaikum."
"Wa'alaikum salam."
Abyas dan Widuri mengakiri panggilan teleponnya, Abyas terlalu sibuk dengan pencarian Violet, sehingga dia sampai sedikit lupa dengan putranya Dewandaru. Sebelum pergi ke rumah sakit Abyas berusaha menghubungi putranya namun tidak tersambung, Abyas menelpon pakai pulsa jawaban operator berada di luar jangkauan, di Wa hanya centang satu, Abyas tambah gelisah.
Setelah gagal menghubungi Dewandaru, Abyas mengirim pesan ke Widuri, jika dia akan ke rumah sakit setelah membersihkan diri. Abyas segera menuju rumahnya sambil terus menghubungi nomor Dewandaru yang tidak aktif.
Sesampainya di rumah Abyas segera memarkir mobilnya dia segera masuk mencari Swasti, Swasti seperti biasa berada di dalam kamarnya.
"Assalamu'alaikum Ma." sapa Abyas begitu mendapati Swasti di dalam kamar sedang membaca buku.
"Wa'alaikum salam, Yah." sahut Swasti dengan senyum khasnya, sebuah senyuman kedamian itu sebabnya Abyas sangat sulit berpaling, walau akirnya tetap berpaling.
"Ndaru apa ada kabar Ma ?" tanya Abyas.
"Seperti biasa anakmu dari dulu sulit di hubungi," jawab Swasti yang sudah hafal dengan Putra sewayangnya.
"Sesulit apapun Ndaru, di hubungi tidak seperti sekarang, biarpun dia naik gunung paling tidak sehari sekali tetap memberi kabar pada kita kan? entah sekedar kirim pesan." ucap Abyas, cemas.
"Entahlah dari dia pamit sampai sekarang, tidak bisa di hubungi nomornya," keluh Swasti.
"Hah." Abyas menghembuskan nafas kasar.
"Ada kabar tentang Vi?" tanya Swasti, cemas.
Abyas menggeleng kepala lesu, karena sudah sangat capek hati dan pikirannya sudah tidak bisa di ajak kompromi.
"Malam ini, ayah akan menemani Wid, di rumah sakit tadi siang kakek di bawa ke rumah sakit karena, terkejut setelah tahu jika Violet di culik." jelas Abyas.
"Ya Tuhan," jawab Swasti.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 75 Episodes
Comments
Benazier Jasmine
abyas bakal ngamuk sm ndaru sdh menculik violeta
2022-10-25
0
Vita Zhao
hm bahkan gak Ada yg curiga tentang kepergian ndaru Dan hilangnyaa violet itu bersamaan.
2022-05-14
1