Part 16 Menguntit Dewandaru.

Taksi yang di tumpangi oleh Abyas terus mengikuti kemanapun Dewandaru mengemudikan motor CBR-nya. Dewandaru sama sekali tidak menyadari jika ada Abyas di dalam taksi yang mengikutinya karena hati dan pikiran Dewandaru tertuju pada Violet, yang telah di tinggalkannya sendirian di rumah tua.

Sebelum menuju hutan tempat Dewandaru menyekap Violet, Dewandaru membeli nasi bungkus di pinggir jalan, ketika Dewandaru sibuk membeli nasi bungkus Abyas segera ganti taksi agar Dewandaru, tidak curiga, kebetulan ada taksi yang sedang parkir di lokasi dekat Abyas berhenti.

"Pak ikuti motor itu." perintah Abyas pada sopir taksi yang baru.

"Baik pak." sahut sopir taksi.

Dewandaru tanpa merasa curiga dia terus melaju menuju desa yang berada di dekat hutan, di saat Dewandaru masuk jalan kecil menuju hutan, taksi yang di tumpangi Abyas tidak bisa terus mengikutinya karena jalan tersebut tidak bisa di lewati oleh mobil. Dewandaru benar-benar tidak curiga jika ada yang mengikutinya, karena jalan yang biasa Dewandaru, lewati barusan merupakan jalan yang biasa di lewati oleh kendaraan umum termasuk taksi, hanya saja dari jalan desa yang besar untuk menuju hutan masih harus lewat jalan setapak dan hanya sepeda motor yang bisa lewat, serta memakan waktu kurang lebih dua puluh menit dengan sepeda motor.

"Pak, kita ke bengkel Swasti." perintah Abyas, setelah Dewandaru, masuk jalan setapak.

"Baik pak." sahut sang sopir taksi.

Abyas terus memikirkan tentang kebohongan Dewandaru, Abyas segera menelpon nomor Dewandaru namun hasilnya sama dengan hari-hari sebelumnya nomor Dewandaru tidak aktif. Selama dalam perjalanan menuju bengkel Abyas, tetap berusaha tenang, Abyas terus berusaha meneloon dan mengirim pesan pada Dewandaru.

Taksi yang di tumpangi oleh Abyas, sampai di bengkel Swasti, Abyas msduk ke dalam bengkel dalam keadaan gusar, memikirkan kemana perginya Dewandaru, barusan dan mimikirkan tentang Violet, yang belum di ketemukan. Abyas duduk di kursi tempat dia biasa berada sambil melihat buku laporan yang ada di atas meja, namun pikirannya malah melayang, tatapannya kosong walau seprti melihat buku tersebut. Ketiga karyawan Abyas melihat dan saling senggol melihat majikannya yang tidak biasa kusut seperti sekarang ini.

"Bos, ada masalah?" tanya Suro, sudah duduk di depannya.

"Sedikit Kang, kamu longgar Kang?" tanya Abyas serius.

"Kalau, bos mau cerita aku, ada waktu, kebetulan anak dan istriku lagi di rumah orang tuaku," ucap Suro yang paham dengan maksud pertanyaan Abyas.

"Kita, keluar sekarang, ada hal yang ingin aku kerjakan di luar, tapi kita sholat Ashar dulu." ajak Abyas.

"Beres, aku mandi dulu." Suro langsung bangkit berdiri meninggalkan Abyas, yang masih kalut dengan masalahnya.

"Dam, Zar, nanti bengkel kalian tutup aku mau ajak kang Suro, keluar, mau ngecek bengkel lainnya." perintah Abyas pada Izar dan Damar.

"Baik, pak." sahut Damar dan Izar bersamaan.

Abyas segera menuju ruang istirahat, di sana biasanya dia dan karyawannya untuk melepas lelah dan juga untuk melaksanakan ibadah. Abyas dan Suro melaksanakan sholat asyar berjamaah, Suro yang menjadi imam, karena Suro di samping lebih tua dari Abyas, juga lebih tahu soal ilmu agama.

Setelah melaksanakan sholat ashar Suro dengan di bonceng Abyas dengan sepeda motor supra X milik Suro, menuju sebuah warung lesehan yang tidak ramai dan tentunya setiap pengunjung bisa duduk di sebuah gazebo, antara tamu satu dan tamu lainnya agak bejauhan sambil menikmati segarnya udara sore di pinggir sawah.

"Pasti ada hal berat yang membuatmu mengajakku ke sini." tebak Suro, langsung pada inti, begitu sudah duduk di salah satu gazebo paling, sepi.

"Iya Kang, kita pesan dulu makanan dan minuman." ucap Abyas seperti biasa jika sedang keluar dengan karyawannya.

Mereka memesan makanan ringan, dan minuman.

"Beberapa hari ini, aku lihat kamu seperti memiliki masalah yang berat?" tanya Suro mengawali percakapan.

"Kang Suro jangan kaget, jika Aku cerita." pinta Abyas, gusar.

"Tentang istri-istrimu?" tebak Suro "Maaf jika aku lancang, aku tahu jika kamu menikah lagi dua tahun yang lalu, kamu jangan khawatir hanya aku yang tahu." ucap Suro merasa tidak enak.

"Dari mana kang Suro, tahu?" tanya Abyas terkejut dengan ucapan Suro, barusan.

"Aku tahu, karena pak modin di desa istrimu itu kakak iparku, dan waktu kamu melaksanakan akad, aku ada di sana sedang mengantar kakak ipar, aku sengaja sembunyi agar kamu tidak tahu." jelas Suro secara gamblang.

"Ya, aku memang menikah dua tahun lalu, itupun atas permintaan Swasti, dan sekarang masalahnya adik, istriku hilang diculik orang sudah enpat hari ini, belum di ketahui keberadaannya, di tambah Ndaru, bikin ulah barusan Aku membuntuti Ndaru, dia pamit pergi ke luar kota nyatanya dia malah masuk ke hutan kucing, entah apa yang di lakukan bocah itu." keluh Abyas.

"Aku turut priharin, atas hilangnya adik iparmu, yang aku tahu Ndaru anak yang baik, sebagai orang tua kita harus tetap waspada, sebaiknya kita ke hutan kucing, untuk memastikan?" usul Suro.

"Aku, sendiri dari tadi mikir gitu cuma gak mungkin jika aku pergi sendirian, sebenarnya aku takut jika Ndaru, terlibat dengan penjualan obat-obatan terlarang." ucap Abyas.

"Kita, tidak tahu kalau kita menyelidikinya, sebaiknya besok kita bergerak sendiri dulu." nasehat Suro.

"Ya, rencana aku tidak akan melapor ke polisi, jika kecurigaanku ini belum terbukti, aku berharap semoga Ndaru tidak terlibat kriminal apapun." ucap Abyas gelisah.

"Besok, kita selidiki dulu bagaimana? kita jangan menggunakan motor," usul Suro.

"Aku setuju kang." Abyas menyetujui usulan Suro, untuk menyelidiki keberadaan Dewandaru di hutan kucing.

Terpopuler

Comments

Eka Bundanedinar

Eka Bundanedinar

kriminal nyulik violet

2022-08-07

0

Vita Zhao

Vita Zhao

ya kenapa gak langsung ikuti saja ndaru itu pak abyas.
kelamaan nanti ndaru curiga atau malah keburu dibawa pergi sama ndaru si violet.


kak author lebih banyak lagi update dong🥺

2022-05-15

2

lihat semua
Episodes
1 Swasti menemui Widuri.
2 Part 2 Swasti memaksa Abyas untuk menikah lagi.
3 Part 3 Merahasiakan Pernikahan
4 Part 4 Kecurigaan Dewandaru.
5 Part 5 Dewandaru menguntit Abyas dan Widuri.
6 Part 6 Pengakuan Abyas.
7 Part 7 Dewandaru menculik Violet.
8 Part 8 Pencarian Violet.
9 Part 9 Kumbang menghisap madu.
10 Part 10
11 Part 11 Mencari Violet
12 Part 12 Violet dan Dewandaru bertengkar.
13 Part 13 Perdebatan Dewandaru dan Violet
14 Part 14 Pencarian Violet
15 Part 15 Pencarian Violet.
16 Part 16 Menguntit Dewandaru.
17 Part 17 Mencari keberadaan Dewandaru.
18 Part 18 Pencarian Dewandaru
19 Part 19
20 Part 20
21 Part 21 Violet di temukan.
22 Part 22 kedua orang tua Dewandaru terkejut.
23 Part 23 Abyas murka
24 Par 24 Swasti pingsan
25 Part 25 Perut Widuri kram
26 Part 26 Pertemuan Swasti & Dewandaru.
27 Part 27
28 Part 28
29 Part 29
30 PART 30
31 Part 31 Sidang pertama Dewandaru
32 Part 32
33 part 33
34 Part 34
35 part 35
36 Part 36
37 part 37
38 Part 38
39 Part 39
40 Part 40
41 Part 41
42 Part 42
43 Part 43
44 Part 44
45 Part 45
46 Part 46
47 Part 47
48 Part 48
49 Part 49
50 Part 50
51 Part 51
52 Part 52
53 Part 53
54 Part 54
55 Part 55
56 Part 56
57 Part 57
58 Part 58
59 Part 59
60 Part 60
61 Part 61
62 Part 62
63 Part 63
64 Part 64
65 Part 65
66 Part 66
67 Part 67
68 Part 68
69 Part 69
70 Part 70
71 Part 71
72 Part 72
73 Part 73
74 Episode 74
75 part 75
Episodes

Updated 75 Episodes

1
Swasti menemui Widuri.
2
Part 2 Swasti memaksa Abyas untuk menikah lagi.
3
Part 3 Merahasiakan Pernikahan
4
Part 4 Kecurigaan Dewandaru.
5
Part 5 Dewandaru menguntit Abyas dan Widuri.
6
Part 6 Pengakuan Abyas.
7
Part 7 Dewandaru menculik Violet.
8
Part 8 Pencarian Violet.
9
Part 9 Kumbang menghisap madu.
10
Part 10
11
Part 11 Mencari Violet
12
Part 12 Violet dan Dewandaru bertengkar.
13
Part 13 Perdebatan Dewandaru dan Violet
14
Part 14 Pencarian Violet
15
Part 15 Pencarian Violet.
16
Part 16 Menguntit Dewandaru.
17
Part 17 Mencari keberadaan Dewandaru.
18
Part 18 Pencarian Dewandaru
19
Part 19
20
Part 20
21
Part 21 Violet di temukan.
22
Part 22 kedua orang tua Dewandaru terkejut.
23
Part 23 Abyas murka
24
Par 24 Swasti pingsan
25
Part 25 Perut Widuri kram
26
Part 26 Pertemuan Swasti & Dewandaru.
27
Part 27
28
Part 28
29
Part 29
30
PART 30
31
Part 31 Sidang pertama Dewandaru
32
Part 32
33
part 33
34
Part 34
35
part 35
36
Part 36
37
part 37
38
Part 38
39
Part 39
40
Part 40
41
Part 41
42
Part 42
43
Part 43
44
Part 44
45
Part 45
46
Part 46
47
Part 47
48
Part 48
49
Part 49
50
Part 50
51
Part 51
52
Part 52
53
Part 53
54
Part 54
55
Part 55
56
Part 56
57
Part 57
58
Part 58
59
Part 59
60
Part 60
61
Part 61
62
Part 62
63
Part 63
64
Part 64
65
Part 65
66
Part 66
67
Part 67
68
Part 68
69
Part 69
70
Part 70
71
Part 71
72
Part 72
73
Part 73
74
Episode 74
75
part 75

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!