Widuri menyambut kedatangan Swasti dan Abyas dengan perasaan tidak enak, karena merasa mengganggu waktu mereka, mereka duduk di kursi yang ada di teras depan sengaja tidak masuk rumah karena takut kakek mendengar percakapan mereka.
"Bagaimana semua ini bisa terjadi Dik?" tanya Swasti cemas.
"Saya gak tahu mbak, selama ini kami selalu aman, dan ini juga pertama kalinya Violet, hilang bertahan-tahun kami hidup bersama ya baru kali ini Violet pergi tanpa kabar." jawab Widuri, jujur.
"Kita lapor polisi." usul Swasti.
"Kita belum bisa lapor polisi kehilangan karena belum ada dua kali dua puluh empat jam, aku akan berusaha mencari Vi, kalian di rumah." ucap Abyas, setelah melakukan beberapa panggilan dengan beberapa teman-temannya untuk di mintai bantuan.
"Baik, Yah, aku di sini menemani Wid." sahut Swasti.
"Terima kasih Ma, kalian jaga diri baik-baik." pesan Abyas.
Abyas pamit, sebelum pergi tidak lupa Abyas mencium kedua istrinya, Abyas pergi menggunakan mobil, Abyas terus berusaha menghubungi beberapa rekan-rekannya untuk menemaninya mengintai tempat Widuri dulu bekerja. Beberapa jam mereka berada di lokasi, namun sama sekali tidak menemukan apapun tanda-tanda yang mencurigakan.
Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam Abyas memilih pulang ke rumah Widuri, karena Swasti juga masih berada di sana.
Widuri dan Swasti pindah tempat mereka berdua beristirahat di dalam kamar Widuri, karena Widuri yang sedang hamil mudah sedikit tidak sehat, Swasti berkali-kali berusaha menghubungi Dewandaru, namun tidak ada jawaban sama sekali bahkan ponselnya mati. Swasti mulai gelisah naluri hati seorang ibu memang tidak bisa di bohongi.
"Mbak, ada apa?" tanya Widuri pada Swasti.
"Perasaanku tidak enak Wid, entahlah semenjak kepergian Ndaru, tadi siang perasaanku terasa sangat nyeri, apalagi sekarang di tambah Violet, telah hilang." ungkap Swasti jujur, semenjak mereka menjadi keluarga Swasti sangat menyayangi Violet, sebagaimana dia menyayangi Dewandaru.
"Ndaru, juga pergi? pergi ke mana mbak?" tanya Widuri penasaran.
"Tadi siang dia pamit ke rumah temannya, ke luar kota, katanya temannya ada tugas mendadak, dan minta bantuan Dewandaru, jekasnya gimana aku gak tau Wid." ucap Swasti gelisah.
"Mungkin batreinya habis, lupa tidak di cas, bukankah biasanya begitu mbak." ucap Widuri, berusaha tenang.
"Ya, seperti itu memang sudah biasa namun, entah kali ini perasaanku tidak enak sekali Wid."
"Semoga Ndaru, baik-baik saja mbak." ucap Widuri.
"Semoga, kira-kira siapa ya, yang menculik Violet?" tanya Swasti.
"Entahlah mbak, saya sendiri tidak tahu, pikiran saya buntu." sahut Widuri.
"Kita berdoa semoga Violet segera ditemukan."
Antara Swasti dan Widuri, saling menguatkan satu sama lain, dari luar terdengar suara deru mobil Abyas sedang memasuki halaman rumah Widuri.
"Ayah, sudah datang semoga membawa kabar baik." ucap Swasti.
Abyas mengucap Salam, dia langsung menuju kamar Widuri.
"Bagaimana Yah ?" tanya Swasti penasaran.
"Belum asa kabar," sahut Abyas lesu.
"Astaqfirullah hal'adzim." ucap Swasti dan Widuri.
"Kita, pulang sekarang Ma," ajak Abyas.
"Kalau kita pulang bagaimana, dengan Wid, keadaannya kurang baik, kita temani di sini gak baik meninggalkan Wid, sendirian apalagi Wid, lagi hamil muda." ucap Swasti.
"Gak apa-apa mbak dan Ayah, pulang saja, aku bisa jaga diri." Widuri berusaha menolak halus.
"Kami tetap di sini, kami tidak akan membiarkan kamu sendirian dalam keadaan begini." ucap Swasti.
"Baiklah, kalian tidur di kamar ini aku tidur di luar, ada apa-apa aku di luar, Ma," Abyas menyetujui ucapan Swasti "Ma, dari tadi Ayah berusaha menghubungi Ndaru kok gak di angkat kenapa ya?" tanya Abyas.
"Mama juga berusaha menghubungi Ndaru, dan hasilnya juga nihil, dua pergi dengsn siaos juga tidak ngomong ke mama, anak kita kali ini aneh pa." ucap Swasti.
"Baiklah, ayah akan coba hubungi Ndaru lagi, kalian istirahat saja." perintah Abyas.
Abyas segera meninggalkan Widuri dan Swasti yang berada di kamar Widuri, Abyas memilih beristirahat di ruang tamu, sedang Widuri dan Swasti beristirahat di kamar Widuri, Abyas terus berusaha mencari informasi tentang Violet.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 75 Episodes
Comments
Vita Zhao
ayo ndaru bawa violet pulang kasian dia
2022-05-12
0