BAB 20 Memasak

Hari yang sangat melelahkan untuk Ratu , ia seperti pelayan yang siap sedia diperintah ini dan itu oleh Raja.

Memang berkencan sih tapi sedikit memaksa, dan pada akhirnya dia tetap saja mengerjai Gita (Ratu).

Sebenarnya Raja Deon itu Raja yang sempurna dari segi fisik menurut Gita, tapi Raja Deon tetaplah Raja yang menyebalkan. ia hanya menyelesaikan misi ia tak boleh meninggalkan hatinya disini, lagipula Deon memang seharusnya milik Ratu Anggrek.

Gita bermimpi bertemu Ratu Anggrek lagi, Ratu mengucapkan terimakasih karna Gita bisa melewati 1 misinya, tinggal 1 misi lagi. Ratu berpesan agar ia selalu berhati-hati dan selalu memakai cincin ajaibnya.

Saat ia bangun, ia sedikit tersenyum dan menyemangati diri sendiri bahwa ia akan segera pulang. 

"Ya .. sepertinya memang Deon sekarang mulai suka sama gue, eh anggrek maksud gue, ayolah tinggal satu misi lagi, gue pasti bisa, semangat Gita..!" Gumam Gita dalam hati

Untuk misi ke 2 ini lebih rumit, karena banyak pihak terlibat di dalamnya, mereka juga bisa berlaku sadis , karena ini dunia komik Gita berusaha meyakinkan dirinya untuk tidak ragu menggunakan pedangnya. jika pun ada yang mati di tangannya itu hanya karena dia membela diri dan ini hanya dunia komik.

"Sani, ayo kita ke dapur istana lagi..!" Ucap Ratu

"Emm.. lagi ratu?" Tanya Sani meyakinkan

"Tentu saja, memangnya kenapa?"  Tanya Ratu

"Bukankah koki istana sudah bisa membuat Burger, biar nanti makanannya diantar saja kesini Ratu." Jawab Sani

"Tidak, aku menginginkan makanan yang lain, ayo…!" Ratu melangkah pergi dan disusul Sani dari belakang

Saat tiba di Dapur istana,

"Salam yang mulia, apakah anda membutuhkan sesuatu?"

Tanya koki istana

"Ah tidak, aku hanya ingin meminjam dapurmu, aku ingin memasak." Jawab Ratu

"Silahkan yang mulia.." koki istana merasa senang ia berharap bisa memakan masakan sang Ratu

Gita merasa rindu dengan makanan kesukaan ibunya, ia membuat Martabak telur dan Martabak manis tentu dengan resep yang sering dia buat dengan ibunya dan itu resep spesial.

Setelah martabak itu siap, Sani pun menyiapkan perlengkapan piknik, memasukan beberapa porsi martabak juga tak lupa minuman segar nya, Ratu pun pergi.

"Bukankah ini terlalu sederhana?, aku juga bisa membuatnya" ucap sang koki sambil menatap martabak itu dengan seksama

"Kalau anda tidak mau, buat saya saja tuan." Ucap salah satu pelayan dapur yang begitu menginginkannya

"Tunggu, biar aku coba dulu." Ucap sang koki

Tapi asisten pelayan, langsung mengambilnya dan memakan terlebih dahulu dan membagikan makanan itu kepada pelayan lain,

koki istana itu merasa kesal dan ia hanya kebagian 1 potong martabak manis dan setengah potong martabak asin.

"Bukankah anda bilang bisa membuatnya, ya sudah buat saja lagi, aku hanya penasaran dengan makanan yang mulia Ratu." Ucap asisten koki itu sambil mengunyah martabak

"Eemm.. enaknya, , empuk manis.. ini gurih rasanya sedikit pedas tapi enak dan telurnya empuk juga… kenapa aku hanya kebagian sedikit." Keluh koki dalam hatinya.

Saat koki menatap tajam kepada para pelayan yang menghabiskan makanan itu, mereka hanya menunduk.

Saat Gita (Ratu) menikmati makanannya di pinggir danau dan lagi-lagi raja Deon datang, ia pun harus membagi makanannya lagi.

"Kenapa kau selalu saja datang disaat aku sedang piknik disini?" Keluh Ratu

Deon hanya tersenyum.

"Sani, tetaplah duduk disini, anggap saja dia tidak ada..! (menunjuk pada Raja Deon)" perintah Ratu

Sani yang tidak berani pada Rajanya itu,

"Emm.. sebaiknya saya menunggu disebelah sana saja Ratu." Sani melangkah pergi

"Sebaiknya aku membiarkan mereka lebih dekat, bukankah ini lebih baik, dulu aku sering sekali merasa kasihan pada Ratu yang menangis merindukan Raja, syukurlah sekarang baik baik saja." Gumam Sani dalam hati ia tersenyum senang

Sekarang Raja Deon sudah mulai memperlihatkan perasaan sukanya terhadap Ratu hingga ia bertingkah manis,

"Bolehkah aku memakan makanan ini?" Tanya Raja Deon

"Jika aku bilang tidak pun , kamu pasti tetap memakannya." Jawab Ratu ketus

Mereka Pun makan bersama,

"Kau selalu memakan makanan aneh, tapi rasanya enak." Ucap Deon sambil memakan martabak itu dengan cepat

"Uhuk… uhuk.." Raja Deon tersedak

"Minumlah…!" Ratu memberikan air minum

"Bukankah itu bukan cara makan yang baik, kau ini Raja bukan, makan seperti orang kelaparan saja." Gita (Ratu) mengomel

"Memang aku sedang lapar, ahh.. iya aku hampir lupa kita berangkat ke Desa perbatasan siang ini." jawab Raja sambil mengunyah makanannya.

"Baiklah, setelah selesai makan aku akan bersiap-siap." Jawab Ratu

Tapi Gita (Ratu) masih saja ingin menjahili Deon,

Ratu memberi saus yang banyak ditengah martabak itu, sehingga Deon merasa kepedasan.

"Hahahaha… kena kau." Ucap Ratu sambil tertawa

Raja menatap Ratu dengan tajam, ia meminum banyak sekali air untuk menghilangkan rasa pedas.

"Jangan kau ulangi lagi, untuk kali ini aku memaafkanmu." Ucap Raja dengan tatapan tajamnya

Dan lagi-lagi mereka menghabiskan waktu bersama, karena masih ada waktu sebelum pergi ke perbatasan Ratu memilih pergi ke perkebunan untuk memetik beberapa buah-buahan, dan tentu saja yang memanjat pohon itu Deon.

"Yang itu, yang besar dan sudah matang Deon..!" Ratu berteriak

"Iya baiklah, aku akan memanjat lebih tinggi lagi." Ucap Raja Deon

Saat Deon mendapatkan buah yang diinginkan Ratu, Ratu kegirangan dan langsung memakannya.

"Segarnya .. " ucap Ratu

Hujan turun, tapi Ratu malah bermain air dan hujan-hujanan. dengan seperti itu ia berharap rasa sedihnya luntur dengan air hujan ini, ia bahkan bisa menangis tanpa ada orang yang tahu dikala hujan datang.

Ratu berlarian kesana kemari menikmati hujan, Sani yang mengejar sedari tadi sambil membawa payung dan Deon yang tersenyum melihat tingkah Sang Ratu.

"Ratu, jangan main air nanti Ratu sakit, mari kita kembali..!" Sani terus berteriak sambil mengejar Ratu dengan payungnya

Setelah lelah berlari dan mulai kedinginan, Ratu kembali ke paviliunnya.

Raja begitu mengkhawatirkan Sang Ratu, setelah ia berganti pakaian ia bergegas ke paviliun Ratu Anggrek.

karena Ratu cukup lama bermain hujan, ia pun sakit demam.

"Sani, apakah Ratu baik-baik saja?" Tanya Deon

"Ratu sakit yang mulia, yang mulia Ratu sepertinya demam." Jawab Sani

"Panggilkan tabib istana..!" Perintah Raja

"Baik yang mulia, tapi…" Saat Sani ingin menjelaskan

"Panggilkan cepat!" Perintah Raja dengan paniknya

"Baik…" Sani pun pergi

Raja masuk dengan tergesa-gesa,, ternyata Ratu sedang berbaring dengan dikompres air hangat di keningnya, Raja menghampiri dan duduk disebelahnya.

"Kamu membuatku khawatir Anggrek" Raja mencoba mengecek demam Ratu dengan meraba keningnya,

"Panas, dia benar-benar sakit, aku harus menjaganya disini, kemana tabib itu? Kenapa belum datang juga?" Keluh Raja Deon kesal

Tabib pun datang dan memeriksa Ratu, ia menggunakan terapi akupunturnya untuk meredakan rasa nyeri sang Ratu.

Saat Sani ingin menjelaskan pada Raja kalau Ratu takut jarum.

"Tunggulah diluar..!" Raja menyuruh Sani keluar

"Bagaimana ini? Ratu pasti terkejut dan ketakutan kalau ia sampai tahu, tabib itu benar-benar menyebalkan, dia masih menggunakan jarum kebanggaannya itu meski tahu ratu pasti tidak mau." Sani merasa gelisah dan kesal

Dan benar saja terdengar teriakan Ratu,

"Jarum…. Ahh tidak, astaga lepaskan jarum ini dari tubuhku..!" Teriak Ratu

Karena ia melihat dengan jelas jarum itu menusuk di tangannya ia pingsan karena ketakutannya itu.

"Ratu…" Sani masuk tanpa permisi

"Bukankah kau tau Ratu takut dengan jarum mu, kenapa kau masih saja melakukannya?" Sani memarahi tabib istana itu

"Apa?" Raja terkejut

Raja Pun sama memarahi tabib itu, dan memintanya meresepkan obat saja untuk Ratu.

Selama Ratu sakit, Raja Deon ikut merawatnya, dia membatalkan rencananya untuk pergi.

Bersambung...

...Jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara like ,komen dan vote setelah membaca....

...TERIMAKASIH :)...

Terpopuler

Comments

Ayu Dani

Ayu Dani

curiga bunting nih c ratu

2024-06-09

0

• リムル・テンペスト • Bisa panggil Am

• リムル・テンペスト • Bisa panggil Am

Jika aku menjadi karakter tambahan pasti aku mengikut Gita yg dari dunia lain bermain hujan^^...tapi aku sedar itu cuma khayalan ku dah sebatas beda dunia;).

2022-12-25

2

Teh icha

Teh icha

maksih ... mood boster banget

2022-10-18

2

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 Masuk ke dunia komik
2 BAB 2 Racun
3 BAB 3 Pertemuan
4 BAB 4 Wabah Penyakit
5 BAB 5 Strategi
6 BAB 6 Kedatangan Selir Mey
7 BAB 7 Mata-mata
8 BAB 8 BENGKAK
9 BAB 9 Saling mengejek
10 BAB 10 Tamu tak diundang
11 BAB 11 Ular
12 BAB 12 Hati yang bingung
13 BAB 13 Kunjungan sang paman
14 BAB 14 Satu kamar
15 BAB 15 Canggung
16 BAB 16 Malam terakhir menginap
17 BAB 17 Dapur istana
18 BAB 18 Jebakan selir mey
19 BAB 19 Kejahilan
20 BAB 20 Memasak
21 BAB 21 Menginterogasi
22 BAB 22 Kedatangan selir Mey
23 BAB 23 Pergi ke desa perbatasan
24 BAB 24 Si Putih
25 BAB 25 Pangeran Ceng
26 BAB 26 Penyerangan
27 BAB 27 Bermain bersama
28 BAB 28 Selir Janie
29 BAB 29 Kembali
30 BAB 30 Kekesalan sang tabib
31 BAB 31 Buku yang terbakar
32 BAB 32 Rencana selir Mey
33 BAB 33 Kesembuhan Si Putih
34 BAB 34 Rasa Bersalah
35 BAB 35 Di danau
36 BAB 36 Kebahagiaan ibu suri
37 BAB 37 Ratu Hamil
38 BAB 38 Ngidam yang dibuat-buat
39 BAB 39 Memandikan si Putih
40 BAB 40 Ditemani Raja Deon
41 BAB 41 Keperluan Mendesak
42 BAB 42 Kegelisahan
43 Bab 43 Pencuri
44 BAB 44 Surat Rahasia
45 BAB 45 Gas beracun
46 BAB 46 Ibu Suri bertindak
47 BAB 47 Masuk penjara
48 BAB 48 Perasaan Sani
49 BAB 49 Memohon
50 BAB 50 Aksi bunuh diri
51 BAB 51 Selir Mey dibawa ke paviliunnya
52 BAB 52 Surat
53 BAB 53 Surat 2
54 BAB 54 Kedatangan
55 BAB 55 Kerinduan
56 BAB 56 Hari eksekusi
57 BAB 57 Keberuntungan
58 BAB 58 Wangi ketiak
59 BAB 59 Kerepotan
60 BAB 60 Satu misi selesai
61 BAB 61 Ratu kelelahan
62 BAB 62 Pendarahan
63 BAB 63 Satu syarat
64 BAB 64 jalan-jalan
65 BAB 65 Ditemani Ibu Suri
66 BAB 66 Nafsu makan
67 BAB 67 Terasa geli
68 BAB 68 Demi buah mangga
69 BAB 69 Korban Ratu
70 BAB 70 Menanti
71 BAB 71 Kontraksi
72 BAB 72 Keputus asaan
73 BAB 73 Drama menyusui
74 BAB 74 Raja Cemas
75 BAB 75 Giliran sang selir
76 BAB 76 Ternyata bayi perempuan
77 BAB 77 Cemburu
78 BAB 78 Menengok cucu
79 BAB 79 Keputusan Rizad
80 BAB 80 Keputusan yang sulit
81 BAB 81 Berkeliling
82 BAB 82 Tingkah Mey yang aneh
83 BAB 83 baby blues
84 BAB 84 Nakal
85 BAB 85 Pengertian pangeran kecil
86 BAB 86 Tangisan horor
87 BAB 87 Tak sengaja bertemu
88 BAB 88 Kematian
89 BAB 89 Kembali, season 1 tamat
90 Season 2 Menemani sang papah
91 Bertemu 3 cowok aneh
92 Rencana Baskoro
93 Rekomendasi novel
94 Belanja itu melelahkan
95 Acara makan malam
96 Ke kampus bersama
97 Dikerjain sampai sakit
98 Bos Muda
99 Kado Misterius
100 Mengunjungi Kantor Papah
101 Kekesalan Reza
102 Penampilan Baru
103 Hari Ke 2 Bekerja
104 Reza Tak Percaya
105 Kepulangan Angga
106 Perampokan
107 Mimpi
108 Reza cemburu?
109 Masa Lalu Angga
110 Persaingan
111 Wajah Pucat Reza
112 Takut
113 Reza Sakit
114 Wina Berulah Lagi
115 Copet Yang Sedang Sial
116 Rumah Gita
117 Main Game
118 Fitnah
119 Terbongkar
120 Mulai Bersikap Manis
121 Saling Pukul
122 Dibedakin
123 Tonjokan Peringatan
124 Diterima
125 Ribetnya Gita
126 Cemburu Buta
127 Status Baru
128 Rencana Ina
129 Titik Terang
130 Musyawarah
131 Meminta Maaf
132 Terusik Lagi
133 Perubahan Gita
134 Cincin
135 Luka Kirana
136 PDKT
137 Kekonyolan Angga
138 Kirana Di Rumah Reza
139 Pertanyaan Kirana
140 Rasa Penasaran
141 Mirip Angga
142 Persiapan Gita
143 Seperti Sepasang Kekasih
144 Tentang Kirana
145 Waspadanya Reza
146 Gugup
147 Acara Penting
148 Perubahan Jani
149 Namanya Kirana
150 Gita ketiduran lagi
151 Rahasia Yang Dibongkar
152 Mencari Kirana
153 Kemarahan Aldi
154 Disembunyikan
155 Mata-Mata
156 Naik Motor
157 Kejahilan Gita
158 Keanehan Aldi
159 Mau Marah Tapi Sayang
160 Pencopet
161 Angga Pingsan
162 Mimpi
163 Membuntuti Aldi
164 Semangat Gita
165 Menyamar
166 Berhasil Membawa Kirana
167 Maya Hilang
168 Maya Dikantor Polisi
169 Bertemu Andra Dan Dafa
170 Mengunjungi Aldi
171 Mencari Petunjuk
172 Jani Akhirnya Pulang
173 Makan Bersama
174 Lomba Lari
175 Bertamu Ke Rumah Dafa
176 Kejutan Untuk Reza
177 Permintaan Reza
178 Amplop Coklat
179 Sadar
180 Sosok Kirana
181 Mangsa Angga
182 Kaget Sendiri
183 Jani Penasaran
184 Gaun Pesta
185 Memanfaatkan Keadaan
186 Diketahui Kirana
187 Jawaban Tak Terduga
188 Menunggu Ibunya
189 Numpang Sarapan
190 Kenyataan Yang Menyedihkan
191 Donor Darah
192 Perkataan Dafa
193 Ulang Tahun Gita
194 Ada Yang Pingsan
195 Tak Menyangka
196 Gita Kecewa
197 Menghibur Gita
198 Rencana Gita
199 Melepas Kepergian Angga
200 Perubahan Nisa
201 Bayi Siapa?
202 Merawat Bayi (Mengenang)
203 Keinginan Dafa
204 Menengok Jani
205 Cemburu
206 Liburan Yang Memalukan
207 Janji Kelingking
208 Jaga Mata, Jaga Hati
209 Bocah Nakal
210 Siapa yang ulang tahun?
211 Tidak Fokus
212 Ramen Pelampiasan
213 Ulah Dafa
214 Mengkhawatirkan Dafa
215 Bergetar Lalu Kecewa
216 Seperti Ikan Louhan
217 Masih Tentang Kegalauan Angga
218 Ke Bali
219 Bersayap?
220 Kaki Yang Lemas
221 Angga Baru Sadar
222 Suara Wanita?
223 Menjelang Hari H
224 Kegagalan Reza
225 Kebahagiaan
226 # Berjamaah
227 # Pernikahan Dua Pasang Pengantin
228 # Kehamilan Anggita
229 # Dua Bayi
230 # Gea Dan Gio
231 Pengumuman Dan Promosi
232 Novel squel, Gea & Gio telah up
Episodes

Updated 232 Episodes

1
BAB 1 Masuk ke dunia komik
2
BAB 2 Racun
3
BAB 3 Pertemuan
4
BAB 4 Wabah Penyakit
5
BAB 5 Strategi
6
BAB 6 Kedatangan Selir Mey
7
BAB 7 Mata-mata
8
BAB 8 BENGKAK
9
BAB 9 Saling mengejek
10
BAB 10 Tamu tak diundang
11
BAB 11 Ular
12
BAB 12 Hati yang bingung
13
BAB 13 Kunjungan sang paman
14
BAB 14 Satu kamar
15
BAB 15 Canggung
16
BAB 16 Malam terakhir menginap
17
BAB 17 Dapur istana
18
BAB 18 Jebakan selir mey
19
BAB 19 Kejahilan
20
BAB 20 Memasak
21
BAB 21 Menginterogasi
22
BAB 22 Kedatangan selir Mey
23
BAB 23 Pergi ke desa perbatasan
24
BAB 24 Si Putih
25
BAB 25 Pangeran Ceng
26
BAB 26 Penyerangan
27
BAB 27 Bermain bersama
28
BAB 28 Selir Janie
29
BAB 29 Kembali
30
BAB 30 Kekesalan sang tabib
31
BAB 31 Buku yang terbakar
32
BAB 32 Rencana selir Mey
33
BAB 33 Kesembuhan Si Putih
34
BAB 34 Rasa Bersalah
35
BAB 35 Di danau
36
BAB 36 Kebahagiaan ibu suri
37
BAB 37 Ratu Hamil
38
BAB 38 Ngidam yang dibuat-buat
39
BAB 39 Memandikan si Putih
40
BAB 40 Ditemani Raja Deon
41
BAB 41 Keperluan Mendesak
42
BAB 42 Kegelisahan
43
Bab 43 Pencuri
44
BAB 44 Surat Rahasia
45
BAB 45 Gas beracun
46
BAB 46 Ibu Suri bertindak
47
BAB 47 Masuk penjara
48
BAB 48 Perasaan Sani
49
BAB 49 Memohon
50
BAB 50 Aksi bunuh diri
51
BAB 51 Selir Mey dibawa ke paviliunnya
52
BAB 52 Surat
53
BAB 53 Surat 2
54
BAB 54 Kedatangan
55
BAB 55 Kerinduan
56
BAB 56 Hari eksekusi
57
BAB 57 Keberuntungan
58
BAB 58 Wangi ketiak
59
BAB 59 Kerepotan
60
BAB 60 Satu misi selesai
61
BAB 61 Ratu kelelahan
62
BAB 62 Pendarahan
63
BAB 63 Satu syarat
64
BAB 64 jalan-jalan
65
BAB 65 Ditemani Ibu Suri
66
BAB 66 Nafsu makan
67
BAB 67 Terasa geli
68
BAB 68 Demi buah mangga
69
BAB 69 Korban Ratu
70
BAB 70 Menanti
71
BAB 71 Kontraksi
72
BAB 72 Keputus asaan
73
BAB 73 Drama menyusui
74
BAB 74 Raja Cemas
75
BAB 75 Giliran sang selir
76
BAB 76 Ternyata bayi perempuan
77
BAB 77 Cemburu
78
BAB 78 Menengok cucu
79
BAB 79 Keputusan Rizad
80
BAB 80 Keputusan yang sulit
81
BAB 81 Berkeliling
82
BAB 82 Tingkah Mey yang aneh
83
BAB 83 baby blues
84
BAB 84 Nakal
85
BAB 85 Pengertian pangeran kecil
86
BAB 86 Tangisan horor
87
BAB 87 Tak sengaja bertemu
88
BAB 88 Kematian
89
BAB 89 Kembali, season 1 tamat
90
Season 2 Menemani sang papah
91
Bertemu 3 cowok aneh
92
Rencana Baskoro
93
Rekomendasi novel
94
Belanja itu melelahkan
95
Acara makan malam
96
Ke kampus bersama
97
Dikerjain sampai sakit
98
Bos Muda
99
Kado Misterius
100
Mengunjungi Kantor Papah
101
Kekesalan Reza
102
Penampilan Baru
103
Hari Ke 2 Bekerja
104
Reza Tak Percaya
105
Kepulangan Angga
106
Perampokan
107
Mimpi
108
Reza cemburu?
109
Masa Lalu Angga
110
Persaingan
111
Wajah Pucat Reza
112
Takut
113
Reza Sakit
114
Wina Berulah Lagi
115
Copet Yang Sedang Sial
116
Rumah Gita
117
Main Game
118
Fitnah
119
Terbongkar
120
Mulai Bersikap Manis
121
Saling Pukul
122
Dibedakin
123
Tonjokan Peringatan
124
Diterima
125
Ribetnya Gita
126
Cemburu Buta
127
Status Baru
128
Rencana Ina
129
Titik Terang
130
Musyawarah
131
Meminta Maaf
132
Terusik Lagi
133
Perubahan Gita
134
Cincin
135
Luka Kirana
136
PDKT
137
Kekonyolan Angga
138
Kirana Di Rumah Reza
139
Pertanyaan Kirana
140
Rasa Penasaran
141
Mirip Angga
142
Persiapan Gita
143
Seperti Sepasang Kekasih
144
Tentang Kirana
145
Waspadanya Reza
146
Gugup
147
Acara Penting
148
Perubahan Jani
149
Namanya Kirana
150
Gita ketiduran lagi
151
Rahasia Yang Dibongkar
152
Mencari Kirana
153
Kemarahan Aldi
154
Disembunyikan
155
Mata-Mata
156
Naik Motor
157
Kejahilan Gita
158
Keanehan Aldi
159
Mau Marah Tapi Sayang
160
Pencopet
161
Angga Pingsan
162
Mimpi
163
Membuntuti Aldi
164
Semangat Gita
165
Menyamar
166
Berhasil Membawa Kirana
167
Maya Hilang
168
Maya Dikantor Polisi
169
Bertemu Andra Dan Dafa
170
Mengunjungi Aldi
171
Mencari Petunjuk
172
Jani Akhirnya Pulang
173
Makan Bersama
174
Lomba Lari
175
Bertamu Ke Rumah Dafa
176
Kejutan Untuk Reza
177
Permintaan Reza
178
Amplop Coklat
179
Sadar
180
Sosok Kirana
181
Mangsa Angga
182
Kaget Sendiri
183
Jani Penasaran
184
Gaun Pesta
185
Memanfaatkan Keadaan
186
Diketahui Kirana
187
Jawaban Tak Terduga
188
Menunggu Ibunya
189
Numpang Sarapan
190
Kenyataan Yang Menyedihkan
191
Donor Darah
192
Perkataan Dafa
193
Ulang Tahun Gita
194
Ada Yang Pingsan
195
Tak Menyangka
196
Gita Kecewa
197
Menghibur Gita
198
Rencana Gita
199
Melepas Kepergian Angga
200
Perubahan Nisa
201
Bayi Siapa?
202
Merawat Bayi (Mengenang)
203
Keinginan Dafa
204
Menengok Jani
205
Cemburu
206
Liburan Yang Memalukan
207
Janji Kelingking
208
Jaga Mata, Jaga Hati
209
Bocah Nakal
210
Siapa yang ulang tahun?
211
Tidak Fokus
212
Ramen Pelampiasan
213
Ulah Dafa
214
Mengkhawatirkan Dafa
215
Bergetar Lalu Kecewa
216
Seperti Ikan Louhan
217
Masih Tentang Kegalauan Angga
218
Ke Bali
219
Bersayap?
220
Kaki Yang Lemas
221
Angga Baru Sadar
222
Suara Wanita?
223
Menjelang Hari H
224
Kegagalan Reza
225
Kebahagiaan
226
# Berjamaah
227
# Pernikahan Dua Pasang Pengantin
228
# Kehamilan Anggita
229
# Dua Bayi
230
# Gea Dan Gio
231
Pengumuman Dan Promosi
232
Novel squel, Gea & Gio telah up

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!