Sekolahan tampak heboh, pasalnya saat ini Prince datang ke sekolah dengan membonceng wanita cantik.Banyak mata yang penasaran dengan sosok wanita yang dibonceng oleh prince, Nampak prince sangat memperhatikan wanita itu saat dia membuka Helm-nya.
“Liat, fans mu Prince” gerutu Cessa saat prince membantuny a membukakan Helm.
“Nanti mereka juga akan tau, kamu kan masuk ke kekelas yang sama denganku” balas Prince cuek. “Ayo aku antarkan keruangan guru” lanjut prince lagi.
“Gak gue mau kekamar mandi dulu ngelepas celana ini” Cessa menunjuk celana olahraga rafa yang sedang dia gunakan. Saat gadis itu akan menuju kamar mandi langkah kakinya terhenti karena Rafa lebih dulu merangkulnya dan juga prince secara bersamaan.
“tetap pakai sampai keluar dari ruangan guru” bisik Rafa pada telinga Cessa.
“Tapi__”
“Dosa loh bantah suami” bisik Rafa lagi. Cessa tidak jadi pergi ke kamar mandi, dia dengan terpaksa mematuhi perintah suaminya.
“Dosa gak nyiksa istri sendiri?” gumam Cessa pelan dan hanya dapat di dengar Prince dan Rafa.
“Rafa gak nyiksa kamu Cess, jadi dia gak dosa” prince ikut menambahkan, dengan volume suara yang kecil juga.
“Bagi Cess ini penyiksaan Prince” gerutu Cessa.
Rafa mengelus puncak kepala Cessa dengan lembut, hal itu sempat menjadi kehebohan bagi orang-orang yang sejak tadi memperhatikan rafa dan prince.
“Pahala mau mendengarkan ucapan suami” ucap Rafa.
Cessa hanya menunduk malu mendengar ucapan rafa yang berbisik ditelinganya.
“Dah sampai, nanti kita ketemu lagi ya cess” ucap prince ketika sampai di depan ruangan guru.
...🌜🌤🌤🌤🌤🌛...
Kelas tambah heboh saat banyak siswi yang masuk ke kelas dengan berteriak kesal, mereka tidak terima ada gadis yang mendapatkan perhatian rafa, pasalnya Rafa tidak pernah menunjukkan perhatian pada gadis manapun di sekolah mau gadis itu cantik atau pun pintar, dengan tegas pria itu menolak duluan setiap gadis yang datang padanya.
‘Ceklek’ Rafa dan prince berjalan masuk menuju bangku yang biasa mereka tempati.
“Fa, siapa gadis yang kamu sentuh tadi?” teriak salah satu murid wanita. Revi yang juga ada disana menatap rafa yang berekspresi biasa saja dengan pertanyaan mereka.
“Prince siapa wanita yang kamu gonceng itu?” tidak mendapat jawaban dari Rafa, mereka memilih bertanya pada Prince.
“Saudara kembarku” jawab Prince singkat.
“Apa?!”
“Kok bisa akrab sama Rafa? Sampai rafa mau ngelus kepalanya!” ujar wanita yang lainnya. Revi sedikit melotot mendengar penuturan itu, dia tidak menyangka rafa akan mengelus kepala seorang wanita.
“Wajar dong, gue sahabat baik rafa, dan pasti rafa kenal sama saudara kembar gue, jadi wajar dong Rafa akrab dengan saudara kembar gue” Gerutu Prince kesal. Pria itu tidak ingin adiknya kembali di bully, walau dia tau Cessa sudah tidak apa-apa tapi prince takut trauma cessa kembali.
“Wajar dari mananya? Kan kamu yang sahabat baik prince, bukan saudara kembarmu!” gerutu gadis itu lagi.
“Berisik” satu kata yang keluar dari rafa mampu membungkam mulut para wanita yang ingin kembali memprotes ucapan prince, “berani kalian menyakiti dia, gue yang bakal hadapi kalian, gue gak bakal main-main dengan ucapan gue” lanjut Rafa lagi, kini pria itu membaringkan kepalanya di meja, dan memejamkan matanya.
“Dengar sendiri kan? Adik gue gak bakal bisa kalian ancam tidak boleh memberitahu, dia pasti memberitahukan setiap perbuatan yang kalian lakukan padanya, coba saja kalau kalian tidak percaya, jika kalian mau melihat kemarahan beruang kutub” kekeh Prince, dia senang Rafa membela saudara kembarnya yang sudah menjadi istri, walau masih dibilang belum ada cinta, rafa cukup perhatian sebagai suami.
...🌜🌥🌥🌥🌥🌛...
‘Brukk’
Cessa terjatuh karena bertabrakan dengan seseorang.
“Hei kalau ja__” Ucappan pria itu terhenti ketika melihat wajah cantik cessa. “kamu gak apa? Ada yang luka?” Pria itu mengganti kata-katanya langsung setelah memperhatikan jelas wajah cantik Cessa.
“Iya gak apa” jawab cessa singkat, dia tidak menyambut tangan yang pria itu ulurkan kepadanya, “Kalau jalan hati-hati, untung gue gak apa apa” gerutu cessa.
Pria itu menggaruk tengkuknya salah tingkah, “Hehehe maaf ya, aku sedang buru-buru tadi, kamu murid baru? Kok aku belum pernah liat wajahmu?” ucap pria itu basa basi.
“Iya” jawab singkat cessa.
“Cessa, sudah siap? Loh andre kenapa kamu masih ada disini? Bel masuk sudah berbunyi dari tadi” seru guru yang baru keluar dari ruangan guru.
Cessa tadi memang sengaja permisi untuk membuka celana olah raga yang di suruh kenakan, saat dia mau kembali ke ruangan guru, dia tidak sengaja bertabrakan dengan andre yang sedang terburu-buru berlari menuju kelasnya.
“Iya bu, maaf, tadi andre gak sengaja menabrak bidadari, jadi bingung sekarang andre mendadak lupa ingatan” kekeh Andre sambil menggaruk tengkuknya dengan menatap Cessa.
Ibu Rani yang tau arti dari ucapan Andre hanya bisa tertawa, dia segera menyuruh andre untuk segera masuk kekelas. “ayo cessa” ajak ibu rani. Cessa mengangguk dan mengikuti ibu Rani berjalan menuju kelasnya, bukannya cessa anak yang tidak asik atau kurang ekspresi, dia hanya sulit untuk beradaptasi dengan orang baru, makanya cessa bersikap biasa saja ketika Andre memujinya.
.
“Kamu tertarik gak dengan murid tadi?” goda ibu rani, dia guru yang bisa di ajak bercanda dan di jadikan teman.
Cessa hanya menggeleng pelan sambil tersenyum.
“Nanti di kelas ada lagi pria yang sangat tampan dari pria tadi, kali ini ibu yakin kamu bakal tertarik, karena dia idola disekolah ini” cerita ibu rani lagi.
“Gue tau, dan dia sudah jadi milik gue” batin Cessa. Dia hanya membalas ibu Rani dengan senyuman ramah.
.
“Anak-anak perhatian semuanya, kita kedatangan murid baru, dari amerika, ayo masuk nak” panggil ibu rani sebagai wali kelas itu.
Cessa masuk sambil menatap keseliling kelasnya, banyak mata yang sudah melihatnya dekat dengan Rafa memandang sinis pada cessa, dan gadis itu tidak pedulu, dia hanya igin mencari teman online nya, senyumnya merekah ketika melihat seorang gadis cantik duduk sendirian di di sebelah Prince.
“Ayo kenalkan dirimu” Ibu rani menyuruh Cessa memperkenalkan dirinya.
cessa menunduk dan tersenyum, “Namaku Princessa Aurelia Bagaskara panggilan Cessa, dan aku saudara kembar dari Prince, jika kalian menyukai kakakku, kalian harus baik padaku soalnya aku orang yang sangat sulit disogok, kalau kalian mau melawanku siap-siap lawan saudara kembarku ya, aku orangnya pengadu” ucap cessa dengan lantang dengan senyum devilnya.
Para pria bertepuk tangan dengan penuturan cessa berbanding terbalik dengan wanita, hanya dua wanita yang menepuk tangan secara tulus pada cessa.
“kalau mau daftar jadi pacar harus kemana lamarnya?” pekik salah satu murid Pria.
“Noh hadapi dulu Abang kembar gue sama kaki tangannya” Cessa menjulurkan lidah pada Rafa, yang melotot saat dibilang kaki tangan Prince, sedangkan prince tertawa keras.
“benar, hadapi gue dulu dan rafa!” pekik Prince membenarkan, pria itu merangkul Rafa dengan tawa bahagia.
“Ya sudah untuk perkenalan lebih lanjut, kalian lakukan saat jam istirahat saja, Cessa kamu bisa duduk di sebelah July” ucap ibu Rani.
“baik bu, terima kasih” cessa menunduk sebentar dan berjalan menuju meja disebelah July, senyum cessa dan july semakin merekah saat Cessa semakin dekat dengan gaddis bernama july itu.
.
“dia kenal July?” Tanya Rafa pada Prince.
“Teman di permainan game nya” bisik Prince, pasalnya cessa yang sebagai yuoutuber masih di rahasiakan pada umum.
“Ohh” ucap singkat rafa, lalu dia kembali focus pada pelajaran.
...🌜☀☀☀☀🌛...
bonus pict
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 240 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Aku juga ikutan ngakak jih dr tadi,Gitu ya cara perkenalannya murid baru 🤣🤣🤣😜😜
2023-04-29
0
мєσωzα
kebalik itu cess.. prince yg jadi kaki tangan rafa 🤣🤣
2022-12-08
0
мєσωzα
dah sah secara agama & negara ya cess 🤭
2022-12-08
0