“Rafa, maaf ya papa dan mama akan mencoba memberikan pengertian pada kakakmu” Suara lembut mamanya menenangkan Rafa.
Rafa tersenyum kepada kedua orang tuanya, “Rafa tau, tujuan kalian menikahkan rafa dengan Wanita itu karena ini, Tapi ma, pa” Rafa menjeda kalimatnya menatap kedua orang tuanya itu lekat-lekat. “Rafa tidak membutuhkan warisan yang dapat menyababkan hubungan persaudaraan rafa hancur, biarlah perusahaan papa jatuh ke tangan bang Gavin sepenuhnya, Rafa bisa menafkahi istri rafa” Lanjut Rafa dengan suara lembut agar kedua orang tuanya dapat mengerti.
“Tapi papa dan mama tidak mau kamu berhenti sekolah untuk mencari nafkah untuk istrimu Rafa” bantah mamanya.
“Gak mam, baiklah rafa akan mengatakan semuanya” Rafa meraih ponselnya dan membuka saldo bank yang dia miliki, lalu menunjukkan Saldo banknya yang menunjukkan nominal 50 M lebih.
Kedua orang tua Rafa tampak terkejut melihat rekening putranya, “Kamu mencuri rafa?” Tanya papanya dengan kebingungan.
Rafa berusaha menunjukkan senyumannya, “TIdak pa, ini hasil jerih payah rafa, sebenarnya rafa seorang youtuber dengan subscribers 30 juta lebih dan rafa juga mendirikan sebuah perusahaan game serta rafa juga punya sebuah kafe atas nama rafa sendiri, rafa sudah bekerja seperti ini sejak SMP, jadi papa dan mama tidak perlu membagi dua usaha milik papa, berikan saja semuanya untuk abang, rafa tidak mau hanya karena itu hubungan kami semakin hancur” Pinta Rafa, sudah lama pria itu tidak berbicara Panjang lebar seperti itu.
Mama dan papa rafa langsung memeluk putra bungsunya itu, “Maaf ya sayang, kakakmu selalu merasa tidak adil, karena itu kami tidak pernah memberikan kasih sayang padamu seutuhnya, maafkan mama dan papa” Lirih mamanya.
“Terima kasih sudah mau menjadi anak yang selalu membanggakan bagi papa, dan maaf papa memaksamu menikah, papa pikir ini adalah jalan yang baik agar Abang mu mau mengalah”
“Tidak apa Pa, dan jangan dibatalkan pernikahan Rafa, Mungkin ini memang jodoh rafa, rafa selama ini tidak pernah memandang Wanita, entah kenapa rafa tertarik pada gadis itu, jadi maukah kalian tetap menjalankan pernikahan ini? Rafa janji tidak akan menyentuh Wanita itu sebelum rafa lulus sekolah”
Ini adalah pertama kalinya Rafa meminta sesuatu kepada kedua orang tuanya, sejak dia berumur 6 tahun Rafa berhenti meminta sesuatu pada kedua orang tuanya, melihat abangnya yang selalu tidak mau mengalah padanya, rafa menjadi lebih dewasa dan dia yang lebih sering mengalah.
“Baiklah, Besok kita akan ke rumah Cessa, untuk melamar sekaligus menikahkannya denganmu”.
...🌜🌥🌥🌥🌥🌛...
“Apa?! Cessa akan menikah? Dengan siapa?!” pekik Prince, ketika sampai di rumah kedua orang tua cessa mulai menceritakan kepada kedua putranya apa hal yang dilakukan oleh cessa hingga membuat dia tidak dapat berkutik lagi untuk melanjutkan pernikahan.
“Kok bisa sampai seperti itu dek? Kamu tu makanya jangan selalu penasaran, jadi gini kan masalah nya” king juga ikut berkomentar.
“IHhh ngapa salahin cessa mulu sih! Tau ahh!! Cessa pusing!” Cessa beranjak dari kursinya dan berjalan menuju kamarnya.
“Mami dan papi kenapa bolehin anak gadis satu-satunya itu menikah sih?” Kini king beralih menatap mami dan papinya.
“Sebenarnya orang tua dari pihak pria itu adalah sahabat lama mami dan papi yang sudah lama tidak bertemu, dan mami dan papi juga sudah berjanji dulu, kalau anak kami berbeda jenis kelamin akan kami jodohkan, ya lebih cepat perjodohannya tidak apa kan? Lagian itu juga salah adikmu, yang masuk keruangan itu jadi salah paham orang-orang karena ulahnya sendiri” kekeh mami dona.
“Ya gak gitu juga, mam, mami sama papi emang udah rela berpisah lagi dengan anak gadis mami dan papi, kalau cessa menikahkan berarti dia harus ikut suaminya” ucapan King membuat kedua pasangan suami istri itu saling pandang, mereka tidak memikirkan sampai sana, mereka sudah berpisah dengan putrinya sejak 1 tahun lalu, dan sekarang mereka akan berpisah lagi.
Kenapa 1 tahun? Karena kedua orang tua cessa selama ini menemani cessa dalam pengobatan, tapi mereka balik lebih dulu ke indonesia saat melihat keadaan cessa mulai membaik, karena ada dua anak yang harus mereka perhatikan juga.
“Pasti mami dan papi gak mikir sampai sana kan?” tebak King.
“ya udah, nasi sudah jadi bubur, kita minta aja pihak lelakinya tinggal bareng kita sampai Cessa lulus sekolah” Putus papi dengan entengnya, kedua orang tua mereka memang selalu menganggap masalah yang ada dengan pikiran positif dan santai.
“Mungkin ini juga karma ucapan cessa mam” Prince ikutan berbicara.
“Karma apaan?” Tanya mamanya bingung.
“Adek tu pernah bilang, dia gak mau pacar-pacaran langsung nikah aja, mungkin ucapannya di aminin sama malaikat yang lewat, sekarang benaran jadi kenyataan deh”.
“Adikmu bilang seperti itu?”
“Iya waktu Prince jemput dia di bandara kemarin” Prince menunjukan kedua tangannya yang membentuk huruf V, sebagai tanda dia benaran mendengar itu.
“Hahhaha pantas, jadi kenyataan” tawa Mami.
“Jadi siapa yang akan dinikahkan dengan adek mam?” King mulai penasaran dengan pria yang menjadi pilihan kedua orang tuanya.
“Itu loh sahabat Prince yang sering datang kesini?”
“Rafa mam?!” Seru Prince tidak percaya.
“Iya dia, mami tidak tau kalau ternyata orang tua rafa itu sahabat mami dulu, ternyata dunia ini sempit ya, padahal rafa sering main kesini” ujar maminya.
“Hahahhaha kalau itu Prince setuju 100 persen! Emang Prince pengen jodohin kedua manusia menyebalkan itu mam” pekik Bahagia prince.
“Kamu bang? Bagaimana?” tanya papi pada king yang masih diam.
“Kalau dengan pria itu King setuju aja sih, Cuma king masih belum rela melepaskan adik king, dia masih kecil mam, bagaimana jika cessa hamil sebelum lulus?”
“ya gak papa lah, mami juga dulu melahirkanmu saat umur 18 tahun, baru mau lulus, mami sama papi juga dijodohkan” ucap santai mami.
“ya udah King gak bisa bicara apapun lagi, king Cuma berdoa semoga pilihan mami dan papi tidak salah” ucap king sebelum beralih pergi menuju kamar adiknya.
“Kalau gitu Prince juga ma uke kamar, prince mau ngomong sama Rafa, hehehe” Prince berlalu dengan tawa bahagianya sepanjang perjalanan.
...🌜🌤🌤🌤🌤🌛...
King mengetuk pinta cessa berkali-kali. Tapi tidak juga ada jawaban, akhirnya pria itu memutuskan membuka pintu kamar cessa, betapa terkejutnya king,melihat apayang dilakukan adiknya itu.
King pikir Cessa akan menangis meraung-raung dikamar dengan menutup mukanya dibantal, jadi king datang ingin menghibur cessa, tapi yang dia lihat sekarang adalah, Cessa sedang bermain game online dan sedang menutup telinganya menggunakan Headset, jadi dia tidak akan bisa mendengar suara King yang dari tadi menggedor ponti kamar.
“Oke guys liat mereka perang, ayo kita bantu juga guys” seru cessa.
“Enak ya mainnya, orang semua pada mikirin dia , eh kamu malah main dek!”
“Awwww bang, bentar, masih main bang, nanti kalah” teriak cessa kesakitan, tangannya masih tidak mau lepas dari ponsel karena gamenya masih berjalan.
“Hentikan cepat!” perintah King.
“gak bis aini masih main bang, bantar 10 menit lagi” seru cessa.
King melepaskan cubitannya dia duduk di kamar Cessa.
Setelah game berhenti, cessa langsung mematikan semua kameranya dan baru melepas topeng yang dia kenakan.
“Gara-gara abang kan, cess harus edit muka abang biar gak Nampak, hampir aja cess ketahuan, untung ini gak live” gerutu cessa. “Ngapain abang kesini?”
“Abang kesini Cuma mau menghibur adik abang yang besok akan nikah, eh Taunya dia lagi asik main game, luntur langsung niat abang jadinya”.
Cessa memeluk abang pertamanya itu, “Aduhhh gitu aja ngambek, gimana abang berhasil membatalkan pernikahan adek?”
“Gak, malah abang setuju, kamu nikah, biar kamu lebih dewasa, gak seperti sekarang ini”.
“Abang!” pekik Cessa tidak terima.
“Main aja sana biar gak marah-marah terus!” gerutu king, dan dia langsung pergi meninggalkan cessa.
...🌜☀☀☀☀🌛...
bonus pict
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 240 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Cessa ini menurutku sifatnya terlalu manja dan kekanak kanakan,,
2023-04-29
0
Qaisaa Nazarudin
Malu tuh abangnya,masih mengharapin harta ortu,sesangkan adeknya bisa berdiri di atas kaki sendiri tanpa harta iortu..
2023-04-29
0
Erna Wati
Bagus juga, tapi kepsek nya harus kena dampak jugalah.....wlu banyak sih diliaran sana yg nauzubillah
2023-01-01
0