11. Hal baru lagi

Selama perjalanan, cessa Kembali lagi melirik-lirik Rafa yang menyetir mobil, gadis itu tidak akan mengeluarkan suaranya sebelum Rafa mengeluarkan suaranya duluan, membuat Rafa menjadi sangat risih melihat tingkah Cessa.

“Ada yang mau kamu katakan Cess?”

“Tadi siapa?” liatkan, ketika Rafa mulai mengeluarkan suara Cessa juga baru mulai mengeluarkan suara.

“Salah satu Fans ku” jawab Rafa singkat.

Cessa menunggu hingga tiga detik, Rafa tidak terlihat ingin menyambung kata-katanya.

“Hany aitu?” Seru Cessa sedikit bernada tinggi.

“Iya hanya itu, emang mau sepanjang apa? Ssaaaaaaaaaaaaaalllaaaaaaaaaaaaaaaaahh Saaaaaaaaaatuuuuuuuuuuuu_” Rafa memanjangkan kata-kata yang tadi dia ucapkan.

“Cukup! Ngesalin banget sih, aku mau tanya kamu ada hubungan atau gak sama dia, terlihat akrab banget tadi” Cessa melipat kedua tangannya didada, ini pertanda dia sedang tidak main-main.

“Gak ada, akrab dari mana?” balik tanya rafa.

“Iya tadi dia ngomong Panjang lebar sama kamu” gerutu Cessa.

“Cemburu ya?? Ledek Rafa.

“Rafa! Apaan sih! Aku tu Cuma gak mau ya, jadi perebut kekasih orang!” kesal Cessa,dia membuang pandangannya kesamping agar Rafa tidak melihat pipinya yang sudah bersemu merah.

Rafa tersenyum kecil, dia tau Cessa sengaja memilih menatap kaca spion didekatnya agar tidak memperlihatkan wajahnya yang sedang malu.

“Kamu gak ngerebut apapun kok, aku belum pernah pacarana, kalau gak percaya tanya aja prince” ujar Rafa dengan santainya.

“Bisa dipercaya itu? Pacar iya gak punya, siapa tau teman tapi mesra banyak” sindir Cessa lagi.

Rafa memilih mengambil sebelah tangan cessa dengan tangannya yang bebas dari stir mobil, “Gak ada cess”.

Cessa yang di pegang tangannya tiba-tiba dengan Rafa langsung membeku, ini pertama kalinya seorang pria menyentuh tangannya.

“Masih gak percaya?” tanya Rafa lagi.

“Pe-percaya” Pasrah Cessa. “I-ini kita mau kemana?” tanya cessa bingung, karena Rafa memilih jalan yang berbeda dari arah pulang ke rumah.

“Ke apartemenku dulu, besok kitakan ke sekolah, gue gak suka bawa mobil, macet dijalan, jadi pakai motor aja, kamu bisa bawa mobilkan?” tanya Rafa. Memang mobil yang dibawa Rafa adalah mobil miliknya yang dibawa kemarin saat dia mengambil kopernya di apartemen, tapi rafa tidak terlalu suka membawa mobil makanya dia ingin mengambil motor yang dia punya untuk dibawa ke rumah Cessa.

“Motor? Boleh gue yang bawa?” pekik Cessa kegirangan.

“kamu bisa bawa motor?”

“Bisa!” jawab Cessa cepat, dia semakin menggenggam tangan Rafa yang masih memegangnya.

“Ya udah boleh bawa, tapi janji gak boleh dibawa laju, kalau gak, gak bakal pernah aku bolehin bawa selamanya” ancam Rafa sebelum Cessa membawa motornya untuk balapan.

“Iya-iya, di mana apartemen mu?” Kepala cessa sudah naik turun dan berbolok kekiri serta ke kanan, mencari Gedung, Gedung yang mungkin menjadi apartemen milik Rafa.

“bentar lagi sampai”

Lima menit setelah Rafa menyampaikan itu mereka sampai di Gedung mewah yang sangat besar. Rafa menepikan mobilnya diparkiran. “Mau ke masuk ke apartemen dulu gak?”

Cessa sedikit menimbang-nimbang melihat jam di tangannya yang sudah menunjukkan pukul 11.30 jam makan siang sebentar lagi, maminya akan bertanya macam-macam jika pulang telat.

“Lain kali aja deh, soalnya udah jam segini” Cessa menunjukkan jam ditangannya pada Rafa. Rafa pun mengangguk cepat karena mengerti, dia dengan cepat berjalan menuju parkiran apartemen tempat dia meletakkan motor kesayangannya.

Tidak sampai 3 menit Rafa keluar dan mendekati mobilnya, dimana Cessa sudah menunggu pria itu didepan mobil.

“Wuuaaahhh keren banget, boleh gue bawakan?” tanya cessa lagi.

“Boleh asal yang gue ucapkan__”

“Tidak boleh ngebut, okelah tidak bakal ngebut kok” Cessa memotong cepat ucapan Rafa sambil menengadahkan tangannya meminta kunci motor pada Rafa.

Sambil geleng-geleng kepala Rafa memberikan kunci motornya pada cessa, tambah satu lagi hal mengejutkan tentang cessa yang baru diketahui Rafa, gadis itu ternyata pandai membawa motor balap miliknya.

“asik makasih” sorak Cessa gembira, dia langsung mengambil helm yang terpasang di dekat jok, sementara helm milik rafa, pria itu kembalikan kedalam mobilnya.

...🌜☀☀☀☀🌛...

Cessa memang benar-benar menuruti perintah Rafa, kata orang, omongan suami itu harus dilaksanakan, makanya cessa mematuhi Rafa.

🎼 Rafa mengangkat teleponnya yang berdering dengan menyalakan earphone nya.

📲 “Assalamualaikum”

📲 “Waalaikum salam, kamu di mana nak?” itu adalah suara dari mama Rafa, sepertinya Wanita berumur itu sudah merindukan putranya yang tidak pulang semalaman, padahal dia sendiri termasuk istri sosialita yang cukup sibuk, jarang punya waktu untuk anak-anaknya.

📲 “lagi di jalan ma, baru pulang dari belanja sama istri Rafa, kenapa ma?” jawab rafa sangat lembut.

📲 “tidak ada, mama Cuma rindu putra mama, kamu bisa ke rumah besok malam nak? Bawa juga istrimu, mama dan papa ingin makan malam dengan kalian” ujar mamanya.

📲 “Maaf ma, nanti Rafa tanya sama Cessa ya, Apakah Abang juga ikut makan malam?”

📲 “Tentu aja ikut sayang, diakan abangmu” jawab mama dengan cepat.

📲 “Ma, maaf jika abang ada Rafa tidak mau, makan di rumah, cukup selama ini rafa mengalah sama abang, rafa tidak akan mengalah mengenai masalah Cessa” Rafa bersyukur saat ini cessa yang membawa motornya, jadi gadis itu tidak mendengar pembicaraannya dengan mamanya.

📲 “fa, gak boleh gitu, dia abangmu juga, tidak boleh bertengkar dengan saudara sendiri, mama yakin abangmu sudah menyerah dengan Cessa, jadi besok malam datang ya” bujuk mamanya lagi.

Rafa menghela nafas Panjang, dia memukul stir mobilnya untuk mengalihkan kemarahannya yang tiba-tiba muncul saat membicarakan gavin abangnya.

📲 “Baiklah, tapi Rafa tanya cessa dulu, jika dia tidak ingin ikut, rafa tidak bisa memaksanya”

📲 “baiklah, kalau gitu mama tutup dulu ya, assalamualaikum”

📲 “waalaikum salam”.

...🌜⛈️⛈️⛈️⛈️🌛...

Rafa keluar dari kamar mandi dengan kepala yang masih basah dilihatnya cessa sedang duduk di atas ranjangnya sepertinya gadis itu sudah menunggu rafa sejak tadi.

“Sekarang mau bicara apa?” Rafa duduk tiba-tiba dihadapan Cessa membuat gadis itu terlonjak kaget dan Kembali membenturkan kepalanya ke dinding kamar.

“hahahhaa” Rafa tertawa karena ulah cessa.

“Istri sakit diketawain jahatnya” Cessa menggerutu sambil memegangi kepalanya yang kemungkinan bakalan benjol.

Rafa kini mengarahkan tangannya ke kepala Cessa yang sejak tadi dia pegang itu, hal itu membuat cessa spontan merona merah, gadis itu hendak mendorong badan Rafa agar menjauh tapi sayang tangannya langsung ditangkap sebelah tangan rafa, jadi sekarang cessa tidak bisa bergerak.

“Maaf, gak bakalan lagi ngelakuin seperti tadi” Ucap Rafa tepat ditelinga Cessa.

.

“Hmmm…tentang pernikahan kita…”

Sekarang cessa dan rafa sudah duduk saling berhadapan.

“Aku tidak akan bercerai” potong Rafa cepat, sebelum Cessa menyampaikan apa yang akan dia sampaikan.

“Siapa juga yang minta bercerai!” kesal gadis itu. Emosinya sudah mulai naik mungkin karena tadi kepalanya terbentur.

“jadi?”

“aku ingin kita berjanji satu hal”

“Apa itu?” tanya Rafa cepat.

“Tidak boleh ada rahasia antara kita, jika suatu saat kamu menyukai orang lain harus memberi tahuku lebih dulu__”

“Mau di poligami?”

‘Puk’ Tangan cessa lebih cepat bergerak dibanding kata ucapannya, dia sudah melayangkan pukulan pada kepala Rafa.

“Sakit cess, kekerasan dalam rumah tangga ini Namanya” keluh Rafa.

“makanya dengarin dulu kalau gue ngomong!”

“Iya apaan coba kalau aku suka sama orang lain harus bilang, kalau bukan poligami”.

“Maksud gue bilang biar gue siap-siap ajuin perceraian! Dasar g*blok!” cessa sudah tidak dapat menahan kata-kata kasarnya lagi, dia sangat emosi melihat suaminya tu.

“Kan aku udah bilang gak bakal cerai, prinsip hidupku itu menikah hanya sekali seumur aku hidup, jadi aku tidak akan mencintai orang lain, tapi aku tidak tau kamu” kesal Rafa.

“Sama, aku juga Cuma mau menikah sekali dalam seumur aku hidup, jadi kita benaran nikah ni?” ulang cessa.

“Selama ini kemana aja? Udah ijab qobul kemarin mau diulang?” tawar Rafa.

“Gak cuma mastiin aja benaran nikah sama kamu, gak bisa ya aku dapat yang lebih dari ini” keluh cessa sambil memandang Rafa dari bawah sampai atas.

“Ya elah harusnya kamu yang bersyukur dapat tampang seperti aku, dimana-mana banyak yang ngejar ngejar aku__”

“Itu masalahnya, saingan gue banyak!” keluh cessa.

Rafa sampai melongo menatap cessa, bukan karena tampang dia kurang ternyata karena kelebihan tampan, cessa jadi ngeluh dengan suaminya.

“Lu bisa gak besok ke sekolah pakai baju di kancing sampai atas, terus pakai kacamata tebal, terus belah tengah, tu cakep banget” kekeh Cessa.

“tampang suami kamu mau diapain aja tetap cakep, jadi gak bisa diubah-ubah, bersyukur dapat yang kayak gue, dibanding abang gue?” ledek Rafa.

“Iya sih, mending lah awas aja lu selingkuh dan gak jagain gue, gue libas juga!” cessa menunjukkan tangannya yang mengepal dengan sempurna.

...🌜🌥🌥🌥🌥🌛...

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Udah nikah juga Cessa,,Semoga aja kalian saling bisa menjaga HATI dan perasaan pasangan ya 🤲🏻🤲🏻🙏🏻🙏🏻

2023-04-29

0

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Aku cuman bisa berharap sama Cessa,Semoga Cessa SETIA dan gak tergoda sama Gavin 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🥺🥺

2023-04-29

0

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Emang kamu tau isi hati anak manja mu itu,Jangan sampai karena kamu maksa dgn sok ngebela Gavin,Rumah tangga Rafa jd taruhannya, Aku MAKI kamu ntar..Anak kek Gavin tuh gak dlm kamus hidupnya kata MENYERAH,jangan nyesel kamu ntar,kalo hubungan anak2 mu lg tambah parah..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️😡😡😡

2023-04-29

0

lihat semua
Episodes
1 1. Perkenalan Tokoh
2 2. Kembali ke Indonesia
3 3. Sekolah
4 4. Kepergok
5 5. keputusan orang tua
6 6. Perdebatan
7 7. Pernikahan
8 8. Pertengkaran
9 9. Itu suami kamu!
10 10. Belanja
11 11. Hal baru lagi
12 12. Dosa
13 13. Murid Baru
14 14. Dina
15 15. Membela Cessa
16 16. Dijemput
17 17. Lupa
18 18. Kesal
19 19. Kiss
20 20. Makan Malam
21 21. Belah Duren?
22 22. Rafa Emosi
23 23. Minta maaf
24 24. Apa Artinya?
25 25. Suami Istri?
26 26. Malam Minggu
27 27. Bertemu Dina
28 28. Itu Pilihanku
29 29. Rencana Pertunangan
30 30. Kedatangan Dina
31 31. Dalaman?
32 32. Siapa yang Bertunangan?
33 33. Cemburu
34 34. Bikin Video
35 35. Hukuman
36 36. Bully
37 37. Rafa Bucin
38 38. Membalas
39 39. Orang Gila
40 40. Rafa Mesum
41 41. Isi Pesan
42 42. Liburan
43 43. Rencana Jahat
44 44. Salah Sasaran
45 45. Memuaskan Cessa
46 46. Sakit Jantung
47 47. Sindiran
48 48. I Love You
49 49. Hukuman dari Rafa
50 50. Kepercayaan Hancur
51 51. Pertengkaran Pertama
52 52. Date
53 53. Sarapan
54 54. Pernikahan
55 55. Rafa Mesum
56 56. Kepergok Lagi
57 57. Kena Jewer
58 57. High Heels
59 58. Mau belah duren?
60 59. Hansel and Gretel
61 60. Salah teknik
62 61. Dafa
63 62. Menuju Hotel
64 63. Akhirnya
65 64. Waktu Berdua
66 65. Kehabisan obat
67 66. Rasa apa?
68 67. Rencana gagal
69 68. Barbeque
70 69. Marah
71 70. Pernyataan Cinta
72 71. Sakit
73 72. Bertemu
74 73. Dokter Patrik
75 74. Pembahasan orang gila
76 75. Orang gila tertangkap
77 76. Pembahasan para wanita
78 77. Masa lalu Rafa
79 78. Kejutan
80 79. Pacaran Percobaan
81 80. Mesra
82 81. Keputusan
83 82. Masalah
84 83. Ketahuan
85 84. Basah Rambut
86 85. kembali sekolah
87 86. Basecamp
88 87. Kena Sindir
89 88. Keluarga Somplak
90 89. Minta izin
91 90. Pria idaman
92 91. Pembahasan gak penting
93 92. King Kalah lagi
94 93. Sold Out
95 94. Tunangan
96 95.Janda 2 anak
97 96. Sakit
98 97. Lalat mati
99 98. Pelatihan dimulai
100 99. Si kembar
101 100. Bercerita
102 101. Surat Izin
103 102. Sudah di rekam
104 103. Ngambek
105 104. Tantangan
106 105. Dendam Baru
107 106. Ketemu Mertua
108 107. Kesempatan
109 108. Rencana Pernikahan
110 109. Tidak Terima
111 110. Prince
112 111. Nasehat
113 112. Permintaan Mama
114 113. Pasangan Gila
115 114. Gila
116 115. Menjijikkan
117 116. Hadiah
118 117. Berubah
119 118. Maura
120 119. Memasak
121 120.Sindiran
122 121. Gagal Lagi
123 122. Ketahuan
124 123. Pengusiran
125 124. Minta momongan
126 125. Rencana Maura
127 126. AR Corporation
128 127. Bisnis
129 128. Takut
130 129. Bodoh
131 130. Pengacara
132 131. Juli sakit
133 132. Jodoh Arxelo??
134 133. Gadis Alien
135 134. Salah kira
136 135. Pertandingan
137 136. Emosi
138 137. Ulang Tahun
139 138. Kehidupan Ellena
140 139. Dokumen
141 140. Kabur
142 141. Orang-orang Baik
143 142. Hamil?
144 143. Pengen Juga
145 144. Sidang
146 145. Sidang Ditunda
147 146. Menantu Hebat
148 147. Masa Lalu
149 148. Bercerita didalam Mobil
150 149. Mencari Ellena
151 150. Ternyata dia Kaya
152 151. Sidang ke-2
153 152. Kenalan Rafa
154 153. Hampir celaka
155 154. Firasat
156 155. Terlalu berlebihan
157 156. Kumpul
158 157. Victory
159 158. Papi Harry
160 159. Lelang Kebun
161 160. Pembicaraan Dalam Mobil
162 161. Prince kena Bulli
163 162. Rumah Kaca
164 163. Penolakan
165 163. Penolakan
166 164. Wedding Party
167 165. Rafa Iseng
168 166. Pembicaraan Dari hati ke hati
169 167. Mabar berjamaah
170 168. Prince Murka
171 169. Ngidam
172 170. King K.O
173 171. Program baru
174 172. Hampir saja
175 173. Gagal lagi
176 174. Overprotective
177 175. Surat Izin
178 176. Rapat keluarga
179 177. Manja
180 178. Curiga
181 179. Hukuman
182 180. Nasehat Papi
183 181. Curahan isi hati
184 182. Ngidam
185 183. Cek Kandungan
186 184. Bahagia dan Sengsara
187 185. Pernikahan
188 186. Gosip
189 187. Mesra
190 188. Supermarket
191 189. Suami Revi
192 190. Kehebohan di Sekolah
193 191. Kesedihan Si kembar
194 192. Daddy Keren
195 193. Bantuan Rafa
196 194. Ngidam Cessa
197 195. Sekolah
198 196. Amira dan Almeer
199 197. Calon Pelakor?
200 198. Gagal
201 199. Salah tempat mesra
202 200. Baju Pernikahan.
203 201. Hari H
204 202. Wedding Party
205 203. Keluarga Somplak
206 204. Black Card
207 205. Anak pembantu
208 206. Iri?
209 207. Mimpi yang terlalu tinggi
210 208. Queen Emosi
211 209. Memetik Buah
212 210. Romantis
213 211. Izin
214 212. Paris
215 213. Olahraga
216 214. Pecah Ketuban
217 215. Dua malaikat
218 216. Separuh Jiwaku
219 217. Aryan, Azmi, dan Alquinsya
220 218. Anak
221 219. Masker
222 220. Menyesal
223 221. Lepas
224 222. Bertemu Papa
225 223. Si kecil
226 224. Kecelakaan
227 225. Karma
228 226. Sendiri
229 227. Denda
230 228. Sakit
231 229. Menjenguk Si Kembar
232 230. Hasil Periksa
233 231. Keluarga (END)
234 232. Voting Karakter
235 233. Bonchap Keluarga Cemara
236 234. Bonchap
237 235. bonchap
238 236. My Stupid Girl
239 237. Promo Novel
240 Pengumuman Novel Baru
Episodes

Updated 240 Episodes

1
1. Perkenalan Tokoh
2
2. Kembali ke Indonesia
3
3. Sekolah
4
4. Kepergok
5
5. keputusan orang tua
6
6. Perdebatan
7
7. Pernikahan
8
8. Pertengkaran
9
9. Itu suami kamu!
10
10. Belanja
11
11. Hal baru lagi
12
12. Dosa
13
13. Murid Baru
14
14. Dina
15
15. Membela Cessa
16
16. Dijemput
17
17. Lupa
18
18. Kesal
19
19. Kiss
20
20. Makan Malam
21
21. Belah Duren?
22
22. Rafa Emosi
23
23. Minta maaf
24
24. Apa Artinya?
25
25. Suami Istri?
26
26. Malam Minggu
27
27. Bertemu Dina
28
28. Itu Pilihanku
29
29. Rencana Pertunangan
30
30. Kedatangan Dina
31
31. Dalaman?
32
32. Siapa yang Bertunangan?
33
33. Cemburu
34
34. Bikin Video
35
35. Hukuman
36
36. Bully
37
37. Rafa Bucin
38
38. Membalas
39
39. Orang Gila
40
40. Rafa Mesum
41
41. Isi Pesan
42
42. Liburan
43
43. Rencana Jahat
44
44. Salah Sasaran
45
45. Memuaskan Cessa
46
46. Sakit Jantung
47
47. Sindiran
48
48. I Love You
49
49. Hukuman dari Rafa
50
50. Kepercayaan Hancur
51
51. Pertengkaran Pertama
52
52. Date
53
53. Sarapan
54
54. Pernikahan
55
55. Rafa Mesum
56
56. Kepergok Lagi
57
57. Kena Jewer
58
57. High Heels
59
58. Mau belah duren?
60
59. Hansel and Gretel
61
60. Salah teknik
62
61. Dafa
63
62. Menuju Hotel
64
63. Akhirnya
65
64. Waktu Berdua
66
65. Kehabisan obat
67
66. Rasa apa?
68
67. Rencana gagal
69
68. Barbeque
70
69. Marah
71
70. Pernyataan Cinta
72
71. Sakit
73
72. Bertemu
74
73. Dokter Patrik
75
74. Pembahasan orang gila
76
75. Orang gila tertangkap
77
76. Pembahasan para wanita
78
77. Masa lalu Rafa
79
78. Kejutan
80
79. Pacaran Percobaan
81
80. Mesra
82
81. Keputusan
83
82. Masalah
84
83. Ketahuan
85
84. Basah Rambut
86
85. kembali sekolah
87
86. Basecamp
88
87. Kena Sindir
89
88. Keluarga Somplak
90
89. Minta izin
91
90. Pria idaman
92
91. Pembahasan gak penting
93
92. King Kalah lagi
94
93. Sold Out
95
94. Tunangan
96
95.Janda 2 anak
97
96. Sakit
98
97. Lalat mati
99
98. Pelatihan dimulai
100
99. Si kembar
101
100. Bercerita
102
101. Surat Izin
103
102. Sudah di rekam
104
103. Ngambek
105
104. Tantangan
106
105. Dendam Baru
107
106. Ketemu Mertua
108
107. Kesempatan
109
108. Rencana Pernikahan
110
109. Tidak Terima
111
110. Prince
112
111. Nasehat
113
112. Permintaan Mama
114
113. Pasangan Gila
115
114. Gila
116
115. Menjijikkan
117
116. Hadiah
118
117. Berubah
119
118. Maura
120
119. Memasak
121
120.Sindiran
122
121. Gagal Lagi
123
122. Ketahuan
124
123. Pengusiran
125
124. Minta momongan
126
125. Rencana Maura
127
126. AR Corporation
128
127. Bisnis
129
128. Takut
130
129. Bodoh
131
130. Pengacara
132
131. Juli sakit
133
132. Jodoh Arxelo??
134
133. Gadis Alien
135
134. Salah kira
136
135. Pertandingan
137
136. Emosi
138
137. Ulang Tahun
139
138. Kehidupan Ellena
140
139. Dokumen
141
140. Kabur
142
141. Orang-orang Baik
143
142. Hamil?
144
143. Pengen Juga
145
144. Sidang
146
145. Sidang Ditunda
147
146. Menantu Hebat
148
147. Masa Lalu
149
148. Bercerita didalam Mobil
150
149. Mencari Ellena
151
150. Ternyata dia Kaya
152
151. Sidang ke-2
153
152. Kenalan Rafa
154
153. Hampir celaka
155
154. Firasat
156
155. Terlalu berlebihan
157
156. Kumpul
158
157. Victory
159
158. Papi Harry
160
159. Lelang Kebun
161
160. Pembicaraan Dalam Mobil
162
161. Prince kena Bulli
163
162. Rumah Kaca
164
163. Penolakan
165
163. Penolakan
166
164. Wedding Party
167
165. Rafa Iseng
168
166. Pembicaraan Dari hati ke hati
169
167. Mabar berjamaah
170
168. Prince Murka
171
169. Ngidam
172
170. King K.O
173
171. Program baru
174
172. Hampir saja
175
173. Gagal lagi
176
174. Overprotective
177
175. Surat Izin
178
176. Rapat keluarga
179
177. Manja
180
178. Curiga
181
179. Hukuman
182
180. Nasehat Papi
183
181. Curahan isi hati
184
182. Ngidam
185
183. Cek Kandungan
186
184. Bahagia dan Sengsara
187
185. Pernikahan
188
186. Gosip
189
187. Mesra
190
188. Supermarket
191
189. Suami Revi
192
190. Kehebohan di Sekolah
193
191. Kesedihan Si kembar
194
192. Daddy Keren
195
193. Bantuan Rafa
196
194. Ngidam Cessa
197
195. Sekolah
198
196. Amira dan Almeer
199
197. Calon Pelakor?
200
198. Gagal
201
199. Salah tempat mesra
202
200. Baju Pernikahan.
203
201. Hari H
204
202. Wedding Party
205
203. Keluarga Somplak
206
204. Black Card
207
205. Anak pembantu
208
206. Iri?
209
207. Mimpi yang terlalu tinggi
210
208. Queen Emosi
211
209. Memetik Buah
212
210. Romantis
213
211. Izin
214
212. Paris
215
213. Olahraga
216
214. Pecah Ketuban
217
215. Dua malaikat
218
216. Separuh Jiwaku
219
217. Aryan, Azmi, dan Alquinsya
220
218. Anak
221
219. Masker
222
220. Menyesal
223
221. Lepas
224
222. Bertemu Papa
225
223. Si kecil
226
224. Kecelakaan
227
225. Karma
228
226. Sendiri
229
227. Denda
230
228. Sakit
231
229. Menjenguk Si Kembar
232
230. Hasil Periksa
233
231. Keluarga (END)
234
232. Voting Karakter
235
233. Bonchap Keluarga Cemara
236
234. Bonchap
237
235. bonchap
238
236. My Stupid Girl
239
237. Promo Novel
240
Pengumuman Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!