16

Aku lebih tenang sekarang, dan mecoba kembali mengirimkan pesan.

"assalamu'alaikum."

dan ternyata kamu tidak membalas pesanku. aku berfikir untuk mengirim surat kepadamu, agar kamu tahu hal apa yang ingin aku sampaikan kepadamu.

akupun memutuskan untuk menulis surat yang isinya.

untuk a Rangga,

maaf aku ngasih ini, nulis surat ini tidak memakai bahasa sunda ya, karena bahasa sunda aku kurang baik. takutnya ada bahasa yang kurang pantas dan kurang berkenan dihati. maaf juga pake media surat padahal sudah bukan zamannya. tapi hanya dengan media ini aku bisa mengungkapkan semuanya. maaf juga tulisannya jelek karena sudah lama tidak menulis.

aku ingin sekali bertemu dengan kamu, ingin mengungkapkan semua isi hati aku. tapi kalo tidak bisa, mungkin itu juga sudah diatur dan sudah ditakdirkan.

karena kalaupun aku bertemu dengan kamu langsung, aku tidak bisa berkata apa-apa. semua yang akan aku sampaikan itu hilang.

dua malam ini aku berfikir, aku shalat, aku merenung dan berdo'a. apa yang sebenarnya aku inginkan darimu dan aku menemukan jawabannya.

tidak ada apapun yang aku harapkan darimu. hanya perasaan yang semakin hari semakin kuat, rasa yang tidak bisa dijelaskan.

hanya bisa menangis. bukan soal materi, bukan soal siapa kamu, bagaimana latar belakang kamu, bagaimana sifat kamu, tidak peduli kamu perasaannya seperti apa, bukan ingin dibantu pada saat aku terpuruk. hanya rasa kehilangan, seperti kehilangan separuh jiwa.

masalah aku sekarang, mungkin harus aku hadapi sendirian, aku jalani sendiri. mencoba bangkit dan tetap semangat.

maaf sudah membawa kamu terlibat didalamnya. dengan mendengarkan keluh kesah aku, rasa sakit aku, rasa lelah aku, meminta bantuanmu juga.

terima kasih sudah memberikan motivasi, memberikan masukan, memberikan semangat baru untuk aku, agar bisa menghadapi hari esok.

aku sadar begitu banyak tanggung jawabku yang harus aku hadapi. aku tidak boleh terpuruk terlalu lama.

terimakasih sudah menguatkan aku untuk melewati ujian ini. aku tahu kekuatan itu datang dari allah, dan kamu sebagai perantara dari allah untuk membantu aku bangkit.

aku memang berharap kamu jadi jodohku. tapi itu semua kehendak allah. aku kembalikan semuanya kepada allah.

aku percaya dengan kata kata mu

"kalo jodoh, ga akan tertukar dengan anak kucing. "

aku hanya bisa berdo'a kalau kamu memang jodohku aku yakin suatu saat nanti entah itu kapan kita pasti akan dipersatukan. kalau memang kamu bukan jodohku, insya allah aku terima, aku ikhlas.

aku tidak ingin ada kesalah pahaman diantara kita. jangan pernah merasa dimanfaatkan ya. karena rasa yang aku miliki untukmu itu benar-benar tulus.

yang aku dapatkan setelah shalat malam ku tentang kemantapan hati, dan rasa itu tidak bisa hilang. apapun yang terjadi, rasanya sama tidak pernah berubah dan tidak akan pernah berubah. mau terbalas atau tidak, tidak apa-apa. aku sanggup.

Zara

aku akan menjaga diri, memperbaiki diri, memantaskan diri dan menunggu takdir allah.

setelah mencurahkan seluruh isi hati ku. aku merasa lebih tenang, beban di pikiran ku sedikit berkurang. apapun yang terjadi nanti pada akhirnya setidak nya aku pernah memberikan penjelasan padamu. apa pun yang terjadi kembali lagi hanya tuhan yang tahu. ikuti saja alurnya suatu saat pasti akan mendapatkan

kebahagiaan, apapun itu pasti akan Indah pada waktunya.

Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!