Pagi hari setelah pulang dari pabrik tempat dimana aku berdagang aku pergi ketempatmu berharap bertemu denganmu dan meminta bantuanmu untuk memperbaiki printer di tokoku yang rusak. Dan untuk membuktikan petunjuk mimpi dari shalat malam ku itu agar aku bisa dekat dengan mu.
Ternyata kamu tidak ada, aku sangat kecewa dan merasa mungkin bukan kamu, mungkin mimpi itu salah. Aku pulang, malam nya aku shalat lagi dan berdo'a lagi berharap di berikan jalan untuk bertemu kamu.
Keesokan harinya aku kembali ke tempat mu untuk belanja seperti biasa memang rutinitas ku setiap hari seperti itu, setiap hari aku pergi ketempat mu untuk memenuhi stok barang di toko ku.
Sesampainya aku di tempat mu. Aku parkirkan mobil ku dan aku melihat kamu ada di depan sedang turun barang dari mobil.
Kamu duduk di motor di depan pintu sedang memegang bon barang. Setelah aku melihat mu untuk turun dari mobil pun rasanya berat, takut, apalagi untuk menghampiri kamu. Tetapi dengan memberanikan diri aku turun dan menghampiri kamu. Dengan segala keberanian ku, aku pun bertanya
"A boleh minta bantuan ga?"
Kamu menjawab dengan suara lembut kamu.
"Bantuan apa? "
Melihat tatapan mata nya yang begitu Indah hati ku bergetar dan memberanikan diri untuk bercerita kepada mu.
"A bisa komputer ga? printer di toko ku eror bisa benerin ga? biasanya suami ku yang benerin, sekarang orangnya ga ada."
Dan kamu pun menjawab.
"Bisa, memang nya suami kemana?"
Aku pun menjawab
"Sudah cerai, suami ku pergi, ga mungkin aku minta bantuan ke dia karena untuk bertemu pun tidak boleh secara agama dilarang."
Kamu menjawab.
"Boleh, tapi harus dilihat dulu masalah nya apa, eror nya kenapa,harus langsung liat."
Aku berharap saat itu kamu memberikan no handphone agar bisa berhubungan dengan kamu tapi kamu tidak memberi nomornya. Aku pulang dengan harapan kamu bisa membantu.
Malam pun tiba, aku kembali berdo'a dan berharap apabila kamu memang jodohku dan bisa membantuku, tuhan pasti berikan jalannya.
Aku kembali berbelanja seperti biasa dan memberanikan diri bertanya lagi kepadamu, ternyata jawaban kamu sama kamu mau langsung ke toko melihat erornya seperti apa dan tidak memberikan no handphone, aku pun pulang dengan sedikit rasa kecewa tetapi berharap nanti kamu bisa bantu.
Ditoko aku merenung dan berpikir apa yang harus aku lakukan agar aku bisa dekat dengan kamu. Terlintas ide dalam pikiranku. Aku meminta no kamu dari teman kamu dengan alasan ada hal yang mau aku tanyakan kepadamu.
Dia pun memberikan no kamu. Aku simpan kontak kamu ternyata kontak whats app kamu tidak online, tidak memakai foto pula. Aku berpikir ini no apa, whats app atau no handphone biasa, ini orang sepertinya tertutup sekali.
Aku memberanikan diri untuk mengirim pesan whats app kepadamu, pertama kalinya aku bilang.
"A Rangga, ini aku Zara . "
Tanpa diduga kamu langsung balas pesan aku.
"hadir, gimana? "
Aku kaget, aku kira kamu tidak akan balas, ternyata kamu langsung balas pesan aku.
Aku langsung menjelaskan, aku minta bantuan kamu untuk memperbaiki printer ku langsung. Dan kamu menjanjikan akan datang ke tokoku besok sepulang kamu bekerja.
Aku merasa senang akhirnya akan ada jalan untuk kita bertemu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 134 Episodes
Comments
Nur hikmah
ko kyy dsini cwe y yg ngebet deh🤣🤣🤣🤣
2022-06-21
1