Aku pergi berdagang kopi ke pasar parkiran pabrik tempat dimana dulu aku bekerja, berharap mendapatkan tambahan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan aku dan anakku dan untuk membayar beban yang ditinggalkan oleh suamiku.
Untuk bekerja lagi sepertinya tidak mungkin karena tidak bisa membagi waktu untuk mengurus anakku, mengantarkan anakku sekolah, mendampingi anakku belajar daring. Rasanya tidak mungkin jika aku pergi bekerja dan meninggalkan nya. Dan yang bisa aku lakukan hanya berdagang.
Aku berangkat dari rumah jam 4 pagi membawa mobil sendiri, jalanan pun masih sepi.
Aku memberanikan diri dengan segala resiko yang mungkin akan aku hadapi. Sesampainya dilokasi berdagang, aku shalat subuh lalu mulai membuka lapak dibelakang mobilku sendiri dan mulai berjualan.
Alhamdulilah ditempat itu aku bertemu abah, dia orang yang sangat baik. Dia membantuku, membimbingku, menjagaku dari preman-preman pasar. Bahkan dia memberi petunjuk untuk bertemu denganmu sekarang.
Setiap malam aku shalat dan berdo'a, aku memohon.
"Ya allah, kenapa engkau memberi cobaan seperti ini kepadaku? kenapa suami ku pergi meninggalkan ku tanpa memberi penjelasan apapun?
Ya allah, bagaimana aku menghadapi hari esok tanpa suami ku?
Bagaimana aku bisa menanggung semua beban yang ditinggalkan suamiku?
Bagaimana masa depan anakku?
Bagaimana masa depan usahaku?
Apakah aku mampu bertahan dan melewati ujian ini.
Ya allah, beri aku kekuatan, kesabaran, ketabahan, dan bantu aku untuk melewati ujian darimu.
Ya allah, beri aku petunjuk, aku tidak mengenal siapapun selain suamiku, kepada siapa aku meminta bantuan.
Ya allah, aku hanya tahu satu orang dan hanya ada orang ini didalam hatiku, tapi aku pun tidak tahu namanya,
Aku hanya tau nama panggilan nya "Rangga".
Ya allah, aku memohon petunjuk kepadamu,
Apabila a Rangga ditakdirkan menjadi jodohku atau dia bisa membantuku dan dia yang terbaik untukku, untuk agamaku, untuk kehidupanku, untuk dunia akhiratku.
Aku mohon ya allah, dekatkan lah dia denganku,
mudahkanlah jalannya untukku.
Tetapi apabila a Rangga bukan yang terbaik untukku, untuk agamaku, untuk kehidupanku. Aku mohon ya allah, jauhkanlah aku darinya dan jauhkanlah dia dariku, dan aku mohon ya allah hadirkan seseorang yang terbaik untukku selain a Rangga karena engkau maha mengetahui yang tidak aku ketahui, karena engkau maha kuasa sedangkan aku tidak kuasa.
Setelah 3 malam shalat istikharah dan terus berdo'a dengan do'a yang sama, aku bermimpi.
Di dalam mimpi itu ada 3 petunjuk.
Mimpi pertama, aku berbelanja ke tempat kamu, aku mencari kamu dan akhirnya aku bertemu denganmu, kamu ikut mengantarku pulang setelah belanja.
aku mendengar suaramu sangat jelas tanpa terlihat wajahmu, kamu berkata.
"Ayo pulang, aku ikut"
Pada saat keluar toko aku melihat sebuah bangunan ruko besar 2 lantai yang masih kosong, ruko itu berada disamping toko dimana kamu bekerja sekarang.
Dan aku bertanya kepadamu.
"Itu bangunan apa? "
Kamu menjawab " itu bangunan yang akan kita isi, kita isi bareng-bareng ya soalnya aku mau keluar dari tempat kerja ku yang ini, ini punya kakak aku. Aku mau pindah ke situ sama kamu. "
"Oh iya" aku pun menjawab.
Mimpi kedua, aku pulang wisuda dengan berjalan kaki, menuju rumah ibu ku dengan hati yang sangat senang.
Langkahku terasa ringan tanpa beban meskipun diperjalanan aku melihat teman-teman ku pada saat pulang wisuda itu mereka semua memakai kendaraan.
Hanya aku yang berjalan kaki.
Aku mendengar bisikan yang mengatakan.
" Tidak apa-apa kamu seperti ini, mereka juga hanya berpura-pura untuk terlihat seperti itu, tidak seperti kamu sekarang apa adanya. Berjalan kakipun rasanya menyenangkan."
Mimpi ke tiga, aku bertemu ibu mertuaku dalam angkutan umum, dia meminta gelang kuning yang sedang aku pakai ditangan ku.
Gelang itu seperti gelang mas kawin yang dulu dia berikan kepadaku saat aku menikah dengan mantan suamiku. Dia meminta ku untuk melepaskan gelang itu. Aku melepaskan gelang itu dan memberikan nya kepada ibu mertuaku dengan ikhlas.
Lalu dia menggantinya dengan sebuah gelang mas putih, gelang Cartier yang sangat Indah yang memang aku inginkan selama ini.
Dia memakaikan gelang itu ditanganku dan berkata.
"Mamah ganti gelang kuning kamu dengan gelang yang baru, ini sangat cocok untuk mu, lebih Bagus dan lebih berharga. "
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 134 Episodes
Comments