Aku ingin tahu apakah kamu sudah memiliki calon, lagi-lagi aku takut nantinya aku berharap lebih kepada kamu, aku tidak mau kehilangan kamu, aku tidak mau jauh dari kamu.
Aku mencari sosok laki-laki yang mau berkomitmen dengan ku, dan itu pasti tidak mudah karena aku seorang single parent yang mempunyai satu anak, baru sekolah di taman kanak-kanak, perjalanan hidupnya masih sangat panjang membutuhkan biaya dan kasih sayang seorang ayah, serta cicilan mobil yang jumlahnya besar 3 tahun lagi.
Kalau pun mobil itu dikembalikan ke leasing, cicilan selama dua tahun yang lalu pasti tidak akan bisa kembali dan itu jumlahnya banyak.
Sekuat tenaga ku semampu ku aku harus mempertahankan mobil ini. Karena mobil ini membantu kelancaran usaha ku. Entah berapa bulan aku mampu membayar cicilannya sendirian.
Karena sebelumnya cicilan mobil itu adalah tanggung jawab mantan suamiku. Tanggung jawab ku resiko sehari-hari, biaya sekolah anak dan biaya tak terduga.
Pernikahan aku dan mantan suami ku bertahan 6
tahun 5 bulan, aku tidak pernah menuntut gaji suami ku, aku dan dia mempunyai tanggung jawab masing-masing demi tujuan bersama.
Aku bekerja dari sebelum menikah sampai umur anakku 2 tahun. Dan memilih usaha dirumah.
Aku tidak pernah menyangka pernikahan ku akan berakhir dengan alasan suami ku tidak mau cicil mobil lagi.
Aku harus mencari suami baru yang mampu membantu ku meringankan beban ku, terutama cicilan mobil.
"Assalamu'alaikum. "
Aku kirimkan pesan pada kamu.
"Waalaikumsalam, ada apakah gerangan? "
Kamu pun membalas.
Aku memberanikan diri untuk bertanya.
"A Rangga udah punya calon belum? "
Dan kamu pun membalas.
"Calon apa? "
Suka bingung kalo ditanya calon. Dibilang ada, ga ada. Dibilang ga ada, ada. Belum diperlihatkan oleh allah tapi udah ada kalo dicatatan takdir allah.
Jawabannya membingungkan tapi memang benar seperti itu.
Lalu aku bertanya kepadamu.
"Bagaimana dengan aku yang statusnya single parent? aku merasa malu dengan statusku sekarang. "
Dan kamu membalas
"Siapa yang tahu? sekarang status kamu seperti itu, mungkin besok lusa akan ada seseorang yang datang ke rumah, lagian ga ada yang salah dengan status single parent.
Kita hanya mahluk allah, tidak tahu kedepannya akan seperti apa. Kamu ga salah mungkin itu laki-laki nya aja yang kurang bersyukur.
kenapa harus malu? malu itu kalo status single parent nya karena kesalahan kamu, atau kamu yang mulai, tapi ini nggak.
Menurutku status single parent kamu terhormat. Ga usah dengerin omongan orang yang ga tau masalahnya seperti apa.
Yakin sama diri sendiri, yakin kepada allah meskipun aku ga merasakan apa yang kamu rasakan, tapi setidaknya aku pernah merasakan bagaimana pahitnya dibenci seseorang.
Setiap orang punya pasangannya masing-masing. Kamu juga pasti ada pasangan nya cuma waktunya belum tepat.
Jaga kesehatan kamu, makan teratur jangan nangis terus, kasian anak kalo mamahnya nangis terus.
Istirahat yang cukup, hati-hati kalo bawa mobil harus bener-bener melek, kalo kurang tidur kan bahaya. Yakin kamu pasti bisa jalani semuanya.
Ya tuhan aku baru tahu ternyata masih ada orang sebaik kamu di dunia ini. Begitu sangat peduli kepadaku, perhatian mu kepada ku membuatku nyaman. Aku semakin mengagumi mu. Aku takut kehilangan kamu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 134 Episodes
Comments